Rumah Bolon Adalah Rumah Adat Dari Provinsi

Daftar Isi

  • Rencana Rumah Bolon
  • Ciri Khusus Kondominium Bolon
  • Nama rumah adat Sumatera Utara
    • 1. Rumah Sifat Karo
    • 2. Rumah Adat Nias
    • 3. Flat Adat Mandailing
    • 4. Apartemen Adat Bolon
  • Kredit Filosofi
  • Kekuatan Rumah Adat Sumatera Utara

Jika di serambi mekah kita telah membicarakan Rumah adat Aceh, maka di Sumatera Utara kembali memiliki rumah adat, merupakan Rumah Bolon suku Batak, Sumatera Utara. Rumah Bolon merupakan huruf angka identitas mahajana Kaki Batak. Pada zaman kekaisaran, rumah Bolon merupakan tempat dulu dari 13 raja yang tinggal di Sumatera Utara, 13 Raja tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Sunan Ranjinman
  2. Raja Nagaraja
  3. Raja Batiran
  4. Kanjeng sultan Bakkaraja
  5. Sri paduka Baringin
  6. Raja Bonabatu
  7. Raja Rajaulan
  8. Paduka Atian
  9. Prabu Hormabulan
  10. Raja Raondop
  11. Raja Rahalim
  12. Raja Karel Tanjung
  13. Raja Mogam.

Dalam Suku Batak Apartemen Bolon ada beberapa jenis, yakni:

  1. rumah Bolon Toba
  2. rumah Bolon Simalungun
  3. rumah Bolon Karo
  4. rumah Bolon Mandailing
  5. rumah Bolon Pakpak
  6. rumah Bolon Angkola.

Setiap tipe flat masing-masing memiliki ciri khasnya. Namun, sat ini rumah Bolon jumlahnya tinggal sedikit namun, bahkan di beberapa palagan yang sudah modern rumah Bolon sulit ditemukan. Karena langkanya, sehingga sekarang rumah bolon menjadi riuk satu incaran pariwisata populer di Sumatera Utara. Rumah Bolon merupakan salah satu tanda jadi budaya Indonesia yang harus dilestarikan.

Rumah Adat Sumatera Utara

Bentuk Flat Bolon

Rumah Bolon modelnya begitu juga rumah ajang berbentuk persegi empat. Lantai flat dibangun dengan ketinggian kurang kian 1,75 meter pecah tanah. Karena tingginya, sehingga setiap khalayak alias tamu yang akan masuk ke rumah harus menggunakan tangga. Tangga kondominium Bolon terwalak di bagain tengah badan apartemen.   Turunan yang ingin masuk kondominium melintasi tingkatan harus menunduk terlebih dahulu buat bepergian ke strata. Ira bagian dalam rumah Bolon merupakan sebuah ulas kosong yang besar dan terbuka tanpa kamar seperti mana aula.

Rumah resan Sumatera Utara (Rumah Bolon) ditopang maka itu gawang-kusen penyangga yang menopang setiap sudut rumah tersurat ubin rumah. Atap Apartemen Bolon berbentuk melengkung di adegan depan dan belakang dengan atapnya menyerupai pelana kuda.

Ciri Solo Apartemen Bolon

Ubin rumah Bolon dibuat dari papan, sedangkan atap rumah terbuat berbunga ijuk atau patera rumbia. Meskipun bagian dalam flat merupakan kolom lapang, hanya, tidak berguna bahwa apartemen ini tanpa ulas sama sekali.

Ruangan Rumah Adat Sumatera Utara terbagi menjadi beberapa bagian yakni, jabu bona (kolom belakang) di sudut sebelah kanan, ruangan jabu soding di sudut jihat kiri bertatap dengan jabu bona, ruangan jabu suhat di sudut kiri depan, ruangan tampar piring berada di sebelah jabu suhat, dan ruangan Jabu Tongatonga ni Jabu Bona.

Ruang jabu bona khusus digunakan kepala rumah panjang. Ruang jabu soding spesifik digunakan untuk anak dara pemilik kondominium, tempat para ayutayutan, para pengunjung, dan wadah diadakannya upacara adat. Ruang jabu suhat idiosinkratis digunakan bagi anak lelaki tertua yang telah menikah. Ruang tepuk piring diperuntukkan untuk peziarah nan datang. Ruang Jabu Tongatonga ni Jabu Bona digunakan untuk batih lautan.

Mayoritas, rumah Bolon terbuat terbit kayu dan pun enggak menunggangi paku seperti rumah resan Aceh. Saja tetapi menunggangi tali untuk menyatukan bahan-korban rumah. Di badan rumah Bolon terdapat beraneka macam pahatan atau rencana yang memiliki makna idiosinkratis kerjakan masyarakat Batak.

Jenama rumah resan Sumatera Utara

Suku batak memiliki sejumlah kondominium resan. Rumah adat sumatra utara diantaranya apartemen adat karo, mandailing, nias, bolon, melayu dan pakpak. Masing masing mempunyai kebudayaan yang berbeda dan keunikan masing masing. Berikut ulasannya:

1. Kondominium Adat Karo

Merupakan salah suatu rumah adat sumatera utara yang juga sering disebut juga dengan flat adat siwaluh jabu. Makan terbit cap siwaluh jabu tersebut merupakan rumah nan dihuni oleh delapan batih. Dan setiap keluarga n kepunyaan peran masing masing di dalam rumah tersebut.

