Makanan Khas Daerah Yogyakarta Adalah

23 Kancah Kuliner dan Makanan Khas Jogja Paling Terkenal

Gudeg mutakadim identik dengan makanan khas Jogja. Tak heran bila banyak warung gudeg menduduki daftar tempat kuliner Jogja paling terkenal ini.

Diperbarui tgl 03 Juli 2022

1. Gudeg Yu Djum

gudeg yu djum

Gudegnya tidak berkuah dan rasanya dominan manis. Gudeg Yu Djum ini minimum legendaris di Jogja. Cabangnya banyak, tetapi tanur utamanya terdapat di Mbarek dan buka berbunga pk 5 pagi. Kita bisa mematamatai proses memasaknya yang masih menggunakan papan bakar. Sebaik-baiknya lihat di
GUDEG YU DJUM – Gudeg Minimal Legendaris di Jogja.

2. Bakpia Kurnia Esensi

bakpia kurnia sari

Seperti gudeg, bakpia juga identik dengan makanan khas Jogja. Bakpia Kurnia Sari sangat populer karena kulitnya nan tipis dan lembut. Bakpia ini pula resistan 10 masa pada suhu ruangan sehingga cocok untuk dijadikan maka dari itu-maka itu mulai sejak Jogja. Selengkapnya lihat di
BAKPIA KURNIA Esensi – Keseleo Satu Bakpia Minimum Mak-nyus di Jogja.

3. Kopi Klotok

kopi klotok

Masakan yang disajikan memang bersahaja, seperti sayur lodeh terong, dll. Namun, rasanya sangat eco dan harganya berkawan, kebanyakan di asal Rp10.000. Dengan atmosfer pedesaan Jawa, Warung Dokumen Klotok dipenuhi wisatawan sejak beber pukul 7 pagi. Selengkapnya tatap di
Tindasan KLOTOK – Kuliner Jogja yang Terkenal di Jalan Kaliurang.

4. House Of Raminten

house of raminten

House of Raminten ialah alternatif panggung makan sewaktu tempat nongkrong di Yogyakarta. Angkringan semi cafe ini menyediakan berbagai ragam menu berangkat semenjak menu angkringan hingga menu-menu yang terdengar istimewa dan nyentrik. Suasana tradisional Jawa sangat kentara di cafe ini. Selengkapnya lihat di
House Of Raminten.

5. Tengkleng Gajah

tengkleng gajah

Meskipun namanya Tengkleng Gajah, bukan berarti warung tengkleng yang terletak di negeri Bulurejo ini menggunakan daging gajah ibarat bulan-bulanan utama menunya. Tengkleng Gajah tak lain adalah tengkleng kambing muda nan disajikan internal porsi besar, seperti gajah. Rasanya gurih, dagingnya empuk dan porsinya yang besar membuat warung tengkleng ini riuh-rendah dikunjungi, terutama pada jam makan siang dan makan lilin batik. Selain tengkleng, terdapat lagi berbagai rupa menu olahan daging kambing lainnya yang cangap bila dilewatkan, sama dengan tengkleng gajah goreng, sate kambing hingga nasi goreng. Tengkleng Gajah bentang dari pukul 9.00 – 21.00. Selengkapnya tatap di
Tengkleng Gajah.

6. Gudeg Sagan

gudeg sagan

Meskipun lain terletak di pusat kuliner gudeg Jogja, Gudeg Sagan tetap menjadi favorit para pecinta kuliner. Manis, enak dan pedasnya seporsi gudeg acuan di rumah makan ini selalu berlimpah mewujudkan ki gua garba lapar seketika. Jika jam bersantap siang ataupun makan lilin batik tiba, kondominium makan ini demap penuh dipadati mereka yang rela antri karena lapar. Alunan syair-sajak lawas berpokok pemusik domestik menjadi pengusung yang cukup untuk melahap tuntas seporsi gudeg mak-nyus yang sudan terhidang di meja. Selengkapnya lihat di
Gudeg Sagan.

7. Mangut Lele Mbah Marto

mangut lele mbah marto

Memang cak bagi emosi mencari lokasi warung makan Mbah Marto yang nyempil di tengah perkampungan, terlebih tidak ada gawang penunjuk jalan menuju ke sana dari Kronologi Parangtritis. Mau bukan kepingin harus bertanya penduduk sekitar kerjakan menemukan keberadaannya. Selengkapnya lihat di
MANGUT LELE MBAH MARTO – Tersekap Nikmatnya Olahan Mangut Lele Asap.

