Niat Jamak Taqdim Dzuhur Ashar


Mudik yakni waktu bagi berkumpul dan bercengkrama bersama keluarga dan sanak kerabat yang jarang bersabung. Dalam pertualangan, sholat tetaplah harus ditegakkan.
Salah satu keringanan momen penjelajahan jauh adalah melakukan sholat jamak qosor, namun perhatikan syarat perjalanan dan jaraknya. Lantas, apa saja syarat dan bagaimana niatnya?


Signifikasi Resmi dan Qosor

Niat sholat jamak qoshor

Sebelum melakukan sholat normal dan qosor, kita harus mengetahui artinya. Ustadz Ahmad Sarwat, Lc, MA dalam siasat Shalat Qashar Jama’, memaparkan Qashr secara bahasa artinya meringkas alias mengurangi.

Sedangkan secara istilah, qoshor adalah mengurangi kuantitas rakaat pada sholat fardhu, yang sediakala empat menjadi dua rakaat. Sekadar sholat empat rakaat yang dapat diringkas menjadi dua rakaat, yaitu sholat dzuhur, ashar, dan isya.
Dispensasi Qoshor enggak bisa diterapkan pada sholat subuh dan maghrib.

baca kembali:
Wacana NIAT SHOLAT IDUL FITRI DAN Penyelenggaraan CARANYA

Lewat untuk Jamak, secara bahasa, alas kata jama’ (جمع) berguna menggabungkan, menyatukan alias pun mengumpulkan.

Sedangkan secara istilah, shalat jama’ itu adalah melakukan dua shalat fardhu, yaitu Dzhuhur dan Asar, alias Maghrib dan Isya’ secara berturutan pada salah suatu waktunya. Jamak terbagi ke dalam dua variasi, ialah stereotip taqdim dan jamak takhir.

Kerumahtanggaan Fiqih Muamalah, keringanan jama disebut umpama Tahfitul Taqdim, yaitu mengendurkan dengan mendahulukan waktunya dan Tahfitul Ta’khir, yaitu menggombeng dengan mengakhirkan waktunya.

Konvensional taqdim adalah sholat yang digabungkan di awal waktu, yaitu sholat zuhur dan ashar dikerjakan di waktu dzuhur. Lalu, sholat maghrib dan isya dikerjakan di hari maghrib.

Sedangkan, legal takhir yaitu sholat yang digabungkan di intiha musim, yaitu zuhur dan ashar dikerjakan di periode ashar. Terlampau, maghrib dan isya dikerjakan di waktu Isya.


Kriteria Perjalanan nan Boleh Jama’ dan Qosor Sholat

Tidak semua perjalanan membolehkan kita bikin mengqashar sholat. Inilah kriteria perjalanan agar pejalan atau petualang boleh meringkas rakaat solat, adalah:


1. Niat

Bakal berstatus perantau, maka seseorang harus berniat serta sengaja bagi melakukan perjalanan jauh. Qoshor yang tidak didahului niat, maka solatnya enggak sah dan secara hukum hukum tidak bisa disebut perumpamaan musafir.


2. Jarak

Jarak pelawatan menjadi faktor sholat bisa dilakukan secara jamak dan qosor. Tidak serta merta urut-urutan keluar kota menjadi boleh bakal memperpendek solat, misalnya bepergian dari Jakarta ke Bogor yang sejajar-sekufu masih di kewedanan Jabodetabek.

Melansir terbit Ustadz Ahmad Sarwat dalam Fiqih Sholat Qoshor dan Jamak, ulama sepakat bahwa jarak minimal sepanjang 4 burud yang sebanding dengan 88,704 kilometer.

baca sekali lagi:
KETIKA IMAM SALAT ISYA, MAKMUM SHOLAT JAMAK TAKHIR MAGHRIB

Lalu, jarak menjadi penanda utama, lain jenis kendaraan yang ditumpangi. Meskipun kendaraan saat melakukan perjalanan adalah kendaraan cepat seperti pesawat, apabila jaraknya menepati syarat, maka boleh qosor.


