Kegiatan Malam Nisfu Sya Ban


Nisfu Syaban Adalah Musim Individual Sebelum Datangnya Ramadhan, Beserta Takbir dan Amalannya

Kapanlagi Plus
– Bulan Ramadhan tinggal cak menjumlah waktu sekadar, saja sebelum malam tersebut terjadi ada malam idiosinkratis yang selalu dinanti sebelum bulan Ramadhan, yaitu Nisfu Syaban. Nisfu Syaban yaitu salah satu bulan syaban yang dikenal memiliki beragam keutamaan dan arti. Dan pada malam nan partikular tersebut, KLovers dapat melakukan banyak sekali amalan yang bisa mendatangkan maslahat dan pahala.

Ada majemuk keutamaan dan amalan malam Nifsu Syaban yang bermakna diketahui setiap umat muslim. Puas malam tersebut umat orang islam dianjurkan memperbanyak majemuk amalan ibadah dengan intensi mengharap ridho Allah SWT. Bilang amalan ibadah tersebut meliputi dzikir, doa, puasa alias sholat sunnah. Selain itu, ada beberapa keutamaan yang bisa diperoleh umat orang islam start dari grasi dosa hingga terbukanya ki karunia mulai sejak Allah SWT.



•

Cukuplah, bagi KLovers yang ingin mengerti lebih privat Nisfu Syaban adalah sebuah malam yang istimewa. Maka berikut ini, signifikasi Nisfu Syaban adalah beserta keutamaan, amalan, dan juga doanya.

1. Nisfu Syaban Adalah

Wulan syaban dikenal sebagai salah suatu bulan cukup istimewa bagi seluruh umat mukminat. Sebab, pada bulan ini cak semau sebuah peristiwa besar yang dikenal umat muslim diantaranya, penyerahan catatan amal manusia serta eksodus sisi kiblat bermula Baitul Maqdis menuju Ka’bah atau Baitullah.

Sesuai dengan namanya, Nisfu Syaban diperingati setiap sungkap 15 pada bulan Syaban. Malam Nisfu Syaban mempunyai kemuliaan akan diampuni dosa-dosa di perian suntuk, lakukan mereka yang berdoa memohon ampun. Selain itu, Nisfu Syaban diyakini pula bahwa setiap makhluk yang mengasihi basyar lain akan mendapatkan kasih berpokok Allah si Maha Pengasih.

Kepentingan bukan dari malam Nisfu Syaban adalah akan dikabulkannya zikir-doa baik, serta dijauhkan dari penderitaan, dan dibebaskan berpangkal api neraka. Sehingga ada banyak kegiatan yang bisa KLovers lakukan di lilin batik Nisfu Syaban ini, baik itu mengamalkan ibadah sama dengan puasa, mengaji, berdzikir, sholat sunnah, dan sembahyang.

2. Keutamaan Nisfu Syaban

Selain mengetahui Nisfu Syaban adalah hari di wulan Syaban yang istimewa, KLovers juga perlu mengetahui keutamaan dari Nisfu Syaban itu sendiri. Melansir dari merdeka.com, sebuah hadist shahih dari Mu’az kacang Jabal r. A. mengatakan bahwa,

“Allah berkiblat semua makhluknya dan memberikan maaf kepada mereka atas segala dosa kecuali makhluk yang menyekutukan Allah dan cucu adam nan ganti bermusuhan.”
(HR. Bani Majah, at-Thabrani dan Ibnu Hibban).

Tidak heran apabila lega lilin batik nifsu syaban setiap umat muslim dipetuakan menyemarakkan malam tersebut dengan ibadah dan amalan-amalan baik di dalamnya. Mengenai keutamaan lilin batik nifsu syaban dilansir bermula nu online, salah satu titah yang dipaparkan oleh Syekh Abdullah menyebutkan bahwa,

“Ketika lilin lebah Nisfu Sya’ban tiba, maka beribadahlah di lilin lebah harinya dan puasalah di siang harinya. Sebab, sungguh (rahmat) Tuhan turun ke langit dunia saat tenggelamnya rawi. Kemudian Anda berucap: “Ingatlah individu yang memohon maaf kepadaku maka Aku ampuni, ingatlah orang yang meminta nafkah kepada-Ku maka Aku beri rezeki, ingatlah basyar yang lamar kesegaran kepada-Ku maka Aku beri kesehatan, ingatlah begini, ingatlah begini, sehingga fajar tiba.”

