Nama Tanaman Buah Hasil Samping

Bab
Perebusan Mangsa

Rimba HASIL SAMPING

BUAH MENJADI PRODUK

VI Wana

  (Sendang: Piagam Kemdikbud)
Gambar 6.1


Bahan alas buah-buahan
Tugas 1
Siram Pendapat !

Gambar 6.1 menunjukan gambar buah-buahan cegak yang ada di

  Indonesia. Menurutmu bagian mana berasal buah yang dikatakan hasil samping? Apakah kamu pernah memanfaatkan hasil samping dari buah segar tersebut? Sekiranya pernah, dimanfaatkan bak apa hasil samping buah segar tersebut. Bagaimana perasaanmu terhadap rahmat Tuhan lega umat turunan berupa tanaman buah-buahan yang ki berjebah kemujaraban? Sampaikan pendapat dan ungkapan perasaanmu dalam pendedahan.

202

Kelas bawah VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  Kamu telah mempelajari pengolahan bahan pangan buah fit ibarat olahan bermacam-macam minuman dan alat pencernaan yang sangat menggugah selera. Apakah kamu mutakadim memahaminya dengan baik? Saban-saban dia membuat olahan bahan pangan biji kemaluan-buahan, tentunya ada hasil samping yang dihasilkan. Hasil samping tersebut cak semau yang berwujud limbah nan semata-mata dapat dimanfaatkan sebagai serat pupuk hijau, terserah nan faktual mangsa dasar kerajinan dan terserah pula yang masih boleh dimanfaatkan sebagai barang pangan. Kegiatan mendidik hasil samping minyak kegiatan mendaur ulang (reuse), yaitu menggunakan juga bahan yang seharusnya telah dibuang, dan
recycle, yaitu menggembleng kembali agar menjadi sasaran berjasa. Seandainya hasil Dengan mendaur ulang, sebagai makhluk sosial, dia telah melakukan kegiatan peduli lingkungan. Oleh karna itu, mulailah dari diri sendiri bikin perbuatan baik tersebut.

  Tuhan menciptakan bani adam dengan kesempurnaan awak dan rohani sehingga bisa hidup dengan menggunakan kemampuan berpikirnya dan berkarya dengan kepadaan jasmani. Tuhan melengkapi kebutuhan nyawa manusia dengan memberikan alas biji kemaluan-buahan yang makmur manfaat. Sungguh anugerah yang patut kita syukuri dan kita manfaatkan privat menjalani kehidupan ini. Satu lagi contoh karunia Tuhan, sosok berada berpikir dalam-dalam untuk merebus objek pangan hasil samping buah menjadi suatu produk jenggala yang berjasa buat kebugaran dan menunjang kehidupan ekonomi kita.

  Alamat wana biji pelir yang hasil sampingnya dapat diselesaikan menjadi dagangan alas, masa ini sudah banyak orang memanfaatkannya sebagai penunjang ekonomi. Dengan memanfaatkan target pangan hasil samping berpunca buah kita memperoleh sejumlah manfaat yaitu buah, kulitnya, bijinya, dan hasil samping lainnya yang berguna lakukan kesegaran tubuh kita. Dengan modal abnormal kamu akan memperoleh keuntungan yang banyak. Bersama temanmu, mulailah memanfaatkan hasil samping biji zakar yang ada di lingkunganmu.

A. Pengertian Bahan Pangan Hasil Samping Buah

  Apabila kita amati tanaman pisang mungkin kita berpikir dalam-dalam saja buahnya saja yang bisa kita makan. Dengan berkembangnya mantra amanat dan teknologi, diketahui bahwa semua bagian tanaman pisang bisa dimanfaatkan. Bagian nan dapat dimanfaatkan berasal pokok kayu pisang yaitu biji kemaluan, selerang pisang, daun, akar, batang, dan jantung pisang. Biasanya, hamba allah akan memakan jantung pisang dan kurang memanfaatkan bagian

203
Prakarya
lain dari pisang. Sejak diketahui manfaat bagian lain berbunga pohon pisang yang memiliki alat pencernaan dan fungsi cak bagi kesehatan awak, maka mulai dimanfaatkan sebagai bahan olahan produk pangan maka itu masyarakat.

  Hasil utama dari tanaman pisang yakni buah pisang dikategorikan andai bulan-bulanan alas terdahulu. Sedangkan, kulit pisang, daun, akar, mayit, dan jantung pisang dikategorikan sebagai bahan rimba hasil demikian, pengertian dari bahan hutan hasil
(Sumber: Dokumen Kemdikbud)
samping biji pelir adalah alamat samping yang

Gambar 6.2

Pohon mauz

  dihasilkan terbit pokok kayu biji zakar selain dari puas buah yang merupakan bahan pangan utama.

  Hasil samping dari buah dapat dimanfaatkan sebagai olahan alas yang boleh dikonsumsi oleh anak adam dan cak semau juga yang dikonsumsi makanya fauna. Internal bab ini hanya akan diuraikan mengenai hasil samping biji kemaluan yang diolah menjadi komoditas pangan sehingga dapat dikonsumsi insan dan berarti bikin kesehatan tubuh anak adam.

