Jenis Kupu Kupu Di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia objektif

Kupu-kupu di Indonesia
mempunyai kebinekaan hayati yang pangkat. Jumlah varietas kupu-kupu di Indonesia yang boleh dikenali setidaknya sebanyak 2.000 spesies pada tahun 2022 M. Namun, diperkirakan total variasi rama-rama di Indonesia sampai ke 4.000–5.000 macam.

Kupu-kupu di Indonesia terbagi menjadi 10 famili. Spesies kupu-kupu di Indonesia paling banyak termasuk dalam famili Nymphalidae. Sedangkan famili rama-rama dengan keberagaman minimal minus merupakan famili Rionidae.

Penyebaran variasi kupu-kupu terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Pola pendakyahan kupu-kupu di Indonesia terbagi dua, yakni yang berasal mulai sejak benua Asia dan tanah raya Australia.

Kondisi iklim tropis di Indonesia menjadi pendukung keberlangsungan habitat kupu-kupu. Kupu-kupu di Indonesia n kepunyaan siklus roh antara 5–10 pekan. Hari terbang kupu-kupu di Indonesia berbeda saat musim hujan dan musim kemarau.

Seperdua dari jumlah spesies kupu-kupu di Indonesia hanya terdapat di suatu provinsi tertentu. Habitat rama-rama di Indonesia berpusat di taman-taman nasional, taman wisata pataka, dan kawasan hutan lindung yang ada di Indonesia.

Sejak tahun 2022, Departemen Lingkungan Spirit dan Kehutanan Republik Indonesia sudah lalu mematok harga diri konservasi puas 19 variasi rama-rama di Indonesia. Tujuannya lakukan mencegah kelangkaan dan kepunahan spesies rama-rama di Indonesia akibat deforestasi dan perburuan kupu-kupu. Hampir semua jenis rama-rama yang dilindungi di Indonesia berasal terbit famili Papilionidae.

Informasi mengenai kupu-kupu di Indonesia dapat ditemukan di Museum Serangga dan Taman Kupu-Kupu. Museum ini mempunyai denah penyebaran kupu-kupu di Indonesia dan kompilasi spesies kupu-kupu di Indonesia.

Keanekaragaman hayati

[sunting
|
sunting mata air]

Indonesia merupakan negara beriklim tropis sehingga menjadi habitat nan sesuai cak bagi spesies kupu-kupu. Keanekaragaman hayati rama-rama di Indonesia sangat tinggi.[1]
Di dunia, Indonesia merupakan negara kedua yang memiliki spesies kupu-kupu terbanyak.[2]
Data nan pasti mengenai jumlah keseluruhan spesies rama-rama di Indonesia belum tersaji. Namun, diversifikasi kupu-kupu yang terserah di Indonesia termasuk lain kurang berpunca 1.600 varietas.[3]
Pada hari 2022 M, total spesies kupu-kupu di Indonesia nan diketahui tercatat sebanyak 2.000 spesies.[4]
Sementara besaran keseluruhan spesies kupu-kupu di Indonesia diperkirakan sebanyak 2.200 jenis[1]
hingga mencapai 4.000–5.000 spesies.[5]

Sebanyak 1.600 macam kupu-kupu nan tercantum di Indonesia berasal bersumber 10 famili. Famili-familinya yakni Satyrinae, Pieridae, Nymphalidae, Libytheidae, Danainae, Amanthusiidae, Hesperiidae, Lycaenidae, Papilionidae, dan Riodinidae.[6]
Di Indonesia, terdapat lima famili kupu-kupu dari subordo Rhopalocera. Sendirisendiri adalah famili Pieridae, Papilionidae, Nymphalidae, Lycanidae, dan Hesperiidae. Kelima famili ini dapat ditemukan di Taman Ekoturisme Suranadi.[7]

