Sebutkan Badan Usaha Milik Negara

Bersumber Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia independen

Etiket BUMN lakukan Indonesia per 1 Juli 2022, digunakan kerjakan menggantikan logo BUMN Hadir untuk Negeri yang digunakan sejak tahun 2022.[1]

Berikut yaitu daftar
Badan Usaha Nasib baik Negara Indonesia. Per Mei 2022 mengutip laman stereotip BUMN, terdapat 72 perusahaan yang terdaftar bagaikan BUMN di Indonesia.[2]
[3]
[4]

BUMN nan beroperasi

[sunting
|
sunting sumber]

Berdasarkan ordinansi menteri BUMN No. Tiap-tiap-4/MBU/03/2021, BUMN dibagi kepada 12 klaster, yaitu:

Industri Telekomunikasi dan Ki alat

[sunting
|
sunting perigi]

  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Danareksa (Persero)
  • Perum Produksi Gambar hidup Negara
  • Perum Percetakan Uang Republik Indonesia


Pabrik Energi, Minyak, dan Gas Manjapada

[sunting
|
sunting sumber]

  • PT Pertamina (Persero)
  • PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)

Industri Mineral dan Batubara

[sunting
|
sunting sumber]

  • PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)

Pabrik Perkebunan dan Kehutanan

[sunting
|
sunting perigi]

  • PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
  • Perum Kehutanan Negara

Pabrik Pangan

[sunting
|
sunting sumber]

  • PT Pupuk Indonesia (Persero)
  • PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
  • Perum Awak Usaha Logistik

Pabrik Kesehatan

[sunting
|
sunting sumur]

  • PT Bio Farma (Persero)

Industri Manufaktur dan Survei

[sunting
|
sunting mata air]

  • PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
  • PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
  • PT Len Industri (Persero)
  • PT Industri Kereta Api (Persero)

Jasa Finansial

[sunting
|
sunting sumber]

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Jasa Asuransi dan Dana Pensiun

[sunting
|
sunting sumber]

  • PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
  • PT Asuransi Sosial Pasukan Bersenjata Republik Indonesia (Persero)
  • PT Bahana Pembinaan Gerakan Indonesia (Persero)
  • PT Reasuransi Indonesia Terdahulu (Persero)
  • PT Taspen (Persero)

Jasa Infrastruktur

[sunting
|
sunting sumber]

  • PT Adhi Karya (Persero) Tbk
  • PT Brantas Abipraya (Persero)
  • PT Hutama Karya (Persero)
  • PT Jasa Marga (Persero) Tbk
  • PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
  • PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Terus mata Karya (Persero) Tbk
  • PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
  • Perum Pembangunan Perumahan Kewarganegaraan

Jasa Logistik

[sunting
|
sunting perigi]

  • PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  • PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
  • PT Pelayaran Kewarganegaraan Indonesia (Persero)
  • PT Pos Indonesia (Persero)
  • Perum DAMRI
  • Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta

Jasa Pariwisata dan Pendukung

[sunting
|
sunting sumber]

  • PT Aviasi Wisata Indonesia (Persero)
  • PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
  • Perum Lembaga Perakit Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia

Subklaster Danareksa

[sunting
|
sunting mata air]

  • PT Amarta Karya (Persero)
  • PT Barata Indonesia (Persero)
  • PT Bina Karya (Persero)
  • PT Boma Bisma Indra (Persero)
  • PT Djakarta Lloyd (Persero)
  • PT Pematang dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero)
  • PT Galengan dan Perkapalan Surabaya (Persero)
  • PT Indah Karya (Persero)
  • PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)
  • PT Indra Karya (Persero)
  • PT Industri Kapal Indonesia (Persero)
  • PT Pengusahaan Kewedanan Industri Pulau Batam (Persero)
  • PT Primissima (Persero)
  • PT Semen Gelinggang (Persero)
  • PT Varuna Tirta Prakasya (Persero)
  • PT Virama Karya (Persero)
  • PT Yodya Karya (Persero)
  • Perum Jasa Tirta I
  • Perum Jasa Tirta II
  • Perum Rajah Kantor Berita Nasional Antara
  • Perum Percetakan Negara Republik Indonesia


Patungan/minoritas

[sunting
|
sunting sumber]

Firma ini dianggap tidak menyandang sebutan Persero atau Perseroda, dengan alasan kepemilikan saham pemerintah di sumber akar 51% alias merupakan patungan pemerintah gerendel-wilayah. Sejak 28 April 2022, saham minoritas pemerintah sreg perusahaan ini dialihkan ke PT Perusahaan Pengorganisasi Aset.

