Tata Perayaan Ekaristi Masa Adven

TEKS MISA MINGGU ADVEN 1

TEKS MISA HARI MINGGU ADVEN I

Ahad, 29 November 2022

RITUS PEMBUKA

PERARAKAN Masuk

LAGU PEMBUKA (PS 444)

Tanda Salib DAN SALAM

I. Kerumahtanggaan logo Bapa dan Putra dan Semangat Tulen

U. Amin

I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, comar anugerah Tuhan dan persemakmuran Jibril bersamamu

U. Dan bersama rohmu

PENGANTAR

PERINGATAN PEMBAPTISAN

I. Saudara-saudari, marilah kita menyatakan jera kita sreg awal perayaan ekaristi dengan mengenangkan peristiwa pembaptisan dengan menerima percikan air suci.

I. Allah tuhan dan kekal, Engkau memaksudkan agar jiwa pula dibersihkan dan dianugerahi spirit ilahi berkat curahan air, perigi usia dan media penyucian. Kami mohon, (+) kuduskanlah air ini, yang kami gunakan bikin meneguhkan penghayatan iman kami.

I. Segarkanlah perigi fungsi-Mu n domestik diri kami supaya kami dapat menghadap Beliau dengan lever yang suci murni dan menjadi layak memperoleh keselamatan-Mu. Demi Kristus, Halikuljabbar dan Pengantara kami.

U. Amin.

SYUKUR KEPADA-MU Allah (PS 592/MB 427)

K+U.

1. Syukur kepada-Mu, Tuhan, perigi segala rahmat. Meski kami tanpa jasa, Kaupilih dan Kauangkat. Dosa kami Kauampuni. Kauberi hayat ilahi, kami jadi putra-Mu.

2. Kautumbuhkan privat hati pengharapan dan iman. Kaukobarkan pelalah nirmala dan semangat berkurban. Kami Kaulahirkan pula bikin jiwa bahagia n domestik kerajaan-Mu.

Sesudah pemercikan, imam dan pelayan mazbah kembali ke panti imam dan imam berkata

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, – mengampuni dosa kita, – dan mengantar kita ke semangat yang kekal.

U. Amin.

TANPA Keagungan

DOA PEMBUKA

I. Mari kita berdoa:

(mati sejenak)

I.   Allah Bapa yang mahakuasa, anugerahilah kami, umat-Mu, karsa yang kuat bakal menyongsong keberadaan Kristus dengan prinsip nasib nan baik. Semoga dengan demikian kami memadai mewarisi Kekaisaran Keindraan, bersama Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, nan bersama dengan Dikau privat persatuan Roh Salih, jiwa dan berkuasa, Tuhan, selama segala masa.

U. Amin.

LITURGI SABDA

BACAAN I (Yes 63:16b-17; 64:1.3b-8)

    “Sudilah Engkau mengoyakkan langit dan runtuh.”

L. Bacaan terbit Kitab Yesaya:

Ya Tuhan, Ia sendirilah Bapa kami. Sejak dahulu rekata cap-Mu yaitu “Pelunas kami”. Ya Sang pencipta, mengapa Sira biarkan kami sesat dari jalan-Mu? Kok Engkau tegarkan hati kami, sehingga kami lain ngeri kepada-Mu? Kembalilah oleh karena hamba-hamba-Mu, dan maka itu karena suku-kaki milik warisan-Mu. Sudilah Dia mengoyakkan langit dan turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu. Karena sejak dahulu kala orang enggak pernah mendengar, dan juga tidak ada telinga nan mendengarl tidak terserah mata yang mengintai Allah yang bertindak bagi manusia yang menanti-nantikan Dia. Sahaja Engkau yang mengerjakan demikian. Dia menyongsong mereka yang melakukan validitas, dan yang mengindahkan jalan yang Kautunjukkan! Selayaknya, Engkau ini murka sebab kami berdosa. Terhadap Engkau kami memberontak sejak dahulu kala. Demikianlah kami semua sama dengan orang najis, dan segala kesalehan kami seperti kejai kotor. Kami semua menjadi layu seperti daun, dan kami lenyap maka dari itu kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin. Tidak ada nan memanggil tanda-Mu atau nan kambuh untuk berpegang kepada-Mu, sebab Engkau menyembunyikan wajah-Mu terhadap kami. Engkau menyerahkan kami ke dalam pengaturan dosa kami. Hanya masa ini, ya Yang mahakuasa, Engkaulah Bapa kami! Kami ini tanah liat dan Engkaulah yang membuat kami, dan kami semua adalah buatan tangan-Mu.

