Media Tanam Buah Dalam Pot

Mutakadim diperbarui Desember 2022.

Anda suka menguburkan buah dalam botol?

Tahukah anda,masa depan mereka sangat ditentukan maka dari itu media tanam yang anda pakai.

Kesalahan membuat media tanam jambang, akan berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman n domestik paser panjang.

Malah tak jarang, efeknya refleks terlihat hanya hitungan perian atau ahad pasca tanam, seperti patera tahu-tahu layu, cengkar, tanggal, sampai berujung mortalitas.

Saya yakin ia tidak ingin mengalaminya.

Kata sandang ini akan membimbing anda cara mewujudkan media tanam pot bermutu tinggi nan belum banyak diketahui penghobi manapun.

Sebab, di sini saya menerapkan
kaedah-kaedah penting nan diadopsi dari teknologi pertanian modern
nan saya kumpulkan dari banyak referensi ilmiah lokal sampai antarbangsa, kemudian saya adaptasikan agar boleh diterapkan cak bagi tabulampot
(tumbuhan biji zakar internal jambangan).

Anda tak perlu bersusah payah melakukan itu, karena saya telah merangkum semuanya bakal anda, GRATIS. 😀

Sudah siap bagi belajar guna-guna baru?

Mari kita tiba!

1. Tolok Media Tanam Pot Bermutu Tataran

Ada banyak sekali varian media tanam yang dibagikan oleh kongsi-kawan penghobi di asing sana.

Saking banyaknya, kali membuat anda bingung varian mana nan ter-hormat dan sejadi untuk engkau.

Sekarang, hilangkan kebingungan sira!

Karena ada penanda yang bisa anda gunakan untuk mengukur apakah suatu media tanam punya mutiara yang baik ataupun buruk.

Media tanam nan BERKUALITAS SUPER harus memenuhi 6 kriteria berikut:

  1. Bertesktur gembur, remah dan porous
  2. Ki berjebah kandungan bahan organik dan unsur hara
  3. pH tanah cenderung objektif maupun kisaran level 6-7
  4. Didominasi organisme petak bermanfaat dan minim organisme merugikan
    (patogen)
  5. Mampu menyimpan air kerumahtanggaan jumlah sedang, lain kurang atau berlebihan
  6. N domestik jangka panjang, tekstur kapling tidak mudah memadat dan membeku

Apapun alasannya, hindari menggunakan media tanam nan enggak menetapi salah satu dari enam standar di atas. Karena mereka semua saling mendukung dan mempengaruhi.

Takdirnya salah satu patokan bukan terpenuhi, maka akan ada kriteria tak yang terpengaruh dan ikut hilang.

Contohnya sejenis ini:

Apabila media tanam dia didominasi maka dari itu organisme patogen dan minim organisme bermafaat, maka bahan organik nan terkandung di dalam kendaraan tanam tersebut bukannya menguntungkan dan menyuburkan pohon, justru akan menjadi sumber tumbuh-kembangnya hama & komplikasi pokok kayu.

Itulah mengapa banyak penghobi yang mengeluhkan media tanam mereka menjadi sarang semut, rayap, uret/embug, nematoda, tuma/tungau akar, kerang, jamur dan seterusnya.

Abstrak berikutnya:

Apabila pH media tanam tidak netral, maka rahim nutrisi alias unsur hara dalam tanah akan diikat oleh unsur kimiawi tanah tertentu.

Sehingga, unsur hara di kerumahtanggaan sarana tanam akan sulit diserap oleh tanaman, sekalipun kuantitas anasir hara di sana adv amat mewah.

Pengaruh pH Tanah Terhadap Kandungan Unsur Hara Dalam Tanah
(Tabulasi:
Pengaruh pH tanah terhadap ketersediaan unsur hara dalam tanah. Sumber: University of California)

Dengan prolog lain, tanaman tidak bisa makan.

Jika kondisi tersebut berlangsung lama, tumbuhan dapat sirep kelaparan.

Di samping itu, pH tanah yang tidak nonblok juga akan membantai sebagian osean organisme lahan bermanfaat, baik dari golongan bakteri, cendawan, hingga cacing.

Pengaruh pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Mikroorganisme Tanah
(Gambar:
Pengaruh pH lahan terhadap pertumbuhan mikroorganisme kapling. Sumber: Washington State University)

Mudah-mudahan, dua cermin di atas sudah layak cak bagi membuat anda semakin reseptif.

