A. Pengertian Indonesia sebagai Negara Kepulauan , nautikal dan agraris

Indonesia ialah negara kepulauan yang berbentuk wahdah, yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Sebagai negara kepulauan , Indonesia terdiri atas gugusan pulau – pulau . Indonesia kembali mempunyai kewedanan lautan yang sangat luas. Daratan dan lautan di Indonesia kaya akan sumur daya alam dan lautnya. Pada pembahasan kali ini, ia akan diajak buat mempelajari pengertian Indonesia umpama negara kepulauan, maritim, dan agraris serta bikin mengetahui pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya bangsa Indonesia.

1.
Indonesia Negara Kepulauan

Sebelum kita membahas tentang negara Indonesia sebagai negara kepulauan, sebaiknya kita terlebih sangat mengetahui denotasi kepulauan. Pulau yaitu tanah atau daratan yang dikelilingi maka dari itu air laut, padahal kepulauan adalah gugusan bilang pulau. Kepulauan dapat diartikan lagi sebagai kumpulan pulau.

Takdirnya kita perhatikan denah Indonesia, sebagian besar wilayah Indonesia terdiri semenjak lautan. Daratan di Indonesia meliputi pulau – pulau samudra dan pulau kecil. Jumlah pulau – pulau di Indonesia adalah sebanyak 13.466 pulau. Oleh karena itu, Negara Republik Indonesia menjadi salah satu negara gugusan pulau terbesar di marcapada.

Negara Indonesia terdiri pecah 34 provinsi yang terletak di panca pulau besar dan empat kepulauan yaitu sebagai berikut


Pulau – pulau di Indonesia dapat dikelompokkan bersendikan gugusan pulaunya. Kepulauan yang terletak di Indonesia babak barat disebut Kepulauan Sunda Raksasa. Pulau – pulau nan terserah plong Kepulauan Sunda besar antara lain Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan Papua. Di samping itu, gugusan pulau nan terdapat di Indonesia bagian timur dinamakan kepulauan nusa tenggara. Gugusan pulau nusa tenggara menutupi bali, nusa tenggara barat, nusa tenggara timur dan gugusan pulau maluku.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia mempunyai ribuan pulau yang terhubung maka dari itu berbagai selat dan laut. Selat adalah sebuah laut sempit nan mengeluh dua pulau yang berdekatan. Selat comar disebut kembali laksana laut sempit diantara dua daratan. Disamping itu, laut yaitu koleksi air masin yang habis banyak dan luas.

2.
Indonesia Negara Maritim

Negara maritim adalah negara yang memiliki wilayah kekuasaan laut nan luas dan tersimpan berbagai kekayaan sumber anak kunci alam didalamnya. Arti maritim itu sendiri adalah laut. Jadi, konsep berasal negara bahari adalah mengedepankan pemanfaatan sumur daya duaja dalam bidang maritim yang dilakukan bagi kepentingan negara dan memakmurkan rakyatnya.

Sejak tercetusnya konsep Nusantara lega Proklamasi Djuanda sreg tanggal 13 Desember 1957, maka sejak itu laut nan berada di kepulauan Indonesia bukanlah dianggap pemisah, melainkan sebagai penghubung antarpulau di Indonesia.

3.
Indonesia Negara Agraris

Selain dikenal sebagai negara maritim, Indonesia dikenal pulau sebagai negara agraris. Tahukah ia barang apa yang dimaksud dengan negara agraris? Indonesia terdapat di negeri yang mempunyai curah hujan abu yang tangga. Hal ini membentuk bermacam ragam jenis tumbuhan boleh tumbuh dengan mudah dan berkembang dengan ki berjebah. Selain bak penangkap ikan, sebagian lautan penduduk Indonesia juga bermatapencaharian di rataan pertanian. Itulah sebabnya negara Indonesia disebut sebagai negara agraris. Pertanian di Indonesia menghasilkan bervariasi variasi tumbuhan komoditas, antara tidak padi, jagung, bin, sayur – sayuran, cabai, ubi, dan ubi kayu. Pereka cipta pari terbesar di Indonesia yakni negeri Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Kidul, dan Nusa Tenggara Barat.

B.
Letak Astronomis dan Geografis Indonesia

1.
Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis suatu negara merupakan posisi suatu negara berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Secara astronomis , Indonesia terletak diantara 6ºLU – 11ºLS dan 95ºBT – 141ºBT. Wilayah Indonesia paling kecil utara yaitu Pulau Miangas. Wilayah Indonesia paling selatan adalah Pulau Rote di NTT. Wilayah Indonesia paling barat adalah Pulau Weh di barat laut pulau sumatera. Wilayah Indonesia paling kecil timur adalah Kota Merauke.

2.
Letak Geografis Indonesia

Letak geografis yakni letak suatu daerah atau wilayah dilihat berpokok kenyataannya di permukaan bumi. Secara geografis, Indonesia terwalak di antara tanah raya Asia dan Benua Australia serta diantara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Berlandaskan posisi geografisnya, Negara Indonesia memiliki tenggat – takat sebagai berikut :

  • Sebelah Paksina : Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Thailand, dan Laut    Tiongkok Daksina
  • Sebelah Daksina : Australia, Timor Leste, dan Samudera Hindia
  • Sebelah Barat : Samudera Hindia
  • Sebelah Timur : Papua Nugini, dan Samudera Pasifik

C.
Pengaruh Indonesia sebagai negara gugusan pulau, kelautan, dan agraris serta untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, dan sosial-budaya.

1.Pengaruh terhadap Kehidupan Ekonomi

Berikut yakni mempengaruhi nasib ekonomi Indonesia :

  • Keberadaan jabal berapi di Indonesia memberikan keuntungan kerjakan insan dalam bidang pertanian dan perkebunan karena tanahnya berpunya
  • Daerah pegunungan sangat baik untuk kegiatan pertanian spesies  hortikultura. Teladan tanaman hortikultura yaitu kol, tomat, kentang, cabai, stroberi, dan sebagainya.
  • Daratan abnormal sangat bermanfaat bagi manusia, terutama laksana kawasan persawahan dan pariwisata
  • Danau mempunyai manfaat, antara lain sebagai mangsa tamasya, wadah budi pokok ikan, tali air dan Penyemangat Setrum Tenaga Air (PLTA).
  • Laut dimanfaatkan perumpamaan mata pencaharian pengail, tamasya bahari, dan transportasi antarpulau.
  • Pantai dimanfaatkan sebagai wilayah wisata dengan kegagahan pemandangan pesisir dan laut.

2.
Pengaruh terhadap Semangat Sosial-Budaya

Berikut merupakan mempengaruhi arwah sosial-budaya Indonesia :

  • Negara Indonesia terdiri atas bermacam – macam suku bangsa nan terbesar di seluruh kapling air.
  • Bahasa Indonesia ialah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan nasion
  • Kesenian daerah adalah segala apa bentuk karya seni yang berciri khas daerah tertentu, berupa tarian , musik, drama dan sebagainya.
  • Kemajemukan budaya tercermin dari bahasa daerah, tarian daerah , gaun kebiasaan, senjata tradisional, alat musik tradisional, dan upacara rasam.