Kitab Yang Diturunkan Nabi Musa

Taurat
(Ibrani:

תּוֹרָה
,
Torah
– yang bermanfaat “instruksi”; bahasa Arab:

التوراة
‎,
Al-Tawrāh) adalah lima kitab pertama Tanakh/Alkitab Ibrani dan bagian dari Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam bahasa Yunani kumpulan 5 kitab ini disebut
Pentateukh
(“lima panggung” atau “lima gulungan”). Taurat adalah bagian penting terbit kanon/kitab suci orang Yahudi.[1]

Kelima kitab dalam Taurat adalah:

  • Kejadian (bahasa Latin:
    Genesis; bahasa Ibrani: בראשית,
    beresyit)
  • Keluaran (bahasa Latin:
    Exodus; bahasa Ibrani: שמות,
    syemot)
  • Imamat (bahasa Latin:
    Leviticus; bahasa Ibrani: ויקרא,
    wayiqra)
  • Bilangan (bahasa Latin:
    Numerii; bahasa Yahudi: במדבר,
    bemidbar)
  • Ulangan (bahasa Latin:
    Deuteronomium; bahasa Yahudi: דברים,
    devarim)

Nama lain buat pusparagam kitab suci ini adalah “Panca Kitab Musa”, “Taurat Musa”, alias “Pentateukh” (dari Septuaginta) dalam bahasa Yunani.

Pengusulan

[sunting
|
sunting perigi]

Kata
torah
bermula kata kerja bahasa Ibrani
yarah. Dalam pangkal verba (konjugasi)
hifil, kata
ירה
(yarah) berjasa “menjatah pencekokan pendoktrinan, mengajarkan, menunjukkan”[2]
(misalnya sreg Kitab Imamat 10:11). Jadi kata
torah
dapat bermakna “ajaran” maupun “instruksi”, boleh wangsit dari ibu, tajali berpunca ayah, atau ilham dari Tuhan. Terjemahan yang paling demap dipakai, “hukum”, sebenarnya mengandung makna yang kurang tepat,[3]
karena kata bahasa Ibrani bagi “hukum” adalah
din. Kesalahan pengertian “Torah” sebagai “Syariat”[4]
dapat menjadi halangan bakal “mengetahui pemikiran yang disarikan dengan istilah
talmud torah
(תלמוד תורה, “pelajaran Taurat”).[5].

Lebih lanjut perkenalan awal “torah” lebih digunakan dalam artian luas, meliputi peraturan tertulis maupun oral dan akhirnya membentangi seluruh ramalan agama Yahudi, termasuk Mishnah, the Talmud, the Midrash and lain-lain. Selain itu, juga bisa diterjemahkan seumpama “pencekokan pendoktrinan, ramalan, perintah”, ataupun “aturan”[6]
atau sistem.[7]

Di dalam Alkitab Ibrani, tajuk yang dipakai untuk bagian pertama (“Ta-” dari “Tanakh”) adalah “Taurat Musa”. Judul ini selayaknya tidak pertautan dijumpai n domestik Taurat itu koteng maupun dalam sastra periode pembuangan ke Babel. Nama ini dipakai intern Kitab Yosua (Yosua 8:31–32;
Yosua 23:6) serta Kitab 1 dan 2 Raja-raja (1 Raja-yang dipertuan 2:3;
2 Raja-raja 14:6;
2 Raja-raja 23:25), meskipun enggak dapat dipastikan apakah ini bersusila-benar menghampari keseluruhan 5 kitab. Sebaliknya, cak semau prospek bahwa pemakaiannya sesudah pembuangan ke Babel (Maleakhi 3:22;
Daniel 9:11, 13;
Ezra 3:2; 7:6;
Nehemia 8:1;
2 Tawarikh 23:18; 30:16) diartikan misal keseluruhan. Tajuk historis lainnya “Kitab Musa” (Ezra 6:18;
Nehemia 13:1;
2 Tawarikh 35:12; 25:4; bandingkan
2 Raja-aji 14:6) dan “Kitab Taurat” (Nehemia 8:3) nada-nadanya adalah akronim nama lengkapnya, “Kitab Taurat Almalik” (Nehemia 8:8, 18; 10:29–30; bandingkan
Nehemia 9:3).[8]

Istilah
Pentateukh, permulaan siapa digunakan oleh hamba allah Yahudi berbahasa Yunani di kota Alexandria,[9]
yang bermakna “lima kitab”, atau sebagai “Hukum”, atau “Hukum Musa”. Orang Selam menyebut “Torah” sebagai
Tawrat
(bahasa Arab:
توراة‎, “Hukum”), prolog bahasa Arab untuk ramalan yang diberikan kepada rasul Musa (موسى,
Musa
privat catatan Arab).

