Teori Atom Menurut John Dalton

Pasti engkau udah gak asing kembali dengan materi yang akan aku bahas mana tahu ini. Karena, kamu karuan sayang menemui materi teori partikel ini pada mata pelajaran Ilmu pisah.

Nah, pada pembahasan kali ini aku akan membahas mengenai teori anasir menurut para ahli dan gambarnya. Yuk simak!


Daftar Isi

  • Sejarah Molekul
  • Perkembangan Teori Molekul Menurut Para Tukang
    • 1. Teori Molekul John Dalton
    • 2. Teori Atom J.J Thomson
    • 3. Teori Atom Rutherford
    • 4. Teori Atom Bohr
    • 5. Teori Atom Demikritus
    • 6. Teori Atom De Broglie
    • 7. Teori Molekul Modern

Sejarah Atom

Sejarah Atom

Urut-urutan teori atom berawal dari konsep materi
Demokritus
yang menyatakan kalo satu materi dibagi bintang sartan babak yang bertambah boncel dan dibagi sekali lagi sampai plong satu detik diperoleh bagian terkecil yang gak bisa dibagi lagi yang disebut
Atom.

Signifikansi Atom merupakan satu satuan radiks materi yang terdiri berpangkal inti anasir dan elektron bermuatan subversif nan mengelilinginya.

Inti atom terdiri dari proton (bermuatan berwujud) dan neutron (bermuatan adil), kecuali lega inti atom Hidrogen-1. Karena, gak memiliki neutron.


Perkembangan Teori Atom Menurut Para Ahli

Perkembangan teori elemen nan berawal berusul konsep nan dikemukakan makanya
John Dalton
berkembang sebatas teori unsur modern yang dikemukakan oleh
Heisenberg
dan
Schrodinger.

Teori molekul modern ini nan masih dipakai setakat saat ini. Terus, gamana kronologi teori atom berusul masa ke musim?

Yuk simak ulasan dibawah ini, yang akan menjelaskan kronologi teori atom berasal bola pejal sampai ke teori atom modern.

1. Teori Atom John Dalton

Teori Atom John Dalton

Pada tahun 1803, seseorang bernama John Dalton ini mengemukakan pendapatnya adapun Atom.

Terimalah, teori Atom yang dikemukakan ini oleh John Dalton didasarkan pada 2 syariat, ialah:

Hukum Kelestarian Massa (Lavoisier)

Bunyinya: Massa jumlah zat – zat sebelum reaksi akan selalu seperti komposit kuantitas zat – zat hasil reaksi.

Syariat Susunan Tetap (Hukum Prouts)

Berbunyi: Rasio massa puas anasir – unsur privat suatu campuran rajin patuh.

Kemudian, J. Dalton menyadur bermula kedua hukum tersebut kalo Teori Atom John Dalton adalah:

  1. Partikel merupakan partikel terkecil mulai sejak suatu materi, jadi gak boleh dibagi sekali lagi menjadi penggalan nan lebih kerdil.
  2. Partikel gak bisa diciptakan atau dimusnahkan.
  3. Anasir digambarkan sebagai halnya bola pejal tersisa dengan ukuran dulu katai.
  4. Penyusun partikel yaitu atom – atom nan sama.
  5. Penusun senyawa merupakan atom – atom yang berbeda sesuai unsur penyusunnya.
  6. Zarah – atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan buntak dan keteter.

Perkembangan teori atom puas masa John Dalton masih banyak punya kekurangan dan juga kelebihan teori zarah yang dikemukakan John Dalton.

Fungsi Teori Partikel Dalton

Gemuk membakar minat terhadap penekanan adapun arketipe atom berikutnya.

Kelemahan Teori Atom Dalton

Tidak dapat menjelaskan hubungan antara cairan senyawa dan kunci hantar arus listrik.

2. Teori Atom J.J Thomson

Teori Atom J. J Thomson

Dengan penemuan tabung katode oleh William Crookers membantu J. J. Thomson bisa menemukan teori atom mentah.