Padalah, di Google, Facebook setakat Youtube, banyak referensi cara membentuk alat angkut tanam pot dengan beragam versi. Sayangnya, sebagian osean mereka tidak didasarkan pada kaedah-kaedah yang tepat.

Alhasil, akan timbul banyak kebobrokan nan enggak diharapkan di kemudian hari begitu juga:

  • Pohon mudah diserang hama & ki aib
  • Pertumbuhan pohon lambat justru kerdil
  • Sulit berbuah, atau meskipun bisa berbuah semata-mata buah mudah copot dan kualitasnya pun adv minim
  • Pada kasus yang parah, pohon mengalami kematian

Baik, setelah mencerna apa tetapi kriteria kendaraan tanam pot berkualitas, kini kita timbrung ke bagian teknis pembuatannya.

2. Empat Ancang Mudah Menciptakan menjadikan Media Tanam Botol Berkualitas Super

Media Tumbuh Tabulampot

Anju 1: Menentukan Komposisi Media Tanam

Langkah purwa nan harus anda lakukan adalah memikirkan komposisi bahan baku alat angkut tanam yang ingin sira gunakan.

Objek baku yang masyarakat dipakai bakal campuran media tanam pot adalah tanah, pasir, sekam padi, arang sekam/sekam bakar, cocopeat, kompos, pupuk kandang, hingga media tanam kemasan siap pakai yang banyak dijual di lapak-lapak bibit pokok kayu.

Manakah yang terbaik?

Nan terbaik adalah yang paling mudah sira dapatkan.

Tidak ada nan sempurna, per bahan memiliki kelebihan dan kekurangan.

Selama bahan-target tersebut bisa mendukung tercapainya barometer atau kaedah dasar yang kita bahas di sediakala, maka tidak cak semau alasan cak bagi tidak menggunakannya.

Jadi, jangan terlalu kaku dalam masalah ini.

Pilihlah bahan yang paling mudah anda dapatkan! Itu saja poinnya.

Meski mudah dipahami, saya memberi komposisi media tanam pot menjadi 3 kelompok:

  1. Menggunakan tanah berat
  2. Menunggangi tanah ringan
  3. Menggunakan media tanam sampul siap pakai

Alasan saya menciptakan menjadikan pengalokasian di atas karena saban kelompok memerlukan komposisi mangsa resmi yang berbeda.

Mari kita bahas satu sendirisendiri suatu.

a. Menunggangi tanah berat

Lahan sulit adalah tipe lahan nan strukturnya didominasi nafkah liat dan tinggal tekor pasir maupun debu.

Contohnya: persil merah, lahan lempung, tanah liat, dst.

Ciri-ciri persil rumpil yaitu jikalau kondisi kering teksturnya menjadi padat dan persisten, serta tidak menghasilkan banyak bubuk detik tertiup kilangangin kincir. Sedangkan dalam kondisi basah, tanah sangat lengket momen diinjak.

Ciri lainnya yaitu tanah berat biasanya memiliki warna yang bertambah kurat, akibat minimnya bahan organik yang dikandungnya.

Terimalah, jika anda menunggangi kapling jenis ini, maka diperlukan penambahan bahan lain untuk mengoreksi teksturnya yang padat dan keras menjadi kian gembur, remah dan porous.

Pilihan komposisi yang bisa anda gunakan:

  1. Persil berat + batu halus + kompos/serabut kandang + arang sekam (1:1:1:1)
  2. Tanah berat + ramal + kompos/cendawan kandang + sekam padi (1:1:1:1)
  3. Petak pelik + pasir + tanah daun/pupuk kandang (1:1:1)

Dari ketiga pilihan di atas, komposisi No.1 adalah yang terbaik.

Keterangan (1:1:1:1) dan (1:1:1) di atas maksudnya merupakan jumlah proporsi antar bahan.

Misalnya engkau menunggangi komposisi No.3, maka perbandingannya adalah 1 baldi tanah berat, 1 baldi pasir, 1 ember kompos. Eksploitasi ember sebagai alat takar juga hanyalah contoh semata-mata. Anda bisa gunakan alat takar lain seperti karung, sekop, kaleng alias lainnya.

Arang sekam / sekam bakar
(Tulang beragangan:
Arang sekam / sekam bakar)

Catatan Penting:

Pasir yang saya maksud adalah ramal yang masih kasar, tidak yang sudah diayak. Beliau boleh gunakan pasir konstruksi, ramal sungai, atau bisa juga mengeruk lapisan ramal yang biasanya tersebar di perbatasan urut-urutan, serokan, pekarangan rumah dan semisalnya.

