Waktu Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

Selain salat fardhu 5 waktu, umat Muslim juga memiliki ibadah salat sunah. Keseleo satunya adalah salat qobliyah subuh.

Qobliyah subuh atau salat subuh sepatutnya ada merujuk plong hari pelaksanaan salat yang dilakukan saat fajar sudah lalu tiba.

Doang terdapat 2 salat nan terkhusus dilakukan momen fajar tiba, yaitu salat qobliyah pagi buta dan salat Dini hari.

Singkatnya salat qobliyah pagi buta yaitu salat sunah dua rakaat nan dilakukan sebelum salat Pagi buta.

Seperti pada lazimnya, terdapat karsa salat qobliyah subuh yang harus dilafalkan sebelum mengerjakannya.

Di asal ini adalah informasi seputar qobliyah pagi buta mulai dari niat salat qobliyah fajar yang mesti Moms ketahui sebaiknya ibadah semakin khusyuk. Yuk, disimak!

Baca Juga:
Tata Cara Salat Hajat dan Keutamaannya yang Luar Jamak, Masya Allah!

Keutamaan Salat Qobliyah Subuh

Pria Salat

Foto: Adam Salat (Freepik.com/rawpixel-com)

Keutamaan salat ini semacam itu lautan. Lebih lagi, salat sunah qobliyah subuh merupakan salah satu contoh ibadah sunah nan memiliki ganjaran lewat besar.

Berikut ini adalah keutamaan menjalankannya:

1. Lebih Baik dari Bumi dan Seisinya

Salah satu keutamaan yang bisa diperoleh ketika mengamalkan salat sunah qobliyah subuh yakni kebaikannya kian baik dari dunia dan seisinya.

Hal ini sesuai dengan riuk suatu titah, yang berbunyi:

“Aisyah RA meriwayatkan pecah Rasulullah SAW, Engkau bersuara “Dua rakaat (sebelum) fajar (salat Subuh) bertambah baik (nilainya) dari manjapada dan seisinya.” (HR Mukmin dan Tirmidzi).

Dalam artian, orang yang selalu melaksanakan ibadah tersebut secara kontinu dan tetap disukai Halikuljabbar SWT.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah SAW hubungan bersabda tentang keutamaan asing biasa mulai sejak salat Fajar:

“Seandainya mereka mencerna keutamaan yang terserah pada salat Isya dan salat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Mukmin).

2. Mengikuti Komplet Rasulullah

Keutamaan yang kedua ialah sebagai manuver mengikuti sempurna Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW memberikan acuan kepada umatnya untuk senantiasa menjaga rutinitas n domestik melaksanakan saat qobliyah subuh.

Dalil nan menunjukkan bahwa salat sunah qobliyah Pagi buta maupun salat sunah Fajar dilakukan dengan rakaat nan ringan, adalah hadis dari Nafi’, bermula Ibnu ‘Umar yang berkata bahwa Ummul Mukminin Hafshoh pernah mengabarkan,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ

Artinya:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu sengap antara adzannya muadzin hingga salat Subuh. Sebelum salat Subuh dimulai, beliau dahului dengan 2 rakaat ringan,” (HR. Bukhari no. 618 dan Orang islam no. 723).

Dalam lafaz tak juga menunjukkan bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan salat sunah Dini hari dengan rakaat yang ringan.

Berusul Ibnu ‘Umar, dari Hafshoh, ia mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا طَلَعَ الْفَجْرُ لاَ يُصَلِّى إِلاَّ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ

Artinya:
“Saat pecah fajar Shubuh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah salat kecuali dengan dua rakaat yang ringan,” (HR. Mukminat no. 723).

Aisyah juga mengatakan hal yang sama,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُصَلِّى رَكْعَتَىِ الْفَجْرِ إِذَا سَمِعَ الأَذَانَ وَيُخَفِّفُهُمَا

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah mendengar adzan, beliau melaksanakan salat sunah dua rakaat ringan,” (HR. Muslim no. 724).

Baca Juga:
Aneka ragam Umroh, Ibadah Sunah yang Dikenal perumpamaan Haji Kecil

3. Menudungi Kekurangan Salat Perlu

Keutamaan baik lainnya nan boleh didapatkan yakni menyelimuti kekurangan diri saat menjalankan salat wajib.

Sebagai insan, tentu lain luput dari kekeringan. Begitu juga saat melaksanakan ibadah salat mesti.

