Kata Untuk Ayah Dan Ibu

kumpulan alas kata kata terima rahmat IBU DAN AYAH

hay sob suka-suka sedikit artikeL yang saya posting untuk kuak rasa trima kasih kepada


IBU Dan AYAH

  rasa linu nan pernah aku alami dan rasa sakit itu ialah rasa sakit yang amat pedih….


Ibu…

hanya Do’a yang bisa kupanjatkan untukmu

karena jasamu tiada terbalas…

Hanya tangisku bak saksi atas rasa cintaku padamu…


I’Love you Ibu!


  • Jagalah congor, ketika hati dia sedang tak menentu. Tiap perkataan akan memiliki dampak nan besar” — Ayah



  • Ya Sang pencipta, lindungi Ayah kami kerumahtanggaan mengejar rejekiMu plong tubin masa.



  • TerimakasihAyah, untuk pengorbananmu yang ikhlas, dan tak minta balas dari kami anak asuh-anakmu.



  • Ayah, air matamu adalah kemarau tanpa hujan angin. Engkau doang dapat menitikkan di n domestik diam.



  • Almalik, terima kasih untuk semangat di awal tahun ini dengan begitu indah; begitu habis-habisan pada keluarga kecil kami



  • Seganteng-gantengnya kekasih, setia belaka lelaki paling kecil ganteng di dunia ini yakni dia → Ayah (з´

    `ε)



  • Orang yang paling porah akan kuliner itu,… yah Ayah (з´

    `ε)



  • “Sewaktu-waktu diam, akan sangat di perlukan detik berdebat dengan basyar-individu yang selalu merasa kebal” – Ayah







  • Ayah memang bukan mempunyai ijazah tinggi, belaka dia kebal bersumber hal-hal yang tak bisa di buat maka itu anak-anaknya.







  • Pengorbanan yang serupa itu berupa, yaitu dari Ayah kita.







  • “Ciptakanlah moment sani bersama keluargamu, untuk sebuah cerita detik sira telah menjadi individu tua” – Ayah







  • Berburu materi memang wajib, semata-mata jangan sampai melenyapkan keberadaan keluarga, manfaat waktu senggang bersama mereka







  • “Baik atau buruknya masalalu, simpanlah dengan segeh. Kamu merupakan kenangan yang di dalamnya tetap suka-suka kamu” – Ayah







  • Ya Allah, di tadinya nyawa masa ini, ajarkan kami untuk pandai menghormati dan mensyukuri sering Ayah yang terkadang kami sayang abaikan.



  • Ayah, langit malam selalu terlihat nyaman ketika kita tertawa kecil di jerambah rumah



  • ialah Ayah, yang tak jemu mencari rejeki demi anaknya ♥



  • TerimakasihAyah, untuk nasihat tercecer namun begitu signifikan internal segalanya.



  • Terkadang di keburukan tertentu, hanya Ayah nan mengarifi nan tidak di pahami Ibu.



  • Ibu, bantulah aku dengan restumu kiranya aku bahagia dengan seseorang untuk suka duka, seperti engkau dengan Ayah selamanya



  • Suwargaloka kecil itu mengharapkan Ibu, cak agar tak sepan untuk menyembuhkan rasa rindu.




  • Ibu, bantulah aku hapus air mata ini, aku hanya cak hendak hidup bahagia dengan memaafkan seseorang yang telah pergi



  • Tuhan, ajarkan kami cak bagi pandai mensyukuri rejekiMu, pertolonganMu, kemuliaanMu dan anugerahMu



  • Ayah, maafkan aku nan terkadang namun bisa mencantumkan tanpa nikah bisa menyerahkan sesuatu yang baik untuk senyumanmu.



  • Ayah, walau juga dia mendidik tanpa kemanjaan, aku berkepastian; semuanya hanya untuk aku belajar agar pandai semangat mandiri.



  • Ya Yang mahakuasa, maafkanlah Ayah yang terkadang ia khilaf saat mengeluh, ketika ia lupa bikin bersyukur kepadaMu



  • Ya Yang mahakuasa, ajarkan kami cak bagi pandai menghargai keringat Ayah selama ini



  • Ibu, di punggung kakimu yang suralaya aku titipkan tahlil, semoga setiap berpenyakitan akan menjelma doa.




