Makanan Haram Bagi Umat Islam

Dalam agama Selam, terletak heterogen anjuran dan larangan nan sudah lalu ditetapkan Allah SWT cak bagi seluruh hambaNya. Keseleo satunya adalah garis hidup lakukan tidak mengonsumsi jenis-jenis rezeki dan minuman haram.

Bukan sonder alasan, agama Islam mengkategorikan makanan palsu sepatutnya tidak dikonsumsi, hal ini pun telah disertakan dalam ayat Al-Alquran sebagaimana perintah Allah SWT.

Salah satunya yang tercatat internal tembusan Al-Maidah ayat 3 yang berbunyi:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ

Artinya: “Diharamkan bagimu (memakan) buntang, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas jenama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, nan ambruk, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat dia menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) nan disembelih lakukan tagut.”

Lantas, apa saja
makanan gelap dalam Selam yang tidak dapat dikonsumsi umat orang islam?

Memberitakan pecah beraneka macam mata air, berikut
Popmama.com
rangkumkan beberapa pilihannya.

1. Babi

1. Babi

Greeners.co

Satwa babi memang menjadi keseleo satu makanan bawah tangan dalam Islam yang sudah menjadi rahasia masyarakat untuk seluruh umat muslim. Seperti yang telah disinggung sebelumnya dalam arsip Al-Maidah ayat 3, babi menjadi salah satu makanan haram nan dilarang cak bagi dikonsumsi.

Tidak saja dagingnya belaka yang diharamkan, namun seluruh bagian mulai sejak bodi babi yang dikerjakan dalam susuk apa pun juga diharamkan untuk dikonsumsi maupun dipergunakan umat muslim.

Selain diharamkan, rupanya mengonsumsi daging nangui diketahui n kepunyaan efek yang tak baik bakal awak. Babi menjadi inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya yang dapat memicu seseorang. Sehingga Islam pun mengemukakan buat tidak mengonsumsi olahan barang apa sekali lagi dari binatang sau ini.

2. Jenazah

2. Bangkai

Pixabay/PENEBAR

Makanan ilegal dalam selam selanjutnya yang lain dianjurkan lakukan dikonsumsi adalah apa sekali lagi jenis bangkai fauna. Kembali merujuk pada surat Al-Maidah ayat 3, Almalik SWT telah menguraikan bahwa hewan yang lengang secara bukan wajar atau minus proses penyembelihan sesuai syariat Islam, maka hukumnya haram.

Beberapa jenis mayit hewan yang diharamkan diantaranya:

  • Dabat yang mati dalam keadaan tersedak
  • Hewan yang mati karena dipukul dengan menggunakan suatu benda
  • Hewan yang tenang karena terjatuh dari ketinggian
  • Sato nan sepi karena tertanduk hewan lainnya
  • Fauna yang mati karena diterkam fauna ki busuk

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa dabat yang mutakadim tenang dengan cara disembelih juga bisa dikatakan halal dan juga liar. Dikatakan bawah tangan apabila hewan tersebut disembelih atas nama selain Allah SWT.

Cak agar semacam itu, Islam kembali membedakan 2 bangkai hewan nan masih bisa dikonsumsi umat mukmin, yaitu ikan dan belalang. Keadaan ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW nan berbunyi:

Artinya “Kami dihalalkan dua batang dan darah. Adapun dua kunarpa tersebut adalah lauk dan belalang. Sedangkan dua darah tersebut adalah hati dan kambar.” (HR. Anak laki-laki Majah)

3. Sato yang gado kotoran

3. Hewan memakan kotoran

Reference.com

Al-Jalalah adalah semua spesies dabat baik berkaki catur atau dua yang makanannya adalah kotoran, baik itu kotoran hewan lainnya, ingin lagi endap-endap makhluk. Al-Jalalah inilah nan masuk intern kategori rahim yang diharamkan dalam Islam.

Begitu juga sabda Rasulullah SAW nan berbunyi: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari memakan jallalah dan susunya.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Bani Majah)

Kok diharamkan? Situasi ini karena adanya pengaruh sisa yang dikonsumsi maka dari itu hewan-sato tersebut. Sehingga dapat memengaruhi adanya perubahan pada aroma, rasa daging, hingga payudara yang dihasilkan.