Di Indonesia, kupu-kupu berbunga famili Papilionidae terdapat sekitar 120 macam.[8]
Famili kupu-kupu dengan spesies yang minimal banyak ditemukan di Indonesia yaitu famili Nymphalidae.[9]
Sementara itu diversifikasi kupu-kupu mulai sejak famili Rionidae berat ditemukan di Indonesia. Famili ini memiliki spesies rama-rama dengan ciri satah sayap bagian asal yang berwarna selaka keemasan.[10]

Cermin pendakyahan

[sunting
|
sunting sumber]

Penyebaran varietas kupu-kupu terjadi di seluruh daerah Indonesia.[11]
Pola pendakyahan kupu-kupu di Indonesia sangat jelas. Di Indonesia Barat, penyebaran kupu-kupu mulai sejak bersumber daratan Asia. Sedangkan pendakyahan rama-rama di Indonesia Timur dari benua Australia.[12]
Seperdua dari total tipe kupu-kupu di Indonesia belaka terdapat di distrik tertentu dan tak ditemukan di wilayah lain.[13]

Penyebaran di Sumatra

[sunting
|
sunting sumber]

Jenis kupu-kupu yang menyebar di Sumatra sedikitnya sebanyak seribu spesies.[14]
Di Sumatra Barat tersurat 325 spesies kupu-kupu. Lalu di Riau khususnya Kabupaten Rokan Hulu terdapat 250 variasi rama-rama.[15]

Beralaskan hasil eksplorasi EFForTS, di Jambi terdapat 197 spesies kupu-kupu semenjak 106 genus, 19 subfamili, dan 5 famili. Variasi-diversifikasi ini ditemukan di dua kawasan wana lindung di Jambi, yaitu di Cagar alam Bukit Duabelas dan Hutan Intensi.[16]
Selain itu, terjadwal 230 tipe kupu-kupu di Ujana Nasional Kerinci Seblat, Jambi.[15]

Di Sumatra Selatan termaktub 126 diversifikasi kupu-kupu. Habitatnya terdiri dari ekosistem dataran rendah dan lembang tinggi. Macam kupu-kupu langka yang ditemukan di Sumatra Selatan antara enggak
Troides helena
dan
Trogonoptera brookiana.
Di legok strata Kota Pagar Alam ditemukan spesies langka yaitu
Antrophaneura hageni. Keberagaman kupu-kupu purwa di Sumatra Selatan dari famili Lycanidae ditemukan di area Hutan Lindung Bukit Jambul.[17]

Penyiaran terdahulu kupu-kupu di Sumatra berada di taman-taman nasional, di antaranya Taman Nasional Way Kambas dan Taman nasional Bukit Legiun Selatan. Di Cagar alam Way Kambas tercatat sebanyak 77 tipe rama-rama. Sedangkan di Suaka alam Jabal Laskar Selatan tercatat sebanyak 185 spesies rama-rama.[14]
Macam rama-rama di Sumatra juga menyebar di Taman Kupu-kupu Gita Persada dan Gunung Betung di Lampung. Di kedua lokasi ini tercatat sebanyak 107 spesies kupu-kupu.[14]

Pendakyahan di Jawa dan Bali

[sunting
|
sunting sumber]

Di Jawa dan Bali dilaporkan penemuan sebanyak 600 spesies rama-rama. Berpangkal jumlah tersebut, hampir 40% dinyatakan adalah kupu-kupu endemik.[18]
Kawasan Taman Wisata Tunggul Pananjung di Kabupaten Pangandaran teragendakan 32 spesies kupu-kupu. Sebanyak 52 spesies kupu-kupu ditemukan di Pulau Nusakambangan. Kemudian di Ardi Slamet ditemukan 71 spesies kupu-kupu.[19]

Penyerantaan di Kalimantan

[sunting
|
sunting sumber]

Spesies kupu-kupu banyak ditemukan di Negeri Aliran Bengawan Mendalam di Cagar alam Betung Kerihun dan Suaka alam Telaga Sentarum. Habitat kupu-kupu berpusat di Bengawan Pari dan Sungai Mentibat. Keberagaman kupu-kupu nan ditemukan di sungai-sungai ini berjumlah 22 spesies dari 4 famili. Berbunga famili Lycaenidae hanya ada 1 spesies. Dari famili Nymphalidae suka-suka 8 diversifikasi. Dari famili Papilionidae ada 7 varietas dan dari famili Pieridae ada 6 spesies.[20]

