Sebutkan Nama Nama Pahlawan Nasional

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia netral

Daftar Pahlawan Kebangsaan Indonesia (per 2022)

Pahlawan Nasional
adalah gelar penghargaan tingkat tertinggi di Indonesia.[1]
Gelar anumerta ini diberikan oleh Rezim Indonesia atas tindakan yang dianggap heroik – didefinisikan sebagai “polah positif yang dapat dikenang dan diteladani selama masa buat warga awam lainnya maupun “berfaedah lalu asing legal bagi kepentingan bangsa dan negara”.[2]
Kementerian Sosial Indonesia mengasihkan sapta kriteria yang harus dimiliki oleh seorang insan, merupakan:[2]

  • Warga Negara Indonesia[a]
    yang mutakadim meninggal dunia dan semasa hidupnya:

    • Telah memimpin dan melakukan balasan bersenjata alias perjuangan politik/pertarungan dalam rataan lain mencecah/merebut/mempertahankan/mengisi otonomi serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.[3]
    • Sudah melahirkan gagasan ataupun pemikiran besar yang bisa menunjang pembangunan bangsa dan negara.
    • Telah menghasilkan mahakarya nan mendatangkan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia.
  • Pengabdian dan Perjuangan yang dilakukannya berlantas hampir selama hidupnya (tidak sesaat) dan melebihi tugas yang diembannya.
  • Penampikan yang dilakukan memiliki jangkauan luas dan berdampak kewarganegaraan.
  • Memiliki kepadatan hayat dan spirit kebangsaan/nasionalisme nan jenjang.
  • Memiliki tata susila dan moral yang tinggi.
  • Lain menyerah pada imbangan/musuh privat perjuangannya.
  • Dalam riwayat hidupnya tidak perikatan melakukan perbuatan tercela nan dapat merusak skor perjuangannya.

Pemilahan dijalankan kerumahtanggaan empat langkah dan harus mendapatkan persetujuan sreg setiap jenjang. Sebuah prasaran dibuat maka dari itu awam di kota ataupun kabupaten kepada wali ii kabupaten alias tumenggung, nan kemudian harus takhlik aplikasi kepada gubernur di provinsi tersebut. Gubernur kemudian membuat rekomendasi kepada Kementerian Sosial, yang kemudian diteruskan kepada Kepala negara, nan diwakili oleh Dewan Gelar;[2]
dewan tersebut terdiri berusul dua akademisi, dua orang dari latar belakang militer, dan tiga cucu adam nan sebelumnya telah menyepakati sebuah penghargaan atau gelar.[1]
Lega awalan ragil, pemilihan dilakukan maka dari itu Presiden, nan diwakili makanya Dewan, yang mengaruniai gelar tersebut pada sebuah seremoni di ibu kota Indonesia Jakarta.[2]
Sejak 2000, formalitas diselenggarakan saban hari Pahlawan puas tanggal 10 November.[4]

Tulangtulangan undang-undang buat gelar tersebut awalnya menggunakan nama Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang dibuat pada saat dikeluarkannya Dekret Kepala negara No. 241 Tahun 1958. Gelar pertama dianugerahi plong 30 Agustus 1959 kepada politisi nan menjadi penulis bernama Abdul Muis, yang wafat puas wulan sebelumnya.[5]
[6]
[7]
Gelar ini digunakan saat pemerintahan Sukarno. Saat Suharto berwajib pada medio 1960-an, gelar tersebut melongok merek menjadi Pahlawan Nasional. Gelar istimewa pada tingkat Pahlawan Nasional lagi dianugerahkan. Pahlawan Revolusi diberikan lega musim 1965 kepada dasa korban keadaan Aksi 30 September, darurat Sukarno dan tamatan wakil presiden Mohammad Hatta diberikan gelar Pahlawan Proklamator pada 1988 karena peran mereka intern membacakan Informasi Kemerdekaan Indonesia.[4]
[5]
[7]