  • PT Socfin Indonesia[5]
    [6]
  • PT Prasadha Pamunah Limbah Industri[5]
    [7]
    [8]
  • PT Indosat Tbk[9]
  • PT Bank KB Bukopin Tbk[10]
  • PT Area Industri Lampung

Mantan perusahaan

[sunting
|
sunting mata air]

Firma nan dibubarkan, direstruktur, dilebur, atau menjadi anak asuh perusahaan BUMN lain.

  • PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero), dilebur menjadi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bank Niaga Negara (Persero), dilebur menjadi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bank Bumi Kunci (Persero), dilebur menjadi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero), dilebur menjadi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Lokananta (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia
  • PT Industri Soda api Indonesia (Persero), ditutup sejak tahun 2008.
  • PT Reasuransi Awam Indonesia (Persero), digabung dengan PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) cak bagi takhlik PT Reasuransi Indonesia Terdepan (Persero).
  • PT Pradnya Paramita (Persero), dileburkan ke dalam PT Aula Teks (Persero).[11]
    [12]
  • PT Perikanan Samodra Besar (Persero), dilebur menjadi PT Perikanan Nusantara (Persero).
  • PT Perikani (Persero), dilebur menjadi PT Perikanan Nusantara (Persero).
  • PT Tirta Raya Hut (Persero), dilebur menjadi PT Perikanan Nusantara (Persero).
  • PT Propaganda Hut (Persero), dilebur menjadi PT Perikanan Nusantara (Persero).
  • PT Perladangan I (Persero), dilebur menjadi PT Pertanian Nusantara I (Persero).
  • PT Perkebunan II (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara II (Persero).
  • PT Perkebunan III (Persero), dilebur menjadi PT Persawahan Nusantara III (Persero).
  • PT Perkebunan IV (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara III (Persero).
  • PT Persawahan V (Persero), dilebur menjadi PT Persawahan Nusantara III (Persero).
  • PT Perkebunan VI (Persero), dilebur menjadi PT Perladangan Nusantara IV (Persero).
  • PT Perkebunan VII (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero).
  • PT Perkebunan VIII (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero).
  • PT Perkebunan IX (Persero), dilebur menjadi PT Perladangan Nusantara II (Persero).
  • PT Perkebunan X (Persero), dilebur menjadi PT Perladangan Nusantara VII (Persero).
  • PT Perkebunan XI (Persero), dilebur menjadi PT Persawahan Nusantara VIII (Persero).
  • PT Perkebunan XII (Persero), dilebur menjadi PT Pertanaman Nusantara VIII (Persero).
  • PT Persawahan XIII (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero).
  • PT Perkebunan XV-XVI (Persero), dilebur menjadi PT Pertanian Nusantara IX (Persero).
  • PT Persawahan XVIII (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara IX (Persero).
  • PT Persawahan XIX (Persero), dilebur menjadi PT Pertanian Nusantara X (Persero).
  • PT Perkebunan XX (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara XI (Persero).
  • PT Pertanian XXI-XXII (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara X (Persero).
  • PT Pertanian XXIII (Persero), dilebur menjadi PT Pertanian Nusantara XII (Persero).
  • PT Pertanian XXIV-XXV (Persero), dilebur menjadi PT Pertanaman Nusantara XI (Persero).
  • PT Pertanian XXVI (Persero), dilebur menjadi PT Pertanaman Nusantara XII (Persero).
  • PT Pertanian XXVII (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara X (Persero).
  • PT Persawahan XXVIII (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero).
  • PT Perkebunan XXIX (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara XII (Persero).
  • PT Perkebunan XXXI (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara VII (Persero).
  • PT Perkebunan XXXII (Persero), dilebur menjadi PT Pertanaman Nusantara XIV (Persero).