3. Pengelanaan Bukan bakal Maksiat

Pengelanaan yang dibolehkan qoshor adalah perjalanan nan halal dan diridhai oleh Allah. Sementara itu safar yang hukumnya makruh, Mazhab Al-Hanabilah tetap tidak memperbolehkan, sahaja Mazhab Al-Malikiyah dan As-syafi’iyah memperbolehkan.


4. Melewati Senggat Tempat Dahulu

Mengutip pecah pembina rumah Fiqih, Ustadz Ahmad Sarwat, mengqashar shalat dalam safar itu sudah boleh dilakukan meski belum mencapai jarak nan telah ditetapkan. Asalkan sejak awal niatnya memang akan menempuh jarak sejauh itu.

baca juga:
Senggat Musim SHOLAT Pagi buta DAN HUKUMNYA Detik Ingat KESIANGAN

Shalat qashar sudah bisa dimulai saat musafir itu telah keluar berpangkal kota maupun kewedanan bekas tinggal, cuma belum boleh dilakukan ketika masih di rumahnya.


5. Memiliki Tujuan yang Pasti

Perjalanan harus memiliki intensi, lain tidak pasti jihat. Misalnya pertualangan mudik yang mensyariatkan keluar kota wadah lalu kerjakan bersilaturahmi ke anak bini yang selit belit bertemu.


Bacaan Karsa Jamak dan Qosor

Qosor adalah upaya meringkas sholat yang awal empat rakaat menjadi dua rakaat. Maka berpangkal itu, sholat nan diperbolehkan hanya zuhur, ashar, dan isya. Ingat, tidak ada maghrib tiga rakaat dipendekkan menjadi dua rakaat serta bukan boleh merangkum sholat fajar!

Pelaksanaan sholat sahih dapat digabungkan dengan qosor. Inilah kumpulan bacaan niatnya!


Teks karsa qosor dan normal taqdim

  • Sholat dzuhur dan ashar dilakukan di masa zuhur dengan mengamalkan zuhur dahulu, kemudian ashar. Kapan mengamalkan qashar, maka sholat dzuhur nan diringkas menjadi dua rakaat. Begini niatnya:

Ushallii fardhazh zhuhri rak’ataini qashran majmuu’an ilaihil ‘ashru adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
“Aku berniat sholat fardhu zhuhur 2 rakaat, qashar, dengan menjamak ashar kepadanya, karena Allah ta’ala.”

  • Sholat maghrib dan isya dilakukan di waktu maghrib dengan melakukan solat maghrib terlebih lewat 3 rakaat. Hanya solat isya yang dapat diqashar menjadi dua rakaat. Begini kehendak konvensional taqdim qashar solat isya:

Ushallii fardhal ‘isyaai rak’ataini mustaqbilal qiblati majmuu’an bil maghribi jam’a taqdiimi qoshron lillahi ta’ala

Artinya:
“Sengaja aku shalat ‘isya empat raka’at menghadap kiblat, dijamak takdim qashar dengan maghrib karena Allah Ta’ala.”


Niat sholat qashar dan lazim ta’khir

  • Sholat dzuhur dan ashar dilakukan di tahun ashar dengan melakukan ashar apalagi dahulu, kemudian zuhur. Kapan mengerjakan qashar pada jamak takhir, maka sholat ashar yang diringkas. Begini bacaan niatnya:

Ushallii fardhal ‘ashri rak’ataini qashran majmuu’an ilazh zhuhri adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
“Aku berniat sholat fardhu ashar 2 rakaat, qashar, dengan menjamaknya kepada zhuhur, karena Allah ta’ala.”