  • Ibu, ajarkan aku mengetahui cinta yang zakiah, bagaimana pengorbanan itu ada dengan atau tanpa air mata




  • Ya Allah, maafkanlah Ayah yang terkadang ia khilaf detik mengeluh, ketika ia tengung-tenging buat berlega hati kepadaMu



  • Ya Almalik, ajarkan kami lakukan pandai menghargai keringat Ayah selama ini



  • Ayah, seseorang yang selalu ribang dengan kita dalam diam, saat ia berkarya siang-malam



  • Terimakasih Tuhan, atas anugerah yang di beri pada kami, rejeki, kesehatan, senyuman dan semua anugrah nan tak terhargai



  • Ya Allah, mudahkanlah Ayah kami meraih rejekiMu



  • TerimakasihAyah, untuk segala erak yang beliau beri ♥



  • Ayah, you are my protagonis. i’m pround with U ♥



  • Buruk perut itu sederhana, seperti halnya Ayah yang minus lelah mengais rejeki, demi nasi bakal di nikmati oleh kita



  • TerimakasihAyah atas nasihat yang engkau tanamkan padaku dengan keberhasilan, tanpa melupakan arti kegagalan



  • Cak acap itu tertinggal, begitu juga Ayah saat menggendong kita mungil, setimbang apapun, tetap merasa nyaman di tangannya



  • Ibu, yang amat lewat mempersatukan, dari tiap puji-pujian dan cintanya




  • Yang mahakuasa, terima anugerah atas limpahan rezeki dan kasih kepada keluarga kami. Sempurnakanlah Ibadah kami dengan belalah ingat bersyukur kepadaMu



  • Tangisan Ibu, ialah rintikan yang jatuh mulai sejak matanya, asal muasal buruk perut yang telah di balas dengan jejas



  • Ya Halikuljabbar, berikanlah kesehatan yang baik untuk Ayah kami di ampas-feses hidupnya.



  • Maafkan aku Ayah, ketika aku bekerja, tak koneksi ada memberimu sedikit uang jasa walau engkau tak perkariban memintanya



  • Saat orang-turunan mengganggapku kurang, Ayah terlebih beberapa “kamu itu istimewa, marilah tunjukin”



  • Dahulu, ketika aku katai, sering aku lihat sesampaikan Ayah di rumah, ia selalu bilang “ini Ayah bawakan nasi, ayo bersantap”



  • Almalik, terima kasih buat rejeki yang Engkau serah kepada Ayah seyogiannya ia bisa memenuhi pikulan jawabnya andai pemimpin



  • Romantis adalah; ketika aku melihat dari kejauhan, Ayah menggandeng mesra tangan Ibu




  • Eksistensi Ayah itu, adalah tameng pada keajaiban kita



  • Seseorang yang terkadang lebih-lebih sering kita lupakan yakni Ayah nan justru banting benak di terik panas, di sejuk hujan



  • Saat kita n kepunyaan sejuta alasan ke Ayah untuk hal nan tak di setujuinya, Ayah hanya punya 1 jawaban, “tanyakan ke ibumu”



  • “Jangan wasilah menjadi basyar yang sahaja dapat mengkritik khalayak lain tanpa sangkutan dapat berbuat sama dengan orang tak.” – Ayah



  • IBU, dengan mencintaimu; walau sahaja sederhana, aku berkepastian semuanya akan menjadi khas



  • Songsong kasih ibu

    ,nan memberi paling setia dan ikhlas dari burung laut; dari air mata



  • Terima


    kasih ibu
    ,yang sudah lalu menatap sebuah amarah itu; menjadi sebuah senyuman yang ikhlas



  • Sambut


    kasih ibu ,nan mutakadim membawaku di nyawa manjapada ini, hingga aku sampaia pada kehidupan kedewaan tulat



  • Terima


    belas kasih ibu

    ,telah selalu menudungi kegelisahanku hingga menjadi sebuah ketenangan nan serupa itu menengahi



  • Dan entah mengapa ibu, aku merasa nyaman ketika pagi menyapa bersumber senyuman-senyuman kecilmu




  • Ya Allah, jadikan aku bagi selalu pandai mencintai Ayah



  • Ayah, darinya kita banyak membiasakan segala itu tanggung jawab; dan apa itu ketegaran.



  • Salah maupun etis, buruk maupun bukan, dia tetap menjadi Ayah dari seorang anak.



  • Karena cinta, membuat Ibu selalu khawatir momen segala apa yang kita lakukan tidak sesuai dengan perasaannya



  • Ibu menyerahkan terbaik untuk kita bukan karena di sengaja, tetapi memang semacam itu caranya mencintai kita.