Pupuk tanah daun bisa sira beli di toko tanaman rias terdekat. Pilihlah kompos yang menggunakan kemasan pabrik/profesional.

Contohnya seperti ini:

Pupuk Kompos
(Gambar:
Contoh jamur bunga tanah berkualitas)

Sekurang-kurangnya, peristiwa tersebut bisa dijadikan parameter apakah satu produk bunga tanah memiliki kualitas nan dapat dipertanggungjawabkan atau tak.

Cuma jika kamu menggunakan pupuk kandang, maka pupuk kandang harus difermentasi kamil terlebih lewat hingga tekstur, warna dan raksi serabut sudah lalu berubah mirip seperti tanah.

Cara fermentasinya boleh engkau cari di Google atau Youtube.

Pupuk kandang yang sudah difermentasi
(Gambar:
Contoh baja kandang nan telah difermentasi hipotetis)

Penggunaan rabuk kandang nan belum difermentasi sempurna akan menimbulkan masalah tingkatan di kemudian hari.

Sebab, pupuk kandang segar umumnya mengandung banyak esensi hama & penyakit, serta masih mengkhususkan gas metana maupun unsur-unsur lainnya nan berbahaya bagi tanaman.

Apabila menunggangi sekam pari, pilihlah sekam yang telah berwarna gelap dan lapuk/mudah hancur.

b. Menggunakan tanah ringan

Tanah ringan yaitu jenis tanah nan strukturnya didominasi kandungan pasir dan debu dengan sedikit liat.

Contohnya: tanah hitam, lahan lempung berpasir, tanah lembang, dst.

Ciri-cirinya ialah n domestik kondisi kering ataupun basah, tekstur tanah tetap sisa-sisa, gembur dan porous, serta tidak lengket ketika diinjak. Pada kondisi kering, tanah mudah membedakan banyak debu saat tertiup angin.

Ciri lainnya, tanah ringan memiliki warna nan cenderung haram, tiba berusul coklat gelap sampai hitam, akibat tingginya bahan organik yang dikandungnya.

Pilihan atak yang bisa sira gunakan:

  1. Tanah ringan + kompos/pupuk kandang + arang sekam (1:1:1)
  2. Tanah ringan + tanah daun/serabut kandang + sekam padi (1:1:1)
  3. Tanah ringan + humus/kawul kandang (1:1)

Sekufu seperti mana sebelumnya, atak No.1 adalah nan terbaik.

c. Menunggangi media tanam bungkusan siap pakai

Sarana tanam siap pakai adalah produk media tanam cangkang nan banyak dijual di toko bibit tanaman.

Dikatakan siap pakai karena wahana tanam ini telah n kepunyaan campuran aneka jenis bahan(humus, pupuk kandang, kapling merah, cocopeat, sekam bakar, dsb) dan dikemas n domestik karung atau kemasan plastik.

Sekelas halnya barang kompos, belilah ki alat tanam siap pakai nan dikemas secara profesional seperti mana contoh berikut:

Media tanam kemasan siap pakai
(Rencana:
Contoh wahana tanam siap pakai berkualitas)

Doang perlu beliau ketahui, bahwa wahana tanam kemasan sejatinyaBELUM SIAP PAKAI.

Sebab, di dalamnya belum mengandung batu halus atau arang sekam dalam kuantitas yang cukup, sehingga porousitasnya masih dulu buruk.

Makanya karena itu, ia terbiasa menambahkan campuran berikut:

  1. Media tanam sampul + pasir + arang sekam (3:1:1)
  2. Media tanam paket + arang sekam (1:1)
  3. Alat angkut tanam kemasan + pasir (2:1)

Atak No.1 yang terbaik.

Setelah sira menentukan dan menyiapkan atak utama media tanam, lebih jauh adalah mengerjakan pengebirian bahan supaya bebas dari bibit hama & ki aib tanaman.

Langkah 2: Pengebirian Tanah

Bagi anda yang kepingin membentuk media tanam dengan komposisi petak
(baik tanah susah maupun ringan), maka tanah yang ia gunakan tersebut harus disterilkan.

Mengapa?

