Siapa Saja Yang Wajib Membayar Zakat Fitrah

Suara.com –
Rembulan ramadan hanya tinggal hitungan hari pula akan berakhir. Salah satu ibadah di rembulan ramadan nan tak boleh tersisa adalah mengupah zakat fitrah.

Dikutip dari
Zakat.or.id,
Sabtu (16/5/2020), zakat fitrah berujud bakal menerangkan harta yang dimiliki. Selain itu, zakat fitrah juga merupakan pelengkap ibadah puasa di rembulan ramadan nan terbiasa hukumnya.

Peristiwa ini tertuang privat hadis riwayat Bukhari nomor 25 dan Muslim nomor 22 sebagai berikut.

Berpokok Ibni Umar radhiallahuanhuma sepatutnya ada Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam merenjeng lidah: Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Sang pencipta dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan salat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan milik Selam dan perhitungan mereka cak semau lega Allah Subhanau wata’ala.”

Baca Juga:
Jelang Musim Raya, Jumlah Kendaraan di Pos Pantau Pemudik Bantul Meningkat

Zakat fitrah harus dikeluarkan makanya seluruh umat Mukmin, baik lelaki atau perempuan hingga anak-anak ataupun dewasa. Apalagi, janin di dalam perut seorang ibu yang telah bernyawa sekali lagi diwajibkan atas zakat fitrah.

Sebelum membayarkan zakat, ada syarat-syarat wajib zakat fitrah yang harus dipenuhi, antara tidak:

  1. Beragama Islam dan merdeka
  2. Menemui dua waktu diantara rembulan Bulan berkat dan Syawal meskipun sahaja sesaat
  3. Mempunyai harta yang makin bermula lega kebutuhannya sehari-hari untuk dirinya dan khalayak-anak adam di pangkal anak bini pada musim raya dan malamnya.

Selain itu, ada pula syarat tidak wajib zakat fitrah, antara lain:

  1. Manusia yang meninggal sebelum terbenam matahari pada penutup Bulan berkat
  2. Anak nan terlahir selepas terbenam matahari pada pengunci Ramadan
  3. Orang yang plonco memeluk agama Selam sesudah matahari terbenam pada akhir Bulan ampunan
  4. Tanggungan istri yang baru saja dinikahi selepas rawi terbenam pada intiha Bulan puasa

Siapapun umat Muslim yang memenuhi syarat-syarat terbiasa zakat fitrah tersebut maka diwajibkan bagi membayarkan zakat. Buat anak asuh-anak bisa diwakilkan oleh orang tua dalam pembayarannya.

Bakal tata mandu menggaji zakat fitrah, zakat fitrah yang dibayarkan bisa dalam rangka beras atau makanan pokok seberat 2,5 kilogram maupun 3,5 liter per kehidupan. Kualitas beras atau alat pencernaan pokok harus disesuaikan dengan tembolok pokok yang dikonsumsi sehari-hari.

Baca Kembali:
Harga Ayam Meroket Jelang Lebaran, Tembus Rp 40 Ribu per Kilo

Tak hanya membayarkan dengan beras maupun makanan kancing, umat Mukminat kembali diperbolehkan membayar zakat fitrah dalam kerangka uang tunai seharga 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras.

Source: https://www.suara.com/news/2020/05/16/130812/ini-orang-orang-yang-wajib-membayar-zakat-fitrah-doa-dan-tata-caranya