Yang Benar Husnul Khatimah Atau Khusnul Khotimah

Ilustrasi mortalitas. Foto: pixabay


Banyak mahajana yang masih selit belit membebaskan antara kalimat husnul khatimah dan khusnul khatimah. Sedangkan keduanya memiliki


kelebihan


nan berlainan.


Kalimat tersebut biasa digunakan sebagai ungkapan doa ketika terserah orang yang meninggal dunia. Pola kalimatnya adalah


“semoga almarhum husnul khatimah”


maupun


“semoga beliau meninggal dalam hal husnul khatimah”.


Meskipun terdengar sama, kedua kalimat tersebut ternyata n kepunyaan makna yang berbeda. Penulisan maupun pelisanan yang salah karuan saja akan merubah makna pecah doanya.


Tinggal apa perbedaan husnul khatimah dan khusnul khatimah?


Perbedaan Husnul Khatimah dan Khusnul Khatimah


Kalimat husnul khatimah (حسن الخاتمة) berasal semenjak bahasa Arab yang berarti “akhir nan baik”. Padahal kalimat khusnul khatimah ( خسن الخاتمة ) memiliki arti “akhir yang hina”.


Jika koteng


Mukminat


merespons saudaranya yang sudah lalu meninggal dengan kalimat


“khusnul khatimah”

, maka ia sedang mendoakan keburukan kepadanya. Situasi sama dengan ini jelas dilarang dalam ajaran Islam.


Semua doa yang terucap akan melantun kepada basyar tersebut. Maka mudah-mudahan seorang Muslim mendoakan hal-hal yang baik saja.

Ilustrasi doa husnul khatimah. Foto: pixabay


Mengutip buku


Meraih Husnul khatimah


karya Abdullah Ibni Muhammad Al-Mutlaq, husnul khatimah dapat diraih seorang Muslim jika individu tersebut meningkatkan takwanya kepada Tuhan SWT. Sebagaimana Sang pencipta perintahkan dalam Surat Ali Imran ayat 102 yang berbunyi:


يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ وَلَا تَمُوۡتُنَّ اِلَّا وَاَنۡـتُمۡ مُّسۡلِمُوۡنَ



“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu hening kecuali n domestik kejadian Muslim.”


Perintah kerjakan bertakwa kepada Allah dan beribadah hanya kepada-Nya hendaknya cinta ditaati oleh koteng Muslim. Bertakwalah kepada Yang mahakuasa hingga kelak menemui ajal dan mati privat hal husnul khatimah.


Besar perut tanamkan iman internal lever, niscaya Allah akan mewafatkannya dengan pengunci nan baik.

Source: https://kumparan.com/berita-hari-ini/perbedaan-husnul-khatimah-dan-khusnul-khatimah-1vJayQSnOkQ