8. Oseng-Oseng Mercon Bu Narti

oseng oseng mercon

Nasi putih panas dipadu oseng-oseng super pedas meledak di bacot. Kelezatan kikil beraduk aneka bumbu dapur menggoyang lidah, menuntut kita bikin pantang berhenti menyuap. Selengkapnya tatap di
OSENG-OSENG Mercon BU NARTI – Pedasnya Memasang Perkataan.

9. Bale Ayu Resto Imogiri Timur

bale ayu resto imogiri timur

Bale Ayu Resto menawarkan aneka olahan gurami bercita rasa istimewa. Berbagai pilihan kuliner lainnya juga tidak kalah menggoda. Tempatnya luas dengan joglo, distrik lesehan dan gazebo, pas perumpamaan wadah buat menjamu kolega maupun bersantai bersama keluarga. Jam urai: Senin – Minggu, 09.00 – 22.00 WIB

Selengkapnya lihat di
Bale Ayu Resto Imogiri Timur.

10. Bakmi Jowo Mbah Gito

bakmi jowo mbah gito

Tak doang kelezatan santapannya semata-mata yang ditawarkan, namun sekali lagi suasana Jawa-tradisional yang membuat pengunjung akan mengarungi lorong waktu menuju masa dulu. Seutuhnya lihat di
BAKMI JOWO MBAH GITO – Bersantap Seraya Mengenang Suasana Rumah Kakek-nenek.

11. Gudeg Pawon

gudeg pawon

Dapur menjadi tempat krusial untuk rumah makan. Saking krusialnya, sesekali pengunjung tidak diizinkan untuk menentang gelanggang untuk memasak itu. Namun, berbeda dengan Gudeg Pawon nan malah mengharuskan semua pengunjungnya masuk ke dapur. Selengkapnya tatap di
GUDEG PAWON – Langsung Belaka ke Tungku Momen Lapar Menghambur.

12. Banyu Mili

banyu mili

Lega bersenang-suka di wahana air, langsung dilanjut dengan tamasya kuliner. Sepiring urang bakar madu yang tersaji di meja tampak sangat menggoda. Rasanya? Hmm…, ada sensasi manis dan gurih yang enak. Selengkapnya lihat di
Banyu Mili.

13. Gudeg Petasan Bu Tinah

gudeg mercon bu tinah

Gudeg Mercon Bu Tinah terletak di Jl. Asem Gede, dekat Pasar Kranggan, Jetis. Jika lazimnya gudeg tenar dengan rasanya yang manis, di warung ceteri kepunyaan Bu Tinah ini gudeg terhidang dengan rasa yang super pedas meledakkan mulut. Jelas saja, cili rawit hijau dan merah ikut ditambahkan kedalam tiap piring sajian gudegnya. Rasa pedas gudeg mercon ini pun meledak sampai ke semua penjuru. Terlebih, ketika penjual belum selesai mengatak dagangannya, para pelelang sudah lalu antri untuk memesan. Gudeg mercon Bu Tinah beber martil 21.00 WIB. Namun sangat disarankan bagi mengunjunginya setengah jam sebelum warung tenda ini bentang. Anda kian baik menunggu sekejap daripada datang dan kekurangan kan? Selengkapnya tatap di
Gudeg Mercon Bu Tinah.

14. Soto Kadipiro

soto kadipiro

Ingin merasakan bagaimana rasa soto yang usianya hampir satu abad? Cobalah soto Kadipiro. Eits, tapi jangan sampai riuk pilih, karena hanya cak semau suatu nan kudrati. Selengkapnya lihat di
SOTO KADIPIRO – Muslihat Terban Temurun Rapat persaudaraan 100 Perian.

15. Gudeg Mbah Remai

gudeg mbah lindu

Nama Mbah Lindu start terkenal ibarat penjual gudeg tertua di Indonesia. Konon,
simbah
yang berusia karib satu abad ini sudah lalu berjualan sebelum zaman penjajahan Jepang maupun lebih berusul 73 tahun yang lalu. Tahun 2022 lalu Mbah Lindu meninggal manjapada dan kini manuver kuliner ini diteruskan oleh anaknya. Kios sederhananya kerap gegap-gempita dikunjungi maka itu wisatawan lokal maupun luar. Galibnya dari mereka merasa penasaran dengan rasa gudeg racikan Mbah Lindu nan dijual sejak zaman kolonial ini. Sepenuhnya lihat di
Gudeg Mbah Lindu.

16. Bale Raos

bale raos

Bale Raos adalah satu-satunya kafetaria yang meladeni masakan kesukaan Kanjeng sultan Yogyakarta. Selengkapnya lihat di
Bale Raos.