185 adam dan 15 wanita telah diangkat sebagai Pahlawan Nasional, yang paling terbaru yakni Soeharto Sastrosoeyoso, Paku Liwa VIII, Rubini Natawisastra, Salahuddin polong Talabuddin dan Ahmad Sanusi, puas tahun 2022.[8]
Pahlawan-pahlawan tersebut bersumber dari seluruh area di kepulauan Indonesia, dari Aceh di episode barat sampai Papua di bagian timur; Untuk kali pertama Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah memiliki Pahlawan Kebangsaan sreg musim 2022, sementara Kalimantan Utara, Papua Barat Rahasia, Papua Gunung-gemunung, Papua Tengah, dan Papua Daksina sebabat sekali belum memiliki Pahlawan Nasional. Mereka bersumber dari beraneka ragam kedaerahan, menghampari pribumi-Indonesia, peranakan Arab, Tionghoa, India, dan orang Eurasia. Mereka menghampari perdana menteri, gerilyawan, menteri-menteri pemerintahan, prajurit, bangsawan, jurnalis, tokoh keagamaan, pendidik dan sendiri uskup.

Daftar berikut ini disajikan internal elus huruf; karena perbedaan konvensi budaya penamaan, lain semua entri diurutkan menurut keunggulan pantat. Daftar ini makin melakukan pemilahan menurut perian kelahiran, wafat, dan penetapan.

Pahlawan nasional Indonesia

[sunting
|
sunting mata air]

Seorang pria mengenakan jas dan peci menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan seragam militer menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan peci menghadap ke kiri

Seorang pria mengenakan sorban menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan seragam militer berpidato

Seorang wanita menghadap ke kiri

Seorang wanita menghadap ke depan dan tersenyum

Seorang pria memakai dasi menghadap ke depan

Seorang wanita mengenakan kebaya menghadap ke kanan

Seorang pria mengenakan seragam menghadap ke kanan

Seorang pria memakai kacamata menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan kacamata dan songkok menghadap ke kiri

Seorang pria menghadap ke kiri

Seorang pria berjenggot menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan peci menghadap ke depan

Seorang pria memakai pakaian keuskupan menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan peci menghadap ke kanan

Seorang pria berseragam menghadap ke depan

Seorang pria menghadap ke kiri

Seorang pria mengenakan peci menghadap ke kiri

Daftar isi
A • B • C • D • E • F • G • H • I • J • K • L • M • Cakrawala • O • P • R • S • T • U • W • Y • Z

Lihat pun

[sunting
|
sunting sumur]

  • Pahlawan Revolusi Indonesia
  • Daftar motor Indonesia
  • Daftar tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan kewarganegaraan Indonesia

Catatan penjelas

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009 menerimakan ganjaran lega manusia-hamba allah yang wafat sebelum kemandirian Indonesia pada 1945, memungkinkan mereka yang “berjuang membandingbanding penjajahan di distrik yang saat ini menjadi provinsi Negara Ahadiat Republik Indonesia” bikin menerima gelar tersebut.

  2. ^

    Sejumlah mata air menyatakan bahwa musim kelahirannya adalah 1886 alias 1890.

  3. ^

    Juga dikenal dalam bahasa Sunda dengan etiket Danudirja Setiabudi

  4. ^

    Dikenal juga ibarat Harun Sejati

  5. ^

    Tanggal kelahiran tak diketahui. Beberapa perigi sama dengan
    Encyclopedia Britannica
    menyatakan bahwa tahun kelahirannya adalah 1590.

  6. ^

    Dikenal lagi perumpamaan Usman bin Haji Muhammad Ali.
  7. ^


    a




    b




    Sebelumnya digelari seumpama Pahlawan Proklamator pada tahun 1986

  8. ^

    Biasanya disebut perumpamaan Nyai Ahmad Dahlan, yang berguna “ulam-ulam Ahmad Dahlan”

  9. ^

    1916 merupakan tahun pengakuan mulai sejak rezim Indonesia. Tanggal sesungguhnya mungkin farik. Contohnya, sejumlah sumber menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi lega tahun 1912 (Said 1991, hlm. 80).

  10. ^

    Tanggal kematian tidak diketahui; anda menghilang pada tahun 1945.

  11. ^

    Paling sering disebut sebagai Dr. Sutomo

  12. ^

    Dikenal juga sebagai Bung Tomo

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b



    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009.
  2. ^


    a




    b




    c




    d



    Sekretariat Negara Indonesia, Prosedur.

  3. ^


    “Berita Pahlawan Nasional Terkini dan Terbaru Masa Ini – SINDOnews”.
    www.sindonews.com
    . Diakses sungkap
    2022-11-04
    .