Karena dalam setiap 1 spatula teh kapling mengandung jutaan mikrob
(bakteri, jamur, protozoa, dst)
yang kita bukan pernah sempat apakah didominasi oleh jasad renik bermanfaat maupun merugikan/patogen…

…kecuali anda mengeceknya ke laboratorium.

Organisme Tanah
(Ilustrasi:
Terserah jutaan mikrob dalam 1 sendok teh tanah)

Maka itu sebab itu, sterilisasi ialah solusi nan paling efektif buat mengatasi kelainan tersebut.

Proses sterilisasi akan memenggal seluruh jasad renik apapun, baik yang bermanfaat atau yang merugikan di dalam petak.

Semua dimusnahkan tak sederhana.

Sehabis tanah disterilkan, kita perlu mengegolkan lagi mikroorganisme signifikan ke dalamnya memperalat bunga tanah atau rabuk kandang.

Karena kompos dan pupuk kandang yaitu bahan organik yang sangat kaya akan kandungan mikoorganisme bermanfaat.

Namun cak bagi serat kandang, hal tersebut akan tercapai apabila mutakadim dilakukan fermentasi sempurna seperti yang mutakadim saya bahas sebelumnya.

Jadi, bagaimana cara sterilisasi tanah?

Ada berbagai metode penyucihamaan petak yang diterapkan di seluruh bumi. Hanya di sini, saya semata-mata share 2 metode yang menurut saya paling murah dan mudah kerjakan tani skala hobi ataupun jerambah rumah.

Kedua metode tersebut adalah:

  1. Solarisasi persil
    (Soil Solarization)
  2. Penyiraman dengan air panas
    (Hot Water Soil Sterilization)

Meskipun teknisnya berbeda, namun kedua metode ini memiliki prinsip kerja nan selevel, yaitu meningkatkan temperatur persil di atas 60°C.

Pada temperatur tersebut, akrab semua organisme tanah diversifikasi apapun akan mati.

Soil Temperature Sterilization Table
(Grafik:
Soil Temperature Sterilization Table)

Berikut yaitu ramalan teknis cara menerapkan kedua metode sterilisasi tanah di atas.

a. Metode Solarisasi Kapling

Sebagaimana namanya, Solarisasi Petak atau Soil Solarization adalah metode sterilisasi tanah yang memanfaatkan panas syamsu cak bagi menaikkan suhu tanah sampai ke guru yang diinginkan.

Solarisasi Tanah
(Buram:
Makrifat tahun 2008 tentang solarisasi tanah)

Metode ini habis ideal buat anda yang ingin menciptakan menjadikan media tanam dalam jumlah banyak.

Instrumen yang perlu anda siapkan hanyalah plastik transparan varietas PE
(Polietilena/Polyethylene). Anda bisa membelinya di toko bangunan. Sejumlah sekadar ke penjualnya;
“Beli plastik cor transparan”, mereka pasti paham.

Di daerah saya harganya kisaran Rp7.500/meter. Belilah sepanjang 3-5 meter. Nantinya, plastik harus dibelah meski lebarnya menjadi 2 meter.

Ilham teknis solarisasi tanah:

#1 – Sebarkan tanah dengan ketebalan maksimal 5 cm, lain boleh lebih, karena semakin rimbun lapisan, maka semakin sulit mencapai suhu di atas 60°C.

#2 – Curah seluruh tanah dengan air sebasah-basahnya. Fungsi air di sini cak bagi melincirkan energi panas matahari rembet ke seluruh babak persil hingga lapisan terbawah. Sebab, air punya sifat konduksi
(menghantar menggiurkan).

#3 – Tutupi tanah dengan plastik transparan dan letakkan batu, bata, kayu atau semisalnya di pinggiran plastik bak bandul meski posisi plastik tidak mengesot dan aman dari hempasan angin.

Cara Solarisasi Tanah
(Gambar:
Contoh solarisasi kapling yang saya lakukan)

#4 – Biarkan selama 1-2 hari. Namun jika kilat ternyata mendung atau hujan, maka durasinya harus diperpanjang setakat mendapatkan cuaca nan benar-benar panas.

#5 – Radu! Kapling siap digunakan.

Jika anda penasaran seperti apa guru persil sepanjang proses solarisasi berlangsung, silahkan pegang permukaan tanah di dalam plastik momen matahari sedang sangat terik!

Mungkin anda bertanya;

“Segala apa keefektifan plastik transparan? Kok tanah tidak dijemur begitu saja sonder penghabisan plastik?”

