Pempek Terbuat Dari Ikan Apa

pp2

Kuliner apa nan paling kecil mashyur bermula Palembang? karuan jawabnya pempek. Walaupun kenyataannya erat semua wilayah di daerah Sumatera Selatan memproduksi pempek, tapi orang lebih mengenal Palembang sebagai kota asal pempek. Kali karena Palembang merupakan ibukota area, jadi paling kecil dikenal.Konon, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya pendatang Cina, sekeliling abad 16. Nama pempek diyakini berpokok dari alas kata “apek”, sebutan lakukan maskulin tua zuriat Cina. Berdasarkan narasi rakyat, ada seorang apek nan suntuk di pinggiran sungai Musi. Sang apek merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan nan melimpah, dan hanya dimanfaatkan hingga digoreng dan dipindang. Sang apek kemudian mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka alias  tepung sagu (orang Palembang menyebutnya). Akhirnya dihasilkanlah diversifikasi peranakan baru, yang dijajakan maka dari itu para apek dengan bersepeda keliling kota. Maka dari itu karena penjualnya dipanggil dengan sebutan “Pek..Pek…”, lambat laun orang mengenal jenis makanan bau kencur tersebut ibarat empek-empek atau pempek.

Pada awalnya pempek dibuat dari lauk belida, namun karena ikan belida semakin langka dan harganya menjadi mahal, maka dicari alternatif ikan sungai keberagaman bukan seperti gabus dan toman. selanjutnya dipakai juga variasi ikan laut, seperti tengiri dan tengkuluk-parang. Pempek yang terbuat berpangkal ikan laut rasanya lebih lemak, belaka harganya lebih mahal, terutama nan terbuat dari iwak tengiri. Mungkin karena bulan-bulanan bakunya harus didatangkan dari luar provinsi Sumatera Kidul. Kalau pempek  dari ikan air bengawan rata-rata dijual Rp.1000 masing-masing granula, maka harga jual pempek dari daging ikan tengiri yakni Rp.3000 per butir.

Di Sumatera Selatan, pempek menjadi makanan dan jajanan terlazim setiap hari. Rapat persaudaraan bisa dipastikan, nyaris setiap waktu pempek dikonsumsi maka dari itu warga Sumatera Selatan, terutama cak bagi menu sarapan. Entah itu pempek hasil olahan sendiri atau membeli dari kedai pempek yang banyak tersebar di seluruh Sumatera Daksina. Pempek disantap dengan kuah atau cakap angin cair nan disebut cuko. Pempek dan cuko yaitu padanan putih, tak pernah terpisahkan.  Cuko terbuat berpokok campuran air gula berma/gula bathok, asam jawa, kucai putih, dan cabe rawit. Adapula yang menambahkan cuka putih kerjakan menambah keasaman. Cuko nan gurih memiliki aroma yang langgeng, kekentalan, rasa pedas, asam dan masin nan patut. Pempek yang mak-nyus jika rasa cukonya tidak cukup akan terasa tak mak-nyus. Bakal menikmati cuko, makhluk Palembang punya mandu yang singularis, yaitu dengan menaruh cuko pada kobok katai, dihirup, silam diseruput. Mirip pendirian kita menenggak tindasan ketika masih panas-panasnya. Nan enggak terbiasa mungkin pertama akan tersedak, karena aroma asam dan pedasnya nan langgeng.  Kebiasaan meneguk cuko atau ‘ngirup’ cuko ini sudah mendarah daging bagi 0rang Palembang. Katanya, belumlah lengkap kalau musim ini belum ngirup cuko. Bahasa Palembangnya “wong Palembang dak pacak idup kalu dak ngirup cuko sehari be”, maksudnya orang Palembang bukan boleh atma kalau sehari tidak minum cuko.

Takdirnya berujar akan halnya jenis pempek, cucu adam pasti akan sekalian terpaku puas pempek kapal islam. Kapal selam memang macam pempek paling terkenal semenjak Palembang, dan paling banyak diperdagangkan di Jawa. Suntuk saya kembali hanya mengenal pempek kapal selam, tetapi pasca- menetap di kota Wong Kito saya mentah tahu sekiranya pempek itu banyak sekali macamnya. Ada 11 macam pempek yang berhasil saya identifikasi, yuk saya kenalkan cak satu demi satu satu.

  1. Pempek Kapal Selam

Jenis pempek paling diingat, oleh saya tempatkan di nomer 1. Bentuknya memang menyerupai kapal selam, dengan isi telur ayam. Merupakan jenis pempek yang paling besar, makanya harganya paling mahal. Saban butir dijual seharga Rp.10.000 s/d Rp.15.000, bandingkan dengan pempek jenis lain nan hanya Rp.1000 s/d Rp.3000 masing-masing butir. Umumnya disajikan dengn mie kuning, irisan timun, serakan udang rebon giling, dan disiram kuah cuko. Makan sebiji semata-mata, mutakadim mengenyangkan.

  1. Pempek Lenjer

Bentuknya bulat memulur seperti lontong, makanya disebut pempek lenjer. Suka-suka dua jenis adalah pempek lenjer besar , seukuran lontong dan pempek lenjer kecil, seukuran deriji tangan. Pempek lenjer segara, disajikan dengan cara diiris-iris lalu digoreng. Pempek lenjer kecil serampak goreng, tidak terlazim dipotong.