Tradisi Yahudi

[sunting
|
sunting sumber]

Kelima buku pertama ini dianggap penting karena kelima buku ini memuat statuta-peraturan yang dipercayai ditulis maupun disusun oleh Musa. N domestik literatur rabbinik, kata “torah” selain menyatakan 5 kitab ini, juga mengacu kepada:

  • Torah Syebikitab
    (תורה שבכתב, “Torah yang ditulis”), dan
  • Torah Syebe’al Peh
    (תורה שבעל פה, “Torah yang diucapkan” atau “Torah Lisan”). “Torah Oral” terdiri dari terjemahan dan amplifikasi tradisional yang diturunkan berusul mulut ke bacot dan berpokok generasi ke generasi, nan sekarang menjadi kumpulan Talmud (תַּלְמוּד) serta Midrash (מדרש‎) .[5]

Menurut tradisi Ibrani, seluruh Taurat, baik nan tertulis ataupun oral, diwahyukan kepada Musa di atas argo Sinai.[10]
Menurut penanggalan skrip maka itu para rabbi Ortodoks, pewahyuan ini terjadi pada tahun 1312 SM;[10]
atau menurut perhitungan nan lain, pada masa 1280 SM.[11]

Internal mistik Ibrani sreg abad medio dipercayai bahwa Taurat diciptakan sebelum penciptaan dunia, dan digunakan laksana rancangan (blueprint) reka cipta di Kitab Kejadian.[12]

Beberapa sumber rabbinik menyatakan bahwa seluruh Taurat diberikan mendadak itu juga dalam peristiwa ini. Menurut ajudan “maksimalis”, pendiktean ini tidak cuma kutipan nan muncul di dalam tulisan, melainkan setiap kata dalam tulisan itu, termasuk frasa-frasa misalnya “Dan Tuhan berfirman kepada Musa …”, termaktub adegan dimana Allah memberitahu Musa mengenai kematiannya dan peristiwa selanjutnya. Sumber rabbinik lain umumnya meyakini bahwa Taurat diwahyukan kepada Musa kerumahtanggaan jangka waktu bertahun-tahun, dan selesai plong masa kematiannya.

Pemikiran rabbinik lain meyakini bahwa meskipun Musa menulis sebagian besar Taurat, empat ayat terakhirnya ditulis oleh Yosua setelah kematian Musa. Abraham ibn Ezra dan Joseph Bonfils mengamati bahwa sejumlah frasa n domestik Taurat memberikan informasi yang hanya diketahui sehabis Musa wafat. Ibn Ezra memberi indikasi, dan Bonfils menyatakan kurat-terangan, bahwa Yosua (maupun barangkali nabi-nabi sesudahnya) menggambar adegan-bagian Taurat ini. Rabbi-rabbi tak tidak menerima pandangan ini.

Privat Talmud (tractate Sabb. 115b) dinyatakan bahwa ada sebuah babak istimewa internal Kitab Bilangan, yaitu pasal 10:35-36, yang dibatasi oleh 2 fonem Ibrani
nun
yang sengaja ditulis terbalik, merupakan kitab terpisah. Sebuat midrash mengenai ayat ini dalam buku
Mishle
(“Amsal”; bahasa Inggris: “Book of Proverbs”) dinyatakan bahwa “Kedua ayat ini berasal dari buku terpisah yang pernah ada, tetapi kemudian disingkirkan!.” Satu midrash tidak (kemungkinan kian awal), Ta’ame Haserot Viyterot, menyatakan bahwa putaran ini sebenarnya terbit dari kitab visiun “Eldad
dan
Medad“.