Tugas 2
Diskusi Kelompok
Identifikasi tanaman buah yang dapat dimanfaatkan hasil sampingnya.

  Utamakan tanaman buah nan yakni hasil dari negeri daerah setempat. Apa cuma episode tanaman biji zakar nan dimanfaatkan dan dapat diolah menjadi produk rimba segala apa? Diskusikan bersama temanmu! Ungkapkan perasaanmu dan sampaikan dalam pembelajaran.

(Tatap LK-2)
204
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

Untai Kerja Tugas 2
Nama kelompok : ………………………………………………………………..

  Keunggulan anggota : ………………………………………………………………. Kelas : ………………………………………………………………..

4LUNPKLU[PÄRHZP )HOHU 7HUNHU /HZPS :HTWPUN KHYP ;HUHTHU )\HO I\HOHU

Hasil

Tera

Samping

7YVK\R

Pokok kayu Tanaman Olahan

Tembolok Fungsi
Alas
yang Boleh

Biji zakar
+PTHUMHH[RHU

  Ungkapan perasaanmu: …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………

) 2HYHR[LYPZ[PR /HZPS :HTWPUN )\HO

  Karakteristik berdasarkan sifat alami berpangkal dinding biji pelir (alat peraba/hasil samping) ibarat berikut.


1. Berry,

merupakan sepuhan kulit asing tipis sedangkan

  lapisan paruh dan dalamnya menyatu. Arketipe stroberi, anggur,
plum,
cherry
dan jambu skor.

205
Prakarya


2. Hespiridium,

yaitu buah dengan tiga

  lapisan dinding buah, dimana salutan indra peraba asing baplang dan mengandung zat dandan, sepuhan tengahnya serupa jaringan yang keputih-putihan, serta sepuhan intern banyak mengandung gelembung berisi larutan sari buah di dalamnya dengan angka-biji yang tersebar. Contohnya jeruk, jeruk lemon, jeruk nipis.


3. Drupa,

mempunyai tiga lapisan dinding buah,

  akan terlihat jelas saat buah matang, lapisan paruh merupakan daging buah alias berserabut, dan lapisan dalam yaitu pelindung nan gentur bagi bji. Contohnya biji kemaluan mangga, gandaria dan kelapa.


4. Pome
, yaitu lapisan luar tipis, saduran

  paruh merupakan daging biji zakar dan salutan kerumahtanggaan seperti plano yang berfungsi bagi melindungi biji. Contoh jenis ini adalah memanjatkan perkara, pir, delima putih.


5. Pepo
, yaitu lapisan kulit asing tebal dan

  gentur, lapisan paruh dan saduran intern bergabung membuat daging buah, dan sreg ruangan buah berisi nilai-bijian privat jumlah nan ki akbar. Pepo merupakan
berry
termodifikasi. Contohnya buah melon, semangka, labu asfar.
(Perigi: Pertinggal Kemdikbud)

Gambar 6.3

Jambu biji,
lemon, mangga, memanjatkan perkara dan semangka

206
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

Tugas 3

Menceritakan Pengalaman/Pengetahuan

Pernahkah kamu mengonsumsi kas dapur hasil samping buah-buahan? Segala apa hasil

samping buah nan dia konsumsi? Bagaimana tekstur dan rasanya, serta apa nama

olahan wana tersebut Apakah kamu mengonsumsinya laksana makanan sehari-hari

atau pada saat individual, seperti upacara budaya atau acara khas lainnya? Ceritakan

pengalaman dan takrif kamu n domestik pendedahan.

C. Kandungan dan Manfaat Bahan Pangan Hasil Samping Biji kemaluan Hasil samping dari tanaman buah-buahan banyak sekali ragamnya.

  Berikut ini kandungan dan manfaat semenjak mangsa pangan hasil samping buah-buahan nan mutakadim ditemukan maka itu para ahli sains dan kesehatan.

1. Buah pisang

  Jantung pisang mampu di asing layon dan menggantung bersama buah pisang. Jantung mauz memiliki kemustajaban sama dengan biji kemaluan pisang dan mengandung kalsium, protein, mineral, nutrisi dan tembolok serat janjang yang baik bikin kesehatan. Bunga pisang yang berada pada jantung mauz mengandung saponin yang berfungsi menempatkan kolesterol, meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah kanker. Jantung mauz mengandung Åavonoid dan iodin yang berfungsi antiradikal bebas, antikanker dan antipenuaan, serta mencegah kelainan gondok.

  Jantung pisang yang enak dikonsumsi yakni buah pisang kepok, pisang batu, pisang siam, maupun pisang kluthuk. Jangan gunakan jantung pisang pokok kayu pisang ambon karena mengandung banyak tannin sehingga rasanya ki getir.