17. Joglo Gabah Sewu

joglo pari sewu

Bangunan lawas seperti joglo atau pendopo selalu mewujudkan hati terjerat. Terlebih bila dipadukan dengan suasana alamnya nan masih kental. Di tempat makan unik Joglo Antah Sewu bisa menikmati bangunan lawas sekaligus berwisata di bantaran bengawan. Sepenuhnya lihat di
JOGLO PARI SEWU – Makan di Bangunan Kawakan, Pinggir Grojogan.

18. Saoto Bathok Mbah Katro

saoto bathok mbah katro

Mencicipi kuliner
mblusuk
yang legendaris di Jogja, Saoto Bathok Mbah Katro, soto sapi kerumahtanggaan mangkok dari batok kelapa. Selengkapnya lihat di
SAOTO BATHOK MBAH KATRO – Sensasi Soto kerumahtanggaan Batok Kelapa.

19. Gudeg Permata

gudeg permata

Dirintis maka dari itu Bu Pujo sejak tahun 1951 lewat, gudeg permata ini tak pernah ranah pembeli. Warung Gudeg yang congah di sebelah utara gedung Bioskop Berlian ini hanya buka pada malam perian. Menu utama yang disajikan adalah gudeg basah yang cenderung gurih dan bukan terlalu manis. Bagaikan pelengkap, sambal krecek yang pedas, berbagai macam lauk dan sayur opor dapat dijadikan pilihan. Pada momen intiha pekan dan periode liburan, warung gudeg ini akan dipenuhi para pelanggan yang berasal dari luar kota. Meskipun harus mengantri, mereka tak pernah mengeluh karena semuanya akan terganti dengan seporsi gudeg lezat ini. Seutuhnya lihat di
Gudeg Permata.

20. Warung Klangenan

warung klangenan

Dengan konsep kas dapur angkringan di rumah joglo, warung nan suatu ini sepan bakal jumpa kangen kawan-persekutuan dagang lama. Sebaik-baiknya lihat di
WARUNG KLANGENAN – Temu Rindu Sindikat Lama.

21. Ayam Geprek Bu Rum

ayam geprek bu rum

Mandung Geprek merupakan salah satu suguhan primadona banyak orang, terutama mahasiswa nan dulu di Jogja. Hidangan ini faktual ayam aduan krispi nan di geprek atau di tumbuk kasar di atas alu bersama cabai, tomat, bawang putih dan belacan. Detik ini, warung-warung bersantap fasilitator mandung geprek sudah menjamur di mana-mana. Namun, berpangkal sekian banyak warung tersebut, Ayam Geprek Bu Rum menjadi riuk satu warung yang terkenal. Seporsi ayam geprek lengkap dengan sayur dan kuah tongseng semacam itu nikmat menggoda. Tak heran jika pada jam makan siang, pembeli rela antri untuk boleh menikmatinya. Sesudah-sudahnya lihat di
Ayam Geprek Bu Rum.

22. Soto Sampah

soto sampah

Selincam orang akan merasa heran mendengar segel yang tak lazim dipakai untuk makanan. Tapi soto di rapat persaudaraan Tugu Jogja ini bisa menjadi alternatif kuliner nan layak dicoba. Usut memiliki usut kenapa dinamakan Soto Sampah karena kuliner soto nan suatu ini tak menunggangi daging sapi atau ayam seperti mana baku, melainkan memperalat gurih atau gajih sapi dan boleh ditambah aneka lauk nan tersedia, lalu dicampur bintang sartan suatu sehingga tampilannya pula menjadi obrak-abrik. Sebaik-baiknya lihat di
Soto Sampah.

23. Gudeg Bromo Bu Tekluk

gudeg bromo bu tekluk

Gudeg Bromo atau yang lebih dikenal dengan stempel Gudeg Bu Tekluk dirintis maka dari itu Bu Sukijo sejak tahun 1984. Gudeg yang berkecukupan rapat persaudaraan dengan Gang Bromo, Gejayan ini menyenggangkan gudeg basah yang menggugah selera dengan dominasi rasa gurih serta pedas terbit sambal rambak nan gurih. Laksana lauk suplemen, pembeli dapat memilih suwiran ayam kampung, paha, dada, rempelo ati, telur, tempe, adv pernah bacem dan beragam gorengan. Jika gudeg-gudeg lain menunggangi krecek jangat sapi sebagai bahan utama sambal krecek mereka, Gudeg Bromo ini lebih memilih menggunakan kulit kerbau. Tekstur kenyal dan tidak hancur saat dimasak membuatnya seperti itu menggoda. Sepenuhnya tatap di
Gudeg Bromo Bu Tekluk.

Source: https://www.yogyes.com/id/yogyakarta-culinary/

Posted by: gamadelic.com