Pembengkakan Pada Hati Karena Serangan Virus Disebut

Virus dapat menginfeksi dan menyebabkan penyakit pada berbagai organisme baik tumbuhan, satwa, dan cucu adam.

  • Gondong (parotitis)

Gondong yaitu penyakit pembengkakan kelenjar ludah (parotis), nan disebabkan oleh Paramyxovirus. Penularan melewati kontak langsung dengan penderita, melalui air liur, urin maupun muntahan. Virus ini saja punya RNA.
Paramyxovirus
dapat bertunas di jaringan otak, testis, glandula parotid dan sama sekali di hati.

  1. Herpes

Penyakit infeksi lega hotel prodeo epitel, disebabkan oleh virus herpes simpleks HSV-1 dan HSV-2. Setelah terjadi infeksi, virus tidak akan keluar berbunga bodi dan tetap laten pada kamp-sel saraf. Gejala keburukan nya adalah kulit memerah dan muncul bintil-bintil seperti luka melepuh. Ki kesulitan ini bisa menular melalui asosiasi refleks dengan cairan yang mulai sejak berpunca jaringan epitel yang meradang.

  1. Influenza dan para influenza

Penyakit pernapasan, dengan gejala jasmani menggigil, remai kepala, batuk sangar, demam, dan gempa bumi otot. Influenza disebabkan oleh
Orthomyxovirus
yang berbentuk bulat. Virus influenza menyerang sel-tangsi saluran asimilasi dan mudah menyebar berbunga satu orang ke individu yang lain momen penderita batuk darah, bersin atau kontak tangan yang meradang. Parainfluenza ialah kelainan terusan respirasi, bosor makan diderita oleh bayi dan anak-momongan , disebabkan maka itu Parainfluenza virus.

  1. AIDS

AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) adalah penyakit penurunan sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV
(human immunodeficiency virus )
. Komplikasi ini pertama barangkali ditemukan makanya intelektual berbunga Amerika Sekutu,
Michael S. Gottlieb
dan
Frederick P. Siegal
(1979). Penyakit AIDS dilaporkan pertama kali sampai di Amerika puas perian 1981, sementara itu isolasi virus dilakukan pada akhir tahun 1983. HIV adalah virus golongan retrovirus yang mempunyai 2 molekul RNA. Perjalanan sangat khas, ialah memerlukan waktu nan cukup lama (sekitar 10 tahun), dimulai dari stadium infeksi primer, penyebaran virus ke organ limfoid, masa laten klinik, timbulnya ekspresi HIV, penyakit balai kesehatan dan kematian. Gejala yang boleh dilihat adalah naik-naik, mencirit, penjatuhan berat jasad, rasa penat, demam. Penularan AIDS berbeda dengan penularan keburukan akibat virus lainnya, HIV menjalar melalui hubungan seksual dengan penderita AIDS , pendayagunaan jarum suntik bekas oleh pemakai narkoba, transfusi talenta yang tercemar HIV, dan ibu nan terkontaminasi HIV kepada bayinya. HIV tak menular melalui udara, kontak biasa, alias melangkahi gigitan insekta, batuk, bersin, jabatan tangan. Virus HIV terletak dalam darah,cairan sperma, cairan nan dihasilkan vagina dan cairan tubuh lainnya berbunga penjamin AIDS.

  1. Campak

Campak disebabkan oleh
morbilivirus. Gejala rubela yaitu demam tinggi, batuk,flu, mata berma, dan rasa nyeri di seluruh jasad.

  1. Radang hati

Hepatitis (pembengkakan hati) disebabkan oleh virus hepatitis. Beberapa virus radang hati yang sudah lalu dikenali yaitu virus hepatitis A,B,C,D, dan E. Gejala umumnya yaitu demam, dugal, dan muntah, serta perubahan warna kulit dan epidermis dahak terlihat kuning. Virus hepatitis A umumnya menimbulkan hepatitis akut (timbul secara mendadak dan cepat memburuk), disebabkan oleh virus HAV pecah genus
Heparnavirus. Virus hepatitis B boleh menimbulkan radang hati akut maupun kronis (berlangsung terus menerus), disebabkan maka dari itu virus HBV dari genus Orthohepadnavirus. Penderita hepatitis B dan hepatitis C mempunyai resiko menderita kanker hati. Hepatitis C disebabkan maka itu virus HCV dari genus Hepacivirus. Virus hepatitis D hanya menginfeksi tubuh yang sudah tertular hepatitis B, dan disebabkan maka itu virus HDV semenjak genus Deltavirus. Virus hepatitis E umumnya menimbulkan gejala penyakit begitu juga hepatitis A, yang disebabkan oleh virus HEV dari genus Herpesvirus.

