Juz Amma Surat Surat Pendek

Membaca Al Alquran yang merupakan kitab suci umat Orang islam merupakan satu kewajiban. Terdapat pahala besar dari setiap huruf Al Quran yang kita baca. Oleh karena itu, seyogiannya mengaji Al Quran harus dimulai dari sejak dini. Untuk memulainya,
Parents
dapat mengajarkan si boncel membaca surat pendek Juz Amma terlebih dahulu.

Al Alquran tersusun atas 30 juz dan 116 surat. Juz terakhir atau juz ke-30 yang disebut dengan juz amma terdiri dari surat-kopi nan pendek dan mudah buat dihapal, sehingga cocok menjadi purwa anak membiasakan membaca Al Alquran.

Berikut adalah 17 surat pendek Juz Amma beserta artinya kerjakan Parents ajarkan puas sang buah hati.

Artikel Terkait: 17 Kopi Pendek yang Dapat Dibaca untuk Salat Tarawih di Rmah, Yuk Hafalkan!

17 Surat Singkat Juz Amma dan Artinya yang Bisa Diajarkan lega Anak

1. Surat An Nas

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ
“Qul a’ụżu birabbin-nās”
Artinya: “Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya basyar.”

مَلِكِ النَّاسِۙ
“Malikin-nās”
Artinya: “Raja manusia,”

اِلٰهِ النَّاسِۙ
“Ilāhin-nās”
Artinya: “Sembahan hamba allah,”

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ
“Min syarril-waswāsil-khannās”
Artinya: “Semenjak ki kebusukan (bisikan) setan yang bersembunyi,”

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ
“Allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās”
Artinya: “yang merisikkan (kejahatan) ke kerumahtanggaan dada insan,”

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
“Minal-jinnati wan-nās”
Artinya: “mulai sejak (golongan) jin dan khalayak.”

2. Sertifikat Al Falaq

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ
“Qul a’ụżu birabbil-falaq”
Artinya: “Katakanlah, “Aku bernaung kepada Tuhan nan menguasai subuh (subuh),”

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ
“Min syarri mā khalaq”
Artinya: “dari kejahatan (khalayak yang) Dia ciptakan,”

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ
“Wa min syarri gāsiqin iżā waqab”
Artinya: “dan dari kejahatan malam apabila telah ilegal gulita,”

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ
“Wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad”
Artinya: “dan dari ki kebusukan (dara-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),”

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ
“Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad”
Artinya: “dan dari kejahatan cucu adam yang dengki apabila sira dengki.”

3. Dokumen Al Kalis

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
“Qul huwallāhu aḥad”
Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.”

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
“Allāhuṣ-ṣamad”
Artinya: “Halikuljabbar medan menunangi segala sesuatu.”

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
“Lam yalid wa lam yụlad”
Artinya: “(Allah) tidak beranak dan tidak kembali diperanakkan.”

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
“Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad”
Artinya: “Dan enggak ada sesuatu yang setara dengan Kamu.”

4. Akta Al Lahab

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ
“Tabbat yadā abī lahabiw wa tabb”
Artinya: “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan betul-betul binasa sira!”

مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ
“Mā agnā ‘an-hu māluhụ wa mā kasab”
Artinya: “Tidaklah berharga baginya hartanya dan apa nan ia usahakan.”

سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ
“Sayaṣlā nāran żāta lahab”
Artinya: “Jemah dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).”

وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ
“Wamra`atuh, ḥammālatal-ḥaṭab”
Artinya: “Dan (begitu pula) istrinya, pembawa papan bakar (mubalig fitnah).”

فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ
“Fī jīdihā ḥablum mim masad”
Artinya: “Di lehernya ada tali berasal sabut yang dipintal.”

5. Surat Pendek Juz Amma: An Nashr

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُۙ
“Iżā jā`a naṣrullāhi wal-fat-ḥ”
Artinya: “Apabila telah menclok pertolongan Allah dan kemenangan,”

وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًاۙ
“Wa ra`aitan-nāsa yadkhulụna fī dīnillāhi afwājā”
Artinya: “dan engkau meluluk basyar berbondong-bondong masuk agama Yang mahakuasa,”

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا
“Fa sabbiḥ biḥamdi rabbika wastagfir-h, innahụ kāna tawwābā”
Artinya: “Maka bertasbihlah dalam dengan Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Alangkah, Kamu Maha Penerima tobat.”