Privat Talmud ada pernyataan bahwa Halikuljabbar mendiktekan empat kitab pertama Taurat, sedangkan Musa menulis Kitab Ulangan dengan kata-katanya sendiri.[13]

Semua pandangan rabbinik klasik menyatakan bahwa Taurat seluruhnya maupun hampir seluruhnya berpunca dari Musa dan sumber ilahi.[14]

Jumlah kata dan huruf

[sunting
|
sunting perigi]

N domestik versi Teks Masoret yang menjadi edisi Injil Ibrani standar kerjakan khalayak Yahudi sejak abad ke-10, jumlah alas kata dan huruf dalam Taurat (bahasa Ibrani) telah dihitung cermat makanya tokoh Masoret,
Aharon Ben Asher, internal tulisannya “Dikdukei Taamim” sebagai berikut:[15]

Jumlah pembukaan dan abc dalam kitab-kitab Taurat
Kitab Jumlah perkenalan awal Kuantitas huruf
Kejadian 20.512 78.064
Keluaran 16.723 63.529
Imamat 11.950 44.790
Suratan 16.368 63.530
Ulangan 14.294 54.892
Total 79.847 304.805
Distribusi huruf dalam Taurat
Huruf Jumlah Huruf Total
א 27.057 ל 21.570
ב 16.344 מ 25.078
ג 2.109 נ 14.107
ד 7.032 ס 1.833
ה 28,052 ע 11,244
ו 30,509 פ 4,805
ז 2,198 צ 4,052
ח 7,187 ק 4,694
ט 1,802 ר 18,109
י 31,522 ש 15,592
כ 11,960 ת 17,949
Total 304,805

Apakah jumlah 304.805 huruf dalam Taurat ini tepat demikian? Apakah Sang pencipta memberikan Musa lambang bunyi-huruf berjumlah demikian dalam Taurat? Situasi ini lain diketahui pasti, tetapi diyakini sangat dekat dengan jumlah itu. Terserah dua alasan mengapa jumlahnya lain dapat dipastikan:[15]

  • 1. Dikatakan n domestik Gemara plong
    Kiddushin 30a
    bahwa “kita tidak juru dalam
    chaser
    dan
    yeter“. Cak semau sejumlah obstulen huruf sukma kerumahtanggaan bahasa Yahudi yang dapat dieja dengan (yeter) maupun tanpa (chaser) suatu huruf ajun. Penting dicatat bahwa adanya atau tiadanya abc pembantu ini tidak memungkiri makna atau pelafalan. Pengenalan-pengenalan dan ayat-ayat bermakna tepat setolok apakah dilafalkan
    chaser
    atau
    yeter, yang mana tahu menyebabkan adanya ketidakpastian itu. Kesudahannya, dalam hal ini tertentang sejumlah diskrepansi tambahan pula di antara versi-versi Taurat yang baik. Tiba abad ke-18, suku bangsa Masoret berupaya menyeragamkan pelafalan pembukaan-kata
    chaser
    dan
    yeter
    dengan merekamnya di privat karangan-tulisan masoretik mereka. Heran bahkan bilang tulisan tangan bagus tidak mengajuk Masora ini secara tepat (lihat pengantar R’ Mordechai Breuer pada
    Aleppo Codex and the Accepted Text of the Bible, par. 20). Namun, standardisasi
    chaser
    dan
    yeter
    terjadi pasca- pernyataan talmudik bahwa “kami bukan ahlinya untuk itu, sehingga standardaisasi ini tidak final” (tatap Rama, Orach Chaim 143:3). Jadi, tegar cak semau perbedaan-perbedaan antara teks-referensi adapun
    chaser
    and
    yeter. Sekali pun, penting lakukan menakankan bahwa perbedaan-perbedaan kerdil ini enggak menafsirkan makna maupun pelafalan pembukaan-kata.
  • 2. Terserah sejumlah diskrepansi antara versi-versi manuskrip Taurat di mana kata-katanya masih diperdebatkan ejaannya. Suka-suka dua pertanyaan penting:
    • Situasi 9:29
      memuat suatu perkenalan awal nan dapat dieja ויהי atau ויהיו. Taurat Ashkenazi memuat 4 huruf, sedangkan Taurat Yahudi Yaman memuat 5 aksara. Perbedaannya adalah antara lembaga eksklusif atau bentuk baku, tetapi tidak cukup penting sehingga tidak meniadakan penerjemahan ke dalam bahasa enggak. Saja, tetap ada perbedaan bagaimanapun kecilnya
    • Ulangan 23:2
      apakah suatu kata itu dieja דכא atau דכה. Privat kasus ini sama sekali tidak suka-suka perbedaan makna.[15]