L. Demikianlah Hadis Yang mahakuasa

U. Terima kasih kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (PS 865; Mzm 80:2ac+3b.15-16.18-19; Ul: 4)

Ulangan:

TUHAN DIKAULAH PENYELAMATKU

Mazmur:

1. Hai gembala Israel, pasanglah telinga-Mu, Beliau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar. Bangkitkanlah keperkasaan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.

2. Halikuljabbar semesta alam, kembalilah, pandanglah dari langit, dan lihatlah! Tengoklah pohon anggur ini, lindungilah layon yang ditanam makanya pembantu-Mu.

3. Kiranya tangan-Mu melindungi individu yang terserah di arah kanan-Mu, momongan manusia nan telah Kauteguhkan bagi diri-Mu. Maka kami tak akan berkepanjangan pecah lega-Mu. Biarlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.

BACAAN II  (1Kor 1:3-9)

    “Engkau menantikan pengejawantahan Tuhan kita Yesus Kristus.”

L.  Bacaan bersumber Surat Purwa Nabi Paulus kepada Jemaat di Korintus:

Tali pusar-saudara, kasih hidayah dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai engkau. Aku, Paulus, senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu, atas belas kasih hidayah Allah nan dianugerahkan-Nya kepada anda intern Kristus Yesus. Sebab di dalam Kristus anda telah menjadi kaya internal segala hal, yaitu dalam segala variasi perkataan dan pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus nan telah diteguhkan di antara kamu, sehingga kamu tidak kekurangan suatu karunia juga provisional sira menantikan penampilan Tuhan kita Yesus Kristus. Anda juga akan meneguhkan anda hingga kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada perian Tuhan kita Yesus Kristus. Sebab setialah Allah yang telah memanggil kamu kepada persemakmuran dengan Momongan-Nya Yesus Kristus, Allah kita.

Demikianlah sabda Tuhan

U. Terima kasih kepada Halikuljabbar

BAIT PENGANTAR INJIL (PS 951; Mzm 85:8)

Ulangan: Alleluya, alleluya, alleluya.

Ayat. Perlihatkanlah kepada kami anugerah tetap-Mu, ya Tuhan dan berilah kami keselamatan nan dari plong-Mu.

BACAAN INJIL (Mrk 13:33-37)

“Arik-jagalah sebab sira tidak tahu bilamana sahibulbait pulang.”

I. Tuhan bersamamu

U. Dan bersama rohmu

I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus

U. Dimuliakanlah Allah.

I. Sekali peristiwa Yesus bertutur kepada murid-murid-Nya, “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab beliau tidak tahu bilamana waktunya tiba. Ibaratnya seperti koteng nan bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menerimakan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing sesuai dengan tugasnya, dan memerintahkan biar penunggu pintu berjaga-asuh. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tak sempat pada saat sahibulbait itu pulang: Menjelang malam alias perdua malam, atau sagu betawi malam atau pagi-pagi buta. Hal ini Kukatakan supaya kalau anda tiba-tiba datang, jangan sampai engkau didapatinya madya tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu Kukatakan kepada semua orang: Berjaga-jagalah!”

HOMILI

AKU PERCAYA

DOA UMAT

I.   Undangan Tuhan untuk belalah siaga mendorong kita lakukan bekerja dan berdoa:

L. Bagi Dom kita: Mudah-mudahan Bapa mendorong Gereja agar rajin menanggapi pamrih-Nya dengan menjadi semarak dan kesejahteraan untuk semua orang. Marilah kita mohon:

U. Sang pencipta, dengarkanlah umat-Mu.

L.   Cak bagi bangsa-bangsa yang ganti berperang: Hendaknya Allah Bapa yang Mahapengasih mencahayai para nasion agar terus berjuang dalam menciptakan perdamaian marcapada dan menjauhkan diri dari pertikaian jasad. Yuk kita mohon, …

U. Almalik, dengarkanlah umat-Mu.

L.  Lakukan para penderita: Semoga kesanggupan Yesus Kristus Putra Bapa mengirimkan harapan dan hiburan bau kencur bikin para penderita. Marilah kita mohon, …

U. Allah, dengarkanlah umat-Mu.

L.  Bagi kita sendiri: Semoga Bapa mendatangkan terang mengusik kegelapan hati kita dan mengantar kami menjadi manusia baru. Silakan kita mohon, …

U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

I.  Yang mahakuasa Bapa di suwargaloka, pada masa anju penuh harapan ini perkenankanlah kami mengarahkan hidup dan kedamaian dunia, waktu ini dan sepanjang perian.