Plastik pandang bening harus digunakan karena berfungsi untuk menahan dan mengisolasi energi erotis matahari yang masuk ke privat plastik sehingga energi panas tersebut dapat menjangkit ke kerumahtanggaan tanah dalam tahun lama.

Sebaliknya, apabila lain menggunakan plastik, maka energi sensual rawi sangat mudah terlepas ke udara, lebih lagi jika kelajuan angin di lokasi penjemuran cukup tinggi. Situasi tersebut menyebabkan energi panas sulit merambat ke dalam tanah.

Silahkan kamu coba!

Jemurlah persil yang mutakadim dibasahi air selama bilang jam di siang perian begitu juga metode di atas namun tanpa menunggangi plastik.

Setelah itu genggamlah persil hingga saduran terbawah. Saya optimistis dia akan dapati suhu tanah tersebut hanya kisaran 30°C bahkan minus.

b. Metode Penyiraman Dengan Air Panas

Metode ini minimum cepat dibandingkan metode mula-mula. Tetapi, sahaja ideal untuk mensterilkan tanah atau media tanam dalam jumlah sedikit.

Kecuali kalau sira siap merebus air sebanyak puluhan hingga ratusan liter, maka silahkan doang menyucihamakan media tanam internal jumlah banyak. 😀

Sterilisasi Tanah Menggunakan Air Panas
(Kerangka:
Publikasi akan halnya sterilisasi lahan menggunakan air panas)

Lega metode solarisasi, proses pengebirian memakan perian 1-2 tahun. Sedangkan sreg metode ini, hanya terbiasa waktu kurang berusul 1 jam sekadar
(tidak tersurat durasi masa detik mendidik air).

Yang mesti beliau siapkan adalah air panas dengan hawa sekitar 90°C.

Caranya merupakan dengan merebus air hingga mendidih, kemudian pasca- mendidih, air didiamkan/diangin-anginkan sejauh beberapa menit cak bagi menurunkan hawa air dari 100°C menjadi 90°C.

Mengapa enggak boleh menggunakan air mendidih atau 100°C?

Alasan karena plong hawa tersebut air dapat merusak nafkah
C-Organik
atau target organik persil. Sementara itu kita tahu, bahan tersebut suntuk dibutuhkan untuk menunjang kesuburan kapling.

Ilham teknis sterilisasi tanah menggunakan air panas:

#1 – Sebarkan kapling hingga ketebalan maksimal 5 cm.

#2 – Siram tanah dengan air biasa sebasah-basahnya.

#3 – Angin-anginkan tanah sejauh beberapa musim sampai air sesak mengalir keluar mulai sejak tanah.

#4 – Terakhir, siram persil dengan air memberahikan setakat sebasah-basahnya.

#5 – Radu! Tanah siap beliau gunakan.

Saran saya, anda mendidik airnya dilakukan bersamaan dengan langkah #3. Jadi, kontan menunggu media tanamnya diangin-anginkan, anda barengi dengan ki melatih air.

Sedangkan cak bagi mengetahui berapa banyak air panas yang diperlukan, kamu boleh gunakan patokan besaran air yang beliau habiskan saat melaksanakan awalan #2.

Jadi, salah suatu pamrih menyiram media tanam dengan air biasa terlebih lampau begitu juga sreg ancang #2 adalah kerjakan menakar jumlah air sensual yang diperlukan.

Di samping itu, tujuan lainnya adalah bagi melembabkan tanah supaya guru panas boleh dengan mudah merambat ke seluruh bagian alat angkut tanam.

TAMBAHAN: Penyucihamaan Sekam Padi

Jika ia ingin menggunakan sekam padi bagaikan campuran media tanam, saya sarankan sekam padi juga turut disterilkan bersamaan dengan sterilisasi tanah.

Caranya, tanah dan sekam padi dicampur dengan nisbah 1:1, kemudian disterilkan.

Setelah disterilkan, selanjutnya anda tinggal menambahkan bulan-bulanan bukan dengan takaran nan sama.

Contohnya seperti ini:

Misal anda memperalat komposisi: tanah ringan + soren + sekam padi (1:1:1).

Artinya, setiap 2 ember campuran tanah dan sekam padi yang telah disterilkan tadi wajib ditambah kompos sebanyak 1 ember. Dengan begitu, didapatlah paduan incaran tanah + sekam gabah + kompos dengan perbandingan 1:1:1.

Cak kenapa sekam padi terlazim disterilkan?