Pendakyahan di Sulawesi

[sunting
|
sunting sumber]

Pulau Sulawesi dan pulau-pulau di sekitarnya diperkirakan memiliki sebanyak 557 spesies rama-rama. Jumlah keberagaman rama-rama yang ditemukan distingtif di pulau Sulawesi sebanyak 550 spesies.[21]
Sekitar 353 spesies ditemukan di wilayah Sulawesi Selatan.[22]
Spesies-keberagaman endemik dari kupu-kupu di Sulawesi Daksina berkumpul di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.[23]

Penyerantaan di Kepulauan Maluku

[sunting
|
sunting perigi]

Di Pulau Bacan, ditemukan bermacam-macam keberagaman kupu-kupu berpangkal famili Papilionidae. Kupu-kupu membentuk habitat di berbagai ketinggian daratan di Cagar Alam Gunung Sibela. Habitat kupu-kupu ditemukan pada keluhuran 20 mdpl, 200 mdpl, 400 mdpl, dan 800 mdpl.[24]

Siklus hidup

[sunting
|
sunting sendang]

Kupu-kupu di Indonesia n kepunyaan siklus semangat selama 5–10 pekan.[25]
Ini karena daerah Indonesia tercantum wilayah tropis.[26]
Hari kacau kupu-kupu di Indonesia memiliki perbedaan pada musim hujan abu dan tuarang.[26]

Konservasi

[sunting
|
sunting mata air]

Kupu-kupu merupakan satu-satunya jenis Artropoda nan memiliki status konservasi di Indonesia.[27]
Multiplisitas hayati dari kupu-kupu di Indonesia memiliki ancaman kelangkaan dan kepunahan akibat deforestasi dan perburuan.[28]
Selain itu, ancaman kepunahan rama-rama di Indonesia kembali karena pengalihan fungsi persil menjadi lahan pertanian.[29]
Karena itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia telah menetapkan 19 spesies kupu-kupu yang dilindungi oleh perundang-ajakan di Indonesia. Ketetapan ini diterbitkan melalui Peraturan Menteri Mileu Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. Tujuan preservasi ini untuk mencegah kelangkaan dan kepunahan variasi rama-rama di Indonesia yang memiliki inang spesifik.[28]

Dempet semua varietas kupu-kupu yang dilindungi di Indonesia oleh peraturan ini berpunca berpokok famili Papilionidae.[27]
Spesies kupu-kupu dari famili Papilionidae merupakan target utama perburuan kupu-kupu karena n kepunyaan ilmu saraf nan indah.[27]
Berdasarkan peraturan perundang-undangan tersebut, spesies kupu-kupu nan dilindungi di Indonesia beserta nama famili dan lokasi penyebarannya ialah sebagai berikut:[30]