2\SP[ 1LY\R

  Ada banyak bani adam suka biji kemaluan jeruk karena rasanya yang segar dan manis-manis asam. Buah jeruk banyak mengandung gizi C dan berbenda antioksidan yang dapat mengganjar mencolok bebas yang tidak baik untuk kesehatan fisik dan kulit. Namun, biasanya kulit jeruk selalu dibuang. Para

207
Prakarya
juru kesehatan kuak bahwa jangat jeruk punya kas dapur Åavonoid dan pula 170 macam
phytonutriens
berbeda yang baik bagi kesegaran kulit dan sistem imun awak. Kulit jeruk bagian dalam mempunyai tekstur lembut dan rasa nonblok, serta memiliki nafkah pupuk tinggi. Serat kulit jeruk dapat mendukung melancarkan sistem percernaan dan dapat membuat rasa kenyang dalam waktu lama.

3. Kulit Menggusta

  Hasil samping buah manggis (Garcinia

mangostana) berkecukupan pada dinding biji kemaluan atau buah menggusta terletak pada kulit buahnya.

  Selerang buah manggis adv amat kaya akan kelebihan dan khasiatnya sudah lalu diakui oleh para pandai kesehatan, sehingga dikenal misal ratunya kulit buah. Kulit buah manggis berwarna merah maroon keunguan, ki getir, sepat dan anyir, mengandung air, lemak, protein dan karbohidrat, serta terdapat kandungan zat xanthone, alfa mangosteen, beta mangosteen, tanin, antosianin, dan sejumlah zal tak yang mandraguna menjadi obat alami. Olahan hutan kulit manggis berguna lakukan membentuk sistem kekebalan jasad, anti bakteri, bentrok in Åamasi, bentrok jamur, berlawanan kanker dan lainnya, sehingga kaya menyembuhkan masalah jantung, kanker, diabetes, dan stroke.

4. Kulit Apel

  Nutrisi nan terkandung dalam indra peraba memanjatkan perkara yaitu mineral termaktub kalsium, potasium, dan fosfor, zat makanan A, C, K, antioksidan Åavonoid dan asam fenolat, dan baja yang tinggi. Tembolok zat makanan, mineral serta serat nan tinggi pada apel rani membetulkan pertumbuhan sel dan penglihatan, memperkuat sistem imunitas, menggampangkan talenta, pencernaan dan pernafasan, menaruh kolesterol keji dan meningkatkan kolesterol baik, menyembuhkan bencana empedu, mencegah stroke dan tumor. Kandungan lain seperti mineral, serat dan antioksidan kaya akan kepentingan untuk kesehatan, serta rahim kalsium dan fosfor penting cak bagi pertumbuhan tulang dan gigi nan kuat. Maka itu alhasil,

208
Inferior VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I ada idiom bahwa mengonsumsi suatu naik banding setiap hari dapat menjauhkan kita dari mantri.

5. Kulit Pisang

  Lazimnya kulit pisang dibuang sebagai limbah organik alias digunakan bagaikan makanan piaraan. Dengan kemajuan teknologi rimba, kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan olahan
(Sumber: Tembusan Kemdikbud)
jenggala. Di samping itu, dengan kejayaan

Gambar 6.4

jantung pisang, kulit

  pisang mengandung zat gizi yang tinggi

  jeruk, kulit menggusta, jangat naik banding dan jangat pisang

  terutama vitamin dan mineral sehingga dapat dimanfaatkan sebagai korban olahan pangan. Langka kulit biji pelir mauz ternyata mencapai 40% berbunga berat total mauz segar. Ini artinya jangat pisang memiliki gizi yang baik. Kandungan kulit mauz punya nutrisi, antara lain kandungan air jenjang, karbohidrat nan tinggi, protein, kalsium yang tinggi, fosfor, metal, nutrisi B, dan nutrisi C. Adanya nafkah kalsium yang tinggi pada alat peraba mauz menjadi keseleo satu alasan bakal menciptakan produk alas dari kulit pisang. Kalsium sangat baik lakukan pembentukan sumsum dan gigi. Zat kapur merupakan mineral yang paling dibutuhkan di semua jaringan tubuh, khususnya tulang. Selain itu, selerang buah pisang memiliki aktivitas sebagai antioksidan Åavonoid yang tinggi dibandingkan daging buahnya dan bermanfaat untuk mengurangi kerusakan oksidatif lega pengidap diabetes mellitus.
Kemdikbud)
(Perigi: Akta

Rajah 6.5
Olahan pangan berbunga bahan pangan hasil samping buah- buahan

209
Hasta karya

Tugas 4
Perhatikanlah Gambar 6.5!

Gambar 6.5 merupakan bermacam-spesies olahan pangan dari hasil samping mangsa

  biji pelir-buahan yang suka-suka Indonesia. Perhatikan secara saksama heksa- gambar olahan pangan tersebut di atas. Apa kamu memahami nama olahan pangan, sasaran hasil samping biji kemaluan nan digunakan, dan teknik penggarapan rimba yang digunakan? Diskusikan bersama temanmu! Sampaikan dalam pembelajaran.

(Lihat LK-4)
Lembar Kerja Tugas 4
Nama kelompok : ………………………………………………………………..

  Nama anggota : ………………………………………………………………. Kelas bawah : ………………………………………………………………..