Tak jarang salat nan dilakukan terdapat kekurangan di babak-bagian tertentu.

Untuk menutup kehabisan tersebut, dianjurkan untuk melaksanakan salat sunah.

4. Penangkisan Rumah di Surga

Salah satu keutamaan nan paling berguna adalah mendapat resistansi berupa kondominium di kedewaan.

Keutamaan ini dijelaskan pula intern perbuatan nabi nabi muhammad nan disampaikan oleh Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha, Amputan Rasulullah SAW, engkau berkata:

“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّى لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ. قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ فَمَا بَرِحْتُ أُصَلِّيهِنَّ بَعْدُ

Artinya:
“Seorang hamba yang muslim melakukan salat sunah yang lain wajib, karena Allah, (sebanyak) 12 rakaat intern setiap hari, Allah akan menyadarkan baginya sebuah rumah (istana) di surga.”

(Kemudian) Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha berkata, “Setelah aku mendengar hadis ini aku tidak pernah meninggalkan salat-salat tersebut,” (HSR Orang islam (no. 728).

Baca Juga:
Kehendak, Bacaan, dan Manajemen Cara Salat Idul Adha dan Sunah nan Bisa Dilakukan

Niat Salat Qobliyah Fajar

Perempuan Berdoa

Foto: Dayang Berdoa (Freepik.com/odua)

Sebelum mengerjakan salat sunah, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk melafalkan niat salat tersebut, seperti mana halnya pada salat fardhu 5 perian.

Terdapat karsa salat qobliyah subuh yang juga harus dilafal sebelum mengerjakan.

Adapun niat salat qobliyah dini hari merupakan seumpama berikut:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini lillahi ta’ala.

Artinya:
“Aku beranggapan beribadat sunah subuh 2 rakaat karena Yang mahakuasa SWT.”

Baca Pun:
Manajemen Cara Salat Jumat Hingga Ratib yang Dianjurkan, Silakan Simak!

Penyelenggaraan Cara Salat Qobliyah Subuh

Ilustrasi Berdoa

Foto: Ilustrasi Berdoa (Freepik.com/odua)

Manajemen kaidah salat qobliyah dini hari tentu namun proporsional dengan salat fardu dan sunah lainnya.

Hanya saja, dinasihatkan untuk membaca surah ringkas semata-mata karena waktunya yang terbatas.

Rasulullah SAW juga melaksanakan salat sunah ini dengan waktu singkat.

Salat qobliyah alias pagi buta subuh ini dikerjakan sebelum salat fardhu subuh. Salat sunah ini dilakukan sebanyak 2 rakaat.

Berikut ini tata caranya yang bisa Moms ikuti:

  1. Membaca niat salat sunah qobliyah subuh
  2. Takbiratul Ihram
  3. Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan salah satu surah dalam Alquran
  4. Rukuk
  5. Iktidal
  6. Sujud pertama
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Sujud kedua rakaat pertama
  9. Merembas dan mengulang urutan di atas sejak mendaras Al-Fatihah setakat sujud kedua
  10. Duduk tasyahud
  11. Menyabdakan salam, menoleh ke kanan dan kidal

Selepas salat qobliyah subuh, Moms bisa membaca wacana zikir di bawah ini:

  • Ya Hayyu Ya Qayyum Laa Ilaaha Illa Anta
    (40 bisa jadi)
  • Ditutup dengan bacaan
    Subhanallah wa Bihamdihi, Subhanallahil Adhim, Astaghfirullah
    (100 mana tahu)

Setelah itu, dipetuakan berbaring ke samping kanan menunggu ketika subuh. Syeikh An Nawawi menyodorkan umat Selam membaca bacaan ratib.

Eksklusif usai salat fajar serta menunggu subuh, berikut tahlil selepas salat qobliyah subuh nan harus diketahui:

“Allahumma Robbi Jibrila wa Mikaila wa Isroofiila wa ‘Izrooiila, wa Robbi Sayyidina Muhammadin Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Ajirnii minan naar”

Artinya:
“Ya Almalik, Tuhannya Roh kudus, Mikail, Israfil, Izrail, dan Tuhannya suami kami Muhammad SAW. Selamatkanlah kami dari neraka.”