  • Sholat maghrib dan isya dilakukan di waktu isya dengan melakukan solat isya justru sangat, baru maghrib 3 rakaat. Hanya solat isya yang boleh diqashar menjadi dua rakaat. Begini niat protokoler takhir qashar solat isya:

Ushallii fardhal ‘isyaai rak’ataini mustaqbilal qiblati majmuu’an bil maghribi jam’a takhiirin qashran lillahi ta’ala

Artinya:
“Sengaja aku shalat ‘isya empat raka’at menghadap kiblat, dijamak takhir qashar dengan maghrib karena Halikuljabbar Ta’ala.”


Niat Sholat Jamak Taqdim

Inilah kehendak solat formal taqdim dzuhur dan ashar serta maghrib dan isya. Buat halal taqdim, maka diniatkan pecah solat mula-mula yang dilakukan. Solat juga dilakukan bersambungan dari tahun solat yang medium berlangsung.


Jamak taqdim dzuhur dan ashar (dilakukan ketika perian dzuhur)

“Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”


Artinya:

Aku sengaja sholat fardu dhuhur 4 rakaat yang dijama’ dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’aala.

Sehabis selesai sholat dzuhur, serta merta dilanjut sholat ashar dengan wacana kehendak:

“Ushollii fardlozh ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al dzuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
Aku berniat sholat ashar 4 rakaat dijama’ dengan dhuhur, fardhu karena Sang pencipta Ta’aala.


Jamak taqdim maghrib dan isya’ (dilakukan momen masa maghrib)

“Ushollii fardlozh maghribi thalaatha raka’aatin majmuu’an ma’al ‘isyaa’i jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijama’ dengan isyak, dengan jama’ taqdim, fardu karena Allah Ta’aala.

Sehabis selesai sholat maghrib, langsung dilanjut sholat isya’ dengan wacana niat:

“Ushollii fardlozh ‘isyaa’i arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al maghiribi jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
Aku berniat sholat isyak empat rakaat dijamak dengan magrib, dengan jama’ taqdim, fardhu karena Allah Ta’aala.


Niat Sholat Protokoler Takhir

Inilah kehendak solat jamak takhir dzuhur dan ashar serta maghrib dan isya. Bikin jamak takhir, maka diniatkan sebelum waktu solat bercerai. Misalnya ingin menjama’ takhir zuhur dan ashar, maka diniatkan berpunca tahun zuhur. Jika mau jamak takhir maghrib dan isya, maka diniatkan di waktu maghrib.


Jamak takhir dzuhur dan ashar (dilakukan di waktu ashar)

“Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
Aku sengaja sholat fardu dhuhur 4 rakaat nan dijama’ dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’aala.

Setelah selesai sholat dzuhur, langsung dilanjut sholat ashar dengan referensi niat:

“Ushollii fardlol ‘ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’azh zhuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Aku sengaja sholat fardu Ashar 4 rakaat nan dijama’ dengan dhuhur, fardu karena Allah Ta’aala”


Formal takhir maghrib dan isya’ (dilakukan di waktu Isya)

“Ushollii fardlozh maghribi thalaatha raka’aatin majmuu’an ma’al ‘isyaa’i Jam’a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijama’ dengan isyak, dengan jama’ takhir, fardu karena Allah Ta’aala.

Setelah selesai sholat maghrib, sambil dilanjut sholat isya’ dengan teks karsa:

“Ushollii fardlozh ‘isyaa’i arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al magribi Jam’a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
Aku berniat sholat isya’ empat rakaat yang dijama’ dengan tunggang, dengan jama’ takhir, fardhu karena Yang mahakuasa Ta’aala.

zakat sebelum mudik

Hati-lever di jalan untuk Sahabat Dompet Dhuafa! Selamat mudik dengan kondisi badan prima dan hati yang tenang. Mudah-mudahan tidak bergopoh-gopoh, yuk tunaikan zakat fitrah di Ki Donasi Saku Dhuafa. Was wis wus, zakat online cak bagi luwes, klik kenop di asal, ya!
(Zakat.or.id/Halimatussyadiyah)


Zakat Sekarang

Source: https://zakat.or.id/bacaan-niat-sholat-jamak-qosor/

Posted by: gamadelic.com