Niat Puasa Bayar Hutang Haid

Setiap wanita umumnya mengalami haid setiap bulannya ya, Bunda. Lain terkecuali momen rembulan Ramadan. Padalah, ketika Bunda mengalami haid ditengah menjalani ibadah puasa pada bulan Bulan rahmat, Bunda diwajibkan untuk menggantinya ya.

Menggilir puasa Ramadan karena haid disebut dengan puasa Qadha, Bunda. Melansir dari rahasia
Koleksi Puji-pujian & Dzikir Sejauh Musim
karya Ustadz Ali Amrin al-Qurawy, puasa Qadha adalah puasa yang dilakukan oleh seseorang untuk mengganti puasa teristiadat yang ditinggalkan, alias karena suatu hal yang takhlik seseorang sia-sia puasa wajibnya, cuma tidak ada unsur kesengajaan, Bunda.

Misalnya, seseorang nan berlambak dalam peristiwa sakit, perjalanan, atau peristiwa lain yang dibolehkan oleh syar’i seperti haid. Jumlah hitungan puasa Qadha disesuaikan dengan jumlah puasa nan ditinggalkan ya, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan semua anak adam diwajibkan untuk melakukan puasa Qadha nih, Bunda. Hanya sejumlah orang tertentu saja dengan berbagai variasi syarat nan harus dipenuhi. Salah satunya adalah wanita yang haid.

Hal ini berlandaskan hadits dari Aisyah Ra. yang berucap, “Terwalak satu (haid) yang merayapi kami, dan kami diperintahkan cak bagi mengganti puasa, dan tidak diperintah untuk mengganti salat.” (HR. Bukhari dan Mukminat).

Banner Penyebab Janin Menangis dalam Kandungan

Lalu, kapan waktu melaksanakan puasa Qadha serta wacana niatnya ya, Bunda? Simak sesudah-sudahnya begitu juga nan telah dilansir berasal sentral
Koleksi Doa & Dzikir Selama Masa
karya Ustadz Ali Amrin al-Qurawy, berikut marilah.

1. Perian melaksanakan puasa Qadha

Berikut adalah sejumlah musim bagi melaksanakan puasa Qadha ya, Bunda:

  • Waktu meng-Qadha bisa dilakukan setelah rembulan Bulan puasa sampai ujung bulan Sya’ban, Bunda. Begitu juga yang dipahami dalam riwayat Bukhari dan Mulim bermula hadits Aisyah Ra., ia berkata, “Terkadang, ada tunggakan bulan ampunan Bulan berkat atasku, maka aku boleh menggantinya kecuali pada bulan Sya’reben lantaran sibuk melayani Rasulullah SAW.”
  • Seterusnya, ada keluasan dalam mengganti dengan cara bersaf-saf atau secara terbisah nih, Bunda. Kejadian ini berlandaskan firman Allah SWT yang menyatakan kewajiban mengganti puasa di periode yang tak.
  • Mempercepat waktu Qadha. Memburu-buru kerumahtanggaan mengganti puasa lebih penting ya, Bunda. Peristiwa ini berlandaskan beraneka macam hal yang cak semau dalam perintah Allah SWT buat bersegera dalam berbuat kepentingan nan tertuang intern berbagai dalil berpokok Al-Qur’an dan sunnah.

2. Bacaan niat puasa Qadha

Seperti halnya puasa di wulan Ramadan, dalam puasa Qadha sekali lagi terdapat wacana niatnya, Bunda. Adapun bacaan dari kehendak puasa Qadha sama dengan nan telah dilansir bersumber pusat
Kompilasi Doa & Dzikir Sejauh Masa
karya Ustadz Ali Amrin al-Qurawy ialah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat bertarak untuk mengganti puasa Bulan ampunan karena Yang mahakuasa Ta’ala.”

Itulah bacaan kehendak puasa untuk ganti puasa Ramadan karena haid, Bunda. Semoga informasinya penting ya.

Bagaimana cara Bunda menjelaskan makna puasa ke anak asuh? Simak uang pelicin berikut:

[Ketola:Video Haibunda]

(fia/fia)







Source: https://www.haibunda.com/moms-life/20220509181012-76-273431/bacaan-niat-puasa-untuk-ganti-puasa-ramadan-karena-haid

Posted by: gamadelic.com