Pantun Teka Teki Buat Pacar

Brilio.pukat –
Menjalin pertalian asmara pasti ada suka dan dukanya. Terlebih bagi antitesis yang madya dimabuk asmara semata-mata harus terpisahkan oleh jarak dan waktu. Waktu-perian seakan kelabu karena dilanda rasa rindu.

Perasaan kangen dengan pacar betapa menyesakkan. Jarak yang jauh, menciptakan menjadikan mereka harus sabar menahan kangen untuk berjumpa bersama. Kebanyakan perasaan ini datang momen sedang menyendiri, hening, sirep, sehingga hati boncel mulai berbicara.



Padalah, jikalau kamu detik ini merasakan rindu dengan pacar, kamu bisa mengungkapkan rasa itu dengan pantun komikal. Dengan mengirimkan pantun lucu, setidaknya rasa rindumu bisa disampaikan.

Tak hanya menggelikan, puisi lama ini juga dapat dibilang sentimental dan cak bagi baper. Seperti yang
brilio.net

rangkum berikut ini 85 pantun absurd rindu pacar, dihimpun dari berbagai mata air pada Jumat (24/9). Cocok dia kirimkan bikin pacar tersayang.





Pantun lucu rindu pacar © berbagai sumber

-foto: Instagram/@hm_burtami

1. Ikan mati kena cacar

Rinduku sekeping mati sama pacar

2. Tumbuhan lumbung bergoyang-guncang

Hatiku rindu padamu sayang

3. Buah mengkudu cak semau di pagar

Semakin kangen sama pacar

4. Pohon jelapang banyak semut rancangan-susuk

Lagi ribang sama pacar orang

5. Pergi ke toko buku

Jangan lupa lalu pasar

Hati rindu tiada tertukar

Semata-mata dia terbayang di nalar

6. Main palu ketiban pala

Ini kangen kerjakan cak hendak sinting

7. Duduk santai terdengar Adzan

Keunggulan masa akan senja

Hati tawanan oleh kemauan,

Pron bila kamu nanti?

8. Pedang drastis dari baja

Mencolok pikiran terasa gundah

Walau namun suatu jam saja,

Rasanya sebulan ditinggal sudah

9. Walau ki getir rasa jamu

Akan segar seluruh tubuh

Tok tok tok bukakan hatimu

Ini aku hinggap membawa ribang

10. Dari mana datangnya lintah

Berbunga kali turun ke sawah

Berpokok mana datangnya pelahap

Dari kekasih nan sangat ki ajek

11. Hitam peledak terasa sendu

Hitam bagai sebongkah alai-belai

Kenapa aku semacam itu merindu

Karena kamu memang nomor suatu

12. Rumah kosong memang kosong

Tertiup angin yang menderu

Kekasihku kamu sedang apa?

Kalau aku sedang kangen engkau

13. Bunga melati sudah layu

Dua hari sudah berlalu

Bukan pamrih mau merayu

Tapi wajahmu terbayang cangap

14. Naik gunung dengan pemandu

Perut lapar petik talas cina

Selagi lever masih rindu

Tak tentram bila belum antuk

15. Malam-malam ada burung hantu

Burungnya mati tidak berdaya

Senyuman manis milikmu itu

Membuat diriku enggak berdaya

16. Burung nuri terbang melayang

Kulit rusa polengpoleng

Taruh rindu cak bagi puspa hati tersayang

Moga beliau panjang usus menanti pulang

17. Anak uang dahlia rente selasih

Tumbuh di kebun aneka rupa

Hati bahagia punya kekasih

Sayang dia jauh di sana

18. Hari Minggu hari Minggu

Urut-urutan-urut-urutan sang tabuhan janti

Kekasih jauh bosor makan menunggu

Di sini aku menanti-jemah

19. Rumput liar di atas tikar

Ditumbuhi si bunga mawar

Kalau rindu semakin mekar

Namun fotomu bintang sartan penawar

20. Periode daftar hari terakhir

Waktu terasa banyak terusir

Kamu nggak wajib khawatir

Cintaku hanya untukmu koteng

21. Panggul paku dipukul godaan

Dicampur jamu di atas tungku

Cintaku cukuplah satu

Untuk sira sepanjang masa

22. Ke Pasar Pekan beli duku

Beli duku ditemani ibu

Wahai gadis pujaanku

Aku sangat merindukanmu

23. Dari bukit kancil berpindah

Rumputnya kering banyak sirep

Terukir namamu lewat luhur

Sebab dikau kekasih sejati

24. Wanita taat cangap berbakti

Bagai bunga penuh kembang

Biarlah merasuk rindu di hati

Mudahmudahan camar bersemi berkembang

25. Rumah kayu rumah panggung

Tangga bawah ditinggikan

Sulit rindu ini kutanggung

Kemana hendak kuberikan

26. Dalam kotak buah nangka

Bercat sirah buah naga

Turun hati siapa sangka

Datang rindu tak terkira

27. Anyep malam bibirpun tunawicara

Enggan rasanya hendak bertamu

Beribu hari telah mangkat

Tak awawarna jua cintaku padamu

28. Daun emas patera ketitir

Turun ke bumi dari dahannya

Kadang cemas kadang panik

Akankah dirimu selalu setia?

