Pengertian Hari Akhir Menurut Bahasa Dan Istilah


Full PDF Package
Download Full PDF Package

This Paper

A short summary of this paper

31 Full PDFs related to this paper


Download

PDF Pack

Perian Akhir zaman, Definisi dan Pembagiannya

Pengertian hari akhir menurut bahasa dan istilah

ilustrasi akhir dari dunia

Hari Kiamat menurut bahasa adalah musim kerusakan bumi, pembukaan ini diserap dari bahasa Arab “Yaum al Qiyamah” , yang kelebihan sepatutnya ada adalah hari kebangkitan umat. Sementara itu hari kiamat (kehancuran alam semesta beserta isinya) intern bahasa Arab burung laut disebut dengan “As-Saa’ah“.

Secara istilah Yaumudin Qiyamah sering diartikan perian kiamat (kehancuran alam semesta beserta isinya).  Ada dua macam macam hari penutup, yaitu:

Purwa, kiamat sughra atau kiamat kecil

Yakni berupa kejadian atau petaka yang terjadi di alam ini, seperti mortalitas setiap detik, air sebak bandang, angin beliung, jabal menyalak, gempa dunia, peperangan, kecelakaan ki alat, kekeringan yang kepanjangan, hama tanaman yang merajalela.

Keseluruhan jalinan nan peristiwa tersebut ditinjau dari segi aqidah merupakan peringatan dari Allah. Bagi umat yang beriktikad peristiwa ini merupakan testing dan izzah Dzat Allah SWT.

Halikuljabbar berfirman dalam dokumen al-Baqarah ayat 155-156 :“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit kehebatan, kelaparan, kesuntukan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-cucu adam nan kepala dingin, (merupakan) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun“.

Firmannya Sang pencipta sahifah ali-Imran ayat 137: “Sesungguhnya sudah lalu berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; karena itu berjalanlah beliau di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat hamba allah-orang yang mendustakan (rasul-rasul).”

Kedua, Kiamat kubro maupun kiamat raksasa.

Merupakan musim kehancuran seluruh internasional secara masal dan berakhirnya hidup alam dunia serta hari tiba dibangkitkannya semua manusia yang mutakadim mati sejak zaman Rasul Adam sampai manusia anak bungsu, untuk menjalankan proses semangat berikutnya, sebagaimana dijelaskan dalam al-Quran manuskrip al-Zalzalah ayat 1-5: “Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi sudah lalu mengeluarkan tanggung-beban terik (yang dikandung) nya, dan sosok bertanya: “Mengapa bumi (bintang sartan begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu sudah lalu memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.”

Wallahu A’lam.

Home Gaya Hidup Gaya Lainnya

Senin, 08 Agu 2022 11:30 WIB

Pengertian hari akhir menurut bahasa dan istilah

Ilustrasi. Hari akhir atau hari yaumul telah banyak disebutkan dalam Quran. Berikut pengertian hari penghabisan serempak tanda-tandanya untuk diketahui. (Skeeze)

Jakarta, CNN Indonesia

Musim akhir alias

hari kiamat

adalah istilah untuk menunjukkan tentang berakhirnya kehidupan di dunia. Beralaskan ramalan agama

Islam

, hari yaumudin telah disebutkan dalam Alquran dan ada beberapa istilah yang menjelaskan perihal hari intiha ini.

Dirangkum dari NU Online, berikut konotasi musim penghabisan bertepatan tanda-tandanya untuk diketahui.

Pengertian Masa Akhir

Pengertian hari akhir menurut bahasa dan istilah

Ilustrasi. Denotasi hari akhir dan tanda-tandanya Istockphoto/ DKosig)

Hari intiha atau kiamat adalah hari penghakiman cak bagi seluruh umat khalayak di muka dunia, termaktub nan dibangkitkan berbunga alam kubur.

Semua basyar akan digiring ke padang mahsyar hingga masa nan tidak dapat ditentukan untuk berkiblat mahkamah alam baka terbit Allah SWT.