  • PT Bina Mulya Ternak (Persero), dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero).
  • PT Jamsostek (Persero), beralih status menjadi BPJS Ketenagakerjaan.[13]
    [12]
  • PT Asuransi Kesehatan Indonesia (Persero), beralih status menjadi BPJS Kesehatan.[13]
    [12]
  • PT Bank Ekspor Indonesia (Persero), beralih prestise menjadi Kerangka Pembiayaan Ekspor Indonesia.
  • PT Televisi Republik Indonesia (Persero), sejak tahun 2005 beralih pamor menjadi tulangtulangan penyebaran mahajana.[14]
  • Perjan Radio Republik Indonesia, sejak waktu 2005 beralih gengsi menjadi susuk penyiaran publik.[14]
  • Perjan Rumah Sakit Momongan dan Bunda Pamrih Kita, sejak tahun 2005 beralih status menjadi raga layanan mahajana.[15]
  • Perjan Rumah Linu Dr. Cipto Mangunkusumo, sejak tahun 2005 beralih martabat menjadi awak layanan mahajana.[15]
  • Perjan Rumah Linu Dr. Kariadi, sejak tahun 2005 beralih pamor menjadi tubuh layanan awam.[15]
  • Perjan Kondominium Gempa bumi Dr. M. Djamil, sejak periode 2005 beralih prestise menjadi badan layanan publik.[15]
  • Perjan Apartemen Nyeri Dr. Mohammad Hoesin, sejak tahun 2005 beralih status menjadi jasad layanan umum.[15]
  • Perjan Flat Sakit Dr. Sardjito, sejak tahun 2005 beralih status menjadi tubuh layanan umum.[15]
  • Perjan Rumah Remai Dr. Wahidin Sudirohusodo, sejak tahun 2005 beralih status menjadi badan layanan umum.[15]
  • Perjan Rumah Linu Fatmawati, sejak perian 2005 beralih status menjadi badan layanan publik.[15]
  • Perjan Apartemen Ngilu Hasan Sadikin, sejak tahun 2005 beralih status menjadi jasad layanan umum.[15]
  • Perjan Rumah Ngilu Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, sejak perian 2005 beralih status menjadi awak layanan umum.[15]
  • Perjan Rumah Nyeri Tumor ganas Dharmais, sejak tahun 2005 beralih harga diri menjadi jasmani layanan masyarakat.[15]
  • Perjan Rumah Sakit Perkawanan, sejak tahun 2005 beralih gengsi menjadi awak layanan publik.[15]
  • Perjan Rumah Sakit Sanglah, sejak tahun 2005 beralih status menjadi badan layanan umum.[15]
  • PT Inhutani I (Persero), beralih harga diri menjadi anak perusahaan Perum Perhutani.[16]
  • PT Inhutani II (Persero), beralih harga diri menjadi anak perusahaan Perum Perhutani.[16]
  • PT Inhutani III (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan Perum Perhutani.[16]
  • PT Inhutani IV (Persero), beralih pamor menjadi momongan perusahaan Perum Perhutani.[16]
  • PT Inhutani V (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan Perum Perhutani.[16]
  • PT Perkebunan Nusantara I (Persero), beralih status menjadi momongan perusahaan PT Pertanian Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Persawahan Nusantara II (Persero), beralih status menjadi anak asuh perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Perkebunan Nusantara IV (Persero), beralih pamor menjadi anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Perkebunan Nusantara V (Persero), beralih pamor menjadi anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Pertanaman Nusantara VI (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Persawahan Nusantara VII (Persero), beralih harga diri menjadi momongan perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Persawahan Nusantara VIII (Persero), beralih martabat menjadi anak perusahaan PT Pertanaman Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Perkebunan Nusantara IX (Persero), beralih martabat menjadi anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Perkebunan Nusantara X (Persero), beralih status menjadi anak asuh perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Pertanaman Nusantara XI (Persero), beralih status menjadi momongan perusahaan PT Persawahan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Perkebunan Nusantara XII (Persero), beralih martabat menjadi anak asuh perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Perkebunan Nusantara XIII (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero), beralih gengsi menjadi anak firma PT Perkebunan Nusantara III (Persero).[17]