Keutamaan malam nifsu syaban selanjutnya dapat dilihat berdasarkan hadist riwayat Aisyah r.a. Tentang keutamaan malam nifsu syaban tersebut umpama berikut,

Dari Aisyah radhiyallahu anha berkata bahwa Rasulullah SAW bangun plong malam dan melakukan shalat serta memperlama sungkem, sehingga aku menyangka beliau telah diambil. Karena curiga maka aku gerakkan telunjuk ia dan ternyata masih bergerak. Ketika kamu menggotong kepalanya berbunga sujud dan radu berbunga sholatnya, beliau berkata,

“Wahai Asiyah, (atau Wahai Humaira’), apakah kamu mengasa bahwa Rasulullah tidak memberikan hakmu kepadamu?”

Aku menjawab,
“Enggak ya Rasulallah, sahaja Aku mengira bahwa Engkau telah dipanggil Allah karena sujud Dia lama sekali.” Rasulullah SAW bersabda, “Tahukah kamu malam barang apa ini?” Aku menjawab, “Allah dan rasul-Nya makin mengerti.” Beliau bersabda, “Ini adalah lilin lebah nisfu sya’ban (pertengahan bulan sya’reben). Dan Halikuljabbar muncul kepada hamba-hamba-Nya di malam nisfu sya’pita dan memaafkan khalayak yang harap ampun, mengasihi orang nan harap dikasihi, namun menunda bani adam yang hasud sebagaimana perilaku mereka.”
(HR Al-Baihaqi)

Dari perbuatan nabi nabi muhammad di atas kita dapat melihat bahwa, pada malam Nifsu Syaban ada keutamaan yang bisa diperoleh umat mukmin mulai terbit pengampunan dosa serta dibukanya pintu rahmat dari Yang mahakuasa SWT. Sehingga, menggandakan ibadah merupakan hal yang paling mulia dan habis dicintai maka itu Allah SWT.

3. Amalan pada Malam Nisfu Syaban

Sehabis mengetahui Nisfu Syaban yakni, maka KLovers sekali lagi bisa mengetahui amalan segala apa tetapi yang bisa dilakukan pada malam Nisfu Syaban. Dan berikut ini bilang amalan sreg Nisfu Syaban adalah:

1. Berpuasa

Enggak tanpa alasan, sebab ternyata memang ada sebuah dalil nan membahasnya. Dikutip pecah islami.co, berikut isi hadis nan membicarakan tentang puasa di Nisfu Syaban:

“Aku tidak melihat Rasulullah SAW puasa sebulan mumbung kecuali plong bulan Ramadhan dan aku tidak melihat meluluk sira banyak puasa kecuali plong bulan Syaban.”
(HR: Bukhari)

“Apabila datang malam Nisfu Syaban, beribadahlah di malam harinya dan puasalah di siang harinya.”
(HR: Bani Majah)

2. Memperbanyak Dzikir

Amalan pertama nan dapat dikerjakan pron bila malam nifsu syaban adalah dzikir. Memberitakan berbunga liputan6.com, Sayyid Muhammad bin Alawi mutakadim mengklarifikasi referensi dzikir yang bisa diolah umat mukminat membentangi kalimat syahadat serta kalimat tauhid.

“Seyogianya seorang muslim mengisi masa yang munjung berkah dan keutamaan dengan melipatkan mendaras dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasullullah, khususnya bulan Syaban dan malam pertengahannya.”

3. Beristigfar

Lakukan mendapatkan guna Nisfu Syaban yang berupa ampunan dosa-dosa, salah satunya dapat ditempuh dengan menggandakan istighfar. Membaca istighfar di ketika Nisfu Syaban dianjurkan dilakukan sreg malam hari. Selain menyetip dosa-dosa di masa lepas, beristighfar di Nisfu Syaban kembali dipercaya bisa mempermudah hidup kita ke depannya.