Denotasi periode akhir zaman diterangkan laksana penghabisan zaman sekaligus puncak kebinasaan seluruh alam semesta sehingga tidak ada lagi masa-masa setelahnya, seperti dalam arti QS. Al-Hajj ayat 7 berikut:

“Sememangnya hari kiamat itu pasti esok, tidak ada cacat pun keraguan kepadanya. Betapa Allah akan menggarangkan siapa pun yang ada di dalam umbul-umbul kubur.”

Temporer dalam bahasa Arab, pengertian hari kiamat atau yaumul qiyamah yaitu waktu dimusnahkannya seluruh roh, diikuti dengan kebangkitan untuk penghakiman oleh Allah SWT.

Golongan Manusia di Musim Akhir

Dalam surah Al-Ghasyiyah dijelaskan bahwa momen hari intiha tiba, ada dua golongan manusia yang berbondong-bondong menghadap mahkamah Allah SWT.

1. Golongan Wujuhun Ghasi’ah

Wujuhun ghasi’ah adalah golongan manusia berwajah hina dan paras mereka tertunduk penuh merengut, payah, tidak menyinarkan aura substansial, dan berjalan memasuki bara api.

2. Golongan Wujuhun Na’imah

Wujuhun na’imah yaitu golongan manusia dengan roman berseri. Mereka termasuk orang-insan yang semasa hidup di bumi konstan pada perintah Allah SWT serta tungkul menjauhi segala pemali-Nya.

Tanda-tanda Musim Akhir

Terhitung ada banyak sekali jumlah hadis yang menerangkan tentang pertanda kiamat. Akan semata-mata yang dianggap sahih hanya beberapa saja.

Di bawah ini ada isyarat periode penutup maupun kiamat sesuai urutannya, bersendikan hadis normal nan diriwayatkan Pater Muslim.

  1. Munculnya dukhan maupun kabut lebat nan mengerudungi marcapada
  2. Munculnya Dajal
  3. Munculnya dabbah atau dabat tebal hati nan keluar mulai sejak alat pencernaan marcapada
  4. Terbitnya matahari berpokok putaran barat
  5. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, yaitu dua kabilah yang berperan untuk menciptakan kebinasaan dan kekacauan di mayapada
  6. Munculnya Isa bin Maryam
  7. Ada fenomena tiga gerhana di bagian timur
  8. Munculnya gerhana di bagian barat
  9. Gerhana juga muncul di Ancol Arab
  10. Munculnya api dari Yaman dan menggiring manusia kerjakan berkumpul.

Selain tanda-tanda yaumul nan dapat ditinjau sedari masa ini. Terdahulu diketahui yaumudin itu mutlak pasti terjadi, sedangkan masa datangnya tidak cak semau yang tahu selain Sang pencipta SWT.

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya:
“Mereka menanyakan kepadamu adapun kiamat, ‘bilakah terjadinya?’ Katakanlah, alangkah wara-wara tentang kiamat itu adalah sreg sisi Tuhanku. Tidak seorang pun yang boleh menjelaskan waktu kedatangannya selain Anda. Yaumul akhir itu amat berat (huru-haranya bagi individu) yang di langit dan di mayapada.”

“Akhir zaman itu tidak akan menclok kepada kalian melainkan dengan tiba-tiba. Mereka menyoal kepadamu seakan-akan dia benar-moralistis mengetahuinya. Katakanlah, bukan main, pengetahuan tentang waktu kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi lazimnya manusia tidak memaklumi.” (QS. Al-A’raf ayat 187).

Itulah denotasi perian akhir zaman serta tanda-tandanya yang mesti diketahui sebagai peringatan untuk lebih mempersiapkan diri dengan memperbanyak melakukan dedikasi alim.

(avd/fef)

Saksikan Video di Bawah Ini:

TOPIK TERKAIT

Selengkapnya

LAINNYA Berbunga DETIKNETWORK

Source: https://apacode.com/pengertian-hari-akhir-menurut-bahasa-dan-istilah