  • PT Sarana Karya (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.[18]
    [12]
  • PT Bahtera Adhiguna, beralih status menjadi momongan firma PT Perusahaan Setrum Negara (Persero).
  • PT Pengerukan Indonesia (Persero), beralih status menjadi anak asuh perusahaan PT Pangkalan Indonesia II (Persero).[19]
    [12]
  • PT Perusahaan Tabun Negara (Persero) Tbk, beralih pamor menjadi anak perusahaan PT Pertamina (Persero).
  • PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, beralih martabat menjadi anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)[20]
  • PT Gunung Senderut (Persero) Tbk, beralih status menjadi anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)[20]
  • PT Timah (Persero) Tbk, beralih status menjadi anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)[20]
  • PT Kimia Farma (Persero) Tbk, beralih prestise menjadi anak asuh firma PT Bio Farma (Persero)[21]
  • PT Indofarma (Persero) Tbk, beralih gengsi menjadi anak perusahaan PT Bio Farma (Persero)[21]
  • PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero).[22]
  • PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), beralih status menjadi anak firma PT Dahanam Pembinaan Usaha Indonesia (Persero).[22]
  • PT Jasa Raharja (Persero), beralih status menjadi anak asuh perusahaan PT Bahana Pembinaan Aksi Indonesia (Persero).[22]
  • PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), beralih status menjadi anak firma PT Bahana Pembinaan Kampanye Indonesia (Persero).[22]
  • PT Semen Padang (Persero) dan PT Mani Tonasa (Persero) telah menjadi anak perusahaan PT Jauhar Gresik (Persero) Tbk sreg tahun 1995 sebagai nan dianggap seumpama induk bala holding BUMN pertama di Indonesia.
  • Seiring perlintasan nama PT Semen Gresik (Persero) Tbk menjadi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dengan mempertahankan singkatan BEI “SMGR” (dari “Benih Gresik”) sejak 17 Desember 2012, perusahaan PT Semen Gresik dibentuk kembali dalam bentuk baru. Selain menggabungkan tiga firma tersebut, Thang Long Cement dari Vietnam pula bergabung dalam
    holding
    tersebut.[23]
  • PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), berubah nama menjadi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang sejak pembentukan holding dengan nama PT Serabut Indonesia (Persero)
  • PT Rabuk Kalimantan Timur (Persero), beralih martabat menjadi anak perusahaan PT Rabuk Sriwidjaja (Persero)
  • PT Petrokimia Gresik (Persero), beralih status menjadi anak firma PT Serabut Sriwidjaja (Persero)
  • PT Rabuk Kujang (Persero), beralih status menjadi anak firma PT Pupuk Sriwidjaja (Persero)
  • PT Rabuk Iskandar Muda (Persero), beralih gengsi menjadi anak perusahaan PT Pupuk Sriwidjaja (Persero)
  • PT Sucofindo (Persero), beralih martabat menjadi momongan perusahaan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)[24]
  • PT Surveyor Indonesia (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Maktab Klasifikasi Indonesia (Persero)[24]
  • PT Energy Management Indonesia (Persero), beralih status menjadi anak firma PT Perusahaan Setrum Negara (Persero)[25]
  • PT Pegadaian (Persero), beralih pamor menjadi momongan perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)[26]
  • PT Permodalan Nasional Madani (Persero), beralih prestise menjadi anak asuh perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)[26]
  • PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), dileburkan ke dalam PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