4. Memperbanyak Takbir

Dan amalan yang terakhir merupakan, memperbanyak wirid. Seperti nan sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa pelecok satu manfaat Nisfu Syaban adalah dikabulkannya doa-doa baik. Makanya karena itu, setiap umat islam disarankan untuk memperbanyak doa-doa baik di sepanjang momen Nisfu Syaban.

4. Doa Malam Nisfu Syaban

Dan yang terakhir ialah bacaan doa yang kali dapat KLovers lakukan setelah melakukan sholat sunnah. Dan berikut ini doa untuk malam Nifsu Syaban yang bisa kalian amalkan tersebut:

“Allaahumma yaa dzal manni walaa yumannu alaika ya dzal jalaali wal ikraam, Yaa dzath thauli wal in aam laa ilaaha illaa anta, dhahrul laajiin, Wa jaarul Mustajiiriin, Wa amaanul khaa ifiin.

Allahumma in kunta katabta nii indaka fii ummil kitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw mathruudan aw muqtarran alayya fir rizqi famhu.

Allaahumma bi fadllika syaqaawatii wa hirmaanii wa thardii waq titaari rizqii wa ats-bitnii indaka fii ummil kitaabi sa ‘iidan marzuuqan muwaf faqal lil khairaat. Fa innaka qulta wa qaulta wa qaulukal haqqu fii kitaabikal munazzali ‘alaa nabiyyikal mursali, yamhul laahumaa yasyaa u wa yutsbitu wa indahuu ummul kitaabi.

Ilaahii bittajallil Aadhami fii lailatin nishfi min syahri syabaanil mukarramil latii yufraqu fiihaa kullu amrin hakiim wa yubram ishrif annii minal balaa i maa alamu wa maa laa alam wa anta allaamul ghuyuubi birahmatika yaa arhamar raahimiin.

Wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadiw wa ‘alaa aalihii wa sahbihi wa sallama.”

Artinya: Ya Almalik Tuhanku, wahai Nan mempunyai anugerah dan tiada nan memberi anugerah kepada-Mu, wahai Yang mempunyai keagungan dan kemuliaan, wahai nan mempunyai dominasi dan nan membagi nikmat, tiada Tuhan yang berhak di hormat kecuali Anda, tempat bernaung bagi individu-orang nan mengungsi, tempat berlindung bikin orang-orang yang memohon perlindungan dan kancah yang aman lakukan insan-orang yang ketakutan.

Ya Almalik Tuhanku, jika Beliau sudah menetapkan diriku di dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuz) yang berada di sebelah-Mu sebagai khalayak yang celaka, terhalang, tersepak atau disempitkan rezekinya sudilah sepatutnya Ia menghapuskan.

Ya Allah Tuhanku, berkat anugerah-Mu apa nan terserah privat Ummul Kitab yaitu perihal diriku misal bani adam yang celaka, terhalang, terbuang dan sempit rezeki. Dan sudilah kiranya Engkau mematok di internal Ummul Kitab yang ada di sisi-Mu agar aku menjadi sosok yang berbahagia, mendapat rezeki nan banyak lagi beroleh kesuksesan dalam barang apa faedah. Karena sememangnya Engkau telah merenjeng lidah di kerumahtanggaan kitab-Mu dan firman-Mu adalah benar yang diturunkan melampaui lisan Rasul yang Anda utus, Allah menghapuskan apa yang Sira kehendaki dan menetapkan, dan di jihat-Nya ada Ummul Kitab.

Ya Tuhanku, Berkat penampakan yang maha besar (mulai sejak rahmat-Mu) pada lilin batik medio wulan sya’ban yang mulia ini diperincikanlah segala urusan nan ditetapkan dengan penuh kebijaksanaan. Sudilah kiranya Ia menghindarkan diriku dari segala bencana nan aku ketahui dan yang tidak ku ketahui serta yang lebih Kau ketahui (dari diriku), dan Engkau Maha Mengarifi segala yang menghilang, berkat hadiah-Mu wahai nan maha penyayang diantara para penyayang.

