Tulang Yang Menyusun Tulang Belakang

Hai, Sobat Zenius! Pada kesempatan kali ini, gue akan mengajak kalian untuk mempelajari tentang struktur penyusun tulang, keberagaman-macam tulang, hingga apa saja fungsi tulang pada sosok.

Tapi, sebelum gue membicarakan kian dalam mengenai topik tersebut, gue mau nanya dulu nih selevel kalian, itung-itung sebagai les boncel-kecilan lah ya, hehe. Pertanyaannya, bertambah banyak jumlah sumsum yang terserah di badan orang dewasa atau bayi?

Yes! jawabannya makin banyak di tubuh orok. Berbunga kepala hingga kaki, jumlah lemak tulang sreg orang dewasa ialah 206 tulang. Padahal pada kanak-kanak anyir berjumlah lebih dari 340 lemak tulang. Wah, kenapa boleh gitu, ya?

Jawabannya, ketika anak adam tumbuh, bilang tulang akan menjadi suatu.
That’s why, jumlah benak pada hamba allah dewasa kian sedikit dibandingkan dengan kanak-kanak anyir.

Nah, benak-tulang yang ada di fisik insan ini merupakan salah satu kreator rangka jasmani manusia, loh. Penasaran, ada tulang barang apa aja dan kebaikan-fungsinya? Ayo, simak sampai selesai, ya!

Struktur Penggarap Tulang

Salah suatu ciri dari manusia andai makhluk hayat ialah bergerak. Untuk bergerak, bani adam membutuhkan tulang dan otot sebagai kreator susuk tubuhnya. Tulang merupakan organ gerak pasif, sedangkan otot merupakan alat gerak aktif. Kenapa? Karena tulang tak dapat bergerak tanpa bantuan dari otot, begitupun sebaliknya. Makara, saling melengkapi gitu ya, hehe.

Baca Pun: Mekanisme Kerja Otot Saat Penegangan dan Relaksasi

Sumsum-tulang yang ada di dalam raga cucu adam merupakan jaringan ikat nan tersusun dari matriks tulang. Matriks ini mengandung garam-garam organik yang mengalami mineralisasi. Menurut para ahli, komponen tulang terdiri atas air sebanyak 25%, zat organik berupa cendawan sebanyak 30%, dan zat mineral kalsium fosfat dan garam magnesium sebanyak 45%.

Berdasarkan zat penyusunnya, benak dapat dibedakan menjadi tulang rawan (tulang muda) dan tulang keras (osteon). Keduanya memiliki ciri yang patut berbeda. Yuk, kita bahas!

Tulang Rawan (Kartilago)

Tulang rawan merupakan kumpulan jaringan kartilago yang disusun oleh sel-kurungan tulang. Sel-bui benak itu disebut dengan
kondrosit. Kondrosit dibentuk oleh kurungan-sel tulang rawan yang masih cukup umur dan disebut dengan
kondroblas. Kemudian, benak tersebut dibungkus maka dari itu sebuah lapisan yang dinamakan
perikondrium. Pada tulang halus terdapat
banyak zat perekat riil kolagen
dan
sedikit mengandung zat kapur. Itulah kenapa tulang rawan bersifat lentur.

Sebagian osean lemak tulang masih berupa tulang rawan sreg usia bayi. Tapi, seiring dengan pertumbuhan bayi dan pertambahan nasib, sumsum-tulang rawan mengalami penulangan (pembentukan tulang) sehingga sumsum enggak fleksibel pun dan tumbuh menjadi keras. Tapi, nggak semua sumsum mengalami osifikasi, terserah yang  tetap berupa tulang halus. Contohnya pada putaran sendisendi, patera telinga, cuping alat pencium, dan ruas-ruas lemak tulang belakang.

Tulang rawan n kepunyaan bilang jenis benak, yaitu kartilago hialin, benak rawan serat (fibrosa), dan sumsum rawan fleksibel.

1) Tulang muda Hialin

Tulang rawan hialin merupakan penyusun bagan bakal manusia (bakal manusia) yang akan berkembang menjadi tulang gentur. Aturan pecah lemak tulang rawan ini, adalah
lentur, semi transparan, dan berwarna putih kebiruan. Selain pada embrio, tulang ketul hialin pula terdapat pada muslihat gerak ujung iga, hidung, bronki, dan trakea.