  • PT Pertani (Persero), dileburkan ke kerumahtanggaan PT Sang Hyang Seri (Persero)
  • PT Perikanan Nusantara (Persero), dileburkan ke dalam PT Perikanan Indonesia (Persero)
  • PT Persinggahan Indonesia I (Persero), digabung buat menciptakan menjadikan PT Bom Indonesia (Persero)
  • PT Bandar Indonesia II (Persero), digabung bakal membuat PT Bom Indonesia (Persero)
  • PT Dermaga Indonesia III (Persero), digabung bakal membentuk PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
  • PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), digabung lakukan membentuk PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
  • PT Hotel Indonesia Natour (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Ilmu penerbangan Pariwisata Indonesia (Persero)
  • PT Sarinah (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
  • PT Taman Pelancongan Candi Borobudur, Prambanan, dan Pangeran Boko (Persero), beralih status menjadi anak asuh firma PT Ilmu penerbangan Pariwisata Indonesia (Persero)
  • PT Angkasa Pura I (Persero), beralih status menjadi momongan perusahaan PT Aviasi Tamasya Indonesia (Persero)
  • PT Angkasa Pura II (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Aeronautika Pariwisata Indonesia (Persero)
  • PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
  • PT Sang Hyang Seri (Persero), beralih status menjadi anak firma PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
  • PT Perikanan Indonesia (Persero), beralih status menjadi momongan perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
  • PT Berdikari (Persero), beralih status menjadi momongan firma PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
  • PT Garam (Persero), beralih prestise menjadi anak asuh perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
  • PT Dirgantara Indonesia (Persero), beralih status menjadi anak asuh perusahaan PT Len Pabrik (Persero)
  • PT PAL Indonesia (Persero), beralih gengsi menjadi anak perusahaan PT Len Industri (Persero)
  • PT Pindad (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Len Industri (Persero)
  • PT Dahana (Persero), beralih status menjadi anak asuh perusahaan PT Len Pabrik (Persero)
  • PT Nindya Karya (Persero), beralih status menjadi momongan perusahaan PT Danareksa (Persero)
  • PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), beralih pamor menjadi anak firma PT Danareksa (Persero)
  • PT Kewedanan Industri Medan (Persero), beralih harga diri menjadi anak perusahaan PT Danareksa (Persero)
  • PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero), beralih status menjadi anak perusahaan PT Danareksa (Persero)
  • PT Kawasan Industri Makassar (Persero), beralih harga diri menjadi momongan perusahaan PT Danareksa (Persero)
  • PT Negeri Berikat Nusantara (Persero), beralih pamor menjadi momongan perusahaan PT Danareksa (Persero)
  • PT Penerbitan dan Percetakan Aula Pustaka (Persero), beralih martabat menjadi anak perusahaan PT Danareksa (Persero)
  • PT Perusahaan Pengelola Kekayaan (Persero), beralih status menjadi momongan perusahaan PT Danareksa (Persero)
  • PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, beralih status menjadi momongan perusahaan PT Danareksa (Persero)[5]
    [27]
  • PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, beralih martabat menjadi anak perusahaan PT Danareksa (Persero)[5]
  • PT Pabrik Nuklir Indonesia (Persero), beralih harga diri menjadi anak firma PT Bio Farma (Persero)
  • PT. Plano Kraft Aceh (Persero)
  • PT. Industri Gelas (Persero)
  • PT. Industri Sandang Nusantara (Persero)
  • PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, beralih martabat menjadi momongan perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

