Memotong Kuku Apakah Membatalkan Puasa

 Ilustrasi memotong kuku. (Freepik)

SOLOPOS.COM – Ilustrasi menyelit kuku. (Freepik)


Solopos.com, SOLO —
Bagaimana hukum memotong kakas ketika menjalani ibadah puasa Bulan ampunan di siang tahun?

Soal tersebut banyak dilontarkan umat muslim momen bulan Bulan puasa berangkat. Apalagi ada yang menyangka menggunting kuku siang masa momen Ramadan bisa membatalkan puasa. Sebetulnya, bagaimana Islam menata hal tersebut?



PromosiAngkringan Omah Semar Individual: Spot Berhenti Unik Memiliki Menu Wedang Jokowi

Apakah potong kuku saat puasa Bulan mulia diperbolehkan?


Baca Juga:  Kehendak Puasa Ramadan Sebulan Penuh: Lafal dan Hukumnya internal Selam

Pemberi fatwa dari Kerajaan Arab Saudi, Syaikh bin Bazz Rahimahullah mengatakan hukum memotong kuku saat Bulan puasa di siang tahun  tak akan membatalkan puasa.

“Mencukur rambut, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur surai kemaluan, semua itu tidak menjadikan batal puasanya turunan yang menanggang perut. Kiranya memberi tafiq dan semoga Yang mahakuasa melimpahkan selawat dan salam atas Rasul Muhammad, anak bini dan para sahabatnya,” jelas Syeikh kedelai Bazz Rahimahullah, sebagai halnya diberitakan
Solopos.com
sebelumnya.


Baca Pun:  Rekomendasi Tempat Ngabuburit Terbaru di Solo, Yakin Gak Cak hendak ke Sini?

Dalam artikel yang menating di situs
Bincangsyariah.com,
dijelaskan pula bahwa tetak kuku saat puasa sunnah alias Bulan berkat diperbolehkan.

Jikalau kuku sudah panjang, maka umat mukminat hukumnya disunnahkan untuk lekas memotong kuku, kendati sedang menjalani ibadah puasa Ramadan. Sebagaimana telah difatwakan Darul Ifta’ Al-Mishriyah, yang artinya:


Baca Juga:  Salat Tarawih 8 ataupun 20 Rakaat, Mana nan Lebih Afdal?

“Bagaimana hukum menyelang ceker di siang hari rembulan Bulan rahmat? Memotong kuku termasuk babak berpangkal sunah. Ini berdasarkan hadis nan bersumber berpokok Abu Hurairah berbunga Nabi Muhammad SAW bersabda: terserah lima keberagaman fitrah, atau panca spesies termasuk episode dari fitrah, yaitu khitan, mencukur surai kemaluan, memotong kumis, memotong ceker, dan merabut bulu katek. Perkataan nabi ini disebutkan Imam Bukhari privat kitab Shahih-nya. Dan mencelah kuku di siang hari wulan Bulan mulia hukumnya boleh dan tidak makruh. Hal ini karena tidak adanya dalil nan menunjukkan kebalikannya,” bunyi fatwa tersebut.


Baca Juga:  Harga Pertamax Resmi Naik, Gaji Karyawan Pertamina Bikin Melongo

Source: https://www.solopos.com/hukum-potong-kuku-saat-puasa-ramadan-boleh-enggak-ya-1287066

Posted by: gamadelic.com