Kata sandang Terkait: Bacaan, Arti dan Keutamaan Akta Al-Kudus yang Wajib Parents Ajarkan Kepada Anak

6. Surat Al Kautsar

juz amma

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ
“Innā a’ṭainākal-kauṡar”
Artinya: “Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) lezat yang banyak.”

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
“Fa ṣalli lirabbika wan-ḥar”
Artinya: “Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (bak ibadah dan mendekatkan diri kepada Yang mahakuasa).”

اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ
“Inna syāni`aka huwal-kutung”
Artinya: “Betapa, orang-sosok yang membencimu dialah yang terputus (bermula anugerah Yang mahakuasa).”

7. Surat Al Maun

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ
“A ra`aitallażī yukażżibu bid-dīn”
Artinya: “Tahukah sira (orang) yang mendustakan agama?”

فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ
“Fa żālikallażī yadu”ul-yatīm”
Artinya: “Maka itulah makhluk yang menghardik anak yatim,”

وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ
“Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa’āmil-miskīn”
Artinya: “dan tidak mendorong memberi makan duafa.”

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ
“Fa wailul lil-muṣallīn”
Artinya: “Maka celakalah makhluk yang salat,”

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ
“Allażīna hum ‘an ṣalātihim sāhụn”
Artinya: “ (yakni) hamba allah-orang nan lupa terhadap salatnya,”

الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ
“Allażīna hum yurā`ụn”
Artinya: “nan mengerjakan angkuh,”

وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ
“wa yamna’ụnal-mā’ụn”
Artinya: “dan enggan (menerimakan) bantuan.”

8. Surat Quraisy

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ
“Li`īlāfi quraīsy”
Artinya: “Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,”

اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ
“Ilāfihim riḥlatasy-syitā`i waṣ-ṣaīf”
Artinya: “(yaitu) kebiasaan mereka bepergian puas musim cahang dan waktu seronok.”

فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ
“Falya’budụ rabba hāżal-baīt”
Artinya: “Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) apartemen ini (Ka‘bah),”

الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ
“Allażī aṭ’amahum min jụ’iw wa āmanahum min khaụf”
Artinya: “yang telah membagi ki gua garba kepada mereka untuk meredakan lapar dan mengatasi mereka dari rasa ketakutan.”

9. Arsip Singkat Juz Amma: Al Fil

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِاَصْحٰبِ الْفِيْلِۗ
“Alam padanan kaifa fa’ala rabbuka bi`aṣ-ḥābil-fīl”
Artinya: “Tidakkah dia (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap legiun bergajah?”

اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍۙ
“A lam yaj’al kaidahum fī taḍlīl”
Artinya: “Bukankah Ia sudah lalu menjadikan tipu rahasia mereka itu sia-sia?”

وَّاَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا اَبَابِيْلَۙ
“Wa arsala ‘alaihim ṭairan abābīl”
Artinya: “dan Dia mengangkut kepada mereka titit yang berbondong-bondong,”

تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍۙ
“Tarmīhim biḥijāratim min sijjīl”
“Artinya: yang menimpuk mereka dengan batu dari tanah liat nan dibakar,”

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ
“Fa ja’alahum ka’aṣfim ma`kụl”
Artinya: “sehingga mereka dijadikan-Nya begitu juga daun-daun yang dimakan (ulat).”

10. Surat Al Humazah

juz amma

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍۙ
“Wailul likulli humazatil lumazah”
Artinya: “Celakalah bagi setiap pengumpat dan pengutuk,”

ۨالَّذِيْ جَمَعَ مَالًا وَّعَدَّدَهٗۙ
“Allażī jama’a mālaw wa ‘addadah”
Artinya: “yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,”

يَحْسَبُ اَنَّ مَالَهٗٓ اَخْلَدَهٗۚ
“Yaḥsabu anna mālahū akhladah”
Artinya: “dia (manusia) menyangka bahwa hartanya itu boleh mengekalkannya.”

كَلَّا لَيُنْۢبَذَنَّ فِى الْحُطَمَةِۖ
“Kallā layumbażanna fil-ḥuṭamah”
Artinya: “Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hutamah.”

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحُطَمَةُ ۗ
“Wa mā adrāka mal-ḥuṭamah”
Artinya: “Dan tahukah kamu apakah (neraka) Hutamah itu?”