29. Kilangangin kincir paksina mutakadim berputih

Di atas besar teko bertemu

Hati ini kujaga sayang

Hendaknya bosor makan hanya untukmu

30. Dari benang dibuat selendang

Dinamakan selempang arai

Walau gangguan menghadang

Tak luntur kasihku untukmu sayang

31. Individu asing beli buku

Aku pusing, kangen ia

32. Ini pantun, pantun rindu

Unjuk dari lubuk hatiku

Bila aku kangen padamu

Serasa sendu di dalam kalbu

33. Main game sampai begadang

Bangun pagi di hari Ahad

Aduh tolongin dong selalu

Pun-lagi aku kangen kamu

34. Hari pekan menenggak jamu

Jalan kaki ketemu temen

Mutakadim lama nggak ketemu

Tatap fotonya malar-malar ribang

35. Randu bukan sembarang lumbung

Randu merecup rapat persaudaraan kemumu

Rindu bukan sembarang rindu

Rindu lama tak berlawan

36. Bambu bau kencur buat keranda

Tumbang suatu topan melanda

Kusimpan rindu internal dada

Belaka untukmu aduhai adinda

37. Lewat katai sang rumah dara

pintu dikunci janganlah lupa

Semakin kupendam semakin lara

Kapankah tiba hari berjumpa

38. Jembatan jauh kaki meniti

Hingga start ke Tanjung Meranti

Cintaku ini cinta kudrati

Rindunyapun tak henti-henti

39. Pohon anjlok urut-urutan terhalang

Sekuat tenaga disingkirkan

Rasa kangen belum hilang

Pantun ini aku kirimkan

40. Bila tiada pohon salih

Boleh pakai tanaman meranti

Akan selesai periode menanti

Masa bahagia yang menggilir


Pantun lucu ribang pacar, bikin baper.

Pantun lucu rindu pacar © berbagai sumber

foto: Instagram/@nurulqom_olshopherbal

41. Tanah sawah sungguh subur

Banyak sekali lagi hasil panennya

Kapan hati teko terhibur

Agar hilang rasa merana?

42. Rumah mewah dari angsana

Tangan memaku ujung tangan terluka

Sekiranya lawan tak kemana





Tetapi itu pembeli duka

43. Apakah merek Tuan Raja

Di ketua terletak mahkota

Apakah aku terlalu memuja

Rasa ribang penuhi dada

44. Menunggang kerumah teman

Ya udah aku kangen

45. Beli manggis di pasar ahad

Kamu manis ehh aku rindu

46. Terdiam mendaras siasat

Komandan menggelinyau ada tungau

Cak hendak hati mengutarakan kangen

Ketika diri terpisah oleh waktu

47. Mendengar musik bersenandung

Ditemani suasana mendung

Sungguh diriku tiada berbahagia

Miliki rindu yg menggantung

48. Burung kedidi hinggap di dahan

Burung tempua bersarang rendah

Berleleran diri tiada tertangguh

Menanggung rindu tiada ternoktah

49. Kiri jalan kanan juga perkembangan

Tengah-paruh pohon mengkudu

Kirim jangan pesan pun jangan

Sama-sekufu mengaku kangen

50. Bersantap mengkudu

Minumnya jamu

Hai anda aku kangen

Bolehkah kita bertumbuk?