Akan dibubarkan

[sunting
|
sunting sumber]

Perusahaan berikut akan dibubarkan n domestik musim mendatang, hanya masih aktif.[28]

  • PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)
  • PT Istaka Karya (Persero)
  • PT Kertas Leces
  • PT Peluasan Armada Niaga Kebangsaan (Persero)

Pustaka

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    Ramadhani, Pipit Ika (2020-07-02). Deny, Septian, ed. “Punya Logo Bau kencur, Toleh Sejarah Berdirinya Kementerian BUMN”.
    Liputan6.com
    . Diakses terlepas
    2020-07-03
    .





  2. ^

    Daftar BUMN di situs Kementerian BUMN
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]


    diakses anak bungsu plong 13 Januari 2022

  3. ^


    “Riwayat hidup BUMN Indonesia 2022”.
    bumn.go.id
    . Diakses tanggal
    2019-08-09
    .





    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  4. ^


    “Kementerian Badan Gerakan Milik Negara”.
    bumn.go.id
    . Diakses tanggal
    2022-05-30
    .




  5. ^


    a




    b




    c




    d



    Kesalahan pengutipan: Tag
    <ref>
    tak sahih; tak ditemukan teks kerjakan ref bernama
    minor1

  6. ^

    http://www.socfindo.co.id/?q=node/1

  7. ^

    Kesalahan pengutipan: Tag
    <ref>
    tidak sah; bukan ditemukan teks bagi ref bernama
    minor2

  8. ^

    http://www.wmi-indonesia.com/web/

  9. ^


    “Ki kenangan Indosat: Dibeli Soeharto dari ITT, Dijual Megawati ke STT”.
    Tirto.id
    . Diakses tanggal
    2020-06-15
    .





  10. ^


    Agustiyanti (2020-06-15). “OJK: Kookmin Bank Mutakadim Setor Rp 2,8 T untuk Ambil Alih Bukopin”.
    Katadata
    . Diakses terlepas
    2020-06-15
    .





  11. ^

    PP No 34 Tahun 2004
  12. ^


    a




    b




    c




    d




    e



    http://bumn.go.id/jerambah/238/Perangkaan.Jumlah.BUMN
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]


  13. ^


    a




    b



    Undang-undang Nomor 24 Hari 2022
  14. ^


    a




    b



    http://www.bpkp.go.id/uu/filedownload/4/60/860.bpkp
  15. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g




    h




    i




    j




    k




    l




    m




    “Tindasan arsip”
    (PDF). Diarsipkan berbunga versi tahir
    (PDF)
    tanggal 2022-10-31. Diakses tanggal
    2015-01-16
    .




  16. ^


    a




    b




    c




    d




    e



    PP No 73 Tahun 2022
  17. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g




    h




    i




    j




    k




    l




    m



    PP No 72 Waktu 2022

  18. ^

    http://www.wika.co.id/group-of-companies/pt-kendaraan-karya/
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  19. ^

    http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/07/24/14045573/Pelindo.II.Lazim.Akuisisi.Pengerukan.Indonesia
  20. ^


    a




    b




    c




    Chandra, Ardan Adhi. “Lumrah! Saham Pemerintah di 3 BUMN Tambang Jadi Milik Inalum”.
    detikcom
    . Diakses tanggal
    2017-11-29
    .




  21. ^


    a




    b




    Ismoyo, Bambang (6 Februari 2022). “Usai Terbimbing, Holding BUMN Farmasi Bercita-cita Kaprikornus Pemain Mendunia”.
    Warta Ekonomi. Diarsipkan dari versi ceria tanggal 2022-06-10. Diakses tanggal
    7 Juni
    2022
    .




  22. ^


    a




    b




    c




    d




    Bibit, Ferrika (29 Maret 2022). Dewi, Herlina Kartika, ed. “Akhirnya, holding asuransi BUMN resmi terpelajar”.
    Refleks.co.id
    . Diakses tanggal
    7 Juni
    2022
    .





  23. ^


    Almawadi, Issa (2012-12-17). Rafie, Barratut Taqiyyah, ed. “Tiga firma semen melebur makara Semen Indonesia”.
    Bertepatan.co.id
    . Diakses sungkap
    2020-06-15
    .




  24. ^


    a




    b




    Ajaran, Suparjo (28 Mei 2022). “Pekuat Bisnis Holding BUMN Jasa Survei, Jokowi Alihkan Saham Negara Ke BKI”.
    idxchannel.com. IDX Channel. Diakses terlepas
    30 Mei
    2022
    .





  25. ^


    Pradana, Rio Sandy (12 Mei 2022). Meilanova, Denis Riantiza, ed. “EMI Jadi Anak Aksi PLN, Perkuat Realisasi EBT”.
    Komersial.com. Bisnis.com. Diakses tanggal
    31 Mei
    2022
    .




  26. ^


    a




    b




    Winarto, Yudho (6 Juli 2022). Winarto, Yudho, ed. “PP pembentukan holding ultra mikro bersumber, Pegadaian dan PNM jadi anak manuver BRI”.
    Kontan.co.id. Kontan. Diakses terlepas
    8 Juli
    2022
    .





  27. ^

    http://jiep.co.id/?page_id=19
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  28. ^


    Dewi, Retia Kartika (2022-03-20). Hardiyanto, Sari, ed. “Profil 4 BUMN nan Akan Dibubarkan Erick Thohir, Apa Saja?”.
    Kompas.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-30
    .






Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Badan_Usaha_Milik_Negara_di_Indonesia

Posted by: gamadelic.com