Jelaskan Apa Yang Dimaksud Globalisasi

Sobat pintar, siuman
nggak
sih, kalau dunia ini makin sempit? Cak hendak kemana aja bisa internal hitungan menit, dengan sosial media aja kita dapat tau
lho
semua informasi baik di intern maupun di asing negeri dengan cepat. Jadi
nggak
perlu repot-repot keluar bikin cari pengumuman deh.

Sejak munculnya hawar covid 19, semuanya serba
online
mulai berasal sekolah, lektur, setakat kerja pun dilaksanakan di rumah. Kendatipun begitu, dengan sambung tangan teknologi semuanya bisa terpecahkan dengan baik. Usil bukan? Di kondominium aja udah bisa banyak ilmu dan aliansi.

Setimbang halnya dengan transportasi, perkembangan teknologi mendorong manusia membentuk pintasan seperti ojek online. Saat ini masyarakat Indonesia, khususnya di kota-metropolis dengan tingkat mobilitas nan tinggi, akan sangat tertunjang dengan adanya aplikasi layanan ojek online ini.

Semua peristiwa tersebut disebut dengan globalisasi, Sobat. Oke mari kita selidik makin lanjut, Apa itu globalisasi?

Pengertian Globalisasi



Photo by Mikhail Nilov on Pexels

Globalisasi adalah tersebar luasnya pengaruh ilmu pengetahuan dan tamadun nan cak semau di setiap penjuru marcapada ke penjuru dunia yang lain sehingga tidak jelas sekali lagi perenggan-batas nan jelas dari suatu negara.

Menurut Selo Soemardjan “globalisasi yaitu terbentuknya sebuah komunikasi dan organisasi di antara masyarakat satu dengan yang lainnya yang berbeda di seluruh dunia yang punya harapan untuk mengajuk pendirian-kaidah yunior nan ekuivalen”. Hubungan tersebut disebabkan makanya penemuan bau kencur seperti alat elektronik dan internet.

Anthony Giddens mengemukakan bahwa “semua hal nan terjadi yakni hubungan sosial akhirnya menjadi intens antar pemukim di dunia ini dan menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya nan menghasilkan dampak timbal mengsol antara satu wilayah dengan wilayah yang lainnya sehingga berkembang luas sampai aspek-aspek kehidupan antara keduanya”

Jadi, dapat disimpulkan bahwa globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Adanya kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan Internet, merupakan faktor utama n domestik globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya.

Gimana Sobat sudah lalu paham? Menurut kalian bagaimana mengenali ciri-ciri dari globalisasi?

Karakteristik Globalisasi



Photo by elearningindustry.com

Globalisasi mempunyai karakteristik nan bisa kita amati secara langsung. Berikut karakteristik globalisasi:

1. Adanya Perbedaan Memaknai Ruang dan Waktu

Kesejagatan membuat batas pangsa dan waktu menjadi hilang, karena komunikasi dan takrif bisa dilakukan dengan mudah dan cepat tanpa batasan jarak dan waktu.

2. Perekonomian Antar Negara Saling Gelimbir

Ekonomi negara-negara ganti bergantung satu sederajat tak karena rata-rata produksi komoditas tertentu dilakukan di negara lain dengan biaya produksi yang kian rendah.

3. Pertukaran Makrifat Menjadi Lebih Cepat

Ciri utama kesejagatan merupakan adanya kemudahan akses deklarasi yang dapat didapatkan dengan cepat dan mudah.

4. Timbulnya Problem Bersama Secara Global

Globalisasi akan mengedepankan timbulnya ki kesulitan bersama yang jdi isu menyeluruh, misalnya seperti isu pemanasan global, isu kerusakan lingkungan maupun isu monopoli sumber trik tertentu.

5. Terjadinya Pertukaran Budaya

Globalisasi akan menjorokkan terjadinya pertukaran budaya, dimana interaksi antar kultur antar negara menjadi bertambah demap terjadi.

6. Proses Komunikasi Menjadi Lebih Mudah

Komunikasi di era globalisasi dapat dilakukan dengan cepat, tanpa batasan urat kayu dan waktu, dan bisa dilakukan dengan sekejap lewat perkakas ponsel dan internet.

7. Kejujuran di Segala apa Aspek

Karakteristik globalisasi lebih jauh adalah adanya keterbukaan di segala aspek, sebagaimana politik, sosial budaya, dan ekonomi.

aplikasi bahas soal gratis

Dengan mengetahui karakteristik di atas, asa-taksir gimana sih contohnya di berbagai bidang? Yuk kita bahas, Sobat!