51. Pergi ke pasar membeli duku

Duku dibeli cuma seribu

Dirimu jauh ku merasa rindu

Dirimu akrab ku malar-malar malu

52. Sekarang hari minggu akan datang musim senin

Aku sebenernya ribang tapi malu kepingin ngucapin

53. Bila ada sumber di ladang

Jangan lalai membanjur padi

Bila besok ada persuaan

Mudah-mudahan dia nggak mengimbit ke lain hati

54. Jalan-kronologi ke pasar ahad

Minum jamu di pinggir jalan

Dalam rindu lama menunggu

Suka melamun resah perasaan

55. Walau pahit rasa jamu

Akan bugar seluruh awak

Tok-tok bukakan hatimu

Ini aku datang mengangkut rindu

56. Masak tahu pakai bumbu

Hawa nafsu menggebu ribang

57. Menenggak tembusan makan gorengan

Sambil berbincang dengan tampin

Hanya doa yang mampu ku panjatkan

Mudah-mudahan rindu lekas dipertemukan

58. Aduh aduh aduh tiga kali

Eh adanya ketemu adudu

Hei ia yang jauh ayo kesini

Samperin aku nan sedang rindu

59. Marus kambing dimasak bumbu

Bumbunya masif digulung terigu

Kerempeng sangar enggak tak mampu

Karena hati bersedia dan menerima rindu

60. Pahit pare pahit lagi hempedu

Tajam gunting ekstrem kembali pisau

Perit sungguh menanggung rindu

Ibarat bongkok di waktu kemarau

61. Bila tiada mawar yang biram

Sekuntum kamboja saya petikkan

Bila rindu semakin parah

Pantun belalah saya tuliskan

62. Minum jamu di pohon jambu

Senyumanmu bikin rindu

63. Kini hujan begitu meyesakkan

Mengerasi perhatian mengingat kenangan

Genangan terasa berserakan

Menahan rindu tidak terungkapkan

64. Elang putih elang jawa

Sangat kuat kepakan sayapnya

Rindu ini segenap hayat

Yang dirindu tambahan pula mendua

65. Sreg syair ku ungkapkan

Rasa kangen tak tertahankan

Pada pantun kutuliskan

Kangen hidup plong kultus

66. Moga esok kita bertemu

Tuk mengobati rasa rindu

Meskipun tak luang pada saat periode

Rindu ini pasti berlalu

67. Panjang ekor ikan pari

Pari disimpan n domestik peti

Tak bertarung hanya sehari

Rasanya sebagai halnya hendak mati

68. Terbang bangau cukup lama

Condong selat Karimata

Jika kangen kusebut keunggulan

Menitik pula air netra

69. Makan tak enak tidur bukan lena

Padahal jemah dah masa raya

Lever di internal galabah gulana

Ingin berjumpa apalah daya

70. Malam turun terasa nyenyat

Sepi membekam suasana

Aku bagaikan terpatah sayap

Hilang kekasih meninggalkan ke mana

71. Lari jauh si Belanda

Takut mereka jika bertemu

Sesak rasa di dalam dada

Mengejar pelelang peminta rindu

72. Kalah perang bangsa Belanda

Wajahnya sipu buruklah rupa

Obat luka ini namun kakanda

Semoga cepat kita berjumpa

73. Kalau tak karena kuda

Tak mungkin debu penuhi udara

Sekiranya bukan karena sayang

Tak mungkin kangen penuhi dada

74. Udang mahal uang windu

Kasih tempe pun luang

Kadang-kadang aku rindu

Nan dirindu tidak pernah tahu

75. Kukira lidi ternyata pakis

Bukan sawah ternyata ladang

Kukira kamu ribang padaku

Rupaya datang cak hendak berhutang

76. Berekreasi ke kota Malang

Anak pembajak pakai kebaya

Kangen pacar bukan kepalang

Hanya bisa memandang fotonya

77. Tandan matang apa tandanya?

Harum wangi dari buahnya

Merosot cinta apa tandanya?

Ada rindu di dalam dada

78. Manis manis gula jawa

Senyum manis dipandang mata

Hati rindu ingin empat mata

Agar dapat memadu cinta

79. Tebu manis apa namanya

Tebu surat itu namanya

Menjauhi ini tak selamanya

Sabarlah sabar nantikan saya

80. Pohon hierarki pohon meranti

Bekas singgah pokok kayu dedali

Setiap senja aku menanti

Moga sayangku cepat pun

81. Magrib hari duduk di jembatan

Tubuh letih pasca- kerja

Rindu lever ingin berdekatan

Selalu buah hati madya bekerja

82. Burung nuri khawatir ke awan

Butuh bertengger di tanaman kelapa

Kekasihku jauh di perantauan

Aku rindu ingin berjumpa

83. Bangun pagi di periode subuh

Lari pagi berkilo-kilo

Ada susahnya kekasih jauh

Sukma bagai seorang jomblo

84. Anak berperan sangat gaduh

Kain lembut dari beledru

Ada enaknya kekasih jauh

Lebih lama lebih kangen

85. Baju bolong hendak dijahit

Baju dijual di pasar Kamis

Banyak obat rasanya ki getir

Tetapi perunding kangen rasanya manis

(brl/far)

(brl/far)

Source: https://www.brilio.net/wow/85-pantun-lucu-rindu-pacar-romantis-dan-bikin-baper-2109247.html

Posted by: gamadelic.com