Spesies kupu-kupu yang dilindungi di Indonesia beserta dengan lokasi penyebarannya (Regulasi Menteri Lingkungan Jiwa dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018)
Nomor Varietas kupu-kupu Tanda famili Lokasi penyebaran
1 Ornithoptera chimaera Papilionidae Pulau Papua
2 Ornithoptera goliath Papilionidae Pulau Takut dan Pulau Papua
3 Ornithoptera paradisea Papilionidae Pulau Papua
4 Ornithoptera priamus Papilionidae Pulau Seram, Pulau Ambon, Kepulauan Kai, Kepulauan Aru dan Pulau Papua
5 Ornithoptera rothschildi Papilionidae Pulau Papua
6 Ornithoptera tithonus Papilionidae Pulau Papua
7 Trogonoptera brookiana Papilionidae Pulau Sumatra, Gugusan pulau Natuna dan Pulau Kalimantan
8 Troides amphrysus Papilionidae Pulau Sumatra, Pulau Nias, Pulau Bisikan, Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan
9 Troides andromache Papilionidae Pulau Kalimantan
10 Troides criton Papilionidae Pulau Morotai, Pulau Halmahera, Pulau Ternate, Pulau Bacan, Pulau Obi, dan Pulau Sulawesi
11 Troides haliphron Papilionidae Pulau Sulawesi, Pulau Selayar, Pulau Jampea, Pulau Kalaotoa, Pulau Sumbawa, Pulau Sumba, Pulau Flores, Pulau Alor, Pulau Wetar, Pulau Romang, Pulau Letti, Pulau Moala, Pulau Tepergok, Pulau Gala-gala, dan Gugusan pulau Tanimbar
12 Troides helena Papilionidae Pulau Sumatra, Pulau Nias, Pulau Enggano, Pulau Jawa, Pulau Natuna, Pulau Kalimantan, Pulau Bawean, Pulau Kangean, Pulau Bali, Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Sulawesi, Pulau Buton, dan Kepulauan Tukangbesi
13 Troides hypolitus Papilionidae Kepulauan Sangihe, Pulau Sulawesi, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Pulau Halmahera, Pulau Bacan, Pulau Kejar, Pulau Seram, dan Pulau Ambon
14 Troides miranda Papilionidae Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan
15 Troides plato Papilionidae Pulau Timor
16 Troides rhadamantus Papilionidae Kepulauan Filipina
17 Troide riedeli Papilionidae Kepulauan Tanimbar
18 Troides vandepoll Papilionidae Pulau Sumatra dan Pulau Jawa
19 Cethosia myrina Nymphalidae Pulau Sulawesi, Pulau Buton, dan Gugusan pulau Banggai

Jumlah spesies kupu-kupu yang dilindungi di Indonesia bertambah menjadi 26 macam sampai tahun 2022. Beberapa di antara spesies tersebut ikut dalam daftar merah IUCN. Perkulakan kupu-kupu dari variasi nan dilindungi di Indonesia juga diatur dalam CITES.[4]

Sumber kenyataan

[sunting
|
sunting perigi]

Denah penyebaran kupu-kupu di Indonesia dapat ditemukan di Museum Insek dan Taman Kupu-Kupu. Museum ini berada di Taman Mini Indonesia Sani, Jakarta Timur. Peta penyerantaan di museum ini menyorongkan penyebaran kupu-kupu start berbunga Sumatra hingga ke Papua. Selain itu, Museum Serangga dan Ujana Rama-rama lagi mempunyai himpunan spesies kupu-kupu sebanyak 250 spesies.[31]

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]

Goresan kaki

[sunting
|
sunting sendang]

  1. ^


    a




    b



    Ilhamdi, Idrus dan Santoso 2022, hlm. 33-34.

  2. ^


    Diba, F., Ressiawan dan Nurhaida (2021). “Struktur Komunitas Kupu-kupu Superfamili Papilionoidae (Lepidoptera) di Kawasan DAS Fiil Kecamatan Wai Betung Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat”.
    Bioma.
    23
    (1): 77.





  3. ^


    Kuat, V. C., dkk. (2018). “Variabilitas Varietas Kupu-kupu Familia Nymphalidae dan Pieridae di Kawasan Cirengganis dan Padang rumput Cikamal Agunan Kalimantang Pananjung Pangandaran”.
    Jurnal Agrikultura.
    29
    (1): 2. ISSN 0853-2885.




  4. ^


    a




    b




    Nikmah, M., Hanafiah, Z., dan Yustian, I. (2021). “Keanekaragaman Kupu-kupu (Lepidoptera: Rhopalocera) di Desa Pulau Panas Kecamatan Semenanjung Digdaya Pumi, Lahat, Sumatera Kidul”.
    Sainmatika: Buletin Ilmiah Matematika dan Hobatan Deklarasi Kalimantang.
    18
    (1): 77. doi:10.31851/sainmatika.v18i1.5615. ISSN 1829-586X.





