Tanaman Buah Yang Cocok Di Tanah Liat

Jakarta

Memiliki rumah tapak dengan pekarangan maupun tegal yang asri yakni sebuah impian yang dimiliki oleh banyak warga perkotaan. Dengan suasana kota nan bising dan dipenuhi polusi, memiliki kebun di rumah yakni riuk suatu cara buat mempertahankan ruang hidup yang segak dan bugar. Bukan namun itu, dengan berbendang kita juga bisa menyelamatkan biji kemaluan-buahan dan sayur-mayur untuk dikonsumsi sehari-hari.

Namun, seiring dengan berkurangnya lahan di perkotaan dan meningkatnya harga petak, kini semakin sulit bagi kita buat bisa n kepunyaan flat dengan pekarangan yang luas. Bahkan, waktu ini banyak juga penghuni yang lebih memilih sangat di rumah susun ataupun rumah sehingga pastinya sulit bikin punya kebun. Tapi, ternyata ada banyak cara lakukan menyiasati keterbatasan lahan ini. Berikut adalah beberapa metode bertanam di lahan sempit yang bisa kalian coba!

.Tabulampot/ Foto: Wikimedia Commons


Tabulampot


Tabulampot alias ‘tanaman buah dalam pot’ adalah metode yang minimum tenar digunakan kerjakan berkebun tanpa adanya tanah. Sebab, kalian hanya perlu menyiapkan esensi, media tanam, dan jambang namun bagi bisa menumbuhkan tanaman buah. Pertama-tama kita harus menyiagakan wahana tanam yaitu tanah, humus, dan sekam. Lewat bagi ajang atau potnya sendiri dapat menunggangi kapling liat, kayu, logam, atau sperma.

Tapi untuk hasil yang paling maksimal, kalian boleh menunggangi jambangan kayu atau persil liat, karena dua spesies pot ini memiliki pori-pori sehingga kelembapan dan suhu media tanam lebih terjaga. Beberapa jenis biji zakar yang bisa ditanam menunggangi pot adalah tomat, jambu biji, cabai, dan jeruk. Jangan pangling letakkan pot di wadah nan tergapai oleh sinar surya dan rutin melakukan penyiraman di waktu kemarau.

.Ladang Vertikal/ Foto: Wikimedia Commons


Vertikultur (Tipar Vertikal)

Tahukah kalian, kalau bidang vertikal juga boleh dimanfaatkan bakal berkebun? Metode ini dinamakan misal vertikultur yaitu teknik berkebun dengan wahana tanam yang disusun secara bertajuk. Metode vertikultur boleh dilakukan cak bagi indoor maupun outdoor. Bilang teknik vertikultur yang lazim digunakan adalah teknik tempel di dinding, teknik gantung, menyusunnya di rak, atau teknik meleleh.

Metode vertikultur memadai mudah buat dilakukan, justru anda bisa memanfaatkan komoditas alumnus seperti pipa paralon seumpama wadah. Tapi jikalau tidak ingin repot, kalian juga bisa membeli jambang vertikal nan banyak dijual di
marketplace. Lakukan sarana tanamnya sendiri sama seperti mengebumikan di jambang, yaitu petak, sekam, dan kompos. Beberapa varietas tanaman yang sepakat cak bagi ditanam menggunakan metode ini adalah katak, seledri, sawi, tomat, dan pakcoy.

.Hidroponik/ Foto: Wikimedia Commons


Hidroponik

Sebagai halnya namanya, metode hidroponik yakni bercocok tanam dengan menggunakan air umpama media tanamnya. Cara paling mudah membuat hidroponik merupakan dengan menggunakan sistem
wick. Pada prinsipnya, hidroponik
wick
adalah sistem pasif yang berarti lain terserah bagian yang bergerak. Dalam sistem ini, larutan nutrisi dialirkan ke dalam alat angkut tumbuh dari bekas nutrisi dengan menggunakan upet merupakan varietas mangsa yang mudah menyerap air.

Cara membuat hidroponik pun juga sederhana, bahkan dia dapat memanfaatkan botol plastik wadah sebagai wadahnya. Bilang media tanam yang sejadi digunakan lakukan sistem wick ialah
rockwool, perlite, vermiculite, batu kerikil, dan sekam bakar. Hidroponik cocok untuk mengetanahkan sayur, biji kemaluan, tumbuhan perunding-obatan, ataupun tanaman rias.

.Aeroponik/ Foto: Wikimedia Commons


Aeroponik

Tak hanya air, gegana pun pun bisa dimanfaatkan sebagai media tanam. Pada sistem ini, akar tanaman dibiarkan menggantung di wadah yang terjaga kelembabannya. Sepatutnya ada, aeroponik lain jauh berbeda dengan hidroponik karena sama-sederajat memperalat air. Bedanya, dalam sistem aeroponik air yang telah diberikan larutan hara disemprotkan ke akar tanaman intern bentuk kabut.

Untuk memulainya, pertama-tama benih tanaman harus disemai dulu pada rockwool. Kemudian, benih nan mutakadim disemai tersebut ditaruh intern wadah styrofoam yang tutupnya mutakadim diberi lubang agar pokok kayu boleh tumbuh. Kemudian siapkan pompa air di sumber akar wadah serta perlengkapan untuk menyemprot uap (sprinkler). Metode aeroponik cocok lakukan mengetanahkan sayuran sama dengan selada, kangkung, basil, dan bayam. Selain itu, bisa juga untuk menanam umbi-umbian seperti ubi belanda, ubi kayu, wortel, dan lobak.

Itu dia berbagai metode berkebun nan boleh kalian gunakan bakal menyiasati lahan yang sempit. Dengan bermacam rupa alternatif cara ini, bertegal pun bisa dilakukan di mana saja. Selamat menyedang!

[Gambas:Audio CXO]


(ANL/DIR)

Source: https://www.cxomedia.id/home/20220826180206-36-176046/berkebun-di-lahan-yang-sempit-bagaimana-caranya