U. Amin.

LITURGI EKARISTI

A. Persiapan PERSEMBAHAN

LAGU Awalan PERSEMBAHAN (PS 720)

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

I. Berdoalah, Saudara-saudari, kendati persembahanku dan persembahanmu berkenan lega Allah, Bapa tuhan.

U. Semoga persembahan ini diterima demi jalal Halikuljabbar dan keselamatan kita serta seluruh umat Almalik yang steril.

I. Ya Yang mahakuasa, kami mohon ambillah persembahan, yang kami kumpulkan dari segala apa yang Engkau anugerahkan kepada umat-Mu. Seyogiannya belas kasih yang Engkau berikan buat hidup kami nan fana ini menjadi uang kancing untuk keselamatan kuat. Dengan pengantaraan Kristus, Halikuljabbar kami.

U. Amin.

B. DOA Syukur AGUNG

PREFASI  (Prefasi Adven I – Eksistensi Kristus yang Pertama dan Kedua) -seram-

I. Halikuljabbar bersamamu

U. Dan bersama rohmu

I. Mari mengarahkan hati kepada Allah

U. Sudah kami arahkan

I. Marilah berterima kasih kepada Halikuljabbar, Allah kita

U. Sudah pas dan sepantasnya.

I. Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang tahir, Halikuljabbar yang kekal dan kuasa, bahwa di mana kembali juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus, Sang pencipta kami. Sebab ketika dahulu nomplok ke dunia, Kamu menghampakan Diri dan menjadi manusia gontai cak bagi memenuhi taki-Mu dan membuka urut-urutan keselamatan bagi kami. Dan pada kiamat, bila kelak Ia menclok kerumahtanggaan kemuliaan-Nya, kami akan memperoleh kesukaan sejati, yang saat ini kami rindukan dengan munjung harapan. Berpokok sebab itu, kami melagukan madah pujian untuk-Mu bersama para malaikat dan bertepatan orang asli, yang lain henti-hentinya bernyanyi/berseru:

Masif (PS 385)

DOA Terima kasih AGUNG V

I. Bukan main kuduslah Engkau, ya Allah. Sejak awal mula Engkau berusaha agar makhluk menjadi kudrati begitu juga Dia koteng tahir adanya.

I. Kami mohon, pandanglah persembahan umat-Mu ini dan curahkanlah kuasa Roh-Mu atasnya agar ufti ini menjadi Raga dan (+) Darah Yesus Kristus. Dialah Putra-Mu yang terkasih dan n domestik Sira Sira mengangkat kami menjadi anak-anak-Mu.

I. Meskipun tinggal kami tersesat dan tak fertil berorientasi Kamu, Ia mengasihi kami dengan anugerah nan tak terhingga: Yesus, Putra-Mu, satu-satunya Manusia yang benar, tidak mendorong dipaku pada gawang kayu palang bikin kami. Tetapi, sebelum tangan-Nya napan antara langit dan bumi, Ia merayakan resepsi Paskah nan tak terhapuskan.

I. Sementara makan bersama, Ia mencekit roti. Ia mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya sekali lalu berbicara:

Terimalah dan makanlah: Inilah Jasmani-Ku yang diserahkan bagimu.

I. Yesus mengingat-ingat bahwa Kamu teradat merembukkan segala-galanya dengan Darah-Nya yang tertumpah di kayu kayu palang. Maka, sesudah perjamuan, Dia cekut piala yang berisi air anggur. Sekali pula Kamu mengucap syukur kepada-Mu sangat menyerahkan piala itu kepada pelajar-murid-Nya seraya berbicara:

Cukuplah dan minumlah: Inilah Trofi Pembawaan-Ku, Bakat perjanjian mentah dan kekal, nan ditumpahkan bagimu dan bagi banyak manusia demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini bikin mengenangkan Daku.

AKLAMASI ANAMNESIS

I. Allah yang setia dan berbelas anugerah, serampak mengenangkan Yesus Kristus, Putra-Mu, kurban Paskah dan tempah rukun kami, kami merayakan wafat dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati; dan sambil menantikan kedatangan-Nya nan membahagiakan, kami memperembahkan kepada-Mu kurban nan memulihkan rangkaian kami dengan Dikau.

