Jenderal Yang Selamat Dari Kebiadaban G30s Pki

Monumen Kesaktian Pancasila (Foto: Yudhistira AS/kumparan)


Gorong-gorong Buaya menjadi lokasi saksi historis berbunga tragedi


G30S/PKI


yang menzinahi tujuh sasaran. G30S/PKI yakni situasi kudeta yang terjadi puas 30 September malam hingga 1 Oktober 1965.


Kerumahtanggaan peristiwa tersebut, terletak sapta korban yang dibunuh dan dibuang ke internal sumur berdiameter 75 cm dengan kedalaman 12 meter. Mereka adalah enam jenderal dan satu perwira permulaan TNI AD.

Soeharto Halau Pasukan PKI di Jakarta. Foto: Wikipedia


Tujuh sasaran tersebut kini dikenal dengan sebutan pahlawan revolusi. Berikut daftar korban G30S/

PKI


yang dibuang ke Lubang Buaya katak.



Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani


Ahmad Yani yakni Panglima Laskar Darat ke-6 di tadbir Kepala negara Soekarno. Sira lahir sreg 19 Juni 1922 dan menempuh pendidikan di Amerika Serikat.


Dirangkum bermula beraneka ragam sumber, Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani mempunyai kemampuan operasi rangkaian nan dipraktikkan dalam menumpas Permesta di Sumatra Barat pada 17 Agustus. Ia wafat di usia 43 tahun dan dibunuh di rumahnya sreg 1 Oktober 1965.



Mayor Jenderal Raden Soeprapto


Pria kelahiran 20 Juni 1920 ini sempat berhasil meredam pemberontakan


PKI


di berbagai wilayah. Lega masa pemerintahan Jepang di Indonesia, ia gayutan menjadi terpidana dan berhasil kabur. Pada rontok yang sederajat seperti Ahmad Yani, ia diculik dan dibunuh serta dimasukkan ke kerumahtanggaan Lubang Buaya.



Mayor Jenderal Siswondo Parman


Pahlawan revolusi yang dikenal dengan sebutan S. Parman ini menjabat sebagai Ajudan I Menteri/Panglima Barisan Darat (Membubuhi cap/Pangad) dengan tinggi mayor jenderal. Awalnya, ia dijemput di rumahnya maka itu pasukan Tjakrabirawa (Istana Garda), kemudian dimasukkan ke intern truk, terlampau jenazahnya di buang ke Lubang Bicokok.



Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono


Pria yang dempang dengan teguran MT Haryono ini lahir di Surabaya pada 20 Januari 1924. Ia diangkat Presiden Soekarno seumpama Deputi III Menteril Panglima Laskar Darat setelah kembali ke Tanah tumpah plong 1964. MT Haryono diketahui berusaha kabur, doang sira tertembak di bagian tubuhnya dan dibuang ke Lubang Bicokok.



Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan


DI Panjaitan mempunyai jabatan Pejabat Operasi di Medan, lalu ditugaskan sebagai Deputi I KASAD dengan tinggi Kolonel. Pria yang mengesir musik klasik ini dijemput angkatan PKI dan ditembak hening serta jenazahnya di buang ke Lubang Buaya bersama korban lainnya.



Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo


Jenderal Sutoyo Siswodiharjo mendapatkan tugas menjadi Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Legiun Darat (Irkeh/Ojen AD). Jabatan itu anda dapatkan berkat pengetahuan dan pengalamannya nan luas di parasan hukum. Sutoyo Siswodiharjo sediakala mendapatkan panggilan yang mengatasnamakan Presiden Soekarno. Belaka ternyata, ia sampai-sampai dibawa ke markas PKI dan ditembak.



Lettu Pierre Andreas Tendean


Pahlawan yang dikenal dengan sebutan Pierre Tendean ini merupakan anggota TNI Bala Darat bertingkat Mualim. Anda lahir di Jakarta pada 21 Februari 1939 dan menjabat sebagai ajudan Menko Hankam Jenderal AH Nasution.


Tendean yakni korban salah sasaran dari PKI. Rencananya, gerombolan tersebut ingin mengincar Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution, belaka ia berhasil lolos dari penculikan.

Source: https://kumparan.com/berita-hari-ini/daftar-7-korban-g30s-pki-yang-dibuang-ke-lubang-buaya-1u8Qa0zUnwO