Baca Juga:
Salat Witir, Sunah yang Lampau Dianjurkan Rasulullah SAW

Zikir dan Doa Pasca- Salat Qobliyah Fajar

Pria Bertasbih

Foto: Maskulin Bertasbih (Freepik.com/rawpixel-com)

Selaras sama dengan aliansi salat lainnya, detik selesai salat qobliyah subuh alangkah baiknya Moms melantunkan beberapa teks dzikir untuk menyempurnakan ibadah.

Berikut ini beberapa bacaaan dzikir yang bisa Moms dan Dads baca sesudah salat qobliyah subuh.

1. Membaca Istigfar

Lantunan dzikir pertama yang bisa Moms dan Dads bacakan setelah salat sunah qobliyah adalah istighfar.

Rasulullah SAW pertautan bercakap:

“Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Halikuljabbar akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan ki gua garba berpokok jihat yang lain disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Disarankan bakal membaca lafaz istigfar sebanyak 33x.

(33x) أَسْتَغْفِرُ اللهَ

“Astaghfirullah”
(33x)

2. Tahmid Setelah Salat Qobliyah Subuh

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

“Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram”

Artinya:
“Aku memohon pembebasan kepada Allah,” (3x). “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha putih Engkau, aduhai tuhan pemilik jalal dan kemuliaan.”

3. Membaca Surah Al-Fatihah

Sehabis mendaras istighfar, Moms dan Dads disarankan untuk membaca surah Al-Fatihah.

Ini karena membaca surah Al-Fatihah setelah salat dapat menyerahkan banyak keutamaan.

4. Mengaji Ayat Kursi

Tak selesai setakat membaca surah Al-Fatihah semata-mata, Moms dan Dads juga disarankan bakal membaca ayat kursi setelah radu salat sunah.

Rasulullah SAWpernah bersabda, “Produk siapa yang mendaras ayat geta sesudah selesai salat, maka tidak ada yang menghalanginya masuk ke kayangan kecuali kematian,” (HR. An-Nasai).

5. Membaca Surah Ali-Imran Ayat 18

Sehabis membaca ayat singgasana, dilanjutkan dengan membaca surah Ali-Imran ayat 18:

شَهِدَ ٱللَّهُ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَأُو۟لُوا۟ ٱلْعِلْمِ قَآئِمًۢا بِٱلْقِسْطِ ۚ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Shahidallaahu annahuu laa ilaaha illaa Huwa walmalaaa’ikatu wa ulul ‘ilmi qooa’imam bilqist; laaa ilaaha illaa Huwal ‘Aziizul Hakiim

Artinya:
“Allah menyatakan bahwasanya enggak ada Allah selain Engkau nan berhak disembah, Yang menegakkan keadilan.

Para Malaikat dan bani adam-orang yang berilmu sekali lagi menyatakan yang demikian itu. Lain cak semau Tuhan melainkan Sira yang berwenang disembah, Yang Maha Perkasa kembali Maha Bijaksana.”

5. Mengaji Tasbih, Tahmid, Tahmid dan Tahlil

Setelah membaca sejumlah surah yang dianjurkan, Moms dan Dads bukan bisa tengung-tenging untuk membaca tasbih, tahmid dan takbir.

Karena, cak bagi umat Islam yang membaca tasbih, zikir, tahlil dan wirid setelah salat sebanyak 33 kali, dosanya akan diampuni meski sebanyak buih di ki akbar.

  • سُبْحَانَ اللهِ
    Subhanallah
    (33x)
  • اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
    Alhamdulillah
    (33x)
  • اَللهُ أَكْبَرُ
    Allahu Akbar
    (33x)
  • لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ
    Laailaaha Illallah (33x)

6. Mendaras Surah Al-Ceria, Al-Falaq, dan An-Naas

Keladak, buat menyempurnakan ibadah salat qobliyah subuh, Moms dan Dads bisa membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas.

Ketiga surah ini dianggap bisa menjadi sebuah amalan mustajab yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk umat Muslim.

Tak semata-mata satu kali, Moms dan Dads dianjurkan buat membaca ketiga surah ini masing-masing tiga kali.

Baca Juga:
Bacaan Zikir Paling Dahsyat, Mari Amalkan sehabis Salat!

Itu ia Moms informasi transendental sekitar salat qobliyah fajar beserta pustaka niat salat qobliyah fajar yang insha Allah, bisa mendatangkan banyak fungsi di bumi dan akhirat.

Yuk, berangkat amalkan resan salat sunah ini!

Source: https://www.orami.co.id/magazine/qobliyah-subuh

Posted by: gamadelic.com