Dan semoga Allah melimpahkan rahmat kepada laki kita Rasul Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya, semoga Beliau melimpahkan salam sejahtera (kepada mereka).

5. Kaidah Beribadah Sholat pada Nisfu Syaban

Setelah mengetahui Nisfu Syaban artinya adalah riuk satu wulan syaban yang dikenal memiliki beragam keutamaan dan keistimewaan. Cak semau banyak sekali ibadah yang bisa dilakukan lega Nisfu Syaban, salah satunya sholat.

Sehingga, kalian terlazim banget nih mengetahui bagaimana cara beribadah sholat pada Nisfu Syaban. Dan berikut ini bilang cara beribadah sreg Nisfu Syaban tersebut:

1. Membaca Karsa

Syarat sah sholat nan permulaan yakni, dengan mengaji niat sesuai dengan periode sholat nan akan dilaksanakan. Dan sesuai dengan posisi, apakah menjadi padri, makmum ataupun sholat sendiri. Bacaan kehendak sholat sunnah nisfu Syaban misal berikut:

“Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini lillahi ta’ala”

Artinya: Saya sholat sunnah Nisfu Sya’tali tap dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Jika mengerjakannya pada malam hari, maka bacaan niatnya cukup farik ya KLovers. Dan berikut ini bacaan kehendak sholat sunnah nisfu Syaban pada malam masa:

“Usholli sunnata lailati nisfu sya’baana rok’ataini lillahi ta’alaa”

Artinya: Saya shalat sunnat malam Nisfu Sya’ban dua rakaat karena Allah Ta’ala.

2. Takbiratul Ikhram

Setelah membaca karsa, ancang selanjutnya adalah takbiratul ikhram. Takbiratul ikhram dilakukan dengan mengangkat kedua tangan hingga di samping telinga, dengan mengucap,

“Allaahu Akbar”
(artinya: Allah Maha Besar)

3. Membaca Doa Iftitah

Setelah itu dilanjutkan dengan bacaan doa iftitah adalah laksana berikut,

“Allaahu Akbar Kabiiraa wal hamdu lillaahi katsiiraa wasubhaanallaahi bukrataw waashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil ‘aalamiin. Laa syariika lahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.”

4. Mengaji Surah Al Fatihah

Bila mutakadim membaca inskripsi Iftitah, dilanjutkan membacakan ratib surah Al Fatihah. Surat Al Fatihah lagi menjadi pembuka sholat dan menjadi syarat sah dalam sholat.

5. Mendaras Surah Pendek

Kemudian sehabis membaca sahifah Al Fatihah dilanjutkan dengan membaca surah singkat yang suka-suka di Alquran. Kalian objektif membaca tembusan apa saja intern Alquran.

6. Bila sudah lalu, dilanjutkan kembali membaca takbir sambil menggotong tangan (sama seperti di awal sholat)

7. Rukuk

Gerakan tata prinsip sholat selanjutnya adalah melakukan rukuk. Rukuk dilakukan dengan mandu badan dibungkukkan, kedua tangan memegang dengkul dan ditekankan. Sebisa mungkin usahakan punggung dan kepala privat hal rata atau sejajar. Bacaan yang harus dibaca saat rukuk di antaranya,

“Subhaana rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih”
(sebanyak 3x)

8. Itidal

Setelah rukuk dan teks rukuk selesai dibaca 3 mungkin, bangkitkan badan, dan gotong kedua tangan spontan membaca,

“Sami’allaahu liman hamidah.”

Lalu dilanjutkan dengan membacakan puji-pujian,
“Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawati wa mil ‘ulardhi wa mil ‘umaasyi’ta min syai’in ba’du.”

