Sifat Wajib Bagi Rasul Allah

Sreg hakikatnya, Tuhan SWT telah mensyariatkan Rasulnya buat menyampaikan wahi. Para RNabi dan Utusan tuhan Allah ini kemudian memiliki rasam-sifat menginjak nan disebut sebagai sifat wajib.

Sifat wajib sendiri adalah sifat mulai yang Allah SWT karuniai kepada para Rasul dan Utusan tuhan agar dapat menjadi tauladan bagi seluruh umat basyar.

Terdapat catur sifat wajib nan mencerminkan bahwa Nabi dan Rasul adalah manusia pilihan Allah SWR nan maksum. Artinya terasuh untuk senantiasa melakukan hal baik dan terhindari dari kejadian tidak baik.

Dari keempat rasam terbiasa Rasul, Mama boleh mengajarkannya lega anak cak bagi diyakini dan dicontoh n domestik sukma harian mereka. Berikut catur sifat wajib Rasul yang bisa Mama ajarkan puas anak asuh. Disimak mari ringkasan
Popmama.com
berikut ini, Ma!

1. As-Siddiq

1. As-Siddiq

Youtube/Anak Mukminat

Sifat permulaan yang perlu dimiliki Rasul ialah As-Siddiq yang berarti selalu etis atau bonafide. Sifat ini berfaedah seorang Utusan tuhan sudah lalu pasti jujur dan tak pernah berbohong kepada Tuhan SWT dan sekali lagi kepada insan bukan.

Hal ini seperti yang disebutkan Nabi Ibrahim A.S kepada ayahnya bahwa menyembah pujaan termasuk kelakuan nan keseleo. Hal tersebut dijelaskan internal Q.S. Maryam 19 : 41 yang berbunyi:

وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِبْرَاهِيمَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّا

Artinya :

Dan ceritakanlah (Muhammad) kisahan Ibrahim di internal kitab (al-Qur’an), sesungguhnya dia adalah seorang nan sangat membenarkan seorang nabi. (QS. Maryam: 41)

Editors’ Picks

2. Al-Amanah

2. Al-Amanah

Youtube.com/Cerita Islami

Sifat kedua yaitu Al-Amanah yang berharga boleh dipercaya. Sifat ini mempunyai arti bahwa Rasul sudah pasti dapat dipercaya, keadaan ini sebagai halnya yang dijelaskan dalam Q.S Asy-Syu’kiara ayat 106-107 yang berbunyi:

إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ . إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ

Artinya :

Ketika uri mereka (Nuh) berkata kepada mereka, “Cak kenapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku ini koteng nabi ajudan (yang diutus) kepadamu. (QS. asy-Syu’ara: 106- 107)

Dijelaskan bahwa kabilah Nabi Nuh A.S mendustakan segala apa yang telah dibawa oleh Nabi Nuh. Kemudian Yang mahakuasa SWT menegaskan bahwa Nabi Nuh termasuk orang yang amanah atau dapat dipercaya.

3. At-Tabligh

3. At-Tabligh

Youtube.com/Narasi Islami

Seterusnya At-Tabligh nan berarti menampilkan wahyu. Sebagai utusan Allah SWT, sudah pasti setiap Rasul akan menyampaikan wahyu dan tak cak semau satupun ilham yang disembunyikan.

Sebagai halnya halnya Utusan tuhan Muhammad S.A.W yang menyampaikan semua ayat-ayat Al-Quran kepada umatnya dan tidak ada satupun yang disembunyikan. Begitu juga diriwayatkan dalam hadits bahwasanya sayyidina Ali bercakap :

Demi Zat nan membelah nilai dan melepas napas, tiada nan disembunyikan kecuali pemahaman seseorang terhadap al-Qur’an.

Serta tersurat dalam surah Q.S. Al-Maidah ayat 67 yang berbunyi:

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ ۖ وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ ۚ وَاللَّهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

Artinya:

Duhai rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak anda kerjakan (apa yang diperintahkan itu) berjasa engkau enggak menyampaikan keterangan-Nya. dan Tuhan memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah lain memberi wahyu kepada basyar-bani adam dahriah. (QS. al-Maidah: 67)

4. Al-Fatanah

4. Al-Fatanah

Youtube.com/Kisah Islami

Keladak yaitu Al-Fatanah, aturan ini berguna Rasul memiliki kecendekiaan yang hierarki moga mampu memerangi kaum yang masih belum berada dijalan Yang mahakuasa SWT dan mengajak mereka untuk berada dijalan yang di ridhoi Tuhan SWT.

Internal menyampaikan wahyu Tuhan SWT kepada umat manusia, dibutuhkan kemampuan, diplomasi, dan strategi khusus mudahmudahan wahyu yang tersimpan di dalam hukum-hukum Allah boleh disampaikan dan diterima dengan baik oleh umat manusia.

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi:“Dan itulah hujah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya.” (QS. al-An’am, 83).

Itulah keempat sifat wajib Utusan tuhan dan Nabi yang bisa Mama ajarkan pada anak buat diyakini dan dicontoh agar kelak anak dapat merasakan kebaikan di kehidupannya. Sebab tak ada yang lebih berharga dari hidup yang selalu asian ridho Sang pencipta SWT, bukan?

Semoga informasinya bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

  • Mengajarkan Perbedaan Nabi dan Rasul pada Momongan
  • 5 Rasul Ulul Azmi Beserta Mukjizatnya nan Perlu Anak asuh Ketahui
  • 25 Logo Nabi dan Rasul yang Harus Dihafal Momongan dalam Agama Selam

Source: https://www.popmama.com/big-kid/6-9-years-old/ninda/sifat-wajib-rasul

Posted by: gamadelic.com