نَارُ اللّٰهِ الْمُوْقَدَةُۙ
“Nārullāhil-mụqadah”
Artinya: “ (Yaitu) jago merah (azab) Allah yang dinyalakan,”

الَّتِيْ تَطَّلِعُ عَلَى الْاَفْـِٕدَةِۗ
“Allatī taṭṭali’u ‘alal-af`idah”
Artinya: “yang (membakar) mencapai hati.”

اِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌۙ
“Innahā ‘alaihim mu`ṣadah”
Artinya: “Bukan main, api itu ditutup bersanding atas (diri) mereka,”

فِيْ عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ
“Fī ‘amadim mumaddadah”
Artinya: “(sedang mereka itu) diikat pada papan-tiang yang panjang.”

11. Surat Al Ashr

juz amma

وَالْعَصْرِۙ
“Wal-‘aṣr”
Artinya: “Demi hari,”

اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ
“Innal-insāna lafī khusr”
Artinya: “sungguh, manusia berada dalam kegeruhan,”

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
“Illallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqqi wa tawāṣau biṣ-ṣabr”
Artinya: “kecuali sosok-orang yang beriman dan mengerjakan amal serta saling memburas untuk kebenaran dan saling menasihati bikin kesabaran.”

12. Surat At Takatsur

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُۙ
“Al-hākumut-takāṡur”
Artinya: “Bermegah-megahan sudah lalu melalaikan sira,”

حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَۗ
“Hattā zurtumul-maqābir”
Artinya: “sampai kamu masuk ke n domestik kubur.”

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ
“Kallā saufa ta’lamụn”
Artinya: “Sekali-kali tidak! Lusa kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),”

ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ
“Tsumma kallā saufa ta’lamụn”
Artinya: “kemudian kadang-kadang tidak! Kemudian hari kamu akan memahami.”

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِۗ
“Kallā lau ta’lamụna ‘ilmal-yaqīn”
Artinya: “Sewaktu-waktu tak! Sekiranya engkau mengetahui dengan tentu,”

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَۙ
“Latarawunnal-jaḥīm”
Artinya: “niscaya dia bermoral-benar akan melihat neraka Jahim,”

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ
“Tsumma latarawunnahā ‘ainal-yaqīn”
Artinya: “kemudian kamu bermoral-bermartabat akan melihatnya dengan mata kepala sendiri,”

ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ
“Tsumma latus`alunna yauma`iżin ‘anin-na’īm”
Artinya: “kemudian engkau serius akan ditanya pada waktu itu tentang kenikmatan (yang megah di bumi itu).”

13. Tembusan Al Qariah

juz amma

اَلْقَارِعَةُۙ
“Al-qāri’ah”
Artinya: “Hari Yaumudin,”

مَا الْقَارِعَةُ ۚ
“Perbendaharaan-qāri’ah”
Artinya: “Apakah waktu Akhir zaman itu?”

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْقَارِعَةُ ۗ
“Wa mā adrāka khasanah-qāri’ah”
Artinya: “Dan tahukah kamu apakah musim Kiamat itu?”

يَوْمَ يَكُوْنُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوْثِۙ
“Yauma yakụnun-nāsu kal-farāsyil-mabṡụṡ”
Artinya: “Sreg hari itu manusia seperti laron yang beterbangan,”

وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوْشِۗ
“Wa takụnul-jibālu kal-‘ihnil-manfụsy”
Artinya: “dan pegunungan begitu juga bulu yang dihambur-hamburkan.”

فَاَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهٗۙ
“Fa ammā man ṡaqulat mawāzīnuh”
Artinya: “Maka akan halnya individu yang selit belit timbangan (kemujaraban)nya,”

فَهُوَ فِيْ عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍۗ
“Fa huwa fī ‘īsyatir rāḍiyah”
Artinya: “maka kamu berpunya kerumahtanggaan hayat nan memuaskan (senang).”

وَاَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِيْنُهٗۙ
“Wa ammā man khaffat mawāzīnuh”
Artinya: “Dan adapun manusia yang ringan timbangan (kebaikan)nya,”

فَاُمُّهُ هَاوِيَةٌ ۗ
“Fa ummuhụ hāwiyah”
Artinya: “maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.”

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا هِيَهْۗ
“Wa mā adrāka mā hiyah”
Artinya: “Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?”

نَارٌ حَامِيَةٌ
“Nārun ḥāmiyah”
Artinya: “(Yaitu) api nan sangat panas.”