  Mengobservasi gambar produk olahan pangan hasil samping buah-buahan berupa kas dapur dan minuman menurut nama olahan pangannya, bahan hasil samping buah yang digunakan, dan teknik pengolahan pangan yang digunakan.

;LRUPR 7LUNVSHOHU

Segel Bahan Hasil Samping

Pangan yang

Olahan Pangan )\HO `HUN +PN\UHRHU
+PN\UHRHU

  Ungkapan perasaanmu: …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………

210
Inferior VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  Tanaman buah yang diciptakan Tuhan untuk umat manusia semua mempunyai kas dapur dan manfaat bagi hamba allah. Para ahli penelitian kesehatan secara bersambung-sambung mengadakan penekanan terhadap pokok kayu buah dengan menggunakan beragam teknologi. Setiap tahun semakin kita ketahui betapa setiap pokok kayu buah memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh. Beberapa pohon buah ternyata tak tetapi buahnya hanya yang boleh dimanfaatkan, tetapi hasil samping buah seperti jangat buah, biji buah, dan jantung biji pelir dapat berharga bagi manusia. Bahan pangan hasil samping buah dapat dikerjakan menjadi berbagai macam jenggala olahan nan nikmat dan

  Buah pisang dapat diolah menjadi sayur lodeh, acar, urap, gulai, tumis, abon, dan banyak pula makanan lainnya. Rasa olahan pangan dalaman pisang biasanya nikmat dan manis. Kulit buah menggusta dapat diolah menjadi minuman privat bentuk jus dan pil ekstrak dengan teknologi primitif maupun modern. Alat peraba manggis yang dikeringkan bisa diselesaikan menjadi minuman teh. Adapun, produk olahan pangan berpunca selerang jeruk dapat berupa manisan, sebagai bahan suporter masakan dan manisan kalua berusul kulit jeruk bali. Kulit pisang melintasi cara perebusan yang sederhana dapat diolah menjadi bahan wana selai kulit mauz, rambak pisang, dan es krim kulit pisang. Proses penggarapan teknologi modern, kulit pisang dapat dijadikan tepung dan produk alas lainnya. Hal ini menambah rasa syukur dan kagum pada Tuhan Tuhan serta merasakan anugerah sayang Tuhan nan besar perut menyertai umat individu.

  Maka itu karena itu, tiba sekarang sebelum dimakan cucilah buah- buahan sampai bersih. Cobalah kerjakan mengonsumsi biji zakar yang bisa dimakan secara serta merta bersama kulitnya agar semua kepentingan kesehatannya bisa dirasakan.

  • + ;LRUPR 7LUNVSHOHU 7HUNHU

  Adapun teknik penggodokan pangan kerjakan ki menggarap hasil samping buah-buahan pun menggunakan teknik dasar pengolahan target rimba yang sudah diuraikan plong Bab V. Kerjakan mengingatkan juga, teknik dasar penggodokan dibedakan menjadi 2, yaitu teknik pengolahan pangan menggiurkan basah (moist heacakrawala) dan teknik pengolahan pangan panas sangar (dry heat cooking).

211
Prakarya
Teknik pengolahan pangan panas basah (moist heat) memperalat bahan dasar cairan buat mematangkan makanannya dengan tidak melebihi suhu didih. Teknik pengolahan pangan menggiurkan basah meliputi teknik godok (boiling), teknis ki menggarap menyelimuti bahan pangan (poaching), teknik mengolah dengan sedikit hancuran (braising), teknik menyetup/menggulai (stewing), teknik mengukus (steaming), teknk mendidih (simmering), dan teknik mengetim.

  Teknik pengolahan pangan menggiurkan kering (dry heat cooking) adalah mengolah pangan tanpa bantuan bahan dasar cairan untuk mematangkannya. Teknik perebusan pangan panas kersang terdiri menggoreng dengan minyak minus (shallow frying), teknik menumis (sauteing), teknik memanggang (baking), dan teknik membakar (baking).

  Teknik pengolahan pangan tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan olahan pangan nan akan dibuat. Tidak semua teknik perebusan akan digunakan untuk suatu olahan pangan.

Tugas 5
Observasi/Studi Wacana

  1. Tentukan makanan alias minuman berbahan hasil samping buah khas daerahmu umpama bahan observasimu.

  2. Teliti mangsa pangan hasil samping buah dan bahan pendukungnya, serta teknik perebusan yang digunakan plong alat pencernaan alias minuman tersebut.

  3. Amati bagaimana mandu pengolahan/pembuatan ki gua garba atau minuman tersebut.

  4. Cari informasi bagaimana bidang belakang atau sejarah eksistensi minuman tersebut?

  5. Ketika mengamalkan observasi dan tanya jawab, hendaknya beliau bersikap ramah, berbicara benar, bekerja sama dan toleransi dengan antagonis kelompokmu.

  6. Sekiranya tidak bisa berbuat observasi, carilah dari buku sumur. Perhatikan manajemen tertib momen mengamalkan investigasi pustaka di perpustakaan!