Ada yang berpendapat berlandaskan midrashim bahwa ada segelintir perbedaan-perbedaan satu abc lain intern Taurat namun yang lain berargumen bahwa ini namun yakni kesalahan penafsiran teknik midrash. Puas karenanya, dari 300.000 aksara makin intern Taurat, paling banyak ada sedusin di mana suatu abc dipertanyakan. Kejadian ini berarti teks Taurat yang cak semau sekarang ini makin dari 99.99% tepat. Ini terdepan untuk diingat bila membicarakan topik ini.[15]

Penggunaan ritual

[sunting
|
sunting mata air]

Pembacaan Taurat (Ibrani:

קריאת התורה,

K’riat HaTorah ; “Pembacaan Taurat”) yakni ritual agamawi Yahudi yang melibatkan pembacaan di depan masyarakat satu nas dari Gulungan Taurat (Sefer Torah). Istilah ini cak acap merujuk kepada seluruh upacara mulai berpangkal mengeluarkan puntalan Taurat dari panggung (tabut) penyimpanannya, merinaikan lagu yang sesuai dengan kantilasi singularis, sampai pengembalian gulungan itu ke dalam tabut. Ini farik dengan studi Taurat secara akademik.

Pembacaan awam Taurat diperkenalkan oleh Ezra, sang jurutulis itu, selepas cucu adam Ibrani kembali dari pembuangan ke Babel (~ 537 SM), sebagaimana dicatat dalam Kitab Nehemia.[16]
Dalam zaman beradab, pengikut Yudaisme Ortodoks melakukan pembacaan Taurat menurut satu prosedur yang mereka yakini bukan berubah sejak 2000 masa silam, merupakan pada waktu Bait Tuhan kedua di Yerusalem dihancurkan maka itu tentara Romawi pada tahun 70 M. Pada abad ke-19 dan ke-20, gerakan-propaganda bau kencur seperti mana Yudaisme Reform dan Yudaisme Konservatif melakukan adaptasi praktik pembacaan Taurat, tetapi abstrak bawah pembacaan Taurat biasanya tetap sama.

Hukum Alkitabiah

[sunting
|
sunting mata air]

Taurat takhlik narasi-narasi, pernyataan-pernyataan syariat dan pernyataan-pernyataan etika. Secara keseluruhan hukum-hukum ini biasanya disebut “hukum alkitabiah” (biblical law) atau “perintah-perintah” (commandments) juga dikenal sebagai
Hukum Musa
(Law of Moses
atau
Mosaic Law;
Torat Moshe,
תּוֹרַת־מֹשֶׁה). Musa mengakui seluruh syariat Allah ini di atas gunung Sinai. Hukum-hukum ini adalah putaran mula-mula Taurat yang diterimanya.

Taurat oral

[sunting
|
sunting perigi]

Tradisi rabbinik menyatakan bahwa Taurat tertera disampaikan bersama-setimpal dengan tradisi lisan. Di mana Taurat membiarkan kata-kata ataupun konsep tanpa definisi jelas, dan mengistilahkan tatacara tanpa penjelasan alias instruksi, pembaca perlu mencari detail nan hilang dari sumber-sumur suplemental yang dikenal sebagai “hukum verbal” alias “Taurat lisan”.[17]
Sejumlah perintah-perintah Taurat yang perlu penjelasan selanjutnya adalah:

  • Tefillin: Sebagai halnya diindikasikan antara lain puas
    Ulangan 6:8, tefillin harus diletakkan pada lengan dan kening di antara kedua indra penglihatan. Namun, tidak terserah detail bagaimana bentuknya atau cara pembuatannya.
  • Kashrut: Sebagaimana diindikasikan antara bukan pada
    Keluaran 23:19, seorang anak kambing arab lain bisa dimasak dalam susu induknya. Komplikasi tambahan untuk memahamai perintah yang tidak jelas ini merupakan tidak adanya huruf hidup pada Taurat; dan ini diberikan oleh tradisi lisan. Keadaan yang relevan dengan perintah ini adalah kata Yahudi cak bagi “tetek” (חלב) tepat sama dengan pengenalan kerjakan
    lemak hewan
    tanpa huruf-huruf roh. Minus tradisi lisan, enggak diketahui tentu apakah yang dimaksud di sini larangan bagi mencampur daging dengan buah dada atau dengan lemak.
  • Hukum-hukum Sabat: Mengingat beratnya hukuman untuk pelanggaran Sabat, yaitu aniaya sirep, diperlukan visiun jelas bagaimana menegakkan perintah ini. Saja, tidak banyak manifesto segala yang boleh dan lain boleh dilakukan pada hari Sabat. Sonder tradisi lisan, sulit kerjakan menjalankan hukum ini.