2) Tulang Rawan Fibrosa

Tulang rawan fibrosa mempunyai banyak pupuk kolagen dalam matriks. Matriksnya berwarna
keruh dan gelap, serta
kuat dan kaku. Tulang rawan fibrosa terdapat lega tendon, ligamen, dan ruas-ruas tulang birit.

3) Tulang rawan Elastis

Tulang rawan elastis berwarna
kekuningan
dan matriksnya mengandung
serabut elastis. Tulang ini dapat kita jumpai pada daun alat pendengar dan epiglotis.

Jenis Tulang Rawan pada Manusia
Jenis-keberagaman Tulang halus (Arsip Zenius)

Sumsum Kudrati (Keras atau Osteon)

Seperti mana yang udah gue jelasin sebelumnya takdirnya seiring bertambahnya spirit, tulang rawan sreg raga manusia akan mengalami osifikasi (osifikasi) sehingga beberapa benak akan membentuk sumsum sejati (keras). Sumsum ini tersusun dari jaringan sumsum keras yang terdiri dari sel-lembaga pemasyarakatan sumsum (osteosit) dan matriks. Osteosit ini dibentuk maka itu osteoblas (terungku pembentuk sumsum).

Di perdua-tengah sel tulang terdapat
saluran Havers. Di dalam saluran Havers terwalak
pembuluh kapiler
yang berfungsi untuk
mengirimkan sari perut dan oksigen
pada kerangkeng tulang. Puas jaringan tulang tahir lagi terdapat
osteoklas
merupakan sel-sel tulang yang berukuran besar dan intinya banyak. Fungsinya adalah
memindahkan matriks berasal tulang lama, dan selanjutnya menyediakan ruang untuk sumsum baru.

Matriks yang menyusun sumsum sejati tersusun atas bilang zat, seperti
sperma, kolagen dan mineral. Semen ini merupakan zat penyusun sumsum yang mengandung fruktosa. Sedangkan serabut kolagen yaitu zat nan menjadikan lemak tulang nggak gampang getas. Nah, jikalau elo menyoal-tanya kenapa tulang sejati sifatnya keras, itu karena sumsum ini pintar mineral keras sama dengan zat kapur fosfat (Ca(PO4)2) dan kalsium bikarbonat (CaCo3).

Baca Lagi: Barang apa yang Dimaksud dengan Sel?

Tulang Keras / Tulang Sejati
Tulang Berkanjang/Lemak tulang Safi (Arsip Zenius)

Berdasarkan pernah matriksnya, tulang tulus dibagi menjadi dua, adalah tulang kompak dan tulang bunga karang.

1). Sumsum Kompak

Matriks tulang yang tersusun padat dan bersanding akan membentuk sumsum yang disebut tulang kompak. Tulang ini memiliki ciri-ciri, yaitu tulang tersusun konsentris mengerubuti saluran Havers, tidak terdapat sinus-sinus, melapisi tulang spons atau benak honcoe.

2). Tulang Spons

Lemak tulang spons terasuh akibat jalinan matriks membuat sinus. Benak ini memiliki ciri-ciri, ialah tulang tak tersusun konsentris, banyak mengandung rongga yang diisi sumsum merah yang memproduksi sel-sel darah seumpama organ kemopoitik, dan dapat ditemukan di epifisis sumsum tinggi, lemak tulang singkat atau pipih, dan tulang vertebra.

Nah, itu tadi yakni penjelasan mengenai struktur penyusun tulang manusia. Mudah-mudahan kian mempermudah elo dalam memahami materi bagian ini, gue akan memberikan rangkumannya, ya! Tapi jangan cuma di-save
di memori hp elo aja, dipahami pun, ya! Hehe.

Struktur Penyusun Tulang Pada Manusia
Struktur Penyusun Tulang Sreg Manusia (Sahifah Zenius)

Aneh-aneh Tulang plong Manusia

Setelah paham dengan struktur penyusun tulang, selanjutnya gue akan membicarakan aneh-aneh benak berdasarkan bentuknya, ada sumsum pipa, benak terpesuk, dan lemak tulang pendek.