(Lihat LK-5)
.
212
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

Lungsin Kerja Tugas 5
Tera anggota kelompok : ………………………………………………………..
Laporan Pembuatan Karya

1) Perencanaan

  (Identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan)


2) Pelaksanaan

  a) Persiapan (adalah merancang, seleksi/mendata incaran dan alat, serta presentasi rancangan dan rencana kerja) mengolah bahan)


3) Pengajuan/Pengemasan

  (Penataan dan penyediaan)


4) Evaluasi

  (Analisis/evaluasi produk dari hawa, teman, dan hasil penjualan produk)

E. Pembuatan Pengolahan Bahan Pangan Hasil Samping

)\HO 4LUQHKP 7YVK\R 7HUNHU

  Masih ingatkah kamu dengan tinggi pembuatan suatu pengolahan jenggala? Tahapan pembuatan suatu pengolahan pangan harus majuh diperhatikan agar komoditas pengolahan jenggala yang dihasilkan tepat intern penggodokan, enak dalam rasa, dan sebaiknya juga memperhatikan estetika pengutaraan dan pengemasan. Keadaan ini dimaksudkan seharusnya boleh menarik bakal konsumen.

  Tetapkan hal yang akan dibuat, lalu buatlah tulang beragangan kerja pembuatan pengolahan secara hipotetis sesuai tahapan pembuatan pengolahan produk wana. Internal pembuatan pengolahan dagangan pangan sebaiknya terlazim memperhatikan keamanan penggunaan sasaran wana dan kebersihan dalam berkarya.

  Adapun jika diaplikasikan ke intern sebuah teoretis tahapan pembuatan tembolok/minuman berbahan hasil samping biji pelir menjadi dagangan alas, tersaji dalam uraian berikut.

213
Prakarya

1. Tataran Pengolahan Bahan Pangan Hasil Samping Buah Menjadi

4HRHUHU

a. Perencanaan


0KLU[PÄRHZP 2LI\[\OHU

  Sa Ära mendapat maka dari itu-oleh sitrus dari pamannya nan tinggal di kota. Di waktu nan bersamaan Sa

  Ära dan temannya mendapatkan tugas untuk takhlik satu olahan pangan terbit hasil samping biji zakar. Sa

  Ära dan kelompoknya merencanakan lakukan membuat olahan pangan dari indra peraba jeruk. Tercetus ide untuk mewujudkan makanan dengan memanfaatkan kulit jeruk yang didapat dari pamannya. Lambung camilan yang manis dan cas dapat menggarangkan semangat bagi sparing kelompok. Membuat manisan dari indra peraba jeruk menjadi pilihan karena bahan hasil samping kulit jeruk sudah ada.

I 7LSHRZHUHHU
1) Ancang
a) Memilih alat peraba biji pelir jeruk nan baik, tidak terserah bercaknya.

  b) Kumbah peralatan yang dibutuhkan sebelum digunakan.

  c) Mempersiapkan bahan: bahan alas hasil samping buah dibersihkan dan dicuci; dan gula ditimbang sesuai kebutuhan.

H )HOHU )HOHU
(Perigi: Pertinggal Kemdikbud)

Gambar 6.6

Sasaran pembuatan manisan selerang jeruk

214
Papan bawah VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  Mangsa yang diperlukan untuk pembuatan manisan selerang jeruk yaitu 500 ml air, 100 gr gula dan dua buah jeruk yang diambil kulitnya

b) Alat

  (Perigi: Pertinggal Kemdikbud)
Gambar 6.7


Alat pembuatan manisan kulit sitrus

  Alat yang dibutuhkan yaitu manci, saringan, talenan, pisau, sendok, kertas tisu tebal ataupun kertas roti, plastik
sealed, dan kemasan dari jeluang.

2) Proses Pembuatan

  a) Cuci kulit biji pelir, hunjam bagian atas dan sumber akar alat peraba jeruk, kemudian buatlah keratan menggunakan pisau pada kulit jeruk.

  b) Kupas kulit jeruk satu persatu sesuai keratan.

  c) Buang bagian dalam kulit jeruk yang bercelup putih sama dengan spons setebal mungkin.

  d) Pancung jangat jeruk ½ cm secara membujur, berbentuk lidi.

215
Prakarya

  5) Menjerang 300 ml air hingga mendidih. 6) Masukkan rajangan lidi alat peraba sitrus air dalam air mendidih tersebut.

  7) Menanak kulit sitrus hingga berubah corak dan air tinggal sehelai.

  8) Tiriskan dan buang airnya. i) Siapkan panci berisi 200 ml air dan masukkan 60 gram gula. j) Kemudian didihkan air sinkron diaduk sehingga gula sagu betawi. k) Setelah air mendidih masukkan kembali hasil rebusan indra peraba jeruk nan sudah ditiriskan pada kuali besi. l) Rebus hingga air tiris separuhnya. Jangan sampai air rebusan habis karena sukrosa akan mengeras. m) Tiriskan alat peraba jeruk dengan menggunakan saringan, diamkan bilang saat hingga air benar-benar tiris. n) Siapkan piring dan taruh tisu di atasnya, kemudian letakkan kulit sitrus yang telah direbus dengan air gula di dalamnya.

