Tanaman Buah Tin Di Malang

Bupati Malang berkunjung ke SMPN 1 Dampit (1/9)
Bupati Malang berkunjung ke SMPN 1 Dampit (1/9)

Dampit 01/09. Program kunjung sekolah maka itu Bupati Malang ketika ini berkunjung ke 2 lokasi farik, yaitu di SMAN 1 Dampit dan SMPN 1 Dampit. Dalam kujungan pertamanya, Rendra Kresna bersama para guru SMAN 1 Dampit menuju kebun sekolah yang di riuk satu pokok kayu percontohan berupa “Pohon Tin” yang dikenal bagaikan pohon nan sepantasnya jenis pokok kayu susah di Indonesia.

Sebelum peluru serta bertatap roman dengan para siswa dan wali peserta Pria yang akrab dipanggil Bung Rendra itu juga mendekati perpustakaan sekolah tersebut sebagai perpustakaan yang menang kualifikasi perpustakaan terbaik tingkat Jawa Timur. Usai meninjau Kebun tersebut ternyata orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Malang ini tercantol malah menginginkan sepatutnya di taman pendopo Kabupaten Malang di tanami Tanaman Tin alias terkenal dengan Biji pelir Surga tersebut. Tin ataupun Ara (Ficus carica) yaitu sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang boleh dimakan yang mulai sejak berpangkal Asia Barat. Buahnya bernama sama. Nama “Tin” diambil dari bahasa Arab, juga dikenal dengan jenama “Ara” (buah ara / pohon kiara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig (common fig; “tanaman kiara umum”), sepantasnya masih termasuk kerabat tumbuhan beringin pecah berbunga genus yang separas, ialah Ficus.

Sambang Sekolah selain di jadikan Bung Rendra sebagai media menerimakan sentuhan puas para pendidik juga menjadi ajang memotivasi para pelajar untuk giat belajar dan berjiwa nasionalis. ”Perumpamaan generasi akil balig calon pemimpin diharapkan kalian bisa bangga dengan Indonesia dan kebudayaannya”, ungkapnya di hadirat ratusan pelajar yang didampingi wali pesuluh tiap-tiap.

Di lokasi farik sreg kunjungan berikutnya Bupati Malang ki berjebah di SMPN 01 Dampit, mencadangkan “Moga kemudian hari akan unjuk presiden dari siswa dan siswi di Kabupaten Malang khususnya SMPN ini, cita cita harus selaras langit”, Sontak diamini para pelawaan dan guru bos sekolah nan hadir saat itu. Bagi Bung Rendra tugas memunculkan Mantra pengetahuan tak hanya tugas para Hawa, cuma tugas untuk orang sepuh lakukan mengawasi dan melakukan monitoring moralitas anak.

Mengakhiri kunjungannya Bupati Malang H. Rendra Kresna menyerahkan petikan kata mutiara berpokok KH. Hasyim As`ari yang kembali pahlawan kewarganegaraan Kakek semenjak Presiden RI ke 4 Abdurahman wahid, ”Manusia berilmu akan lebih sani jika di barengi dengan Moralitas yang berakhlaqul Karimah”, pungkasnya.

Source: https://www.lawangpost.com/read/sambangi-sekolah-rendra-kresna-terkesan-dengan-buah-tin/2868/