Tulang Pipa (Sumsum Panjang)

Disebut tulang hokah lain tanpa sebab, gais. Sumsum ini emang
berbentuk seperti hokah
dengan
kedua ujungnya yang bulat (berpunuk). Ujung tulangnya yang berbentuk bulat itu tersusun atas benak rawan nan disebut
epifisis. Sedangkan bagian tengah tulang honcoe nan berbentuk silindris dan berongga disebut
diafisis
.

Di antara epifisis dan diafisis terwalak bagian yang disebut
metafisis
(tersusun atas benak rawan). Bagian metafisis ini memiliki
cakra epifisis
nan
berkapasitas untuk mengaret (pertumbuhan tinggi).

Tulang Pipa pada manusia
Tulang Hokah (Arsip Zenius)

Bagian badan hamba allah yang memiliki tulang pipa, antara enggak tulang pukang, tulang lengan atas, tulang kersang, benak betis, ruas-ruas jari tangan/ruas, jari tungkai, lemak tulang hasta, dan tulang tuas.

Tulang Terpesuk

Lemak tulang pipih tersusun atas
dua lapisan tulang kompak
yaitu
lamina eksterna
dan
interna ossis karnii. Rancangan sumsum ini penyok dan tipis. Di dalamnya berisi
sumsum merah, tempat pembuatan sel talenta merah dan lembaga pemasyarakatan darah suci. Selain itu, fungsi dari tulang ini adalah
mereservasi struktur tubuh nan bakir di bawahnya. Tulang gentat dapat kita temukan di sejumlah bagian awak, antara bukan tempurung kepala (tengkorak), tulang rusuk, tulang dada, dan benak belikat.

Lemak tulang Pendek

Tulang ini n kepunyaan buram mirip seperti kubus, ringkas lain beraturan, atau bulat. Jikalau ada guncangan yang cukup keras, tulang pendek memungkinkan
meredam guncangan
tersebut, loh. Ambillah, tulang ringkas ini contohnya terwalak pada tulang punggung kaki dan telapak tangan.

Tulang pipih dan tulang pendek
Tulang Pipih dan Tulang Pendek (Pertinggal Zenius)

Arti Sumsum pada Bani adam

Sebenarnya, kemujaraban dari sumsum itu sendiri udah gue singgung beberapa mungkin di penjelasan sebelumnya. Tapi, meski mempermudah elo untuk mencerna “barang apa sih sebenarnya fungsi dari lemak tulang?” gue akan menamakan apa-apa saja fungsinya andai salah satu komponen pembentuk rangka tubuh hamba allah, antara lain:

– Memberikan susuk tubuh.

– Menahan dan menegakkan tubuh.

– Menjaga agar organ fisik tunak berada di tempatnya.

– Mereservasi organ-organ tubuh seperti mana biang kerok, jantung, dan paru-paru.

– Untuk bersirkulasi ketika dikehendaki urat.

– Menghasilkan sel darah di dalam sumsum sumsum.

Baca Sekali lagi:

Pengertian, Struktur, Jenis, dan Kelebihan Sendi

Alai-belai dan Problem sreg Tulang

Karuan di antara elo semua kontak ngeliat atau justru merasakan seorang sebagai halnya apa rasanya keseleo, patah tulang, retak tulang, dan bervariasi cedera tulang lainnya. Rangka tubuh kita, terutama yang ketika ini dibahas yaitu tulang, nggak sering berfungsi dengan baik, loh. Pasti ada aja deh alai-belai atau kelainan nan terjadi, ntah karena
human error,
penyakit fungsi hormon/vitamin, ataupun faktor genetik. Terus, ada segala apa aja sih rayuan dan komplikasi lega lemak tulang insan?

Bisikan Tubuh

Gangguan fisik lega tulang biasanya terjadi karena kerugian yang mengakibatkan patah lemak tulang (fraktura) maupun retak sumsum (fisura). Bila terjadi provokasi ini, tulang akan membentuk zona fraktura yang tirus dan radikal sehingga menimbulkan rasa sakit karena pergeseran tulang. Selain itu, akan menyebabkan pembengkakan ataupun pendarahan.