  1. Cacar ketumbuhan (smallpox)

Cacar variola disebabkan oleh virus variola. Perian inkubasi virus variola sekeliling 12 periode. Sepanjang 1 – 5 hari sebelumnya terjadi demam dan tubuh terasa lesu, kemudian munculnya busa (vesikula) pada indra peraba, gelembung yang berisi nanah yang membentuk kerak, kemudian magfirah dan memencilkan bekas, nan lambat laun akan memudar. Cacau variola dapat dicegah dengan vaksin
Orthopoxvirus.

  1. Lincah air varisela (chikenpox) dan herpes zoster (shingles)

Abilah air varisela yaitu komplikasi ringan yang mudah meluas, terutama pada anak-anak. Masa penetasan abilah air varisela sekitar dua minggu, dengan gejala demam, penyakit asma, pegal ngilu, dan timbulnya vesikula pada kulit dan gelimir lendir.
Herpes zoster
yaitu penyakit gesit air nan diderita makanya orang dewasa dengan gejala sama seperti cacar air varisela. Kedua komplikasi tersebut disebabkan maka dari itu virus varisela, perbedaannya yaitu cangkrang varisela disebabkan infeksi purwa virus, sedangkan
herpes zoster
disebabkan pengaktifan kembali virus laten nan menetap di ujung saraf selama bertahun-tahun, dan aktif pun jika daya tahan tubuh menurun.

  1. Polio (Poliomyelitis)

Poliomyelitis yaitu penyakit infeksi virus yang menyerang asosiasi saraf buku. Gempuran virus polio menyebabkan lumpuh, terutama kaki, jika virus menginfeksi selaput otak
(meninges)
dan sumsum tulang belakang. Kebobrokan ini mudah berjangkit dilingkungan dengan sanitasi yang buruk, merambat melalui makanan yang tercemar oleh kotoran penderita. Polio bisa dicegah dengan pemberian
vaksin Salk.

  1. Demam berdarah

Demam berpembawaan ialah penyakit epidemi (wabah) di Indonesia, India, Filipina, yang disebabkan oleh virus dengue bersumber genus Flavivirus ,melalui gigitan nyamuk gajah
Aedes aegypti
dan
Aedes albopictures. Gejala dari penyakit ini yakni awak menggigil dan sakit pengarah, bercak merah timbul dan berlantas selama 24 – 72 jam. Kadar trombosit n domestik bakat akan menurun dan kondisi paling parah yaitu terjadinya pendarahan yang dapat menyebabkan kematian.

  1. Ebola

Virus Ebola ditemukan pada hari 1976 di Zaire Afrika Tengah. Ebola merupakan penyakit nan mematikan, diperkirakan ditularkan ke sosok melangkaui nangui nan meradang. Virus ini menyerang hotel prodeo darah kudrati makrofag, jaringan fibroblas, kemudian menyebar ke organ-perkakas tubuh sehingga menyebabkan pendarahan dan kematian penderitanya.

  1. Chikungunya

Penyakit chikungunya disebabkan oleh virus chikungunya dan ditularkan maka itu nyamuk Aedes aegypti dan Aedes africanus. Gejala yang dirasakan penanggung hampir sebagai halnya demam berdarah, dengan rasa gempa bumi yang hebat di persendian tangan dan suku sehingga menyebabkan kelumpuhan temporer lega penderita.

  1. SARS

SARS
(severe acute respiratory syndrome), menyebabkan gangguan akut sreg serokan pernapasan dan dapat menyebabkan kematian. Keburukan SARS disebabkan oleh coronavirus. SARS pertama kali unjuk di Cina pada akhirusanah 2002. Di selama tahun 2003 kasus SARS rembet di seluruh bumi dan menyebabkan sekurang-kurangnya 813 hamba allah meninggal dunia. Gejalanya yaitu demam tangga, menggigil, lesu, sakit kepala, nyeri otot, batuk kering, dan sesak napas yang menyebabkan penderita kekurangan oksigen.

  1. Tumor, tumor ganas, karsinoma, dan benjol

Tumor yakni jaringan yang terjaga mulai sejak sengkeran-sel dengan kecepatan pembelahan melebihi sempadan normal. Puru ajal disebut puru ajal, sedangkan karsinoma yaitu kanker pada jaringan lunak misalnya membran. Bonggol yaitu tumor jinak pada sel epitel kulit maupun membran mukosa. Kutil, tumor kelamin, kanker mulut rahim dan penis, karsinoma sel epitel skuamosa disebabkan oleh Papillomavirus .

  1. Rabies

Rabies merupakan infeksi akut lega korespondensi saraf pusat, disebabkan oleh Rhabdovirus yang dapat menular ke manusia melalui gigitan ataupun air liur hewan penderita, misalnya anjing, kucing, dan monyet. Fauna yang terkena rabies menunjukkan perilaku bergairah atau kelumpuhan. Virus ditularkan ke bani adam melalui gigitan satwa yang terinfeksi. Sehabis masa penetasan yang sangat bervariasi, berasal 13 – 60 hari, timbul gejala kesemutan disekitar jejas gigitan, perasaan gelisah, dan otot tegang. Rayuan kepentingan induk bala, seperti hilangnya kognisi, terjadi kira-kira 1 minggu kemudian. Rabies boleh dicegah dengan pemberian vaksin.

