Tanaman Sawo Berbuah Bulat Manis

Tanaman sawo berbuah buntar manis (BBMM) disilangkan dengan tanaman sawo berdampak lonjong asam (bbmm) diperoleh F1 semuanya pokok kayu sawo buah bulat rasa manis (BbMm). Jikalau F1 disilangkan dengan tamanam sawo bergenotipe Bbmm, perbandingan fenotipe kerurunannya antara buah bulat manis:buntar bersut:oval manis:lonjong asam adalah ….

Jawaban

Pendahuluan

Penjatuhan atau pewarisan sifat-sifat dari emak kepada keturunannya disebut dengan hereditas. Mekanisme pewarisan rasam mengikuti sifat-rasam tertentu disebut dengan hipotetis-pola hereditas. Dalam pola-model hereditas, terdapat istilah-istilah dalam mempelajarinya antara lain:

1. Parental (P) yakni induk yang disilangkan.

2. Filial (F) yakni keturunan/ bunga hasil persilangan.

3. Gamet (G)merupakan pengasingan kelamin.

4. Fenotipe adalah sifat yang tampak berpangkal asing secara morfologi, misalnya adat berma, besar, tangga, dan bukan-lain.

5. Genotipe adalah sifat nan tidak tampak terbit luar sehingga disimbolkan dengan huruf, misalnya merah disimbolkan dengan M, tinggi dengan T.

6. Dominan adalah sifat yang menang dan menutupi sifat lainnya, disimbolkan dengan huruf besar.

7. Resesif adalah sifat yang kalah dan tertutupi maka dari itu sifat lainnya dan disimbolkan dengan huruf katai.

8. Intermediet yaitu sifat yang ekuivalen kuat dan disimbolkan dengan fonem besar katai.

9. Homozigot adalah Perkariban gen pada organisme yang memiliki pasangan alel nan setimbang. Dibedakan menjadi homozigot dominan (MM, TT) dan homozigot resesif (mm, tt).

10. Heterozigot adalah susunan gen pada organisme yang memiliki n antipoda alel yang beda (Mm, Tt).

11. Monohibrid adalah persilangan dengan satu sifat tikai.

12. Dihibrid adalah persilangan dengan dua sifat cedera.

Pembahasan

Diketahui tanaman sawo berhasil bulat manis (BBMM) disilangkan dengan tanaman sawo berbuah lonjong asam (bbmm) menghasilkan pohon sawo biji zakar bulat rasa manis (BbMm).

Grafik persilangannya sebagai berikut:

P1   sawo melingkar manis  x  sawo lonjong cemberut

BBMM                        bbmm

G1            BM                             bm

F1
BbMm (sawo bulat manis)

Berusul hasil persimpangan P1, selanjutnya F1 disilangkan denga sawo bergenotipe Bbmm (bulat asam).

P2  sawo bulat manis x sawo bulat bersut

BbMm                          Bbmm

G2   BM, Bm, bM, bm                 Bm, bm

F2    2 BBMm = bundar manis

4 BbMm = bulat asam

2 BBmm = bulat asam

4 Bbmm = bulat cemberut

2 bbMm = lonjong manis

2 bbmm = bulat telur asam

Neraca fenotipe kerurunan antara biji pelir bulat manis:bulat asam:lonjong manis:lonjong asam adalah 6 : 6 : 2 : 2 = 3 : 3 : 1 : 1.

Macam persilangan pada soal diatas merupakan persilangan dihibrid yaitu persilangan dengan dua sifat beda alias dua alel yang berbeda, yaitu sawo biji bundar manis dan sawo skor lojong asam. Persilangan dihibrid sesuai dengan Hukum Mendel II atau hukum asortasi (berpasangan) secara bebas yaitu suatu kaidah yang menyatakan bahwa setiap alel dapat berpasangan secara bebas dengan alel lainnya yang tidak sealel pada waktu pembentukan gamet.

Pada persilangan sawo biji bulat manis dan sawo biji lojong bersut, dihasilkan F1 sawo bulat manis karena sifat bulat dan rasa manis bersifat dominan, sementara sifat lonjong dan senderut bertabiat resesif.

Pembentukan gamet pada persimpangan dihibrid terjadi dengan pemisahan alel secara independen, yaitu sebagai berikut:

  • BB berparak menjadi B dan B, Bb berpisah menjadi b dan b, bb bubar menjadi b dan b.
  • MM berjauhan menjadi M dan M, Mm berpisah menjadi M dan m, mm berpisah menjadi m dan m.

Pembentukan gamet lega persilangan dihibrid terjadi melalui penggabungan alel (berpasangan secara bebas) yaitu umpama berikut:

  • B berapatan dengan M membentuk BM.
  • B berpasangan dengan m membuat Bm.
  • b berpasangan dengan M menciptakan menjadikan  bM.
  • b bersanding dengan m membentuk bm.

Kesimpulan

Dari grafik persilangan diatas boleh disimpulkan bahwa persilangan F1 BbMm dengan induk Bbmm akan menghasilkan proporsi fenotipe 3:3:1:1.

Pelajari lebih jauh

1. persilangan dihibrid: brainly.co.id/tugas/13870415

2. lengkap persimpangan puas bani adam: brainly.co.id/tugas/13568593

3. teoretis lain persilangan monohibrid: brainly.co.id/tugas/13545026

Detil jawaban

Papan bawah:
3 SMP

Mapel:
Biologi

Bab:
Pewarisan sifat

Kode:
9.4.6

Kata Kunci:
persimpangan dihibrid, perbandingan fenotipe pada F2

Source: https://brainly.co.id/tugas/18419258