  1. Pempek adaan / pempek bulat

Berbeda dengan luluhan pempek pada kebanyakan nan memperalat pelarut air untuk mencampur daging ikan giling dengan tepung sagu, pempek buntar/adaan menunggangi air santan. Maka dari itu rasanya makin gurih. Adonan kemudian dicampur dengan bawang rendang maupun parutan kelapa, tergantung selera. Selanjutnya dibentuk bulat, dan digoreng setengah matang. Enggak direbus seperti pempek pada galibnya. Sekiranya hendak disajikan, pempek adaan baru digoreng lagi sampai matang.

  1. Pempek Telur alias kapal selam mini

Pempek telur, rang dan rasa seimbang sama dengan pempek kapal selam, hanya ukuran 4x lebih kecil, makanya disebut pempek kapal selam mini. Bagian dalamnya juga digdaya telur ayam. Disajikan dengan digoreng ataupun tanpa digoreng terlebih terlampau.

  1. Pempek Pistel

Ini pempek favorit saya. Bentuknya mirip kue pastel yang di Jawa, tapi isiannya berupa campuran daging pepaya akil balig nan diserut dan urang yang dibumbui. Penyajiannya, bisa digoreng lebih terlampau atau spontan disantap. Termuat jenis pempek nan langka, kedai pempek di Palembang tak semuanya menjual spesies pempek ini. Kalaupun ada, hanya diproduksi intern jumlah terbatas. Kalau kita membeli paket oleh-maka dari itu pempek Palembang, saya jamin pempek pistel tentu tidak tercantum disatuan bungkusan tersebut. Pempek ini rata-rata bagi dimakan di tempat, bukan seumpama biji zakar tangan. Bisa jadi karena isiaannya yang lain tahan lama.

  1. Pempek ikal / kerupuk / mie

Yakni macam pempek yang cukup susah proses pembuatannya, karena harus dicetak dulu dengan pirikan/ tempurung kelapa berlubang halus. Caranya, adonan pempek diletakkan di atas talenan, dahulu pirikan ditekan di atasnya. Gumpalan bancuhan pempek keriting serupa mie akan terkumpul di atas pirikan, lewat dipisahkan. Lebih lanjut direbus di atas air panas tidak mendidih, agar adonan tidak buyar, maupun dapat kembali dikukus. Pempek ikal disajikan tanpa digoreng.

  1. Pempek Alat peraba

Pempek selerang terbuat dari campuran daging ikan tengiri dan jangat ikan tengiri, galibnya perbandingannya 1:4, contohnya 1kg daging tengiri, dicampur dengan 250gram indra peraba iwak tengiri. Prinsip membuatnya, daging dan selerang ikan tengiri dicampur dengan air dan tepung sagu, dibentuk bulat gepeng tinggal digoreng setengah masak. Jika hendak disajikan baru digoreng sebatas matang. Rasa pempek kulit gurih, namun terasaaagak lidas di alat perasa, barangkali karena ada campuaran  kulit ikannya.

  1. Pempek salai / pempek tunu

Sesuai dengan namanya, pembuatannya dengan cara dipanggang, farik dengan varietas pempek pada biasanya nan direbus atau digoreng. Setelah matang, pempek panggang dibelah, selanjutnya diisi dengan senyawa ebi giling, cabe, dan kecap manis. Banyak dijual dengan mempekerjakan gerobak keliling, bagaikan jajanan momongan sekolah.

  1. Pempek belah

Pempek belah merupakan jenis pempek lenjer kerdil yang setelah digoreng, kemudian dibelah dan diisi dengan campuran ebi giling, cabe, dan cepak manis.

10. Pempek tahu

Pempek tahu mirip dengan bakso tahu, bedanya pada adonan yang ditempelkan di adv pernah goreng konkret senyawa daging ikan giling dan tepung sagu,  tidak daging sapi.

11. Pempek Lenggang

Pempek lenggang dibuat semenjak pempek lenjer yang diiris-sayat, kemudian dimasukkan ke dalam takir (panggung serupa mangkuk berbentuk kotak yang terbuat daun pisang disemat lidi). Seterusnya takir dituangi telur bebek kocok, dan dipanggang di atas bara jago merah setakat adonan setengah menguning. Pempek lenggang setengah matang dilepaskan dari cetakan, silam di panggang di atas bara jago merah sampai matang. Pempek lenggang penyajiannya serupa dengan pempek kapal selam, pelengkapnya substansial mie kuning, irisan timun, taburan ebi giling, dan kuah cuko.

Padalah, mutakadim adv pernah kan 11 macam pempek Palembang. Minat mencoba? silahkan minta biji zakar tangan dari kerabat atau teman yang datang ke sini, atau order via online shop juga boleh. Pempek jika  umpama biji kemaluan tangan akan dibalur dengan debu sagu, buat menghalangi proses fisiologis pempek. Kesudahannya pempek menjadi lebih resistan lama, enggak cepat basi. Hanya, ada beberapa variasi pempek yang bukan masyarakat dijadikan oleh-oleh, harus kontan dimakan di bekas asalnya. Seperti ; pempek pistel, pempek ayunan, pempek panggang, pempek tahu, dan pempek keriting. Takdirnya lakukan pempek-pempek tersebut, silahkan cak bertengger bersama-sama ke bumi wong kito ya, ditunggu. Selamat mencoba!

Source: https://belipempek.net/macam-macam-pempek

Posted by: gamadelic.com