  4. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g




    h




    i




    j




    k




    l




    m




    n




    ozon




    p




    q




    r




    s




    lengkung langit




    u




    v




    w




    x




    y




    z




    aa




    ab




    ac




    ad




    ae




    af




    ag




    ah




    ai




    aj




    ak




    al




    am




    an




    ao




    ap




    aq




    ar




    as




    at




    au




    av




    aw




    ax




    ay




    az




    ba




    bb




    bc




    bd




    be




    bf




    bg




    bh




    bi




    bj




    bk




    bl




    bm




    bn




    bo




    bp




    bq



    Sekretariat Negara Indonesia, Daftar Tera Pahlawan (2).
  5. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g




    h




    i




    j




    k




    l




    m




    ufuk




    o




    p




    q




    r




    s




    t




    u




    v




    w




    x




    y




    z




    aa




    ab




    ac




    ad




    ae




    af




    ag




    ah




    ai




    aj




    ak




    al




    am




    an




    ao




    ap




    aq




    ar




    as




    at




    au




    av




    aw




    ax




    ay




    az




    ba




    bb




    bc




    bd




    be




    bf




    bg




    bh




    bi




    bj




    bk




    bl




    bm




    bn




    bo




    bp




    bq




    br




    bs




    bt




    bu




    bv




    bw




    bx




    by




    bz



    Sekretariat Negara Indonesia, Daftar Nama Pahlawan (1).

  6. ^

    JCG, Abdul Muis.
  7. ^


    a




    b



    Artaria 2002, hlm. 539.
  8. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f



    Tempo.co, Jokowi Tetapkan Lima Pahlawan Nasional Baru, Ada HR Soeharto hingga Ahmad Sanusi.

  9. ^

    Departemen Sosial RI, Daftar Nama Pahlawan (143).

  10. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 254.

  11. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 251–252.

  12. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 2–3.
  13. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f



    BeritaSatu.com, Enam Dedengkot Ditetapkan Andai Pahlawan Nasional.
  14. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g



    The Jakarta Post 2022, Govt Gives.

  15. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 64–66.

  16. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 185–187.
  17. ^


    a




    b




    c




    d



    Tribunnews, Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan.

  18. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 229–230.
  19. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f



    Tempo.co, Enam Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional.

  20. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 264.

  21. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 227–228.

  22. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 265–266.

  23. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 20–21.

  24. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 80–81.

  25. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 190.

  26. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 90–93.

  27. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 255.

  28. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 206–207.
  29. ^


    a




    b




    c




    d



    Setkab.go.id, Memoar Empat Pemeroleh Gelar Pahlawan Kewarganegaraan Tahun 2022.

  30. ^

    Sudarmanto 2007, hlm. 90–91.

  31. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 143–144.

  32. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 22–23.

  33. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 158–159.
  34. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f



    Nainggolan 2022.

  35. ^

    Kompas.com, As’ad Syamsul Arifin Dianugerahi Gelar Pahlawan Kewarganegaraan.

  36. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 234.

  37. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 168–169.
  38. ^


    a




    b




    c




    d




    e



    CNN Indonesia, Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional.

  39. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 52–53.

  40. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 188–189.

  41. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 68–70.

  42. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 82–83.

  43. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 71–72.

  44. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 123–124.

  45. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 4–5.

  46. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 24–25.

  47. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 210–211.

  48. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 181–182.

  49. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 93–94.

  50. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 237–238.

  51. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 160–161.

  52. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 164–165.

  53. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 239–240.

  54. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 170–171.

  55. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 201–202.

  56. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 26–27.

  57. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 197–198.

  58. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 178.

  59. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 235–236.

  60. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 42–43.

  61. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 95–96.

  62. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 271–272.

  63. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 241–242.

  64. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 248.

  65. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 292–293.

  66. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 244–245.

  67. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 56–57.

  68. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 30–31.

  69. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 44–45.

  70. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 249.

  71. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 191–192.

  72. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 276–277.

  73. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 250.

  74. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 187.

  75. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 253.

  76. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 66–67.
  77. ^


    a




    b



    The Jakarta Post 2022, Doctor, Army Officer.

  78. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 86–87.

  79. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 224–225.

  80. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 121–122.

  81. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 300.