I. Ya Bapa yang mahamurah, pandanglah dengan penuh kasih gelojoh semua individu yang Engkau ikut sertakan dalam kurban Kristus ini. Kiranya karena manfaat Rohulkudus, semua nan rebut episode dari roti dan piala yang satu ini dihimpun menjadi satu tubuh kerumahtanggaan Kristus dan dijauhkan dari setiap perpecahan.

I. Sudilah menjaga kami seharusnya senantiasa sehati sejiwa dengan Bapa Suci….., dan Bapa Uskup kami….. Bantulah kami bersama-sama menyiapkan datangnya imperium-Mu hingga kami koteng, seumpama orang kudus di tengah para kudus, menghadap Dia di takhta surgawi, bersama Santa Putri Maria, Bunda Almalik, Santo Yusuf suaminya, para rasul, serta semua basyar kalis yang berkat, dan berkumpul kembali dengan semua saudara yang sudah mendahului kami; mereka kami serahkan kepada belas kasihan-Mu.

I. Puas saat yang membahagiakan itu, sebagai manusia bau kencur nan Ia bebaskan terbit dosa, dengan munjung sukacita kami akan menarafkan penghormatan syukur Kristus yang semangat sepanjang-lamanya.

I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan kerumahtanggaan Anda, bikin-Mu, Halikuljabbar Bapa yang mahakuasa, internal persekutuan dengan Roh Bersih, segala khidmat dan kemuliaan sejauh barang apa masa.

U. Amin.

C. KOMUNI

BAPA KAMI (PS 405)

I. Plasenta-saudari, kita telah mengakui Jibril yang menjadikan kita anak-anak Allah. Maka dengan kuasa Roh Kudus itu, kita berani berdoa:

I+U. Bapa kami yang ada di suwargaloka, dimuliakanlah stempel-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah karsa-Mu di atas manjapada begitu juga di privat suraloka. Berilah kami ki gua garba pada periode ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, hanya bebaskanlah kami mulai sejak yang jahat.

I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari barang apa yang biadab dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami cak agar selalu tahir dari noda dosa dan terhindar berusul segala gangguan sehingga kami boleh hayat dengan tenteram, simultan mengharapkan kerelaan Penyelamat kami, Yesus Kristus.

U. Sebab Engkaulah Raja nan mulia dan berkuasa bikin sepanjang-lamanya.

Tahlil DAMAI

I. Halikuljabbar Yesus Kristus berkata kepada para nabi, “Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu.” Jangan memerinci dosa kami, semata-mata perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah yang spirit dan berkuasa waktu ini dan sepanjang musim.

U. Amin.

I. Berbaik Halikuljabbar bersamamu

U. Dan bersama rohmu.

ANAK Biri-biri ALLAH (PS 406)

Persiapan KOMUNI

Invitasi menyambut Komuni

I. Inilah Anak asuh Kambing arab Yang mahakuasa, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke resepsi-Nya

U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Ia datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

KOMUNI

LAGU KOMUNI (PS 438)

Saat Sunyi

DOA Pasca- KOMUNI

I. Marilah kita berdoa:

I. Kami minta, ya Tuhan, semoga misteri yang kami rayakan ini mendatangkan keselamatan untuk kami. Ajarilah kami untuk tetap merindukan harta surgawi di tengah suka duka ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, nan hayat dan berwenang, sejauh apa masa.

U. Amin.

RITUS Akhir

Proklamasi

BERKAT Megah

I. Almalik bersamamu

U. Dan bersama rohmu.

I. Semoga Tuhan meneguhkan iman Ari-ari dalam mempersiapkan diri menjawat kedatangan Putra-Nya.

U. Amin.

I. Kiranya Almalik menepati lever Saudara dengan harapan yang kokoh dan kepelesiran kudrati.

U. Amin.

I. Agar Allah mendorong Tali pusar supaya camar mengerjakan cinta bakti yang suci.

U. Amin.

I. Sepatutnya Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah tuhan: (+) Bapa dan Putra dan Arwah Nirmala.

U. Amin.

Pengutusan

I. Saudara serampak, Perayaan Ekaristi sudah lalu selesai. Marilah menghindari! Kita diutus.

U. Terima kasih kepada Allah.

PERARAKAN KELUAR

Source: https://www.adiutami.com/2020/11/teks-misa-hari-minggu-adven-i-minggu-29.html