  Biarkan selama satu lilin lebah hingga alat peraba jeruk cengkar.

216
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  (Sumur: Arsip Kemdikbud)
Rangka 6.8


Proses pembuatan manisan indra peraba jeruk

  o) Setelah ditiriskan pada tisu/jeluang koran sepanjang satu malam maka alat peraba jeruk menjadi kering. p) Siapkan cawan dan isi dengan 40 gram gula. q) Tuangkan alat peraba jeruk yang mutakadim sangar pada mangkuk sakti sakarosa dan campurkan sukrosa dengan indra peraba jeruk. Jangat jeruk tampak manis dengan kilauan gula pasir.

c. Penguraian dan Pengemasan

  1) Manisan kulit jeruk disajikan plong piring dan untuk penyantapan menggunakan piring kecil dan porok kecil. 2) Cak bagi penyiapan selerang jeruk dapat menunggangi plastik

sealed
dan seyogiannya nampak bertambah menarik dilapisi dengan amplop

  berjendela dengan diberikan tanda produk. Dengan buntelan amplop berjendela akan tampak komoditas olahan pangan nan ada di dalamnya.

  (Sumber: Dokumen Kemdikbud)
Rancangan 6.9


Pengutaraan dan penyiapan manisan kulit jeruk

217
Hasta karya

4) Evaluasi

  Di setiap penutup pengolahan bulan-bulanan rimba ujilah hasilnya dengan cara mencoba/merasakan makananmu. Bagaimana rasa olahan jenggala hasil samping biji pelir manisan kulit jeruk? Penyajian dan pengemasan juga perlu dinilai. Jika ada nan sedikit sesuai buatlah catatan evaluasinya. Gunakan catatan tersebut bak objek masukkan dan bulan-bulanan perbaikan detik akan takhlik makanan olahan bahan pangan buah menjadi makanan di lain waktu.

Info

  • Penggalan dan tipe alat peraba buah tertentu nan boleh terjamah menjadi olahan pangan.
  • Selerang jeruk yang digunakan seumpama bahan olahan pangan adalah buah jeruk yang mempunyai kulit deras seperti jeruk sunkist, jeruk bali dan jeruk mandarin.
  • Pada selerang pisang umumnya yang digunakan sebagai bulan-bulanan olahan pangan berpangkal jenis pisang raja dan mauz ambon.
  • Untuk biji kemaluan semangka penggalan daging ikhlas yang menempel pada buahnya yang dapat diolah sebagai makanan.

  Bagaimana dengan biji pelir lainnya? Putaran dan diversifikasi kulit biji zakar begitu juga apa nan dapat dimanfaatkan andai olahan rimba?

7LYOH[PRHU 2LZLSHTH[HU 2LYQH
Perhatikanlah! Gunakan celemek. Berkas rambutmu jika panjang dan gunakan topi •

koki atau topi barang apa saja sebaiknya lain ada rambut yang terjatuh plong

nafkah saat berkarya. Basuh tangan sebelum berkarya ataupun gunakan sarung tangan plastik • jika ada.

  • Hati-hatilah intern berkarya baik saat menggunakan peralatan tajam, listrik, kompor gas/minyak tanah, ataupun bersumber belah. Jaga kebersihan, kerapihan, dan kerja separas saat membentuk olahan • makanan dan minuman.

218
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

2. Tataran Penggarapan Sasaran Pangan Hasil Samping Biji kemaluan

Menjadi Minuman

  Berikut ini contoh tangga pembuatan minuman kesegaran berasal kulit menggusta.

a. Perencanaan


0KLU[PÄRHZP 2LI\[\OHU

  Nenek Rara mengidap problem diabetes. Rara ingin mencoba membuat minuman kesehatan berasal hasil samping buah nan dipelajari di sekolah. Jangat manggis menjadi pilihannya karena

mangosteen, tanin, antosianin, dan beberapa zal tak nan ampuh sebagai obat alami diabetes.

2) Ide/Gagasan

  Minuman kesehatan penyakit diabetes ialah minuman selerang manggis, nan akan terlihat jadinya jika diminum secara rutin.

I 7LSHRZHUHHU
1) Persiapan

  Tahap persiapan dilakukan dengan membeli buah manggis di pasar saat pagi hari agar dapat mengidas biji zakar menggusta yang baik. Membasuh peralatan yang dibutuhkan sebelum digunakan buat mewujudkan minuman kesehatan.

a) Objek

  Bahan yang diperlukan yaitu tiga buah kulit menggusta kerjakan suatu gelas besar, tiga gelas air, dan madu secukupnya.

  (Sumber: Dokumen Kemdikbud)

Gambar 6.10 Target minuman kulit manggis. 219 Prakarya

b) Alat

  Alat yang diperlukan yaitu kuali besi, saringan, pisau dan sendok bakal proses pembuatan. Padahal, gelas sebagai wadah hidangan dan botol beling bagaikan tempat kelongsong.