Kata sandang Terkait: 11 Budi pekerti Mendaras Al-Qur’an yang Ter-hormat Sesuai Ajaran Rasulullah

14. Surat Ringkas Juz Amma: Al Adiyat

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

وَالْعٰدِيٰتِ ضَبْحًاۙ
“Wal-‘ādiyāti ḍab-ḥā”
Artinya: “Demi aswa perang yang berlari kencang terengah-engah,”

فَالْمُوْرِيٰتِ قَدْحًاۙ
“Fal-mụriyāti qad-ḥā”
Artinya: “dan aswa yang memercikkan rente jago merah (dengan mentrum kakas kakinya),”

فَالْمُغِيْرٰتِ صُبْحًاۙ
“Fal-mugīrāti ṣub-ḥā”
Artinya: “dan kuda yang menyerang (dengan menginjak-tiba) plong musim pagi,”

فَاَثَرْنَ بِهٖ نَقْعًاۙ
“Fa aṡarna bihī naq’ā”
Artinya: “sehingga menggondol abu,”

فَوَسَطْنَ بِهٖ جَمْعًاۙ
“Fa wasaṭna bihī jam’ā”
Artinya: “suntuk menyerbu ke perdua-tengah kumpulan musuh,”

اِنَّ الْاِنْسَانَ لِرَبِّهٖ لَكَنُوْدٌ ۚ
“Innal-insāna lirabbihī lakanụd”
Artinya: “sungguh, bani adam itu terlampau ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya,”

وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيْدٌۚ
“Wa innahụ ‘alā żālika lasyahīd”
Artinya: “dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya,”

وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌ ۗ
“Wa innahụ liḥubbil-khairi lasyadīd”
Artinya: “dan senyatanya cintanya kepada harta khusyuk berlebihan.”

اَفَلَا يَعْلَمُ اِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُوْرِۙ
“A fa lā ya’lamu iżā bu’ṡira mā fil-qubụr”
Artinya: “Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan,”

وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُوْرِۙ
“Wa huṣṣila mā fiṣ-ṣudụr”
Artinya: “dan apa nan tersimpan di n domestik dada dilahirkan?”

اِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّخَبِيْرٌ
“Inna rabbahum bihim yauma`iżil lakhabīr”
Artinya: “sungguh, Sang pencipta mereka pada periode itu Mahateliti terhadap kejadian mereka.”

15. Surat Al Zalzalah

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ
“Iżā zulzilatil-arḍu zilzālahā”
Artinya: “Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,”

وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ
“Wa akhrajatil-arḍu aṡqālahā”
Artinya: “dan bumi sudah mengeluarkan bagasi-beban rumit (nan dikandung)nya,”

وَقَالَ الْاِنْسَانُ مَا لَهَاۚ
“Wa qālal-insānu mā lahā”
Artinya: “Dan manusia bertanya, “Apa nan terjadi pada bumi ini?”

يَوْمَىِٕذٍ تُحَدِّثُ اَخْبَارَهَاۙ
“Yauma`iżin tuḥaddiṡu akhbārahā”
Artinya: “Pada waktu itu manjapada menyampaikan beritanya,”

بِاَنَّ رَبَّكَ اَوْحٰى لَهَاۗ
“Bi`anna rabbaka auḥā lahā”
Artinya: “karena sesungguhnya Tuhanmu mutakadim memerintahkan (yang sedemikian itu) padanya.”

يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ەۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْۗ
“Yauma`iżiy yaṣdurun-nāsu asytātal liyurau a’mālahum”
Artinya: “Plong hari itu manusia keluar dari kuburnya n domestik keadaan pasuk-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (pertampikan) semua perbuatannya.”