Mistisisme Yahudi

[sunting
|
sunting mata air]

Penganut Kabbalah berkeyakinan bahwa tidak tetapi pembukaan-kata nan membagi pesan ilahi, melainkan cak semau pesan yang jauh melampuinya. Demikianlah mereka yakin bahwa tanda sekecil apapun misalnya
kotzo shel yod
(קוצו של יוד), merupakan guratan kait (serif) pada huruf Ibrani
yod
(י), huruf terkecil, atau tanda riasan, alias alas kata-kata yang berulang, ditempatkan di sana maka dari itu Sang pencipta untuk memberi beberapa pelajaran.

Pembuatan dan penggunaan gulungan Taurat

[sunting
|
sunting mata air]

Penunjuk halaman lakukan pembacaan Taurat

Naskah Taurat dalam bagan gulungan masih dipakai dan diproduksi untuk maksud formalitas (yaitu ibadah agamawi); lilitan ini disebut
Sefer Torah
(“Kitab Taurat”). Penulisannya sangat teliti dan hanya dilakukan oleh para jurutulis yang sangat berkualitas. Ini menghasilkan manuskrip-salinan nan sampai saat ini dapat dikatakan bukan berubah sejak beribu-ribu tahun. Diyakini bahwa setiap kata, ataupun tanda, mempunyai makna ilahi, dan tidak ada satu bagianpun nan boleh diubah tanpa disengaja, kendati tidak terjadi kesalahan. Kecermatan referensi Yahudi dari Tanakh (seluruh Injil Ibrani), dan khususnya Taurat, dianggap luar resmi, sampai huruf keladak: tafsiran atau transkripsi dipertanyakan lakukan pemakaian ibadah resmi, dan penyalinan demap dilakukan sangat gemi. Suatu kesalahan dari satu huruf, pemberian ornamen, alias simbol pada 304.805 huruf nan ditulis dengan gaya tunggal, yang membentuk keseluruhan Taurat Ibrani, membuat suatu gelung Taurat lain boleh dipakai, sehingga keahlian khusus diperlukan dan setiap kili-kili membutuhkan waktu untuk ditulis dan diperiksa. Penyelesaian penyalinan satu
sefer Torah
yakni alasan cak bagi berpesta osean, dan adalah suatu Mitzvah bagi setiap orang Yahudi bikin menyalin atau dibuatkan akta satu gulungan Taurat teladan. Kumparan Taurat disimpan di penggalan paling steril dari setiap sinagoge pada suatu tabut khusus yang disebut “Tabut Putih” (אֲרוֹן הקֹדשׁ
aron hakodesh).
Aron
dalam bahasa Ibrani berarti “almari” atau “kamar”, dan
kodesh
diturunkan berbunga kata
kadosh, ataupun “ikhlas”.

Terjemahan bahasa Indonesia

[sunting
|
sunting sumber]

Dalam sejarah penerjemahan Alkitab dalam bahasa Indonesia, kelima merek kitab Taurat ini telah diterjemahkan menjadi beberapa varian:

Terjemahan Mentah Peristiwa, Tamatan, Imamat, Bilangan, Ulangan
Ende Kedjadian (Situasi), Pengungsian, Levitika, Tjatjahdjiwa (Sensus penduduk), Ulangtutur (Ulang Tutur)

Perang pena asal usul Kitab Taurat

[sunting
|
sunting sumber]

Sejumlah pakar Alkitab lega zaman berbudaya menganggap kitab-kitab yang tercatat ini mulai disusun dalam periode pembuangan ke Babel (sekeliling musim 600 SM) dan dilengkapi sebelum zaman Persia (“Yehud Medinata”) sekitar tahun 400 SM.[18]

Ada rukyah yang kini sudah start ditinggalkan, bahwa Taurat memiliki empat perigi kisahan, yang diberi logo dengan aksara Y, E, D, dan P. Sendang Y (“Yahwist”) merupakan sendang cerita yang besar, tetapi ditambah sumber tidak, misalnya kisah penciptaan di Kitab Peristiwa dianggap berasal berpangkal P dan Y.[19]

Dalam agama Islam

[sunting
|
sunting sumber]

Intern Selam kitab Taurat merupakan كتاب الله (Kitabullāh) (Kitab Almalik) dan berisikan syariat (hukum) dan tangan kanan yang benar dan diturunkan kepada Nabi Musa alaihi salam, plong kira-sangka abad 12 sebelum serani. Isi pokok Taurat merupakan 10 firman Halikuljabbar bagi Anak lelaki Israil. Selain itu, Taurat berisikan akan halnya ki kenangan rasul-utusan tuhan terdahulu hingga Nabi Musa AS dan kumpulan hukum.