  (Sumber: Salinan Kemdikbud)

Bagan 6.11 Alat pembuatan minuman kulit menggusta. 2) Proses Pembuatan

  a) Cucilah buah manggis sebelum dibelah. Belah alat peraba manggis dengan kedua tangan yang dikatupkan.

  b) Kerok dengan sendok makan jangat putaran kerumahtanggaan buah menggusta.

  Jangan mengerok terlalu internal seharusnya tidak mengena putaran yang terlalu pahit-sepat.

  c) Letakkan hasil kerokan kulit menggusta pada panci.

  (Perigi: Piagam Kemdikbud)

Gambar 6.12 Proses pembuatan minuman kulit manggis. 220

  Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I d) Tuang 3 beling air sreg panci yang pintar kerokan kulit menggusta.

  e) Menanak air indra peraba manggis hingga mendidih dan aduklah.

  f) Terus didihkan air kulit manggis sebatas air tersisa satu gelas, habis hapus api. Dinginkan risikonya.

  g) Tuang air kulit menggusta nan mutakadim dingin pada gelas dengan mandu disaring.

  h) Beri madu secukupnya mudahmudahan minuman kulit manggis rasa ki getir sepat dan getik berkurang dan minuman terasa lebih mak-nyus.

c. Penyajian dan Pengemasan es batu jika ingin diminum anyep.

  2) Lakukan pengemasan, dapat menggunakan gelas plastik atau botol. Pada kegiatan ini digunakan botol. Sebelum dikemas dengan jambang mudah-mudahan botol malah tinggal disterilisasi hendaknya minuman kulit manggis mempunyai waktu simpan yang lama.

(Sendang: Akta Kemdikbud)

Gambar 6.13

Presentasi dan pengemasan

d. Evaluasi

  Di akhir pembuatan pengolahan bahan rimba hasil samping biji zakar menjadi minuman kulit menggusta, evaluasilah dengan meminta antitesis dan hawa bakal merasakan hasil pengolahanmu. Seandainya ada yang rendah sesuai buatlah catatan evaluasinya sebagai objek masukkan dan bahan perbaikan saat akan membentuk minuman berpangkal hasil samping biji zakar-buahan lagi.

  Bagaimana menurutmu pembuatan olahan pangan berbunga hasil samping buah-buahan menjadi rahim dan minuman tersebut? Tinggal mengganjur, bukan? Setelah ia pelajari secara keseluruhan ki ini, sira boleh mengerti karakteristik buah-buahan, kandungan dan manfaat, pendirian perebusan, serta spesies-macam wana yang dapat

221
Prakarya
dibuat dari hasil samping buah. Seterusnya diharapkan nantinya kamu dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Coba cari tahu pengolahan target pangan hasil samping buah lainnya. Berbunga kegiatan tersebut rasakan dan renungkan terhadap belas kasih dan anugerah Almalik kepada umat insan. Ungkapkan perasaanmu terhadap Allah allah isi standard.

F. Penyajian dan Penyiapan

  Penyajian dan pengemasan menjawat peranan penting dalam produksi pengolahan alas. Mengapa? Dengan penyajian yang menarik membeli produk olahan rimba yang dijual. Kemasan yang baik lain akan mempengaruhi rasa, tetapi mempunyai kekuatan daya simpan produk olahan hutan.

  Puas pengajuan dan pengemasan, kriteria pemilihan mangsa dan qada dan qadar pembuatan wadah mutakadim dijelaskan pada bab V. Ketentuan penyampaian dan pengemasan cak bagi produk olahan jenggala hasil samping biji pelir tidaklah berbeda dengan produk olahan wana buah. Pada prinsipnya penyajian dan penyediaan harus sesuai dengan kebutuhan dan fungsi pecah produk olahan jenggala tersebut. Selain kualitas dari olahan pangan, tampilan berpokok penyajian dan pengemasan akan memberikan khuluk pada olahan rimba dan memberikan prospek ekonomi yang menguntungkan. Kreativitas dalam penyajian dan penyediaan harus sering digali buat dapat menciptakan wadah penyajian dan kemasan nan inovatif.

Tugas 6
Pembuatan Olahan Alas (Tugas Kelompok/Individual)

  1. Buatlah makanan atau minuman berpokok bulan-bulanan alas hasil samping biji zakar kreasimu ataupun produk perebusan pangan khas daerahmu.

  2. Tuliskan semua tahapan pembuatan makanan atau minuman berpunca bahan alas

hasil samping biji zakar kreasimu secara teoretis dan menarik. Misalnya, bahan dan

perkakas yang digunakan, proses pembuatannya, kemasan atau penyajiannya.

  3. Perhatikan tingkatan pembuatan produk, keselamatan kerja, kebersihan, dan bekerjasamalah dengan teman sekelompokmu.

  4. Selanjutnya, ciciplah produk olahan yang telah kamu buat, serentak teman

maupun hawa di sekolah. Catatlah hasil penilaian lawan dan temperatur terhadap

makanan alias minuman nan merupakan hasil imitasi dan kreasi kamu sebagai

objek bagi refleksi/evaluasi diri. (lihat Lembar Kerja Tugas 6 ).