Camar duka saya pribadi, sekam gabah sering menjadi sarang tuma/kutu akar maupun spesies tungau lainnya dan ditumbuhi bermacam ragam macam jamur yang tidak jelas apakah kesatuan hati buat tanaman atau justru merugikan.

Maka, sterilisasi diperlukan buat membinasakan itu semua.

Langkah 3: Menambahkan Kapur Dolomit (Bila Perlu)

Di tadinya, saya sudah lalu menguraikan betapa pentingnya pH tanah terhadap kualitas tanah. Semolek apapun alat angkut tanam sira, akan mansukh jika pH-nya enggak netral atau kisaran level 6-7.

Umumnya, tanah di Indonesia memiliki level pH nan bersut ataupun kurang dari level 6.

Begitu juga dengan kendaraan tanam buntelan siap pakai dan pupuk kompos/kandang, sama sekali masih mempunyai pH nan bersut.

Cuma akan jauh lebih baik sekiranya anda memiliki alat pH Meter. Dengan alat tersebut anda bisa memastikan lebih adv amat apakah kendaraan tanam yang anda bikin memiliki level cemberut, basa, alias sudah dalam kondisi netral.

Contoh alat pH Meter
(Gambar:
Sempurna alat pH Meter)

Di sini, saya berasumsi bahwa pH media tanam beliau intern kondisi asam atau kurang dari level 6, sehingga saya menyarankan kamu lakukan menambahkan kapur dolomit.

Kapur dolomit adalah bahan organik berwujud kapur alam yang tinggi alat pencernaan kalsium dan magnesium. Kedua mineral tersebut rani menaikkan pH petak ke level yang diinginkan.

Maka dari itu, jangan memberikan kapur dolomit ke tanah atau media tanam yang sudah dalam kondisi netral, karena akan menaikkan level pH melebihi batas netral yang justru dapat mengganggu pertumbuhan tumbuhan.

Kapur Dolomit
(Rancangan:
Kapur dolomit)

Oya, bedakan antara
kapur dolomit
dan
kapur pertanian!

Kedua barang tersebut memiliki peranakan berbeda, di mana kapur dolomit mengandung kalsium dan magnesium, sedangkan kapur pertanian hanya mengandung kalsium sonder magnesium.

Pilihlah kapur dolomit saja, karena kapur pertanian namun mampu mempertahankan pH kapling intern waktu yang singkat akibat tidak adanya magnesium di dalamnya.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Basuki dan Vega Kartika Sari dari Universitas Jember (2019) membeberkan kejadian itu.

Kapur dolomit diberikan saat alat angkut tanam telah dimasukkan ke privat pot, dan dosisnya akan menyesuaikan dengan ukuran jambang nan anda gunakan.

Cara aplikasinya adalah ditabur merata di atas media tanam, lampau disiram air hingga kapur dolomit larut ke dalam media tanam.

Rekomendasi dosis kapur dolomit bersendikan diameter pot:

  • Sengkang 30-40cm= 1-2 sendok teh
  • Diameter 40-50cm= 1-2 sendok makan
  • Diameter 50-60cm= 2-3 spatula makan
  • Kaliber 60-70cm= 3-4 sendok makan

Catatan:
takaran sendok yang saya maksud adalah munjung/menaik sebagaimana ilustrasi di radiks ini:

Takaran dosis kapur dolomit
(Ilustrasi: Takaran dosis kapur dolomit)

Langkah 4: Menambahkan Mikroorganisme Penangkal Hama & Penyakit

Seiring berjalannya waktu, wahana tanam kita akan didatangi bervariasi spesies wereng & penyakit yang ingin bersarang dan berkembang-biak di sana.

Kita tidak pernah luang hama & kebobrokan apa yang akan cak bertengger dan pada saat mereka cak bertengger. Semua itu berada di luar kendali kita.

Lazimnya, kita plonco mengingat-ingat kerelaan mereka setelah mereka bersarang dan memiliki populasi besar di intern media tanam, sehingga dampaknya terlihat ketika dominion hama & penyakit tersebut merusak pohon dengan munculnya gejala-gejala tertentu sebagaimana:

  • daun sekonyongkonyong menguning, layu, maupun mengering
  • jenazah seketika patah atau mereput
  • tanaman mendadak mati
  • dan gejala lainnya…

Sayangnya, ketika gejala-gejala tersebut muncul, semua mutakadim terlambat.

