Macam Macam Rambu Lalu Lintas Dan Artinya

Arti dan Lambang Rambu-rambu Lalulintas

Berikut ini akan disampaikan informasi adapun varietas-jenis rambu pulang balik yang biasa kita temui di jalan. Rambu lalu lintas ini terdiri berasal 6 tipe merupakan tunggak peringatan, pacak pantangan, pancang perintah, rambu petunjuk, tunggak papan tambahan, dan pancang nomor rute.

semoga pasca- kita mengetahui kurnia rambu celas-celus ini kita akan mematuhinya sehingga meminimalisir terjadinya kecelakaan. Selamat menyimak.


I. Tunggak PERINGATAN

Pacak jenis ini digunakan untuk menjatah peringatan kemungkinan ada bahaya atau tempat berbahaya di depan pemakai jalan. Corak asal patok peringatan berwarna kuning dengan lambang atau tulisan berwarna hitam.

Rambu Peringatan

Rambu Peringatan

Rambu Peringatan

Rambu Peringatan

Rambu Peringatan

II. RAMBU Larangan

 Rambu Tabu menunjukkan perbuatan nan dilarang dilakukan oleh pemakai urut-urutan. Warna dasar dari rambu jenis ini adalah bercat sejati dan lambang alias gubahan bercat hitam atau merah

Rambu Larangan

Rambu Larangan

Rambu Larangan

Rambu Larangan

III. RAMBU PERINTAH

Pancang ini menyatakan perintah yang harus dilakukan oleh pengguna urut-urutan. Pacak perintah berbentuk bundar berwarna sensasional dan lambang maupun tulisan bercelup lugu serta abang buat garis serong sebagai batas akhir perintah.

Rambu Perintah

Rambu Perintah

IV. RAMBU Wahyu

  • Rambu pendahulu petunjuk jurusan, pacak petunjuk jurusan dan rambu penegas jurusan yang menyatakan ajaran arah cak bagi hingga ke intensi antara enggak kota, daerah ataupun distrik serta tunggak yang menyatakan tera jalan dinyatakan dengan warna sumber akar bau kencur dengan lambang atau tulisan warna zakiah.
  • Rambu wangsit jurusan menggunakan fonem kapital lega huruf pertama, lebih jauh menunggangi huruf kecil atau seluruhnya menunggangi huruf kapital alias huruf boncel.
  • Idiosinkratis rambu petunjuk jurusan provinsi dan bahan tamasya dinyatakan dengan corak dasar coklat dengan lambang alias tulisan warna putih
  • Rambu petunjuk yang menyatakan wadah fasilitas umum, batas wilayah suatu area, situasi perkembangan, dan tonggak berupa kata-alas kata serta wadah khusus dinyatakan dengan warna dasar biru.

Rambu Petunjuk

Rambu Petunjuk

Rambu Petunjuk

Rambu Petunjuk

Rambu Petunjuk

V. Pacak Gawang TAMBAHAN

  1. Papan tambahan digunakan bakal memuat keterangan yang diperlukan untuk menyatakan hanya main-main cak bagi waktu-waktu tertentu, jarak-jarak dan jenis wahana tertentu atau perihal lainnya bagaikan hasil penyelenggaraan dan rekayasa celas-celus.
  2. Papan tambahan ditempatkan dengan jarak 5 sentimeter sampai dengan 10 sentimeter dari sisi terbawah daun pacak dengan ketentuan lebar tiang tambahan secara vertikal enggak melebihi arah daun tonggak.
  3. Persyaratan kayu tambahan:
  • Papan apendiks menggunakan corak asal masif dengan karangan dan pigura bercat hitam.
  • Tiang tambahan tidak dapat menyatakan suatu pemberitaan yang tidak berkaitan dengan rambunya sendiri.
  • Wanti-wanti yang termuat n domestik gawang apendiks harus bersifat khusus, singkat, jelas dan mudah serta cepat dimengerti oleh konsumen jalan
  • Ukuran neraca papan tambahan antara strata dan lebar ialah 1 : 2.

Papan Tambahan

Papan Tambahan

VI. Rambu NOMOR RUTE

Rambu Nomor Rute

Kamil Penempatan Tonggak Nomor Rute:

1. Tonggak Pendahulu Petunjuk Jurusan lega persimpangan di depan.

Contoh Rambu Nomor Rute

2. Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan yang menunjukkan jihat daerah.

Contoh Rambu Nomor Rute

3. Rambu Pendahulu Wangsit Jurusan yang menyatakan arah cak bagi menjejak suatu bekas keluar dari jalan tol.

Contoh Rambu Nomor Rute

4. Rambu Pendahulu Ajaran Jurusan yang menyatakan lajur yang harus dilewati kerjakan jurusan yang dituju.

Contoh Rambu Nomor Rute

5. Rambu Petunjuk Jurusan.

Contoh Rambu Nomor Rute

6. Rambu Penandasan Jalan.

Contoh Rambu Nomor Rute

Source: https://bogorkab.go.id/post/detail/arti-dan-lambang-rambu-rambu-lalulintas