  82. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 212–213.

  83. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 8–9.

  84. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 298.

  85. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 105–107.

  86. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 296–297.

  87. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 258.

  88. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 183–184.

  89. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 14–15.
  90. ^


    a




    b




    c




    d



    Tribunnews.com, Ini 4 Tokoh yang Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Mahmoed Marzuki dari Riau Tawar.
  91. ^


    a




    b




    c



    Parlina 2022, Govt names three new national heroes.

  92. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 259–260.

  93. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 46–47.

  94. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 12–14.

  95. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 231.

  96. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 108–109.

  97. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 16–17.

  98. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 203–204.

  99. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 97–98.

  100. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 208–209.

  101. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 261.

  102. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 6–7.
  103. ^


    a




    b



    Aritonang 2012, Sukarno, Hatta.
  104. ^


    a




    b



    The Jakarta Post 2012, Respect Thy Heroes.

  105. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 110–111.

  106. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 262–263.

  107. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 286–287.

  108. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 119–120.

  109. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 273–274.

  110. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 73.

  111. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 243.

  112. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 176–177.

  113. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 18–19.

  114. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 256.

  115. ^

    Kamajaya 1981, hlm. 50–57.

  116. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 268.

  117. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 131–132.

  118. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 269–270.

  119. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 36–37.

  120. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 299.

  121. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 10–11.

  122. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 214–215.

  123. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 28–29.

  124. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 32–33.
  125. ^


    a




    b



    Mirnawati 2012, hlm. 34–35.

  126. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 280.

  127. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 84–85.

  128. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 199–200.

  129. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 74–75.

  130. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 162–163.

  131. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 99–100.

  132. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 193–194.

  133. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 216–217.

  134. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 246–247.

  135. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 112–113.

  136. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 166–167.

  137. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 172–173.

  138. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 195–196.

  139. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 222–223.

  140. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 116–117.

  141. ^

    Kompas.com, Jokowi Bagi Anugerahkan SM Amin dan Soekanto Pahlawan Kewarganegaraan, Gatot Nurmantyo Bintang Mahaputera.

  142. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 136–137.

  143. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 40–41.

  144. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 232–233.
  145. ^


    a




    b



    Mirnawati 2012, hlm. 138.

  146. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 114–115.

  147. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 218–219.

  148. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 134–135.

  149. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 133.

  150. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 127–128.

  151. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 125–126.

  152. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 139–140.

  153. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 76–77.

  154. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 284–285.

  155. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 220–221.

  156. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 58–59.

  157. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 141–142.

  158. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 48–49.

  159. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 38–39.

  160. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 129–130.

  161. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 54–55.

  162. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 60–62.

  163. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 174–175.

  164. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 147–148.

  165. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 88–89.

  166. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 78–79.

  167. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 118.

  168. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 179–180.

  169. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 50–51.

  170. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 101–102.

  171. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 103–104.

Bacaan lanjutan

[sunting
|
sunting sumber]

  • Artaria, Myrtati Diah (2002). “Heroes and Heroines”. Dalam Chambert-Loir, Henri; Reid, Anthony.
    The Potent Dead: Ancestors, Saints and Heroes in Contemporary Indonesia. University of Hawaii Press. hlm. 538–540. ISBN 978-1-86508-739-9.



  • “Abdul Muis”.
    Ensiklopedia Jakarta
    (dalam bahasa Indonesia). Tadbir Kota Jakarta. Diarsipkan dari versi asli copot 2022-02-20. Diakses tanggal
    20 Februari
    2022
    .



  • Aritonang, Margareth S. (12 November 2012). “Sukarno, Hatta national heroes at last”.
    The Jakarta Post. Diarsipkan dari varian asli tanggal 2022-02-19. Diakses copot
    19 Februari
    2022
    .



  • “Daftar Cap Pahlawan Nasional Republik Indonesia (1)” (privat bahasa Indonesia). Tata usaha Negara Indonesia. Diarsipkan bersumber versi tahir sungkap 2012-05-09. Diakses tanggal
    9 Mei
    2012
    .



  • “Daftar Nama Pahlawan Nasional Republik Indonesia (2)” (dalam bahasa Indonesia). Sekretariat Negara Indonesia. Diarsipkan berpunca versi putih terlepas 2022-02-18. Diakses tanggal
    17 Februari
    2022
    .



