Mandi Wajib Doa Mandi Puasa

Kompas TV

cerita ramadan

panduan

Lupa Mandi Wajib usai Salat Subuh, Batalkah Puasa? Berikut Penjelasan Ulama


Selasa, 5 April 2022 | 09:09 WIB

lupa-mandi-wajib-usai-salat-subuh-batalkah-puasa-berikut-penjelasan-ulama

Ilustrasi shower bakal bersiram terlazim. Apakah tidak mandi mesti bikin tawar puasa? (Sumber: pixabay.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV –Bayangkan kondisinya sejenis ini, Sira tiba-tiba lihat jam dan telah lampau subuh. Sedangkan sudah niat puasa, tapi tengung-tenging semalam pasca- bercinta dengan pasangan ataupun mimpi basah, tapi bukan bersiram wajib. Lantas, batalkah puasa?

Dikutip dari pusat
Sukses Ibadah Ramadan karya Ustaz Ma’ruf Khozin nan dikeluarkan LTN PBNU dijelaskan adapun hukum tersebut.

Ketika seseorang masih dalam kondisi junub atau berhadas besar, tapi lupa mandi wajib dan ia berpuasa maka puasanya enggak sia-sia alias boleh dilanjutkan.

Menurutnya, jika bermoral-benar lupa maka hukumnya tidak membatalkan puasa. Peristiwa ini farik kalau memang sengaja hadas lautan di siang perian sepanjang Bulan ampunan.

“Keluarnya sperma di siang tahun sepanjang puasa dapat membatalkan puasa, takdirnya dilakukan secara disengaja. Takdirnya karena tertidur silam berfantasi sampai keluar sperma, maka tidak mansukh,” tulis buku tersebut.

Hal tersebut sebagai halnya bersetubuh di lilin batik hari saja mandinya baru dilakukan sesudah Pagi buta, tidak membatalkan puasa.

Hal ini berdasarkan perkataan nabi Nabi Muhammad sebagai berikut:

Aisyah dan Umi Salamah berkata: “Rasulullah di saat subuh internal peristiwa junub sesudah bersetubuh, tidak karena mimpi, beliau tidak membatalkan puasanya dan tidak meng-qadha’nya (HR Bukhari dan Muslim).

Kendati begitu, tetap disarankan untuk bersiram mesti sebelum salat Dini hari.

Baca Juga: Doa Junub Jelang Puasa Ramadan, Beserta Tata Caranya

Manajemen Kaidah Mandi Wajib

Langkah pertama dan ini paling penting adalah niat, lantas diteruskan dengan awalan-langkah sebagai berikut:

Doa dan Niat Mandi besar (Sumber: kompas.tv/dedik priyanto)

NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADASIL AKBARI FARDHON LILLAHI TA’ALA

Artinya: Aku berniat mandi buat menyurutkan hadas samudra, fardu karena Allah Ta’la.

Dalam kitab Bidayatul Hidayah karya Pendeta Ghozali disebutkan dengan cukup tertinggal tentang niat dan tata cara mandi wajib ini.

  • Pertama, saat ke kamar bersiram ambil air lalu basuhlah tangan kanan terlebih dahulu tiga kali.
  • Kedua, bersihkan segala sempuras nan dikira menempel di badan.
  • Ketiga, berwudhu. Wudhu ini sebagaimana rata-rata wudhu pada salat dan doa.
  • Keempat, mulailah bersiram dengan membasuh seluruh bagian jasad tanpa terkecuali, tambahan pula sampai ke keliman-lipatan tubuh yang boleh jadi tidak terpandang

Sumber :
Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK Engkau

Powered by

jixie-logo

Video Pilihan

BERITA LAINNYA

Source: https://www.kompas.tv/article/276938/lupa-mandi-wajib-usai-salat-subuh-batalkah-puasa-berikut-penjelasan-ulama

Posted by: gamadelic.com