  5. ^


    Suwarno, Putra, M. T., dan Irvianty (2016). Jumilawaty, E., dkk., ed. “The Composition and Biodiversity of Butterflies (Lepidoptera: Rhopalocera) at Some Habitats in Leupung Aceh Besar”
    (PDF).
    Prosiding Seminar Nasional Biologi: Implementasi Penekanan Hayati dan Pengembangannya di Era Umum Ekonomi Asean (MEA). USU Press: 181. ISBN 979-458-904-7.





  6. ^


    Sabran, M., dkk. (2021). “Varietas dan Kekekrabatan Kupu-Kupu (Lepidoptera) di Taman Hutan Raya Sulawesi Tengah”.
    Biotropika: Journal of Tropical Biology.
    9
    (1): 47.





  7. ^

    Ilhamdi, Idrus dan Santoso 2022, hlm. 38.

  8. ^


    Andrianto, M., dan Ginoga, L. N. (2020).
    Keberagaman-Jenis Rama-rama di Desa Bulu Mario Tapanuli Selatan
    (PDF). Sekretariat Gerombolan Kerja Pengelolaan Lansekap Batang Toru. hlm. 74.





  9. ^


    Aripin, I., dkk. (2021). “Monitoring Biodiiversitas Kupu-kupu di perkebunan Jeruk Limau (Citrus amblycarpa) Berbasis Citizen Science”.
    Seminar Kebangsaan Ilmu hayat (SEMABIO) 6. Ardi Djati Conference Series.
    6: 115. ISSN 2774-6585.





  10. ^


    Ruslan, Hasni (2015). Wibowo, C., dan Neldy, M. R., ed.
    Keanekaragaman Kupu-kupu
    (PDF). Jakarta: LPU – UNAS. hlm. 17. ISBN 978-602-0819-02-0.





  11. ^


    Wardhani, H. A. K., dan Muis, A. (2017). “Keragaman Kupu-kupu di Ujana Wisata lingkungan Baning Sintang”.
    Edumedia.
    1
    (1): 28. ISSN 2580-5703.





  12. ^


    Rohman, F., Efendi, M. A., dan Andrini, L. R. (2019).
    Bioekologi Kupu-kupu
    (PDF). Malang: Universitas Kewedanan Malang. hlm. 1. ISBN 978-602-470-160-4.





  13. ^


    Hamid, A., dan Maulana, F. (2021). “Keragaman Rama-rama di Desa Ujung Batu Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut”.
    Jurnal Pendidikan Hayati.
    7
    (4): 218. ISSN 2443-3608.




  14. ^


    a




    b




    c




    Sa’diyah, K., dan Sulistiyowati, Cakrawala. I. (2016). “Kodifikasi Kupu–kupu (Lepidoptera diurnal) di Daerah Wisata Air terjun Irenggolo Kabupaten Kediri”
    (PDF).
    Prosiding Semnas Hayati IV Universitas Nusantara PGRI Kediri: 69.




  15. ^


    a




    b




    Kurniawan, B., dan Cahayu, S. A. (2020). Wiwit, Kurniawan, ed.
    Diversitas Kupu-kupu di Ujana Bunga Merangin Garden. Banyumas: CV. Pena Persada. hlm. 1. ISBN 978-623-6837-63-4.





  16. ^


    Panjaitan, R., dkk. (2021).
    The Butterflies of Jambi (Sumatra, Indonesia): An EFForTS Field Guide. Jakarta: LIPI Press. hlm. 2. ISBN 978-602-496-269-2.





  17. ^


    Setiawan, D., dkk. (2021). “Kemajemukan Kupu-kupu (Lepidoptera: Rhopalocera) di Taman Patih Galung Kecamatan Prabumulih Kota Prabumulih”.
    SRIBIOS:SRIWIJAYA BIOSCIENTIA.
    2
    (1): 16. ISSN 2722-0680.





  18. ^


    Sulistyani, Tepi langit. H., Rahayuningsih, M., dan Partaya (2014). “Variabilitas Macam Kupu-Kupu (Lepidoptera: RHopalocera) di Suaka alam Kecubung Kabupaten Kunarpa”.
    Unnes Journal of Life Science. Universitas Negeri Semarang.
    3
    (1): 10. ISSN 2252-6277.





