Malaikat Raqib Dan Atid Bertugas

Malaikat adalah makhluk ciptaan Tuhan SWT. Salah satunya adalah malaikat katib dedikasi yang akan demap mengiringi aktivitas manusia selama hidup di dunia.

Institutional Repository Universitas Muhammadiyyah Surakarta menamakan bahwa malaikat pun merupakan makhluk nan istimewa.

Meskipun malaikat termasuk khalayak renik yang tidak kasat alat penglihatan, dengan perintah dan seizin Allah SWT malaikat juga dapat menampakkan diri internal wujud sosok.

Baca Pun:
Malaikat Izrail, Malaikat yang Bertugas Jujut Nyawa

Mengenal Malaikat Pencatat Amal

Malaikat Pencatat Amal -1.jpg

Foto: Malaikat Notulis Amal -1.jpg

Foto: Pinterest.com

Malaikat pencatan dedikasi ragam manusia dikenal dengan sebutan Kirâman Kâtibîn (كِرَامًا كَاتِبِينَ ), yaitu dua malaikat yang berada di bahu kanan dan kiri setiap sosok. Allah SWT berfirman:

وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ كِرَامًا كَاتِبِينَ يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ

(Wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn. Kirāmang kātibīn. Ya’lamụna mā taf’alụn)

Artinya: “Padahal selayaknya bagi ia ada (malaikat-malaikat) nan mengaram (pekerjaanmu), nan mulia (di sisi Sang pencipta) dan menyadari (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mencerna segala yang anda untuk,” (QS Al-Infithar: 10-12).

Kiraman Katibin juga dikenal dengan tanda Rokib Atid (رَقِيبٌ عَتِيدٌ ). Introduksi Raqib ‘Atid ini kembali terdapat kerumahtanggaan ayat Alquran enggak, yakni:

ِ إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

(Iż yatalaqqal-mutalaqqiyāni ‘anil-yamīni wa ‘anisy-syimāli qa’īd. Mā yalfiẓu ming qaulin illā ladaihi raqībun ‘atīd)

Artinya: “Ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, sendiri duduk di sebelah kanan dan yang tidak duduk di arah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan suka-suka di dekatnya malaikat juru ramal nan selalu hadir,” (QS Qaaf: 17-18).

Sebagian ulama kemudin menidakkan, malaikat carik dedikasi benama Raqib dan Atid. Jumlahnya setolok dengan jumlah manusia di sepanjang zaman.

Para malaikat itu akan menuliskannya dalam sebuah catatan perumpamaan gambaran buat manusia. Catatan ulah atau buku kebajikan tersebut juga disebutkan privat Alquran.

وَكُلُّ شَيۡءٖ فَعَلُوهُ فِي ٱلزُّبُرِ ٥٢ وَكُلُّ صَغِيرٖ وَكَبِيرٖ مُّسۡتَطَرٌ ٥٣

(Wa kullu syai`in fa’alụhu fiz-zubur. wa kullu ṣagīriw wa kabīrim mustaṭar)

Artinya: “Dan apa sesuatu yang sudah lalu mereka perbuat termuat kerumahtanggaan buku-buku gubahan (yang ada di tangan Malaikat). Dan segala (urusan) yang boncel alias nan besar merupakan tertulis,” (QS Qomar: 52-53)

Prof. Quraish Shihab mengulas makna dari kata Raqib Atid. Ada dua alas kata bermanfaat bersumber kata raqib, ialah: mengawasi dan memelihara.

Oleh karena itu, kerelaan malaikat ini tak buat bertujuan berburu-cari kesalahan, menjebak atau menjerumuskan, justru sebaliknya. Malaikat ini berniat buat menernakkan dan menjaga kendati insan tidak terjerumus.

Baca Pun:
10 Nama-Nama Malaikat dan Tugasnya, Mari Ajarkan sreg Si Kecil!

Tugas Malaikat Pencatat Darmabakti

Malaikat Pencatat Amal -2.jpg

Foto: Malaikat Penyadur Amal -2.jpg

Foto: Quranacademy.io/Pexel.com

Meski sepele, nyatanya aktivitas
online
di internet sekali lagi akan menjadi amal yang akan dicatat makanya malaikat penyalin amal.

Aktivitas sosial media juga akan diminta pertanggung jawabannya di akhirat. Apakah akan termasuk pahala atau dosa, akan tersangkut dengan nan mutakadim dilakukan.