Akan tetapi, terdapat banyak pemberitahuan yang menyebutkan bahwa jika semua pengaruh berpokok kotoran tersebut hulang, maka hukum dari mengonsumsi binatang-hewan tersebut boleh menjadi jamak.
Wallahualam.

Editors’ Picks

4. Hewan yang disembelih atas etiket selain Allah SWT

4. Hewan disembelih atas nama selain Allah SWT

Pixabay/suju-foto

Sebagaimana nan telah disinggung sebelumnya, makanan haram privat Islam lainnya yang enggak dipetuakan yaitu satwa yang disembelih atas nama selain Yang mahakuasa SWT. Selain tertera dalam surat Al-Maidah ayat 3, surat Al-Baqarah ayat 173 juga sudah lalu menamakan adanya larangan tersebut.

Berikut bunyi surat Al-Baqarah ayat 173:

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: “Sepatutnya ada Tuhan tetapi mengharamkan bagimu bangkai, pembawaan, daging babi, dan satwa yang (detik disembelih) disebut nama selain Sang pencipta.”

Jika dipikir secara logika, sudah lalu diketahui dengan jelas bahwa segala isi yang ada di manjapada ini adalah ciptaan Almalik SWT, pun pada sato-sato yang akan menjadi jenis konsumsi lakukan umat muslim. Sehingga, haram hukumnya jika dabat yang akan dikonsumsi tidak disembelih atas namaNya.

5. Darah yang mengalir

5. Darah mengalir

Freepik/jannoon028

Berikutnya adalah bakat yang mengalir. Sebagaimana telah disebutkan Yang mahakuasa SWT kerumahtanggaan surat Al- An’am ayat 145, bahwa selain bangkai dan daging babi, bakat nan bergerak sekali lagi diharamkan untuk dimakan.

Seandainya melihat plong aspek kebugaran, bakat yang mengalir memang tidak baik untuk kesehatan karena mengandung uric acid (cemberut otot) dengan kodrat yang cukup tinggi, sehingga apabila dikonsumsi dapat membahayakan kebugaran tubuh.

Berbeda dengan darah yang masih berhimpit di daging kepingin pun sumsum hewan nan disembelih, ini tidak dikategorikan sebagai kas dapur yang diharamkan dalam Islam. Yang dimaksudkan adalah talenta nan berputar.

Dalam Al- Qur’an salinan Al- An’am sudah disebutkan bahwa yang diharamkan itu adalah darah yang mengalir, bintang sartan dengan demikian darah-pembawaan pungkur yang masih menempal pada daging maupun tulang hewan yang disembelih tidaklah diharamkan.

Situasi ini sebagaimana perantaraan dikatakan Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Al-Mulakhas Al-Fiqhi:

“Pendapat yang benar, bahwa bakat yang diharamkan oleh Allah adalah talenta yang mengalir. Adapun feses darah nan menempel pada daging, maka tidak terserah satupun dari kalangan cerdik pandai’ yang mengharamkannya.”

6. Arak

6. Minuman keras

Freepik/azerbaijan_stockers

Selain satwa babi dan layon, minuman persisten pun enggak rahasia umum jika diharamkan untuk dikonsumsi umat muslim. Hal ini begitu juga tercantum dalam HR. Muslim nan berbunyi: “Semua nan memabukkan adalah khamar dan semua khamar adalah haram.”

Seperti mana diketahui bersama, minuman gigih atau yang mengandung alkohol umumnya ialah minuman nan dapat memabukkan. Sehingga Allah SWT sangat melarang umatNya bagi mengonsumsi jenis-jenis minuman tersebut.

7. Binatang yang bertaring

7. Hewan bertaring

Pexels/Lucas Pezeta

Makanan haram dalam islam berikutnya yakni dabat nan bertaring. Rasulullah SAW koalisi berbicara dalam sebuah titah nan artinya:

“Rasulullah SAW telah melarang meratah setiap binatang bertaring berpunca spesies hewan ki busuk dan setiap jenis burung nan berkuku ekstrem (kerjakan mencengkram).” (HR. Muslim)

Binatang bertaring dan jenis binatang buas tersebut diantaranya adalah anjing, anjing hutan, maung, dan bukan sebagainya. Hewan-hewan seperti ini lagi hukumnya haram bikin dikonsumsi.

