Nama Kitab Allah Dan Penerimanya



2
menit

Kitab kitab Allah nan diturunkan kepada nabi dan rasul-nya berjumlah empat kitab, yaitu Zabur, Taurat, Injil, dan Al-Qur’an. Siapa sajakah penerima kitab-kitab tersebut?

Kehadiran empat kitab suci yang diturunkan Allah Swt. merupakan wahyu bakal umat individu dan meyakini adanya kitab kitab Yang mahakuasa pula termasuk privat rukun iman.

Di intern petunjuk Islam, muslim diwajibkan menirukan rukun iman nan berjumlah enam, yakni:

  • Iman kepada Sang pencipta
  • Iman kepada malaikat
  • Iman kepada kitab-kitab Allah
  • Iman kepada utusan tuhan dan rasul
  • Iman kepada musim penghabisan
  • Iman kepada


    qadha


    dan


    qadar

Mengacu pada rukun iman ke-3, berikut ini kitab kitab Sang pencipta yang diturunkan kepada nabi dan rasul-Nya…

Nama Kitab Kitab Halikuljabbar dan Penerimanya

kitab kitab allah dan penerimanya

1. Zabur

Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS untuk para umatnya, yakni bangsa Bani Israil.

Merujuk pada sosi “Pendidikan Agama Islam dan Adab” yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kultur Republik Indonesia pada 2022, kitab Zabur diturunkan plong abad ke 10 SM (Sebelum Masehi) di Yerusalem.

Kancing ajaran kitab Zabur terdiri berpokok 150 pasal nan weduk puji-pujian, zikir, nyanyian, dan pujian kepada Yang mahakuasa tentang mak-nyus yang dikaruniai-Nya.

Doa, zikir, lantunan, dan penghargaan tersebut seringkali disenandungkan maka itu Utusan tuhan Daud AS.

Selain itu, zabur pula memuat mengenai nasihat dan hikmah.

Kitab Zabur menggunakan bahasa Qibti. Tersapu kitab ini, Al-Qur’an menamakan Zabur di dalam surah An-Nisa ayat 163 nan berbunyi:

Artinya:

“Sesungguhnya Kamu telah menyerahkan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan tajali kepada Nuh dan nabi-nabi nan kemudiannya, dan Kami telah mengasihkan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun, dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.”

2. Taurat

Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS. Nabi Musa di Argo Sinai. Kitab Taurat digunakan andai wahi bagi suku bangsa Bani Israil.

Menurut ki kenangan agama Islam, kitab Taurat diturunkan plong abad ke 12 SM.

Kitab taurat menggunakan bahasa Ibrani nan di dalamnya memuat hukum-hukum syariat dan sistem kepercayaan nan dapat dibenarkan.

Al-Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 3 mengklarifikasi adapun firman Allah Swt. yang menyatakan adanya Taurat, adalah berbunyi:

“Dia meletakkan Al-Kitab (Al-Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang mutakadim diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Bibel.”

3. Alkitab

Kitab Injil diturunkan kepada Rasul Isa AS di Yerusalem makanya Allah Swt. pada abad ke 1 M yang menjadi pegangan bagi kaum Nasrani.

Menurut catatan sejarah, kitab Injil lega awalnya ditulis dengan bahasa Suryani atau Aramea.

Isi pokok kitab bibel memuat tentang perintah untuk percaya kepada Halikuljabbar Swt. serta menghapus bilang syariat yang ada di kitab Taurat karena tak sesuai dengan zaman pada perian tersebut.

Allah berfirman di internal Al-Qur’an surah Maryam ayat 30:

قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا

Artinya
: “Berujar Isa: ‘Sesungguhnya aku ini turunan, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku sendiri nabi.”

4. Al-Qur’an

Kitab Alquran diturunkan kepada Utusan tuhan Muhammad saw. dengan perantara malaikat Jibril kerjakan dibaca, dipahami, dan diamalkan bagaikan wahi atau pedoman arwah cak bagi umat sosok.

Menurut sejarah agama Islam, Alquran diturunkan plong abad ke 7 M, tepatnya sreg 17 Ramadan di Gua Hira sreg tahun ke-41 mulai sejak kelahiran Rasulullah.

Proses turunnya Alquran ke cahaya muka Manjapada dikenal dengan kejadian Nuzulul Quran.

Di privat Al-Qur’an, terdapat isi yang melengahkan beberapa ajaran puas kitab Zabur, Taurat, dam Injil yang sudah lalu tidak lagi sesuai dengan zaman.

Dari kitab kitab Tuhan yang pernah diturunkan, Al-Qur’an adalah kita penyermurna sekaligus kitab keladak yang diturunkan oleh Allah.

Halikuljabbar berfirman adapun Al-Qur’an melalui surah Al-Baqarah ayat 185:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

Artinya:

“Di wulan Bulan berkat, di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an bagaikan wahyu kerjakan insan dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan penyelaras (antara yang hak dan yang bathil) …”

***

Demikian mengenai kitab kitab Allah yang diturunkan kepada nabi dan utusan tuhan-Nya.

Semoga kata sandang ini bermakna ya, Sahabat 99!

Simak warta mengganjur lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi

www.99.co/id


dan


rumah123.com


untuk menemukan hunian impianmu dari sekarang!

Dapatkan hunian terbaik, pelecok satunya di
Mustika Park Place
!

Source: https://berita.99.co/kitab-kitab-allah-dan-penerimanya/

Posted by: gamadelic.com