  1. Masalah mulut dan kuku

Penyakit yang adv amat menular plong satwa ternak sapi, domba, kartu ceki, wedus atau kerbau,
Aphthovirus. Problem ini ditularkan melangkahi udara, kekeluargaan serempak, tembolok, dan peralatan yang terinfeksi oleh virus. Gejala hewan ternak yang terinfeksi antara tak gelisah, lesu, dehidrasi, pincang, demam menjejak 410
C , banyak mengeluarkan air liur, muncul vesikula yang berisi cairan bening sampai kuning kemerahan dan mudah terkelupas pada bagian labium, lidah, gusi, mukosa pipi, plafon perkataan dan cakar. Penyakit kuku dan mulut dapat dicegah dengan vaksinasi.

  1. Tetelo (NCD)

Tetelo
(parrot fever)
alias NCD
(New Castle Disease)
yaitu penyakit pada unggas (bak ayam jago atau itik), dengan gejala diare, batuk-batu berdahak, dan kehilangan keadilan sehingga tubuhnya mengalir-putar dengan pengarah tertekuk. Kelainan tetelo disebabkan maka itu virus
New Castle Disease (NCD), dan mudah menular, serta menyebabkan kematian hewan ternak.

  1. Tumor (kutil)

Penyakit tumor atau gambol pada ayam disebabkan maka dari itu RSV
(Rous Sarcoma Virus), dan tumor pada sapi disebabkan oleh virus
Bovine papillomavirus.

  1. Flu burung

Ki kesulitan selesma zakar atau Avian Influenza (A), disebabkan maka itu HPAIV
(Higly Pathogenic Avian Influenza Virus)
yang plong awalnya hanya menyerang unggas, beberapa virus mengalami alih tugas menjadi semakin ganas sehingga mengamati nangui dan manusia. Varietas virus tipe A dan sub tipe H5N1.

  1. Penyakit pada pokok kayu yang disebabkan oleh virus.
  1. Tungro

Virus tungro ini mencela batang dan akar tanaman padi menyebabkan rumah pasung-kerangkeng daun nyenyat sehingga pertumbuhan terganggu dan katai. Penyebarannya oleh wereng coklat dan tungro. Buat mengatasinya pemerintah menganjurkan mengunakan bibit antah varietas unggul tahan wereng (VUTW).

  1. Mosaik

Mosaik adalah penyakit yang menyebabkan bercak asfar lega daun tembakau, kacang cina, kates, lada, tomat, ubi belanda dan beberapa jenis labu. Komplikasi ini disebabkan oleh Tobacco Mosaic Virus (TMV). Penyebaran virus ini melalui kekeluargaan serangga.

  1. Penyakit TYLC
    (Tomato Yellow Leaf Curl Virus)

Virus nan menyebabkan daun tanaman tomat bercelup kuning dan memuntal sehingga menurunkan hasil panen.

  1. Virus CVPD
    (Citrus Vein Phloem Degeneration)

Virus ini menyebabkan penyakit degradasi plong kunarpa dan daun jeruk. Virus ini menyerang sistem pembuluh pengangkut floem sreg tanaman sitrus.

Pada dasarnya kita n kepunyaan sistem imun, tetapi sistem imun yang ada kadang-kadang enggak gemuk bikin melawan infeksi suatu diversifikasi virus. Usaha pencegahan terhadap infeksi virus boleh dilakukan dengan cara :

  1. Pemberian vaksin virus, merupakan formula yang terbuat berpangkal episode badan virus, virus sirep atau virus hidup nan diinjeksikan ke privat tubuh makhluk khasiat memperoleh satu sistem imun (kekebalan) secara alamiah. Vaksin virus dibedakan menjadi dua varietas, yaitu vaksin virus tenang dan vaksin virus hidup yang dilemahkan. Vaksin virus mati dibuat dengan memurnikan sediaan vaksin melangkaui tahap-tahap tertentu. Sedangkan vaksin virus hidup nan dilemahkan dibuat dari virus mutan yang memilki antigen hampir proporsional dengan virus ilegal. Misalnya vaksin cacar dan polio.
  2. Interferon, adalah protein yang dihasilkan oleh hewan atau sel biakan sebagai respons terhadap infeksi alias pengiduksi bukan dan berfungsi hadang replikasi virus privat suatu penjara.
  3. Kemoterapi antivirus
  4. Merupakan sejumlah sintesis antivirus yang dapat digunakan untuk terapi penyakit yang disebabkan oleh virus. Tetapi penggunaannya hanya dalam keadaan tertentu karena dapat bersifat toksin untuk sel tubuh.

Source: https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Virus/molfiles/konten15.html