Selain itu, tikus sekali lagi menjadi salah satu spesies satwa yang diharamkan. Meski bukan tercantum sebagai hewan bertaring atau buas, namun tikus masuk kerumahtanggaan jenis sato menjijikan yang terlarang untuk dikonsumsi.

Lakukan biawak, satwa ini masuk dalam kategori hewan yang diharamkan karena menjadi hewan pelik dan harus dilindungi meski enggak menunjukan taringnya. Tentatif bikin hewan bertaring enggak yang justru masih diperbolehkan dalam Islam yakni kelinci dan tupai.

8. Burung nan berkuku tajam

8. Burung berkuku tajam

Slate.com

Selain hewan nan bertaring, lebih jauh ada ceceh yang berkuku drastis yang masuk intern jajaran makanan haram yang bukan dipetuakan umat muslim untuk dikonsumsi. Hal ini juga sudah ditegaskan dalam sebuah titah,

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW pada poin sebelumnya, burung-burung nan memiliki kuku radikal juga hukumnya haram cak bagi dikonsumsi. Spesies-jenis penis tersebut atara lain titit elang, zakar garuda, dan lain sebagainya.

Cak kenapa diharamkan? Kejadian ini karena burung-zakar tersebut akan menggunakan cakar-kuku mereka untuk keperluan berburu mangsanya. Rata-rata, mereka akan mencari bahan dengan mandu mencengkram mangsanya. Sehingga sangat diharamkan buat nantinya dikonsumsi.

9. Sato nan dilarang agama untuk dibunuh

9. Hewan dilarang agama dibunuh

Pexels/Tomáš Jíra

Makanan palsu selanjutnya yang enggak dianjurkan bagi umat muslim yaitu segala apa variasi fauna yang dilarang agama buat dibunuh. Imam Syafi’i dan para sahabatnya pernah bersabda bahwa segala apa kembali macam hewan nan dilarang dibunuh, maka tidak bisa dikonsumsi.

Selain itu, Utusan tuhan Muhammad SAW nikah merenjeng lidah dalam sebuah perkataan nabi yang berbunyi:

Artinya: “Terbit Ibnu Abbas mengomong: Rasulullah melarang menzabah 4 hewan : semut, naning, burung hud-hud dan ceceh surad.” (HR. Ahmad, Serdak Daud, Ibnu Majah, dan Anak lelaki Hibban)

Tidak semata-mata itu, dalam hadis lain Rasulullah SAW juga pernah berkata dan kembali menekankan mengenai larangan tersebut nan bunyinya:

Artinya: “Dari Abdur Rahman bin Utsman Al-Qurasyi bahwasanya seorang medikus pernah bertanya kepada Rasulullah mengenai kodok/kecebong dijadikan penawar, lalu Rasulullah SAW melarang membunuhnya” (HR. Ahmad, Abu Daud, Nasa’i,  Al-Hakim, dan Baihaqi)

Semenjak anjuran tersebut maka sudah diperingati dengan dahulu jelas bahwasanya segala pun hewan yang dilarang untuk dibunuh, seharusnya tidak dikonsumsi karena hukumnya haram lakukan dimakan.

Demikianlah beberapa
alat pencernaan bawah tangan dalam Islam
yang perlu anak ketahui. Andai umat muslim, karuan kita perlu menghindari segala pemali nan sudah lalu ditetapkan oleh Allah SWT.

Baca lagi:

  • Lain Sengaja Bersantap Tembolok Haram, Apa nan Harus Dilakukan?
  • 5 Puasa yang Dilarang dalam Islam, Anak Perlu Tahu!
  • Beritahu Anak, Inilah 5 Masa Tidur yang Dilarang dalam Islam

Source: https://www.popmama.com/big-kid/10-12-years-old/ninda/makanan-haram-dalam-islam-yang-perlu-anak-ketahui

Posted by: gamadelic.com