Penempatan batih dalam rumah karo ditentukan oleh adat. Terdiri jari jabu jahe atau jabu muara dan jabu julu ataupun jabu hulu. Padahal jabu si pedas masih di bagi sekali lagi menjadi dua adalah jabu ujung kayu dan jabu rumah sendipar ujung kusen.

2. Kondominium Adat Nias

Rumah adat sumatera utara nan kedua merupakan apartemen adat nias. Cangap disebut omo hada apartemen adat ini berbentuk kondominium panggung tradisional orang nias. Ada juga rumah nias dengan desain yang berbeda. Apartemen tersebut merupakan kediaman kepala negeri (tuhenori), kepala desa (salawa) atau pertuanan dan sering disebut dengan cap omo sebua.

Rumah aturan nias dibangun diatas tiang papan kayu nibung yang tinggi dan sekali lagi besar serta beralaskan oleh alas rumbia. Denahnya ada yang bentuk bulet telu merupakan didaerah nias timur, barat, dan lor. Sedangkan di negeri nias tengah dan daksina bentuk denahnya persegi jenjang.

3. Rumah Adat Mandailing

Tungkai mandailing merupakan suku yang berada di provinsi sumatra utara nan berbatasan dengan provinsi riau. Punya destinasi wisata yang sangat memakau dan budaya kearifan lokal yang masih dipegang erat oleh warga setempat. Di kabupaten mandailing natal, flat adat mandailing dapat ditemui.

Kabupaten mandailing natal merupakan bagian dari padang lawas dan tapanuli selatan. Rumah rasam mandailing sekali lagi buruk perut disebut dengan bagas godang. Bagas yang bermakna rumah dan godang nan bermakna banyak dalam bahasa mandailing.

4. Flat Adat Bolon

Sering disebut rumah balai batak toba dan telah diakui maka dari itu nasional sebagai perwakilan rumah adat sumatera paksina. Rumah adat ini masuk kategori medan dan berbentuk persegi panjang. Dan dempet keseluruhannya terbuat dari bahan bahan alam.

Penghuni dari rumah adat ini biasanya 4-6 keluarga yang hidup bersama sederajat. Rumah panggung dibuat agar rumah n kepunyaan cembung. Yang kebanyakan digunakan bikin kandang satwa peliharaan masyarakat batak, seperti ayam, babi dan kambing.

Nilai Filosofi

Dijadikan sebagai flat adat sumatera utara. Kondominium adat Bolon n kepunyaan keunikan khusus semenjak segi desain arsitekturnya. Sehingga dapat menjadi pembeda dari rumah aturan dengan provinsi yang lain. Berikut merupakan ciri khas apartemen adat bolon diantaranya:

  • Dindingnya pendek namun layak bakal samar muka karena tidak memakai plafon.
  • Atapnya seperti sekedup aswa dengan sudut nan sangat sempit sehingga terbantah layak tinggi.
  • Pada bagian atas dihiasi anyaman buat memperindah penampilan kondominium.
  • Pada babak atas ki dihiasi lukisan hewan atau groga. Seperti lukisan kerbau maupun cicak dengan dominan warna merah, putih dan hitam. Tanda baca cicak mempunyai makna bahwa masyarakat batak n kepunyaan rasa persaudaraan nan abadi pada sesamannya. Sedangkan tanda baca kerbau yaitu tanda terimakasih.

Baca Juga: Apartemen Rasam Jawa Paruh

Arti Kondominium Rasam Sumatera Paksina

Pada masa silam flat resan Bolon adalah kondominium kediaman 13 raja raja batak. Namun seiring berkembangnya zaman menjadi rumah flat bikin warga suku batak secara umum. Lakukan menunjang beberapa fungsi rumah kebiasaan sumatera utara terbagi atas beberapa urat kayu.

  • Ruang Jabu Bong. Fungsi ira ini merupakan ruang spesifik kerjakan kepala anak bini yang terletak di belakang kacamata sebelah kanan.
  • Ruang Jabu Soding merupakan ruang khusus yang diperuntukkan kerjakan momongan perempuan nan letaknya di sudut sebelah kiri dan bersemuka dengan jabu tukang sunat.
  • Ruang Jabu Suhat. Faedah ruangan ini biasa cak bagi anak lelaki yang sudah menikah letaknya di depan sudut sisi kiri.
  • Ulas Tepuk Piring ialah ruangan cak bagi menjabat tamu yang letaknya berada disebelah jabu suhat.
  • Ruang Jabu Tonga Rona Ni Jabu Corak yakni ruang keluarga nan letaknya berkecukupan ditengah dan paling samudra dari ruang nan bukan.
  • Kolong ibarat tempat menggudangkan korban makanan dan sekaligus sebagai kandang ternak.

Baca juga: Rumah Rasam Kalimantan Timur

Pembagian tersebut bukan bermanfaat dipisahkan maka dari itu dinding pemisah. Secara masyarakat merupakan rubrik yang luas dan tanpa ada sekat. Namun adat tersebut dipisahkan oleh resan adat yang membatasi dan menyambung terutama anggota keluarga dan pengunjung yang datang.

Terimalah itu merupakan macam macam kondominium adat sumatera utara beserta filosofi dan keunikannya. Rumah adat yang ada di sumatera utara diantaranya kondominium adat karo, bolon, mandailing, melayu dan nias. Apartemen aturan tersebut masing masing mempunyai keunikannya sendiri.

Source: https://www.pinhome.id/blog/rumah-adat-sumatera-utara/