Tanaman Buah Di Atap Rumah

Oleh : Safa’atun, SP,MM
(Pengajar SMKN 1 Cikalongkulon)

Daerah tingkat senantiasa identik dengan pemukiman padat. Tanah adv minim sekejap-sekejap menjadi kebobrokan yang dihadapi. Apalagi bagi menyalurkan hobi seperti bertanam. Kapling pertanian yang semakin sempit, khususnya di perkotaan, bukan membendung kreatifitas cak bagi berkebun. Bercocok tanam kini tidak sekali lagi dibatasi lahan, dengan ide dan kreatifitas, berkebun dapat dilakukan di petak sempit. Menyadari bahwa berkebun lain harus memiliki tanah yang luas, kita boleh mengepas memanfaatkan atap rumah kerjakan mengempoh hobi bercocok tanam.

Metode Urban Farming, atau berpadan tanam dengan memanfaatkan lahan sempit di sekitar hunian bisa menjadi pilihan bakal kita untuk memuaskan hasrat bertanam.. Saat ini sudah berangkat banyak hamba allah nan menekuni hobi bertanam sayur dan biji kemaluan dengan memanfaatkan lahan terbatas di tarup flat. Kondisi hawar lagi takhlik orang punya kian banyak waktu kerjakan mengurus aneka tanaman buah dan sayur di atap flat. Persiapan mudah untuk memulai bertanam di atas tarup adalah memastikan bahwa tarup rumah berupa dak. Prinsip keteter nan bisa dilakukan dengan menggunakan pot-botol untuk mengetanahkan. Jambang yang digunakan bisa polibag maupun kemasan plastik bekas, sehingga kita juga dapat memanfaatkan limbah palstik. Pot-jambangan dapat ditata sedemikian rupa sehinga dapat mengoptimalkan petak dengan cara bertanam
vertikultur, yaitu mandu mengetanahkan dengan sistem bertingkat ke atas. Berkebun secara vertikultur dapat menggunakan instalasi vertikal yang memungkinkan tanaman ditanam dari atas ke asal. Instalasi bisa dibuat sendiri atau memanfaatkan dinding dengan menggunakan
wall planter
yaitu kocek-kantong sebagai wadah kendaraan tanam yang ditempel ke tembok.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan detik akan start bertanam diatas atap pertama, pilih pohon yang disukai. Kita bisa memulai dengan menanam pohon nan kita sukai baik itu tanaman solek, buah alias sayuran. Kita boleh menanam tanaman yang dibutuhkan oleh batih seperti cabai atau tomat, atau tumbuhan yang mudah ditanam dan dirawat seperti kangkung atau kaktus. Kedua siapkan benih pokok kayu nan dapat dibeli di penjual tanaman alias secara
online.
Pilih lokasi nan tepat kerjakan memaksimalkan pohon riuk satunya cahaya surya yang cukup. Sayuran rata-rata membutuhkan cahaya matahari sekitar enam jam saban masa. Sinar syamsu yang kian bagus adalah di pagi hari, kaprikornus pastikan tanaman mendapatkan panah matahari pagi dengan mengatur tempat pot tanaman. Ketiga, memilah-milah media tanam yang akan dipakai. Media tanam merupakan palagan tumbuhnya tanaman. Media tanam nan publik digunakan merupakan persil. Sahaja, kita pula dapat mengunakan media tanam air yang disebut hidroponik. Gunakan kapling yang benutrisi tinggi yakni dapat mencampurnya dengan soren atau pupuk kandang. Pemilihan ki alat organik juga dipetuakan agar tanaman menghasilkan produk yang sehat. Bontot tentunya penjagaan tanaman, dengan pendirusan rutin, memberi pupuk dan pengendalian wereng komplikasi.

Sebagian khalayak merasa berkebun bisa jadi sebuah proses panjang, karena saat menanam bukan sekalian umur maupun langsung berbuah. Memang diperlukan kesabaran intern merawat dan mempelajari adat masing-masing tanaman. Sebagian orang sekali lagi berpendapat disinilah seninya berkebun. Keistimewaan berkebun khususnya di atas atap secara tak pulang ingatan kita akan terpapar terang matahari khususnya matahari pagi nan baik buat tubuh. Orang yang menghabiskan waktu dengan tani, terbukti n kepunyaan tingkat depresi dan kebingungan rendah. Kegiatan gebyur tanaman di kebun juga memicu pengambil inisiatif melepas hormon
serotonin
nan boleh meningkatkan suasana hati (mood booster) dan mengusir rasa jenuh.

Jika kita memilih bersawah sayuran begitu juga bongkok, bayam, tomat dan cabe, detik bersawah di atas tarup, tentunya bisa sebagai alternatif menyenggangkan kebutuhan keran sendiri, kalau biasanya kita belanja sayuran di pasar ataupun
super market, maka dengan pemanfaatan atap rumah atau
roof top
kita terlampau memetiknya di atas rumah sendiri. Penulis sendiri kian gemar menambahkan pohon bumbu dapur sebagaimana daun salam, serai, patera jeruk dan pandan pada kebun boncel di atas atap rumah.

Mari…Pada saat pun hijaukan lingkungan kita dengan mengebumikan pohon yang kita suka dan memberi kemustajaban.

“Berkebun mengajarkan tentang menyelamatkan intensi yang besar pada sperma yang kecil”

Source: https://medialiterasinasional.com/berkebun-di-atap-rumah/