Shalat Tarawih Minimal Berapa Rakaat

KOMPAS.com
– Keberadaan shalat tarawih menjadi keseleo suatu ciri khas bulan murni Ramadhan. Kendati demikian, Kementerian Agama mengimbau umat Islam melaksanakan barang apa kegiatan ibadah Ramadhan di kondominium, termuat pelaksanaan shalat tarawih sepanjang pandemi virus corona ( Covid-19).

Lantas, mana yang bertambah afdol pelaksanaan shalat tarawih di surau maupun di apartemen? Berapa rakaat yang harus diselesaikan?

Dosen Aqidah dan Filsafat Islam bertepatan Konsul Rektor Meres Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Surakarta, Dr Syamsul Bakri mengatakan bahwa shalat tarawih dapat dilakukan di langgar maupun di rumah.

“Tarawih dapat di masjid, boleh di apartemen. Boleh jemaah, dapat seorang. Di saat endemi virus corona begitu juga ini, sebaiknya tarawih di rumah,” kata Syamsul detik dihubungiKompas.com, Kamis (23/4/2020).

Adapun dasar hukum shalat tarawih terletak privat satu sabda dari Abuk Hurairah.

“Rasulullah saw menggemarkan agar menghidupkan bulan Ramadhan enggak dengan perintah wajib lalu Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang menghidupkan bulan Ramadhan atas dasar iman yang teguh karena Allah, niscaya Sang pencipta akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau.”
(H.R.Muslim).

Baca juga: Mengenal Hisab dan Rukyah, Dua Metode Penentuan Awal Ramadhan…

Kuantitas rakaat

Ilustrasi shalat, shalat tarawih
Shutterstock
Ilustrasi shalat, shalat tarawih

Syamsul mengatakan, internal pelaksanaan shalat tarawih, masyarakat dapat melakukannya dengan 11 maupun pula 23 rakaat.

“Semuanya tak problem, sama-sama baiknya,” ujar Syamsul.

Adapun dalam pelaksanaan shalat tarawih 11 rakaat tersebut, didasarkan pada beberapa sabda rasul.

Purwa, perkataan nabi yang diriwayatkan dari Anak laki-laki Abbas:

“Aku agak gelap di samping Rasulullah; kemudian Rasulullah menurunkan tangan kanannya di kepalaku dan dipegangnya telinga kananku dan ditelitinya, dahulu Rasulullah shalat dua rekaat kemudian dua rekaat lagi, lalu dua rakaat lagi, dan kemudian dua rekaat, lebih jauh Rasulullah shalat witir, kemudian Rasulullah tiduran menyamping sampai modin menyerukan adzan. Maka bangunlah Rasulullah dan shalat dua rekaat singkat-pendek, kemudian pergi melaksanakan shalat pagi buta,” (HR. Muslim)

Kedua, hadis yang diriwayatkan dari Bubuk Salamah:

“Diriwayatkan dari Tepung Salamah Ibn ‘Abdul Rahman bahwa Debu Salamah bertanya kepada Aisyah r.a bagaimana mandu shalat Rasulullah SAW di bulan Ramadhan. Aisyah menjawab “Baik di bulan Ramadhan maupun di luar rembulan Ramadhan, Rasulullah saw comar mengerjakan shalat (malam) tidak kian dari sebelas rakaat. Rasulullah melaksanakan shalat empat rakaat; dan jangan ditanyakan tentang baik dan panjangnya shalat yang beliau lakukan. Kemudian shalat lagi empat rekaat, dan jangan ditanyakan tentang baik dan panjangnya shalat nan ia cak bagi. Suntuk beliau shalat (witir) tiga rakaat,” (HR Bukhari).


Baca juga: Seluk-beluk Ramadhan, dari Imbauan Kemenag, Sidang Isbat hingga Jadwal Imsakiyah

Landasan hukum shalat tarawih 23 rakaat

Para pekerja PT Freeport Indonesia menunaikan shalat isya dan tarawih selama bulan Ramadhan 2022 di Masjid Baabul Munawwar yang terletak 1.700 meter dari permukaan bumi.
Dok. Humas Inalum
Para pelaku PT Freeport Indonesia menunaikan shalat isya dan tarawih selama bulan Ramadhan 2022 di Surau Baabul Munawwar nan terdapat 1.700 meter berusul latar bumi.

Menurut Syamsul, dalam pelaksanaan shalat tarawih dengan menggunakan 23 rakaat, juga terwalak asal-dasar yang menjadi landasannya.

Permulaan, sebuah hadis nan diriwayatkan berpunca Anak laki-laki Abbas. Ia meriwayatkan bahwa Rasulullah shalat tarawih di bulan Ramadhan terkoteng-koteng sebanyak 20 rakaat. (HR Baihaqi dan Thabrani).

Kedua, titah nan diriwayat maka itu Ibnu Hajar,
“Rasulullah shalat bersama kaum muslimin sebanyak 20 rakaat di satu malam Ramadhan.”

Ketiga, kerumahtanggaan sejarah Selam, Khalifah Umar bin Khattab menyelenggarakan shalat tarawih dan witir 23 rakaat. Hal ini dapat dilihat di dalam kitab al-Muwaththa’ Yazid bin Huzaifah yang berkata:

“Kaum muslimin pada tahun Umar bin Khattab melakukan shalat tarawih (dan witir) di bulan Ramadan sebanyak 23 rakaat.”

Situasi ini dilanjutkan pada masa khalifah Usman polong Affan dan Ali polong Abi Thalib dan menyerak ke plural penjuru dunia.

Baca juga: Mematamatai Kebijakan Arab Saudi, Iran, dan Mesir soal Pelaksanaan Ibadah Ramadhan Sejauh Pandemi Corona

Tak komplikasi

Umat Islam saat melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah pertama di Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018).
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Umat Selam momen melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah pertama di Masjid Raja Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Peparu (16/5/2018).

Dengan demikian jelas, bahwa umat Islam yang melaksanakan shalat tarawih dan witir 11 rekaat alias yang 23 rakaat, sama-sama memiliki dok, dan lain karena nafsu.

Menurut Syamsul, perbedaan pendapat adalah anugerah, dan perlu saling menghargai.

“Seperti pertanyaan dua rekaat salam ataupun empat rakaat salam, sama-sama punya landasan,” kata Syamsul.

Kerumahtanggaan shahih Bukhari (perbuatan nabi nabi muhammad nomor 990) dan shahih Muslim (nomor 749), ada sebuah titah, Rasul bersabda:

“Shalat al-lail matsna, matsna”, artinya
“shalat lilin lebah itu dua rakaat, dua rakaat.”

Syamsul mengungkapkan, perbedaan ini merupakan wajar, dan disinilah pentingnya ketegaran dan menghargai perbedaan pendapat.

Oleh karena itu imbuhnya, jangan sebatas kesucian Ramadhan terkotori makanya adu argumen dan tukar menyerang dengan dalil hanya karena perbedaan dalam pelaksanaan tarawih.

“Setiap muslim berwajib mengatakan bahwa pemahamannya moralistis, belaka sonder harus menyalahkan muslim nan farik pandangan,” pungkas kamu.

Baca pula: Berikut Imbauan Kemenag soal Pelaksanaan Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi Corona

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari bermula Kompas.com. Mari berintegrasi di Grup Kabel “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Dawai malar-malar dulu di ponsel.

Source: https://www.kompas.com/tren/read/2020/04/23/182200465/shalat-tarawih-di-rumah-pilih-11-atau-23-rakaat-simak-penjelasan-lengkapnya?page=all

Posted by: gamadelic.com