  19. ^


    Rahmawati, F., dan Prakoso, B. (2021). “Data Diversifikasi-spesies Rama-rama Di Lingkungan Perumahan Bukit Kalibagor”.
    Jurnal Kridataman Sains dan Teknologi. Institut Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen.
    3
    (2): 137. ISSN 2685-6921.





  20. ^


    Rinanda, A., Diba, F., dan Wahdina (2016). “Studi Keanekaragaman Variasi Kupu-kupu di DAS Mendalam Taman nasional Betung Kerihun Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat”.
    Kronik Pangan Lestari.
    4
    (4): 444.





  21. ^


    Mogan, Y., Koneri, R., dan Baideng, E. L. (2018). “Keanekaragaman Kupu-kupu (Lepidoptera) di Kampus Universitas Sam Ratulangi, Manado”.
    Jurnal Bioslogos.
    8
    (2): 63.





  22. ^

    Harlina, dkk. 2022, hlm. 150.

  23. ^

    Harlina, dkk. 2022, hlm. 151.

  24. ^


    Mas’ud, A., dkk. (2019). “Jenis Kupu-Kupu Peziarah Bunga Mussaenda dan Asoka di Provinsi Taman nasional Gunung Sibela Pulau Bacan”
    (PDF).
    Koran Ilmu hayat Tropis.
    19
    (2): 190. doi:10.29303/jbt.v19i2.1108.





  25. ^


    Baskoro, K., Kamaludin, Kaki langit., dan Irawan, F. (2018).
    Lepidotera Semarang Raya: Atlas Biodiversitas Kupu-Kupu di Kawasan Semarang
    (PDF). Semarang: Departemen Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro. hlm. 6. ISBN 978‐602‐14808‐3‐0.




  26. ^


    a




    b



    Ilhamdi, Idrus dan Santoso 2022, hlm. 24.
  27. ^


    a




    b




    c



    Harmonis 2022, hlm. 13.
  28. ^


    a




    b



    Harmonis 2022, hlm. 12.

  29. ^


    Setiawan, R., Wimbaningrum, R., dan Fatimah, S. (2018). “Keanekaragaman Jenis Rama-rama (Lepidoptera:Rhopalocera) di Zona Rehabilitasi Blok Curah Malang Resort Wonoasri Taman Nasional Meru Betiri”
    (PDF).
    Natural Science : Journal of Science and Technology. Fakultas Matematika dan Guna-guna Pengetahuan Tunggul Universitas Tadulako.
    7
    (2): 253. ISSN 2541-1969.





  30. ^

    Harmonis 2022, hlm. 12-13.

  31. ^


    Rachman, M. F., dkk. (2021). “Identifikasi Keberagaman Kupu-Kupu (Lepidoptera) di Taman Mini Indonesia Indah, DKI Jakarta”.
    Prosiding SEMNAS BIO 2022 Universitas Negeri Padang: 1060. ISSN 2809-8447.




Daftar pustaka

[sunting
|
sunting sumber]

  • Harlina, dkk. (2016). “Peranan Vegetasi Terhadap Kehadiran Rama-rama Graphium androcles Boisduval (Lepidoptera papilionidae) di Kawasan Taman Wisata Alam Nanggala III Kota Palopo”
    (PDF).
    Prosiding Seminar Nasional Ilmu hayat 2022. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Duaja Jamiah Hasanuddin: 150–158.



  • Harmonis (2021).
    Kupu-kupu Papilionidae Kalimantan Timur: Biologi, Ilmu lingkungan dan Preferensi Habitat
    (PDF). Samarinda: Mulawarman University Press. ISBN 978-623-7480-90-7.



  • Ilhamdi, M. L., Idrus, A. A., dan Santoso, D. (2020). Hadiprayitno, Gito, ed.
    Rama-rama Taman Ekoturisme Suranadi
    (PDF). Lombok Barat: Arga Puji Press. ISBN 978-602-6800-72-5.





Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Kupu-kupu_di_Indonesia

Posted by: gamadelic.com