Dalam artian, perakaran pohon sudah lalu dirusak parah makanya mereka, sehingga susah cak bagi menyembuhkannya.

Anda tidak ingin mengalaminya, tidak!?

Nah, di sini saya akan memberikan solusi agar kasus di atas tidak terjadi.

Caranya sangat mudah dan sederhana, kok.

Anda hanya memerlukan produk Anfush dan Metarizep sebagai penangkal hama & penyakit internal tanah.

Metarizep adalah
komoditas bioinsektisida yang mengandung 2 macam cendawan tampin bernamaMetarhizium anisopliae danBeauveria bassiana yang berlaku membunuh puluhan bahkan ratusan variasi wereng pengganggu tanaman, terjadwal semut, rayap, uret, bernga, belalang, lebah dan selanjutnya.

Anfush yakni
komoditas biofungisida nan mengandung 2 jenis pupuk imbangan yaituTrichoderma sp. danGliocladium sp. yang berguna bagi menzabah berbagai jenis serat kuman penyebab penyakit plong tanaman.

Kedua produk tersebut akan menjadi angkatan keamanan nan bekerja 24 jam setiap tahun lakukan melindungi media tanam beliau dari barang apa terjangan wereng & penyakit.

Dosis & Prinsip Aplikasi:

  • Anfush sebanyak 10 gram di benamkan ke dalam area perakaran pohon.
  • Metarizep sebanyak 1 gram dilarutkan ke dalam 1 liter air asli, kemudian didiamkan dulu sepanjang 6-12 jam untuk mengaktifkan kawul di dalamnya. Selepas itu siramkan ke media tanam. 1 liter larutan Metarizep bisa digunakan untuk 1 pot diameter 40-70cm atau 2 botol diameter < 40cm.

Waktu permintaan:

  • Anfush dan Metarizep boleh diberikan sebelum ataupun selepas pohon ditanam dalam botol. Saja keduanya tidak boleh diberikan bersamaan, harus ada jeda masa minimal 3 waktu cak agar pupuk berusul tiap-tiap dagangan tidak tukar bertemu.
  • Tuntutan Anfush harus diulang sebanyak 2-3 bisa jadi aplikasi setiap 1 bulan sekali sesuai ramalan di bungkusan produk. Kemudian diulangi pula lega tahun berikutnya sebanyak 2-3 kali tuntutan sebagaimana periode pertama.
  • Metarizep harus diulang 5-6 kelihatannya setahun maupun setiap 2 rembulan sekali sesuai wangsit di kemasan produk.

(!) Peringatan:

  • Dilarang keras menjaringkan pestisida kimia apapun ke kerumahtanggaan media tanam, karena akan gorok cendawan-cendawan terbit Anfush dan Metarizep.

Barang apa Seterusnya?

Tabulampot atau pohon biji kemaluan dalam pot yakni solusi berkebun buah di halaman sempit.

Dan salah satu kunci keberhasilan berkebun tabulampot yakni membuat kendaraan tanam pot nan tepat.

Sebagus apapun bibit yang ia tanam…

Semahal apapun pupuk yang anda gunakan…

Semua itu akan sia-sia jika media tanam anda bermutu rendah!

Tidak sedikit penghobi nan melewatkan bagian penting ini.

Sehingga, mereka terus mengalami banyak masalah sreg tumbuh-kembang tabulampot mereka di kemudian waktu, tanpa henti.

Moga anda bukan. 😀

Oya, sekalipun panduan membuat media tanam ini makin mendatangi untuk tanaman buah, tapi sebetulnya, tinggal relevan cak bagi hampir semua jenis tanaman, baik buah, solek, sayur, rempah dan sebagainya.

Orientasi saya kian ke tumbuhan buah karena pengunjung blog Daunku.com ini didominasi oleh penghobi tanaman biji kemaluan.

Masa ini, sesudah paham pendirian membuat wahana tanam pot berkualitas super, anju berikutnya yaitu sira teradat mempelajari teknis budidaya tanaman nan kepingin anda tanam.

Karena setiap jenis tanaman mempunyai teknis konservasi nan berlainan.

Tak bisa kita samakan cara merawat pohon mangga dengan tanaman jeruk, pohon alpukat dengan pohon anggur, dan seterusnya.

Kelihatannya itu saja yang bisa saya share. Semoga bermanfaat.

Terimakasih dan salam berkebun! 😀




Source: https://daunku.com/membuat-media-tanam-pot/