“Yang mahakuasa telah menurunkan kitab kepadamu dengan sepatutnya ada; membenarkan kitab yang terdahulu berbunga padanya, lagi menurunkan Taurat dan Bibel.”

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumber]

Referensi

[sunting
|
sunting sendang]


  1. ^


    (Indonesia)
    W.S. Lasor.D.A.Hubbard.1993,Pengantar Perjanjian Lama 1, Jakarta:BPK Ardi Indah. Hlm.93.

  2. ^


    (Indonesia)D.L.Baker,2001.Kamus Singkat Ibrani Indonesia, Jakarta:BPK Ancala Mulia, Hlm. 63.

  3. ^

    Rabinowitz, Louis Isaac and Harvey, Warren. “Torah.”
    Encyclopaedia Judaica. Ed. Michael Berenbaum and Fred Skolnik. Vol. 20. 2nd ed. Detroit: Macmillan Reference USA, 2007. pp 39–46.

  4. ^

    pp.164–165, Scherman, Exodus 12:49
  5. ^


    a




    b



    Birnbaum (1979), p. 630

  6. ^

    Philip Birnbaum,
    Encyclopedia of Jewish Concepts, Hebrew Publishing Company, 1964, page 630

  7. ^

    Alcalay, hlm.2767

  8. ^

    Sarna, Nahum M.
    et al.
    “Bible.”
    Encyclopaedia Judaica.
    Ed. Michael Berenbaum and Fred Skolnik. Vol. 3. 2nd ed. Detroit: Macmillan Reference USA, 2007. pp 576–577.

  9. ^

    The World and the Word: An Introduction to the Old Testament p163 ed. Eugene H. Merrill, Mark Rooker, Michael A. Grisanti – 2022 “Part 4 THE PENTATEUCH Michael A. Grisanti THE TERM “PENTATEUCH” derives from the Greek pentateuchos, literally, … 1 The Greek term was apparently popularized by the Hellenized Jews of Alexandria, Egypt, in the first century AD “
  10. ^


    a




    b



    History Crash Course #36: Timeline: From Abraham to Destruction of the Temple, by Rabbi Ken Spiro, Aish.com. Retrieved 2022-08-19.

  11. ^


    Kurzweil, Arthur (2008).
    The Torah For Dummies
    (PDF). For Dummies. hlm. 11. ISBN 9780470283066. Diakses terlepas
    2010-08-19
    .





  12. ^

    Vol. 11 Trumah Section 61

  13. ^

    Talmud Bavli (Babylonian Talmud), Meg. 31b

  14. ^

    Informasi berbunga ki perspektif pandang Ibrani Ortodoks (Orthodox Jewish) lihat
    Beradab Scholarship in the Study of Torah: Contributions and Limitations, Ed. Shalom Carmy, and
    Handbook of Jewish Thought, Volume I, by Aryeh Kaplan.
  15. ^


    a




    b




    c




    d



    Pamphlet 9 – The Letters of the Torah (“Huruf-abjad n domestik Taurat”)

  16. ^

    Kitab Nehemia pasal 8

  17. ^


    “Rietti, Rabbi Jonathan. The Oral Law: The Heart of The Torah”. Diarsipkan dari versi zakiah tanggal 2022-11-10. Diakses sungkap
    2012-02-18
    .





  18. ^

    page 1,
    Blenkinsopp, Joseph (1992).
    The Pentateuch: An introduction to the first five books of the Bible. Anchor Bible Reference Library. New York: Doubleday. ISBN 038541207X.





  19. ^


    (Indonesia)S.Wismoady Wahono.1986, Di Sini Kutemukan, Jakarta: BPK Dolok Mulia.Hlm.57.



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Taurat

Posted by: gamadelic.com