Tanaman Buah Durian Dalam Pot

Kini aplikasi dan HargaDURIAN MONTONG lampau tinggi sehingga memberikan keuntungan nan panas bikin mana tahu saja yang membudidayakan. Sehingga bercocok tanamDURIAN MONTONG sebuah PROSPEK USAHA nan PERLU Kamu COBA…!

 SARAT PERTUMBUHAN


Tanaman durian dapat tumbuh di lembang minus atau tahapan, Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian50-600M diatas permukaan air laut. Tanaman ini menyukai daerah yang beriklim basah alias tempat-tempat yang banyak ambruk hujan angin. Jenis petak yang baik untuk pertumbuhannya yaitu lahan yang lembek, subur, berdebardebar, tak bercadas, dan kedalaman air tanahnya tidak bertambah dari 1 m dan PH persil 6-7.

Pengemasan Tanah Pertanaman

Lahan dibersihkan bersumber sisa-kotoran tanaman dan gulma dengan cara mekanis alias kimiawai, rambah juga pohon keras yang mengganggu masuknya sinar matahari. Pembukaan tanah semoga dilakukan pada musim kemarau, sehingga lega semula masa hujan angin sudah bisa dilakukan penanaman.

Di lahan seluas satu hektare (ha), para penanam dapat memakamkan hingga 100 pohon dengan jarak tanam 10x10m. Setelah hingga ke usiaTIGA-EMPAT th, durian ini bisa mulai dipanen. Suatu pokok kayu bisa menghasilkan 100 kilogram (kg) buah, dengan berat lazimnya satu buahnya menyentuh 3-5 kg. Harga Buah Durian Montong di Pasaran dapat mengaras25.000-30.000 per/kg.

LUBANG TANAMBakal lubang berbentuk bujur sangkar ukuran 50 ataupun 100cm. disesuaikan dengan Segara kecilnya ukuran Konsentrat.  Tanah galian di rancam dengan jamur kandang matang 20kg, 2-3genggam tangan dolomit, 2sendok insektisida,  kemudian petak pemerolehan lagi. Biarkan sepanjang 1 minggu sebelum sari di tanam.

JARAK TANAMJarak tanam Abstrak  10 x 10 Meter, minimal 8x8m.

 PENANAMANPenghutanan ideal adalah puas awal hari hujan. Keduk lubang sesuai dengan ukuran polibeg. belas kasihan polibeg menggunakan cutter ataupun silet usahakan petak nan di polibeg jangan sebatas izin. Akuisisi bibit kurang makin sedalam 20 cm, dahulu timbun dengan kapling setinggi leher akar kemudian Siram air secukupnya.

PEMELIHARAANBiaya perawatan/Perlindungan  huma durian ini berkisar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 setiap tanaman tiap-tiap tahun.

1. Tali airPengairan dilakukan sejak semula pertumbuhan sampai tanam berproduksi. Pada waktu berbunga, pendirusan   dikurangi  dan penyiraman paling baik pada pagi hari.

2. PemangkasanPemangkasan dilakukan terhadap semi-tunas air, silang atau rantingnya nan sudah mati dan terserang hama   kebobrokan, serta ranting-ranting yang lain dihinggapi binar matahari. Pemangkasan juga bertujuan untuk membentuk tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m pucuk tanaman dipangkas.

3. PerabukanPemupukan dilakukan dengan menggunakan rabuk organik. Dosis dan variasi serabut tergantung plong jenis dan kesuburan tanah alias sesuai rekomendasi setempat pemupukan sejak awal pertumbuhan setakat musim ke – 3 dengan baja NPK yang qada dan qadar N tinggi.  pemupukan pupuk kandang dilakukan 3 kali kerumahtanggaan setahun puas akhir musim hujan angin ataupun sediakala musim kering. Sedangkan pupuk makro sesuai dengan spirit pohon. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan pesek pendeknya kop tanaman.

Dosis pupuk kandang yang dianjurkan terampai umur tanaman, misalnya 50 kg / tumbuhan ( umur 1 tahun ), 70 kg / tanaman ( usia 2 tahun ), setiap hari dosis di tingkatkan hingga mencapai 300 kg / pohon pada umur 10 tahun. Sedangkan pupuk anorganik dianjurkan menggunakan NPK.

 4. Seksi Pertumbuhan BungaPertumbuhan rente pada pohon durian dapat dirangsang selain dengan penggunaan bajaNPK, lagi dapat dilakukan dengan memberikan hormon tertentu begitu juga nan dilakukan di Malaysia dan Thailand. Zat yang bisa di berikan antara lain yaitu : Paclobutrasol, zat ini sebenarnya menghambat pertumbuhan patera dan seksi pertumbuhan bunga. Karena itu bila di berikan secara tepat juga bisa meningkatkan produksi durian.

5. Pengendalian Wereng Problem

a. Perforator LayonKerusakan : mengamati dengan mandu membuat liang pada layon, dahan, atau ranting tumbuhan durian. Serangannya di tandai dengan kotoran dan cairan bercelup merah terbit mantan kayu yang di makan oleh penggerek tersebut, akibatnya pokok kayu menjadi layu, daun – daun menjadi kering dan rontok jadinya tanaman bisa mengalami kematian.

Pengendalian :

a. Menjaga sanitasi huma
b. Menyelimuti bekal korok penggerek dengan kapas nan sudah lalu di beri insektisida sismetik.
c. Menyelang dan memusnahkan penggalan tanaman nan terserang.
d. Meninjeksi tanaman dengan insektisida sismetik melalui akar ataupun dahan.

2. Penggerak Biji zakar ( Tirathaba ruptilinea, hypoperigea leprosticta, dan Dacus dorsalis )Kerusakan : menyebabkan buah menjadi tembelang dan kerulat dan akhirnya rontok, buah nan terserang umumnya tidak dapat di makan. Tirathaba ruptilineaemerusak dengan melubangi jangat durian sampai daging dan bijinya. Hypoperigea Leprosticta melubangi buah durian buat mencari makan sehingga buah busuk dan copot, dan Dacus dorsalis menyerang buah durian dengan cara menyuntikan telurnya ke dalam selerang biji kemaluan sehingga menyebabkan kebusukan dan kerontokan.

Pengendalian :
a. Menyemprotkan Insektisida sisitemik sejak biji kemaluan berusia satu minggu dengan dosis dan interval sesuai petunjuk di    kemasan.
b. Menunggangi jerat yang berbahan aktif methyl eugenol seperti mana M – antraktan.

6. PemanenanMusim panen berbeda terjemur jenis variasi.jenis monthong sekitar 125 – 135 periode setelah mekar. Biji kemaluan durian mengalami tingkat kematangan sempurna setelah empat bulan setelah mekar. Hari petik berpatokan tanda – tanda raga, missal ujung pecah coklat tua lontok, garis – garis di antara duri lebih jelas, gagang cangkul buah sabar dan mudah dibengkokan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi berangasan dan berkumandang seandainya biji kemaluan dipukul.

Cara penen dengan menusuk atau menyela buah dipohon dengan pisau atau galah berpisau. Putaran yang dipotong merupakan nanyan biji kemaluan dekat asal batang dan usahakan biji kemaluan durian tidak sampai tercatak karena mengurangi kualitas biji kemaluan.

Source: https://budidayatanaman28.blogspot.com/2015/01/budidaya-durian.html