Jika yang dibagikan adalah hal yang baik, positif, sampai-sampai bernuansa Islami, maka perbuatan itu akan dicatat seumpama kebajikan khasiat.

Sebaliknya, jika yang dibagikan itu adalah kejadian nan subversif, berita hoax, ujaran kesirikan, maka itu akan dicatat sebagai amal keburukan.

Enggak belaka aktivitas di jagat maya, segala kelakuan yang dilakukan di manjapada akan dicatat makanya malaikat penulis kebajikan. Baik perbuatan besar atau kerdil, baik atau buruk, akan tercatat dengan baik.

Kerumahtanggaan Alquran Allah SWT berfirman:

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهٗ . وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهٗ

(Fa may ya’mal miṡqāla żarratin khairay yarah. Wa may ya’mal miṡqāla żarratin syarray yarah)

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah sekali lagi, niscaya engkau akan mengaram (tangkisan)-nya. Dan barang siapa yang mengamalkan kejahatan seberat anasir kembali, niscaya dia akan melihat (perdurhakaan) nya kembali,” (QS Az-Zalzalah:7-8).

Malaikat Raqib disebut sebagai malaikat pencatat amal baik khalayak, dan tugas malaikat Atid ialah mengingat-ingat amalan kejam manusia. Penjelasan ini terdapat dalam Alquran:

أَمۡ يَحۡسَبُونَ أَنَّا لَا نَسۡمَعُ سِرَّهُمۡ وَنَجۡوَىٰهُمۚ بَلَىٰ وَرُسُلُنَا لَدَيۡهِمۡ يَكۡتُبُونَ ٨٠

(Am yaḥsabụna annā lā nasma’u sirrahum wa najwāhum, balā wa rusulunā ladaihim yaktubụn)

Artinya: “Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan provokasi-bujukan mereka? Sesungguhnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di arah mereka,” (QS Az-Zukhruf 80).

Baca Juga:
5 Ciri Apartemen yang Tak Dimasuki Malaikat, Salah Satunya Apartemen yang Dihuni Basyar Pelit!

Hikmah Penciptaan Malaikat Dabir Amal

Malaikat Pencatat Amal -3.jpg

Foto: Malaikat Pencatat Amal -3.jpg

Foto: The-faith.com

Terkadang secara ilmu mantik terbesit pertayaan, bukankah Allah SWT Maha Adv pernah segalanya, sehingga sebenarnya tidak membutuhkan malaikat juru tulis kebajikan manusia?

Sebenarnya, terdapat hikmah dalam penciptaan malaikat pencatat kebajikan tersebut, dan terkadang hal itu berada di luar nalar insan. N domestik Alquran Tuhan SWT berfirman:

وَيَسۡ‍َٔلُونَكَ عَنِ ٱلرُّوحِۖ قُلِ ٱلرُّوحُ مِنۡ أَمۡرِ رَبِّي وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ ٱلۡعِلۡمِ إِلَّا قَلِيلٗا ٨٥

(Wa yas`alụnaka ‘anir-rụḥ, qulir-rụḥu min amri rabbī wa mā ụtītum minal-‘ilmi illā qalīlā)

Artinya: “Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah, ‘Ruh itu termasuk urusan Rabbku, dan tidaklah kamu diberi pengetahun melainkan cacat,” (QS Al-Isra : 85).

Dengan penjelasan bertepatan berpangkal Almalik SWT ini, sebagai seorang orang islam diharapkan muncul pemahaman bahwa banyak sekali fenomena alam dan hal-peristiwa terkait syari’at yang hikmahnya masih problematis.

Hikmah lainnya adalah menjelaskan bahwa Tuhan SWT mutakadim menata dan mengurus barang apa sesuatu, serta mengarahkan dengan sebaik-baik brifing.

Sebatas Halikuljabbar SWT secara solo memperhatikan makhluk-Nya dengan mewakilkan malaikat perekam amal meski Allah Maha Tahu dengan segala yang dilakukan.

Semua ini dilakukan buat menguraikan kesempurnaan Allah SWT dan perhatiannya kepada basyar, serta keutuhan penjagaan-Nya.

Setelah memahami tentang malaikat penulis amal ini, diharapkan akan timbul rasa demap diawasi makanya Allah SWT dan terus memaksimalkan umur untuk terus mengamalkan amalan shaleh.

Source: https://www.orami.co.id/magazine/malaikat-pencatat-amal

Posted by: gamadelic.com