Penyebab Keanekaragaman Budaya Di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keberagaman terbesar di dunia. Lantas, apa faktor penyebab keberagaman suku bangsa dan budaya Indonesia?
Ilustrasi. Faktor penyebab keberagaman kabilah dan budaya Indonesia. (Foto: iStock/Cheryl Ramalho)

Jakarta, CNN Indonesia

Indonesia ialah salah satu negara dengan variasi


kabilah


dan budaya nan ki akbar di dunia. Setidaknya, cak semau 300 kelompok kedaerahan dan 1.340 kaki di Lahan Air.

Faktor penyebab tipe kaki bangsa dan

budaya Indonesia

ini terdiri atas catur keadaan. Mulai dari letak wilayah, rangka negara yang kepulauan, kondisi bendera nan beraneka, hingga kondisi transportasi dan komunikasi di masing-masing daerah.


Melansir Muslihat Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Paket B Setara SMP/MTs Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Pendalaman, dan Teknologi bertajuk ‘Keragaman dalam Bingkai Bhineka Spesial Ika’, berikut penjelasannya.

1. Letak strategis wilayah Indonesia

Secara geografis, Indonesia diapit oleh dua benua, adalah Asia dan Australia. Selain itu, Indonesia kembali diapit makanya dua samudra, ialah Lautan Hindia dan Samudra Pasifik.

Bila digambarkan, letak provinsi Indonesia ada di daerah cagak alias strategis. Pada masa lepas, letak Indonesia yang gemuk di kewedanan strategis ini membuat berbagai kerumunan pedagang singgah ke Nusantara.

Mereka enggak namun membawa barang barang, namun juga pengaruh kebudayaan kepada masyarakat Indonesia. Apalagi, para pedagang itu berbunga dari aneka ras dan suku.

Peristiwa ini menjatah berbagai pengaruh ke suku nasion dan budaya di Indonesia. Maka tak heran, cak semau banyak tungkai, agama, dan ras di dalam negeri sampai saat ini.

Misalnya, ada individu keturunan Belanda, Inggris, Portugis, Spanyol, China, India, sebatas Jepang di Indonesia. Kebetulan, bangsa-bangsa itu memang menclok ke Indonesia sejak zaman dulu.


2. Negara kepulauan

Selain letaknya nan strategis, faktor yang menyebabkan perbedaan kabilah di Indonesia ialah kondisi negara kepulauan. Secara jumlah, terserah 16.771 pulau di Indonesia, berpunca Sabang sampai Merauke.

Hal ini membuat hubungan antarmasyarakat di pulau nan satu dengan nan lainnya kerap terhambat, sehingga publik di pulau tertentu mulai meluaskan kebiasaannya sendiri.

Bukan hanya kebiasaan, publik di masing-masing pulau pula mengembangkan adat, budaya, sampai kepercayaannya masing-masing. Alhasil, Indonesia semakin beragam.

Masing-masing negeri jadi punya suku, bahasa, budaya, sistem kepercayaan, agama, sampai norma dan kredit nan berbeda-beda di masyarakatnya.

Contohnya, bahasa orang Padang farik dengan sosok Jawa. Bahasa Padang lebih banyak ketularan pengaruh Melayu, temporer bahasa Jawa menyerap pengaruh India.

Kondisi ini yang menjadi pelecok satu faktor penyebab keberagaman suku bangsa dan budaya Indonesia.

3. Kondisi umbul-umbul

Faktor penyebab keberagaman budaya di Indonesia berikutnya adalah kondisi alam. Sebanding halnya dengan budaya nan farik-cedera di masing-masing daerah, kondisi alamnya kembali lain sama.

Hal ini tentu berbuah plong keberagaman di Indonesia karena mempengaruhi kebiasaan, mata pencaharian, makanan rahasia, pakaian, kesenian, bentuk apartemen, manajemen usia awam, setakat kepercayaan di tiap distrik.

Mahajana nan berada di gunung-gemunung misalnya, mata pencahariannya bercocok tanam seumpama peladang. Mereka mungkin makin teradat bersantap sayuran dan biji kemaluan karena mudah mendapatkannya.

Darurat masyarakat nan tinggal di pesisir tepi laut dan indra penglihatan pencahariannya melaut bak nelayan, barangkali makin sulit bersantap sayur dan buah. Namun, mereka mesti makan hidangan laut.


4. Kondisi transportasi dan komunikasi

Kondisi transportasi dan komunikasi di masing-masing distrik tentu juga berbeda. Sebagian distrik yang damping dengan kota, siapa mempunyai akses transportasi dan komunikasi yang maju atau lebih memadai.

Situasi ini barangkali enggak dirasakan maka itu masyarakat distrik nan jauh dari kota. Bahkan, berbeda pulau terbit ibu kota.

Mereka lagi mungkin jadi tunggakan makrifat karena tak punya akses transportasi dan komunikasi yang memadai, sehingga berpengaruh kepada kebiasaan masyarakat setempat.

Kondisi ini yang menjadikan transportasi dan komunikasi menjadi riuk satu faktor penyebab keberagaman kabilah dan budaya Indonesia.

(uli/fef)




Source: https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20221115170833-569-874135/4-faktor-penyebab-keberagaman-suku-bangsa-dan-budaya-indonesia#:~:text=Faktor%20penyebab%20keberagaman%20suku%20bangsa%20dan%20budaya%20Indonesia%20ini%20terdiri,komunikasi%20di%20masing%2Dmasing%20daerah.

Posted by: gamadelic.com