  • Maskulin hebat itu, tak enggak; tidak tidak hanya dia → Ayah



  • Karena cinta, membuat Ibu selalu khawatir ketika apa yang kita lakukan enggak sesuai dengan perasaannya



  • Ibu memberikan terbaik buat kita bukan karena di sengaja, tetapi memang begitu caranya mencintai kita.



  • Aku dan ibu, airku berdiam di matamu, mataku bermakam di matimu dan sebaliknya dan lebih jauh



  • akulah hujan angin yang kelak ki ajek turun dan mewujudkan kamboja di perut makammu berbunga, ibu



  • Walau kadang kala pendapat dan selang Ayah sering tidak bisa di songsong, lain berfaedah kita harus memusuhinya.



  • 9 bulan, apa variasi di buat oleh Ibu, buat membuat kita lahir dengan sehat dengan apa hal



  • “Seandainya cak hendak memiliki sahabat sejati, tak hanya pada demen, belaka bantulah momen ia berduka” – Ayah



  • “Jika ingin mempunyai banyak n partner dan sahabat, jangan pandang harta yang beliau mempunyai” – Ayah



  • Sesuatu nan teramat haram di antara terik mentari, merupakan duka dari kehilangan seorang Ayah.



  • Maafkan Ayah kita, lain maksud hatinya untuk mengatur spirit kita, semua hanya semata semoga kita lebih baik. Itu semata-mata



  • Ya Allah, sadarkan aku untuk pakar membahagiakan Ayah



  • Ayah, aku merindukanmu..



  • Sekalipun, mungkin kita tak akan pernah mengawasi air ain Ayah. Karena dia hanya bisa mencurahi di internal hatinya



  • Ayah itu tidak nikah mengemukakan masalahnya. Cobalah tolong dia, merenggangkan beban nan enggak persaudaraan diceritakan olehnya



  • seburuk-buruknya Ayah, kamu akan taat menjadi Ayah kita, dan kita konsisten berasal semenjak darah dagingnya



  • Detik Ayah tersenyum bersama kita, ketika itulah kita membahagiakan hatinya



  • Ayah → motivasi sederhana dari sikap dan pribadinya



  • Untuk yang kecewa dengan Ayah, jangan mengombar keburukannya di depan anak adam lain. Walau bagaimanapun kamu Ayahmu



  • Ayah adalah orang nan terik murka, karena engkau mencerna kita dari barang apa yang Ibu tak pahami



  • Ya Allah, selimuti selalu Ayah kami dengan kemuliaanMu



  • Ibu ajari aku ikhlas, bagaimana memandang masa lalu demi tersenyumnya masa depanku.




  • Ibu mencintai kita, karena ketampanan hidupnya ialah membahagiakan anak-anaknya.



  • TerimakasihIBU tiada capek engkau merawat, bukan dulu-tinggal doa darimu untuk kurnia kami.



  • Karena pengorbanan tidak harus berbentuk air alat penglihatan, karena bagi Ayah pengorbanan itu sepan hanya tersimpan privat hatinya



  • TerimakasihIBU selalu mengingatkan kami, betapa pentingnya beribadah sepanjang hidup ini.




  • Almalik, songsong belas kasih lakukan rezekiMu kepada kami. Hanya denganMu kepedihan itu bisa menjadi kebahagiaan dari air mata karena senyuman



  • Jangan iri barang apa yang di miliki orang tak, apalagi orang itu ialah saudaramu sendiri



  • Ibu, pelalah paling setia. Bukan pernah ada dusta di dalamnya.



  • Ya Allah, ampuni dosa Ibu kami. Terniat air matanya menetes momen memohon kepadaMu tetapi demi arti untuk kami



  • Ibu, izinkan aku memeluk hatimu; agar aku merasakan apa nan engkau rasakan berpokok lindu tanpa menangis; minus air mata



  • Ibu, marahi aku jika ada tutur bahasa dan sikapku nan tidak baik. Aku berketentuan, marahmu untuk kebaikanku. Itu cuma.



  • Dan kritik Ayah melantunkan Adzan di telinga kita saat lahir, itulah suara miring terindah yang permulaan bisa jadi kita dengar.











  • seharusnya kata sandang ini bermanfaat bagi anda ………………


Source: https://ailinkboiys.blogspot.com/2012/10/kumpulan-kata-kata-terima-kasih-ibu-dan.html

Posted by: gamadelic.com