Seorang Petani Berharap Mendapatkan Tanaman Semangka Yang Mempunyai Buah

Palinrungi, lelaki pangkal Sidrap, Sulawesi Selatan, kini menjadi penanam sukses selepas menyibakkan persil perkebunan bikin komoditas buah semangka dan melon di Nunukan, Kalimantan Timur.


Penulis: Yoyok, Penyunting: Reza P

– Rabu, 8 September 2022 | 16:20 WIB

Sariagri –Palinrungi, seorang pria asal Sidrap, Sulawesi Kidul, sekarang menjadi pembajak sukses setelah  menelanjangi lahan pertanian buat komoditas buah mendikai dan melon di negeri perbatasan negara, tepatnya di Nunukan, Kalimantan Timur (kaltim).

Pria berusia 51 tahun ini awalnya berprofesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Beliau kemudian memutuskan berhenti di perian 2005 bagi memilih mengadu nasib di Nunukan, yang lokasinya tak bersisa jauh dengan provinsi jiran.

Palinrungi menceritakan mengapa bisa memilih komoditas mendikai kerjakan ditanam, berawal dari melihat di daerah tersebut masih kerap didatangkan dari luar distrik. Kondisi ini karuan saja menjadi peluang untuk mengembangkannya.

“Ternyata aku perhatikan di pasaran, semangka itu waktu mula-mula kali berkebun , masih didatangkan dari negara tetangga. Jadi, saya berkesimpulan ini nan minimal pas untuk dikembangkan,” ujarnya dalam webinar Intani, Rabu (8/9).

Palinrungi mengungkapkan bahwa dia berladang di lahan pertanian nan suntuk berisiko karena n kepunyaan kondisi tanah yang sangat masam. Buat itu, ia menggunakan pupuk dolomit (kapur) bagi mengatasinya.

“Lahan Nunukan ini sebenarnya senderut, jadi harus ada pengapuran. Tanah di sini kalau lain salah pH nya 4-5, makanya kita pakai kapur minimum bukan mengarah biji 6 alias 7,” ungkapnya.

Awalnya, Palinrungi bertegal semangka di kapling seluas satu hektare. Hanya, ternyata jadinya belum boleh memenuhi kebutuhan pasar di Nunukan.

Saat itu, dia kemudian mulai mengajak teman-temannya buat bertani keramboja. Tujuannya, selain memenuhi pasar, pun untuk  menghentikan masuknya semangka pecah asing dan mengatur harga di picisan.

Baca Juga:
Cerita Sukses Petani Semangka di Wilayah Perbatasan
Cerita Sukses Agus Wibowo, Petani Milenial yang Bertelur Produksi Ubi belanda Secara Mandiri

“Ternyata satu hektare itu belum cukup menetapi kebutuhan Nunukan. Di saat dulu kami bertani masih kurang petani semangka. Terpaksa kami harus menambah huma, mengajak perseroan-kawan untuk menanam semangka kemujaraban menyempurnakan daerah kami. Kalau sudah begitu semangka dari luar tidak berani turut di wilayah kami, otomatis harga bisa kami ubah,” tandasnya.

Saat ini, Palinrungi menjadi salah satu petani sukses di Nunukan. Situasi ini dibuktikan denga memiliki tiga toko buah, bilang rumah, dan wahana. Lebih dari, produksi buah semangkanya masa ini telah dirasakan mengaras Tarakan dan Sebatik.

Video Tercalit

Source: https://hortikultura.sariagri.id/78352/cerita-sukses-petani-semangka-di-wilayah-perbatasan