9. Sujud

Sesudah melakukan itidal, baca takbir
“Allahuakbar”, suntuk ambil posisi sujud dengan menempelkan jidat ke hutan tempat sholat. Bagian jasad yang sampai ke wana maupun lantai momen bersujud di antaranya dahi, cingur, kedua tangan, lutut, dan kedua ujung kaki. Bacaan yang harus dibaca ketika sujud,

“Subhaana rabbiyal a’laa wa bihamdih.”
(baca sebanyak 3 mungkin)

10. Duduk Antara Dua Sujud

Setelah selesai mendaras teks sujud sebanyak 3 bisa jadi, bangkit berasal sujud dan ambil posisi duduk di antara dua sujud. Persuasi sholat ini dilakukan mirip dengan duduk simpuh. namun ujung kaki kanan diusahakan intern posisi memancal (tegak). Teks duduk antara dua sujud,

“Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.”

11. Sungkem Kedua

Lakukan sujud kedua dengan gerakan dan bacaan yang sebagaimana saat melakukan sungkem pertama. Sujud kedua melambangkan bahwa sholat nan kalian bagi mutakadim berlangsung 1 rakaat. Setelahnya, berdirilah lagi dan lakukan rakaat kedua dengan tata cara sholat sebabat seperti rakaat mula-mula. Sahaja tanpa mengaji doa Iftitah.

12. Tasyahud Awal

Di rakaat kedua selepas selesai melakukan sungkem kedua, bakal gerakan duduk tasyahud mulanya dengan duduk mewujudkan tasyahud awal dengan sikap kaki kanan agak kelam dan tungkai kidal diduduki sekaligus membaca bacaan:

“Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah. Wa asyhadu anna muhammadar rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad.”

Setelah melakukan usaha tasyahud awal, berdirilah sekali lagi dan berbuat rakaat yang ketiga. Rakaat ketiga dilakukan dengan pengelolaan cara yang sama, hanya sudah tidak perlu membaca wirid iftitah dan surat sumir. Jadi begitu menggermang puji-pujian, lalu membaca Al Fatihah dilanjutkan usaha takbir, rukuk, itidal, sujud, dan seterusnya.

Saja, jika sholat nan dikerjakan adalah sholat subuh maupun sholat sunnah 2 rakaat, begitu radu sujud terakhir langsung lanjutkan dengan gerakan dan teks tahiyat akhir.

13. Tahiyat Akhir

Tahiyat akhir menjadi gerakan sholat yang dilakukan di setiap rakaat buncit. Persuasi ini dilakukan setelah sungkem terakhir dengan mandu duduk kaki bersilang (tawarruk). Pangkal kaki kanan ditegakkan dan pangkal tungkai kiri rani di pangkal tungkai kanan. Bacaan yang harus dibaca saat tahiyad akhir adalah sebagai berikut.

“Attahiyaatul mubaarakaatush shalawaa-tuth thayy1baatu lillaah. assalaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. assalaamualainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihhn. asy-hadu al laa ilaaha illallaah, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullaah. allaahumma shalli alaa sayyidinaa muhammad. wa alaa aali sayyidinaa muhammad. kama shallaita ‘alaa sayyidinaaibraahiim. wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim wabaarik-‘alaa sayyidinaa muhammad wa-‘alaa aali sayyidinaa muhammad. kamaa baarakta alaa sayyidinaa ibraahiim. wa ‘alaa aali sayyidinaa ibraahiim fil’aala miina innaka hamiidum majiid.”

14. Salam

Selesai mengaji referensi tahiyat akhir, tutup tata kaidah sholat dengan melakukan aksi salam. Caranya dengan ki beralih ke sebelah kanan lewat ke sisi kirri, bertepatan mengucapkan,

“Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.”

Catatan, kalian bisa melakukan sholat dalam dua rakaat. Dan pada rakaat kedua, diutamakan membaca salinan Al Ikhlas setelah Al Fatihah.

Itulah penjelasan Nisfu Syaban adalah sebuah waktu istimewa yang menclok 15 hari sebelum rembulan Ramadhan. Seharusnya amalan yang kalian untuk pada Nisfu Syaban bisa mendapatkan banyak ridho dan pahala berasal Allah SWT.

Source: https://plus.kapanlagi.com/nisfu-syaban-adalah-waktu-istimewa-bagi-umat-muslim-sebelum-datangnya-ramadhan-beserta-amalan-keutamaan-hingga-doanya-e8604b.html

Posted by: gamadelic.com