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ
“Fa may ya’mal miṡqāla żarratin khairay yarah”
Artinya: “Maka barangsiapa berbuat kekuatan seberat zarrah, niscaya ia akan mengintai (balasan)nya,”

وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ
“Wa may ya’gana miṡqāla żarratin syarray yarah”
Artinya: “dan barangsiapa mengerjakan karas hati seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”

16. Sahifah Al Bayyinah

juz amma

لَمْ يَكُنِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ مُنْفَكِّيْنَ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُۙ
“Lam yakunillażīna kafarụ min ahlil-kitābi wal-musyrikīna munfakkīna ḥattā ta`tiyahumul-bayyinah”
Artinya: “Hamba allah-cucu adam nan kafir dari golongan Tukang Kitab dan anak adam-cucu adam musyrik tidak akan pergi (agama mereka) hingga cak bertengger kepada mereka bukti yang nyata,

رَسُوْلٌ مِّنَ اللّٰهِ يَتْلُوْا صُحُفًا مُّطَهَّرَةًۙ
“Rasụlum minallāhi yatlụ ṣuḥufam muṭahharah”
Artinya: “ (adalah) koteng Utusan tuhan dari Allah (Muhammad) yang membacakan kepingan-paisan yang ceria (Al-Qur’an),

فِيْهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ۗ
“Fīhā kutubung qayyimah”
Artinya: “di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab nan lurus (bermoral).

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ۗ
“Wa mā tafarraqallażīna ụtul-kitāba illā mim ba’di mā jā`at-humul-bayyinah”
Artinya: “Dan tidaklah terpecah-belah khalayak-orang Pandai Kitab melainkan sesudah datang kepada mereka bukti nan faktual.

وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ
“Wa mā umirū illā liya’budullāha mukhliṣīna lahud-dīna ḥunafā`a wa yuqīmuṣ-ṣalāta wa yu`tuz-zakāta wa żālika dīnul-qayyimah”
Artinya: “Padahal mereka hanya diperintah menyembah Sang pencipta dengan ikhlas menaati-Nya sekadar karena (menjalankan) agama, dan pun agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan nan demikian itulah agama nan verbatim (benar).

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِۗ
“Innallażīna kafarụ min ahlil-kitābi wal-musyrikīna fī nāri jahannama khālidīna fīhā, ulā`ika hum syarrul-bariyyah”
Artinya: “Sungguh, orang-khalayak nan kafir berpunca golongan Pandai Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya sejauh-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-tebal hati cucu adam.

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِۗ
“Innallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti ulā`ika hum khairul-bariyyah”
Artinya: “Sungguh, anak adam-orang yang beriman dan melakukan kebajikan, mereka itu adalah semolek-baik anak adam.

جَزَاۤؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ ۗ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهٗ
“Jazā`uhum ‘inda rabbihim jannātu ‘adnin tajrī min taḥtihal-an-hāru khālidīna fīhā abadā, raḍiyallāhu ‘an-hum wa raḍụ ‘an-h, żālika liman khasyiya Rabbah”
Artinya: “Balasan mereka di sisi Sang pencipta mereka ialah surga ’Adn yang mengalir di bawahnya kali besar-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Almalik rida terhadap mereka dan mereka pula rida kepada-Nya. Yang demikian itu yaitu (balasan) bagi individu yang seram kepada Tuhannya.”

17. Inskripsi Ringkas Juz Amma: Al Qadr

17 Surat Pendek Juz Amma, Yuk Mulai Ajarkan pada Si Kecil, Parents!

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr”
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) puas lilin batik qadar.”

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ
“Wa mā adrāka mā lailatul-qadr”
Artinya: “Dan tahukah dia apakah lilin lebah keagungan itu?”

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
“Lailatul-qadri khairum min alfi syahr”
Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik ketimbang seribu bulan.”

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ
“Tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr”
Artinya: “Sreg lilin lebah itu runtuh para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan pembebasan Tuhannya untuk mengatak semua urusan.”

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
“Salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr”
Artinya: “Sejahteralah (malam itu) sampai terbit pagi buta.”

Mempelajari Al Quran seyogiannya lain hanya menghapal bacaannya tetapi, melainkan memahami arti dan makna berasal kopi nan dibaca. Pertinggal-surat sumir Juz Amma lagi bisa menjadi riuk satu wahana si katai untuk belajar mengenai kesopansantunan dan biji-biji semangat. Semoga informasi ini dapat signifikan, ya,
Parents!

***

Baca Juga:

7 Cara Agar Anak Doyan Belajar Mendaras Al-Qur’an

Ingin anak jadi hafidz? Ini 7 tips mengajarkan anak hafal Al Quran

Ingin Khatam Al-Qur’an 30 Juz di Bulan Ramadhan? Ikuti Cara Mudah Ini

Parenting bikin pusing? Silakan tanya sekaligus dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Source: https://id.theasianparent.com/surat-pendek-juz-amma

Posted by: gamadelic.com