  • “Doctor, Army Officer Named National Heroes”.
    The Jakarta Post. 12 November 2022. Diarsipkan berpangkal versi polos tanggal 2022-02-18. Diakses tanggal
    19 Februari
    2022
    .



  • “Editorial: Respect Thy Heroes”.
    The Jakarta Post. 10 November 2012. Diarsipkan bersumber versi zakiah sungkap 2022-02-19. Diakses rontok
    19 Februari
    2022
    .



  • “Govt Gives Posthumous Honor to Heroes”.
    The Jakarta Post. 9 November 2022. Diarsipkan terbit versi asli tanggal 2022-02-18. Diakses tanggal
    19 Februari
    2022
    .



  • “Iskandar Muda”.
    Encyclopedia Britannica Online
    . Diakses tanggal
    18 February
    2022
    .



  • Kamajaya (1981).
    Lima Putera-Puteri Aceh Pahlawan Nasional
    (kerumahtanggaan bahasa Indonesian). Yogyakarta: U.P. Indonesia. OCLC 65644873.



  • Mirnawati (2012).
    Kumpulan Pahlawan Indonesia Terlengkap
    (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: CIF. ISBN 978-979-788-343-0.



  • Parlina, Ina (9 November 2022). “Govt names three new national heroes”.
    The Jakarta Post. Diarsipkan dari versi kalis tanggal 2022-11-10. Diakses tanggal
    11 November
    2022
    .



  • “Prosedur Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional”.
    Awards of the Republic of Indonesia
    (dalam bahasa Indonesia). Sekretariat Negara Indonesia. Diarsipkan dari versi zakiah tanggal 2022-12-28. Diakses tanggal
    21 Februari
    2022
    .



  • “Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan kepada Catur Tokoh Ini”.
    Tribunnews.com
    . Diakses tanggal
    6 November
    2022
    .



  • Armenia, Resty. “Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Ke Lima Tokoh”.
    CNN Indonesia
    (dalam bahasa Indonesia). Diakses terlepas
    5 November
    2022
    .



  • “As’ad Syamsul Arifin Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional”.
    Kompas.com
    (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal
    9 November
    2022
    .



  • “Ini 4 Penggerak nan Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Mahmoed Marzuki dari Riau Batil”.
    Tribunnews.com
    . Diakses terlepas
    10 November
    2022
    .



  • “Heksa- Gembong Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional”.
    Tempo.co
    . Diakses tanggal
    7 November
    2022
    .



  • “Enam Tokoh Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional”.
    BeritaSatu.com
    (privat bahasa Indonesia). Diakses tanggal
    9 November
    2022
    .



  • Swasty, Renatha (6 November 2022). “6 Tokoh Kerjakan Menerima Gelar Pahlawan Nasional”.
    Medcom.id
    . Diakses tanggal
    6 November
    2022
    .



  • “Riwayat hidup Empat Penerima Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2022”.
    Tata usaha Kabinet Republik Indonesia. 10 November 2022. Diakses tanggal
    10 November
    2022
    .



  • “Jokowi Tetapkan Lima Pahlawan Nasional Baru, Ada HR Soeharto sampai Ahmad Sanusi”.
    Tempo.co. 3 November 2022. Diakses tanggal
    3 November
    2022
    .



  • Said, Salim (1991).
    Genesis of Power: General Sudirman and the Indonesian Military in Politics, 1945–49. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 978-981-3035-90-4.



  • Sudarmanto, J. B. (2007).
    Jejak-Jejak Pahlawan: Perekat Ketunggalan Bangsa Indonesia
    (kerumahtanggaan bahasa Indonesia). Jakarta: Grasindo. ISBN 978-979-759-716-0.




  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009 adapun Gelar, Tanda Jasa, dan Logo Kehormatan
    (PDF). Jakarta: Pemerintahan Indonesia. 18 Juni 2009. Diarsipkan
    (PDF)
    berbunga varian asli tanggal 2022-03-03. Diakses tanggal
    3 Maret
    2022
    .



Pranala asing

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Indonesia)
    Prosedur pengusulan gelar Pahlawan Nasional di situs web Departemen Sosial Republik Indonesia



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_pahlawan_nasional_Indonesia

Posted by: gamadelic.com