Kapan Indonesia Menjadi Negara Maju

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan enggak mengambil alih penglihatan redaksi Kompas.

MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN MENUJU INDONESIA Modern

maka dari itu: Alivia Ata Dinarzah

Pendidikan merupakan peruntungan bawah setiap orang, manusia yang terlahir ke dunia pada dasarnya merupakan amanah dan kehendak sang perakit yakni Almalik swt. nan mempunyai eigendom hidup dan Pendidikan yang sama untuk menjalani kaidah-prinsip fitrahnya mendekati proses penelaahan yang sempurna cak bagi mencapai apa yang menjadi tujuan hidupnya kelak. Milik dasar Pendidikan pada manusia yakni suatu pengejawantahan intern prosesnya karena individu merupakan individu yang paling sempurna dan dianugerahi cara berpikir.

Pendidikan telah menjadi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang. Menurut Pasal 31 Undang-Undang Nomor 20 Hari 2003 akan halnya Sistem Pendidikan Kewarganegaraan (Sisdikanas) Pendidikan ialah kampanye bangun manusia cak bagi meningkatkan potensi dan kualitas vitalitas nya. Pendidikan dapat berlantas pada saat hanya dan dimana sekadar, baik itu di privat maupun di asing sekolah seperti di lingkungan anak bini dan mileu publik. Sejatinya, Pendidikan itu berlangsung seumur semangat karena tiap tahap sukma seseorang pasti ada pengalaman yang membuat seseorang memiliki tutorial tentang roh. Selain itu, Pendidikan pula dapat diartikan sebagai proses pendewasaan.

Proses pendewasaan ini dilakukan maka dari itu bani adam yang telah dewasa kepada orang yang belum dewasa agar menjadi dewasa (Langeveld, dalam Revrisond, 2003: hlm. 147). Sederhananya, Pendidikan merupakan operasi manusia untuk meningkatkan serta berekspansi kemampuan yang ada pada dirinya sehingga congah menjadi sosok nan berkualitas. Sari bermula Pendidikan itu sendiri menurut Ki Hajar Dewantara ialah untuk memerdekakan manusia. Segala apa intensi dari memerdekakan bani adam? Maksudnya Pendidikan harus mampu membuat cucu adam selamat dan Bahagia sukma-raga nya.

Pendidikan kewarganegaraan merupakan Pendidikan yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, nan sesuai dengan biji-biji keagamaan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keseimbangan, serta mampu menjawab aplikasi persilihan zaman. Dengan kata enggak, Pendidikan sebagai penunjang atma kala nanti bangsa harus berlandaskan pada ideologi bangsa kita. Ideologi merupakan suatu hobatan yang berkaitan dengan cita-cita nan terdiri atas seperangkat gagasan-gagasan atau pemikiran individu adapun cita-cita politik, doktrin atau tajali, nilai-kredit yang berhubungan dengan atma awam, berbangsa dan bernegara (Hasan, 2002: 212). Ideologi juga boleh diartikan andai cita-cita suatu bangsa nan harus dicapai dan menjadi sebuah patokan bagaimana seyogiannya masyarakat bersifat. Nilai-nilai yang ada kerumahtanggaan ideologi merupakan nilai-nilai yang digali dari masyarakat itu sendiri.

Tiap-tiap negara memiliki ideologi yang berbeda oleh karena itu kita lain dapat menyamakan antara sistem Pendidikan negara yang satu dengan negara lain. Hal ini sejalan dengan pendapat Quraish Shihab dan sudah disepakati makanya para juru Pendidikan bahwa sistem serta tujuan Pendidikan suatu bangsa bukan dapat diambil berasal negara bukan, karena Pendidikan itu harus lahir dan merecup dari intern masyarakat itu koteng. Pendidikan itu ibarat “pakaian” nan harus di ukur dan dibuat sesuai dengan ukuran pemakainya (Shihab, Q: 1995, hlm. 173)

Indonesia merupakan negara kesatuan yang ber-ideologi Pancasila, Pancasila dijadikan andai pandangan hidup bangsa. Dengan kata lain, segala apa aspek spirit berbangsa harus berdasarkan Pancasila, baik itu hayat sosial, ekonomi, politik, dan Pendidikan. Sistem Pendidikan yang berasaskan Pancasila mengcakup panca angka pangkal, merupakan nilai ketuhanan yang maha esa, nilai kemanusiaan yang adil dan bertamadun, nilai persatuan Indonesia, biji demokrasi nan dipimpin makanya hikmat kebijaksanaan internal permusyawaratan perwakilan, dan nilai keseimbangan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di zaman yang serba beradab ini, perubahan boleh kita rasakan n domestik berbagai aspek sukma antara lain aspek sosial, agama, ekonomi, ketatanegaraan, serta kemajuan aji-aji embaran dan teknologi (IPTEK) nan kian terasa. Dengan perlintasan-pertukaran ini manusia dituntut cak bagi terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Dari kondisi faktual tersebut, perlu kita sadari bahwa salah satu latar nan kurang mendapat perasaan adalah dunia pendidikan. Dunia afeksi pendidikan semakin terpinggirkan karena fondasi dan tujuan pendidikan saat ini telah bergeser ke jihat dunia pemahaman. Sehingga disadari atau tidak, jihat kebijakan pendidikan kita momen ini telah mengakibatkan kebangkrutan tata susila di negara kita, karena salah satunya tidak menghormati poin-biji moralitas nasion.

Pendidikan di Indonesia saat ini tampak lebih fokus dan berorientasi lega poin-nilai akademik tanpa menuduh urut-urutan kecekatan dan fiil siswa yang kedepannya akan bermanfaat bagi urut-urutan Pendidikan di Indonesia. Sementara itu, intensi Pendidikan bukan hanya lakukan menciptakan generasi yang cerdas dan pintar kerumahtanggaan bidang akademis namun, akan belaka juga menciptakan generasi nan bermoral dan berkarakter. Karena pada dasarnya adab itu berkecukupan di atas ilmu, maka dari itu karena itu orientasi Pendidikan di Indonesia perlu di ubah, sehingga bukan tetapi menekankan lega aspek kognitif doang, semata-mata juga teradat menanamkan nilai-nilai budi pekerti yang baik pada pelajar tuntun, sehingga pelajar tidak hanya “merasa berilmu” akan saja pun “ampuh merasa” (Herlambang: 2022, hlm.3).

Bagi membangun pendidikan yang kokoh dan berkualitas harus dimulai dari landasan pendidikan yang jelas dan awet. Maka dari itu, mesti adanya upaya penetapan galangan pendidikan yang kokoh dengan berlandaskan pada nilai-nilai fundamental. Selain itu untuk bisa mencecah tujuan pendidikan nan ideal harus menjunjung hierarki nilai-nilai moralitas bangsa.





  1. 1
  2. 2
  3. 3



Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya

Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya



Serah Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sama dengan diatur dalam UU ITE


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama cak bagi memasrahkan komentar!

Lihat Semua Komentar (1)



Video Sortiran

Source: https://www.kompasiana.com/aliviaata/639bf38f2d107e120319a793/meningkatkan-kualitas-pendidikan-menuju-indonesia-maju

Posted by: gamadelic.com