Kondisi tulang patah dibagi menjadi dua sesuai kondisinya, kalau tulang yang teriris keluar berasal rataan selerang, maka disebut patah tulang ternganga. Sementara itu, kalau tulang yang patah di dalam kulit dan otot, maka disebut buntung tulang tertutup. Patah tulang nan nggak ditangani dengan baik dan benar bisa menyebabkan ki aib pada tulang, sebagai halnya tulang tangan menjadi pekuk karena lemak tulang tangan yang abtar bukan tersambung dengan benar.

Bencana Fisiologis

Jenis provokasi ini terjadi karena tulang mengalami keburukan fungsi hormon atau vitamin. Beberapa paradigma gangguan fisiologis tulang, antara lain:

1) Rakitis

Rakitis adalah keburukan benak di mana kaki melengkung menyerupai huruf O atau X. Penyakit ini disebabkan oleh kehabisan vitamin D dan zat kapur (kalsium) puas makanan sehingga pertumbuhan dan pembentukan tulang tidak sempurna.

2) Mikrosefalus

Mikrosefalus yaitu bencana pertumbuhan tulang batok kepala sehingga bos berukuran katai disebabkan karena pada masa bayi kehabisan zat kapur.

3) Lapuk tulang

Osteoporosis merupakan bisikan tulang dengan gejala penurunan massa tulang sehingga tulang menjadi tepok. Hal ini terjadi karena lambatnya osifikasi (pembentukan tulang) dan penghambatan reabsorpsi (pengisapan kembali) bahan-mangsa tulang. Osteoporosis terjadi karena ketidakseimbangan hormon kelamin pada lelaki dan wanita, serta kurangnya asupan kalsium dan zat makanan D.

Penderita Rakitis
Pengidap Rakitis (Arsip Zenius)

Osteoporosis
(Salinan Zenius)

Gangguan Tulang Pinggul

Bisikan lemak tulang belakang terjadi karena adanya pertukaran posisi tulang belakang (spina) sehingga menyebabkan perubahan kelengkungan batang benak birit. Biasanya, gangguan ini terjadi karena aturan duduk yang keseleo atau kecelakaan.

Terletak sejumlah keburukan atau gangguan tulang belakang, antara lain:

1) Skoliosis, tulang punggung bengkok ke kiri atau ke kanan.

2) Lordosis, tulang bekas kaki plus bengkok ke depan.

3) Kifosis, benak jejak kaki terlalu pengkar ke pantat.

Gangguan Tulang Belakang
Provokasi Tulang Belakang (Tembusan Zenius)


Pengunci

Oke, Sobat Zenius! Itu tadi pembahasan gue adapun materi lemak tulang perumpamaan salah faktor penyusun rangka turunan. Setelah ini, gue berharap elo jadi jago nih kalau ditanya mengenai apa aja struktur pembentuk lemak tulang, macam-macam tulang, faedah sumsum, sampai provokasi dan kelainan yang terjadi sreg tulang bani adam.

Kalau elo ada pertanyaan, jangan segan bakal catat di kolom komentar, ya! Elo lagi bisa belajar materi ini melalui video pembelajaran, loh. Klik
banner
di bawah ini untuk bisa nonton video-video dan akses koleksi soalnya, ya!

Struktur Penyusun, Macam, dan Fungsi Tulang pada Manusia - Materi Biologi Kelas 11 26

Selain itu, Sobat Zenius pula dapat, lho, belajar mata pelajaran lainnya melalui video pembelajaran dulu paket belajar Aktiva Sekolah mulai sejak Zenius. Dengan paket belajar ini, elo berkesempatan masuk
try out
sekolah, sesi
live class, serta beruntung akal masuk album dari
live class
tadi. Klik
banner
ini untuk informasi bertambah lanjut, ya!

Struktur Penyusun, Macam, dan Fungsi Tulang pada Manusia - Materi Biologi Kelas 11 27

Penulis: Atha Hira Dewisman

Pustaka:

Diastuti, R. (2009). Biologi 2: cak bagi SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Kebangsaan.

Rochmah, Cahaya Siti, dkk. (2009). Biologi SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Sosi Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional.

Source: https://www.zenius.net/blog/struktur-fungsi-gangguan-tulang-pada-manusia

Posted by: gamadelic.com