Lewat tabung katode, J. J Thomson memastikan kalo binar katode merupakan elemen. Karena, bisa memutar baling – baling yang diletakkan diantara katoda dan anoda.

Hasil dari percobaan ini, menyatakan kalo sinar katode ialah partikel pembentuk atom yang bermuatan merusak (seterusnya disebut elektron).

Dahulu, Thomson menyimpulkan kalo atom itu bola padat bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron yang bermuatan subversif.

Sudahlah, Teoretis atom J.J Thomson ini digambarkan sebagai halnya kismis (elektron) yang fertil pada roti (anasir).

 Kelebihan Teori Partikel J.J Thomson

Makara awal penemuan kalo atom bukan partikel terkecil, sehingga memberi kronologi buat teori – teori seterusnya.

Kelemahan Teori Unsur J.J Thomson

J.J Thomson gak bisa menjelaskan kalo pertalian muatan berupa dan negatif dalam bola atom tersebut.

Kesimpulan mulai sejak Teori Atom J.J Thomson

Menurut J.J Thomson, Atom merupakan bola pejal yang bermuatan aktual dan didalamnya tersebar pikulan merusak elektron.

3. Teori Atom Rutherford

Teori Atom Rutherford

Teori atom Rutherford muncul berlandaskan eksperimen hamburan cahaya alfa dari uranium.

Rutherford dengan kedua muridnya yang bernama Hans Geigerdan dan Erners Masreden melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa.

Partikel alfa merupakan partikel yang bermuatan positif dan bersirkulasi lurus dan bertenaga terobos besar, makara bisa menembus kepingan tipis plano.

Semenjak percobaannya, menguji pendapat Thomson mengenai Atom konkret bola pejal nan bermuatan subversif. Hasil percobaan Rutherford yaitu hampir semua partikel alfa diteruskan.

Kalo lempeng emas tersebut dianggap bagaikan suatu saduran elemen – atom emas, maka didalam atom emas ada partikel nan sangat boncel bermuatan positif.

Rutherford menyatakan kalo atom terdiri semenjak inti atom yang (bermuatan positif) yang sangat kecil dan dikelilingi maka itu Elektron (bermuatan negatif).

Kelebihan Teori Atom Rutherford

Berlimpah menyampaikan ide mengenai nukleus untuk pertama kalinya.

Kelemahan Teori Atom Rutherford

Gak bisa mengklarifikasi mengapa elektron gak jatuh ke intern inti atom. Elektron nan mengelilingi inti elemen mengeluarkan energi sehingga suka-suka karuan saat elektron boleh jatuh ke inti atom.

Rutherford menyarikan kalo Teori Atomnya adalah:

  1. Atom enggak merupakan bola pejal.
  2. Atom terdiri mulai sejak inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif.
  3. Inti Molekul dikelilingi oleh elektron nan bermuatan merusak.
  4. Di dalam nukleus pun cak semau partikel netral yang berfungsi mengikat partikel – partikel substansial supaya gak saling sorong – menolak.

4. Teori Partikel Bohr

Teori Atom Bohr

Niels Bohr mengembangkan teori lengkap partikel Rutherford dengan melakukan percobaan jangkauan hidrogen.

Percobaan ini berbuah memberi gambaran peristiwa elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom.

Penjelasan Niels Bohr akan halnya atom hidrogen ini, melibatkan gabungan antara teori klasik bermula Rutherford dan teori kuantum dari Planck.

Berikut, beberapa hasil dari percobaan yang dilakukan oleh Niels Bohr:

  1. Semata-mata ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan buat suatu elektron internal molekul hidrogen. Orbit ini dikenal perumpamaan keadaan gerak stasioner elektron dan merupakan lintasan buntar disekeliling inti.
  2. Elektron gak menyinarkan maupun menyerap energi sepanjang elektron berada dalam pelintasan stasioner, jadi energinya kukuh.
  3. Elektron saja bisa berpindah berbunga satu penyeberangan stasioner ke lintasan stasioner lain.
  4. Penyeberangan stasioner nan dibolehkan memilki besaran dengan sifat – adat tertentu, terutama aturan yang disebut periang kacamata.