222
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  • Keragaman hasil samping buah-buahan nan suka-suka di Indonesia.
  • • Kunjungan puas mileu selingkung atau melalui sumber/referensi bacaan

    tentang penelitian olahan produk pangan terbit bahan hasil samping buah

    yang sudah kamu cak bagi bersama kelompokmu.

  • Kesulitan yang dihadapi saat mencari informasi dan pengamatan.
  • • Asam garam internal meneliti pengolahan alas peranakan atau minuman

    semenjak bahan hasil samping buah (mulai dari perencanaan, persiapan, dan

    pembuatan) secara mandiri.

  • Pembelajaran yang kamu dapatkan/rasakan umpama individu sosial.

Pekerjaan tangan
223
Jenama anggota kelompok : ………………………………………………………..
Kabar Pembuatan Karya


1. Perencanaan


(identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan)


2. Pelaksanaan

  a) Langkah (ialah menciptaan, seleksi/mendata bahan dan alat, presentasi rancangan dan rencana kerja) ki menggarap incaran)


3. Penyajian/Pengemasan

  (Penataan dan penyediaan)


4. Evaluasi


(Amatan/evaluasi produk berpangkal hawa, teman dan penjualan komoditas)

Utas Kerja Tugas 6

9LÅLRZP +PYP

9LU\UNRHU KHU ;\SPZRHU 7HKH :LSLTIHY 2LY[HZ

Intern mempelajari pengolahan alas berpangkal bahan buah menjadi makanan

dan minuman, ungkapkan kebaikan yang beliau rasakan mengenai hal-hal

berikut.

9HUNR\THU

  1. Korban rimba hasil samping buah adalah bahan samping yang dihasilkan dari tanaman buah, selain buah yang merupakan alamat jenggala penting.

  2. Setiap tanaman buah memiliki hasil samping buah seperti indra peraba buah, biji biji zakar, daun, dan jantung biji pelir nan signifikan kerjakan kesehatan tubuh.

  3. Hasil samping buah ada nan kasatmata limbah yang hanya dapat dimanfaatkan sebagai baja kompos, cak semau yang berwujud alamat dasar kerajinan dan ada sekali lagi yang masih dapat dimanfaatkan perumpamaan bahan pangan.

  4. Bahan alas biji kemaluan yang hasil sampingnya dapat terjamah menjadi komoditas jenggala, selain bermakna bagi kesegaran tubuh juga bisa menghasilkan ekonomi.

  5. Karakteristik berdasarkan sifat alami dari dinding buah (kulit/hasil samping) yaitu
berry, hespiridium, drupa, pome
, dan
pepo.

  6. Contoh olahan pangan hasil samping biji kemaluan yaitu jantung pisang dapat diolah menjadi sayur lodeh, acar, urap, gulai, tumis, dan abon. Alat peraba buah manggis dapat diolah menjadi minuman jus, pil ekstrak, dan minuman teh. Indra peraba sitrus yang dihasilkan terjamah menjadi manisan, sebagai bahan suporter masakan dan kalua dari kulit sitrus bali. Kulit pisang dapat diselesaikan menjadi bahan hutan selai kulit mauz, kerupuk alat peraba mauz, es krim selerang mauz, dan tepung kulit pisang

  7. Teknik dasar penggarapan dibedakan menjadi dua, yaitu teknik penggodokan wana panas basah (moist heat) dan teknik pengolahan pangan merangsang sangar (dry heat cooking).

  8. Teknik pengolahan rimba panas basah (moist heat) menggunakan sasaran dasar hancuran lakukan mematangkan makanannya dengan tidak melebihi suhu didih. Nan tercatat teknik penggarapan pangan panas basah antara lain teknik merebus (boiling), teknis merebus mengerudungi incaran pangan (poaching), teknik merebus dengan invalid cairan (braising), teknik menyetup/menggulai (stewing), teknik menangas (steaming), teknik mendidih (simmering), teknik mengetim.

224
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  9. Teknik penggarapan wana seksi tandus (dry heat cooking) adalah teknik mematangkan pangan tanpa bantuan bahan dasar cairan cak bagi mematangkannya. Teknik ini terdiri atas teknik menyangrai dengan patra banyak (deep
frying), teknik menggoreng dengan minyak sedikit (shallow frying), teknik menumis (sauting), teknik memanggang (baking), dan teknik kobar (
grilling
).

  10. Setiap teknik perebusan pangan digunakan sesuai dengan kebutuhan olahan pangan yang akan dibuat. Tidak semua teknik perebusan akan digunakan lakukan satu olahan pangan.

  11. Tampilan dari pengutaraan dan pengemasan akan memberikan karakter pada olahan pangan dan memberikan peluang ekonomi yang menguntungkan. Kreativitas kerumahtanggaan penyajian dan penyediaan harus burung laut digali kerjakan dapat menciptakan kancah penyampaian dan selongsong nan inovatif.

225
Pekerjaan tangan

Source: https://text-id.123dok.com/document/yjoge7pz-pengolahan-bahan-pangan-hasil-samping-buah-menjadi-produk-pangan-1.html