Kebaikan Teori Zarah Niels Bohr

Bisa menjelaskan kekurangan berusul teori atom Rutherford dan bisa menjelaskan mengapa elektron gak runtuh ke inti atom.

Kelemahan Teori Atom Niels Bohr

Arketipe Atom ini gak boleh menguraikan lingkup warna dari unsur berelekron banyak.

Kesimpulan Teori Atom Bohr

Ada beberapa kesimpulan yang di kemukakan oleh Niels Bohr.

  1. Atom terdiri atas inti unsur yang bermuatan positi dan elektron – elektron yang mengelilingi inti atom pada lintasan – penyeberangan tertentu.
  2. Litasan – penyeberangan tersebut disebut jangat elektron atau tingkat energi.
  3. Tingkat energi paling kecil adv minim terdapat pada kulit elektron yang terletak minimum internal.
  4. Tingkat energi paling besar terletak puas kulit elektron paling asing.
  5. Semakin jauh dari inti atom (semakin osean nomor kulitnya) maka tingkat energinya akan semakin tinggi.

5. Teori Atom Demikritus

Teori Atom Demikritus

Demikritus menyorongkan pendapatnya mengenai teori zarah nan berbunyi:

Apabila, sebuah benda dipecah dan dibagi secara terus menerus, maka akan menghasilkan suatau bagian yang udah gak mungkin bisa dibagi – bagi lagi.

Sudahlah, episode tersebut merupakan Atom maupun Atomos yang demikian Atom tersebut gak bisa dibagi – bagi pun.

6. Teori Molekul De Broglie

Teori Atom De Broglie

Seseorang ilmuwan yang bernama De Broglie mengemukakan pendapatnya mengenai atom nan berbunyi:

Bahwa, atom mempunyai sifat partikel dan elektronnya pun memiliki sifat yang berdelan. Nah, teori ini ialah suatu penyempurnaan dari atom yang dimiliki oleh Niels Bohr.

7. Teori Atom Modern

Teori Atom Modern

Teori anasir modern juga dikenal laksana teori partikel Mekanika Kuantum atau juga sering dikenal bak mandu ketidakpastian.

Teori anasir modern ini pertama mungkin dikemukakan maka dari itu seorang ahli nan bernama Werner Heisenberg yang berasal berpokok Jerman.

Kemudian, Erwin Schrodinger melengkapi teroi mekanika kuantum dulu suatu paralelisme buat mendapatkan kurnia gelombang elektronik.

Fungsi gelombang tersebut dipakai buat menggambarkan batas kemungkinan ditemukannya elektron kerumahtanggaan tiga dimensi.

Erwin Schrodinger juga merumuskan bentuk dan tingkat energi orbital. Nah, Orbital merupakan daerah ira disekitar inti buat mendapatkan elektron.

Kaidah ketidakpastian Heisenberg dan kemiripan gelombang oleh Louis de Broglie kemudian dijadikan acuan oleh Erwin Schrodinger buat menyusun Schrodinger, yaitu:

Rumus Schrodinger

Deduksi dari Transendental Atom Mekanika Gelombang:

  1. Elektron-  elektron yang mengerubuti inti atom memiliki tingkat energi tertentu, tapi keberadaannya gak bisa dipastikan.
  2. Aksi elektron memiliki sifat gelombang. Gerak tersebut mengimak perampungan kuadrat manfaat gelombang listrik yang disebut orbital.
  3. Orbital juga menyantirkan tingkat energi elektron. Orbital – orbital dengan tingkat energi yang sama ataupun hampir ekuivalen akan membentuk sub kulit.

Semoga pembahasan diatas bisa membantu dan bermakna kalian semua 😀

Originally posted 2022-03-17 22:02:26.

Source: https://cerdika.com/teori-atom/

Posted by: gamadelic.com