Contoh Globalisasi di Berbagai Bidang



Photo by Anna Shvets on Pexels

1. Contoh Globalisasi Sosial dan Budaya

– Kebudayaan asing lebih mudah masuk dan diterima di dalam area
– Penggunaan bahasa Inggris ibarat bahasa internasional menjadi penting
– Pergeseran gaya hidup umum menjadi bertambah maju dan modern
– Masyarakat lebih memilih bekerja di sektor industri dibanding agraris
– Tren mode dan busana sejagat menjadi makin diminati
– Pertambahan atau kebangkrutan norma-norma sosial di masyarakat

2. Contoh Globalisasi Ekonomi

– Membeli barang dengan menggunakan karcis kredit atau rekening bank
– Berbuat jual beli secara daring melampaui e-commerce.
– Membayar komoditas nan dibeli dengan petisi dompet digital,
– Kegiatan ekspor dan impor dari satu negara ke negara bukan menjadi kian mudah,
– Adanya kerja sama di rataan ekonomi oleh negara-negara manjapada,
– Adanya kebijakan perdagangan independen nan memudahkan transaksi internasional
– Dagangan-komoditas luar negeri banyak nan masuk ke pasar dalam kawasan.

3. Contoh Globalisasi Politik

– Memperluas dan meningkatkan ikatan dan kolaborasi internasional,
– Partisipasi aktif n domestik politik alam semesta cak bagi sampai ke perdamaian dunia,
– Terbentuknya organisasi internasional.

4. Hipotetis Kesejagatan Pendidikan

– Pertukaran petatar
– akomodasi mengakses internet bagi menyenggol kegiatan belajar
– Belajar dan mengajar berbasis teknologi

Globalisasi puas satah-bidang di atas adalah globalisasi yang berulangulang kita temui, Sobat. Globalisasi di bidang malar-malar yang pelalah kalian temui? Kira-tebak berdampak
nggak
sih bagi kehidupan?

Dampak Globalisasi

Photo by elearningindustry.com

Globalisasi mempengaruhi sektor-sektor dalam kehidupan seperti pada bidang ketatanegaraan, sosial, ekonomi, budaya, dan sektor lainnya. Pastinya kesejagatan akan memberikan dampak pada umur kita. Dampak Globalisasi bisa positif maupun subversif, oke silakan kita bahas lebih jauh!

Dampak Positif globalisasi

1. Perubahan Tata Ponten dan Sikap

Globalisasi menyebabkan terjadinya perubahan pengelolaan nilai sosial budaya seperti mana pendirian hidup, pola pikir, maupun ilmu pengetahuan, dan teknologi berpokok bangsa lain yang telah bertamadun. Misalnya meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, kepatuhan, n kepunyaan jiwa kemandirian, rasional, suceng, dan lain sebagainya.

2. Berkembangnya Guna-guna Pengetahuan dan Teknologi

Berkembangnya ilmu pengetahuan dapat ditandai dengan hidup sosial ekonomi yang kian berharta, efektif, dan efisien. Selain itu juga suka-suka kemajuan di parasan teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi, melincirkan hidup cucu adam, misalnya mobilitas jenjang, karena jarak tempuh internal bepergian bermula suatu tempat ke bekas enggak menjadi kian cepat, mudah memperoleh informasi dan mantra pengetahuan.

3. Kehidupan Menjadi Lebih Baik

Semangat boleh menjadi kian baik dengan kesejagatan. Peristiwa ini ditandai dengan meningkatnya turisme dan pariwisata menjadi berkembang.
Selain itu, globalisasi juga kondusif memperluas pasar produk dalam negeri. Hal ini yaitu pertanda faktual karena produksi dalam distrik dapat bersaing di pasar antarbangsa. Pada alhasil kehidupan menjadi lebih baik dan pembangunan negara menjadi meningkat.

Dampak subversif globalisasi

1. Lunturnya Nilai Budaya Kudus

Lunturnya budaya ceria dapat ditandai dengan keadaan-hal berikut:

– Menggerus kredit-ponten budaya tahir seperti lunturnya gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan kekompakan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/ darurat, misalnya sakit,kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang.
– Cara berpakaian nasion barat masuk ke n domestik budaya bangsa.
– Meniru perilaku nan buruk dan kebarat-baratan.
– Membagi salam tergantikan cium pipi kanan dan kiri yang dikenalkan budaya barat.
– Meniru cara berpakaian idola dari luar nan bertentangan dengan tren berpakaian di Indonesia.

2. Perubahan Gaya Hidup

Pergantian mode kehidupan mencengam:

– Individualistis, yaitu mementingkan diri sendiri.
– Utilitarian, ialah melakukan kegiatan nan menguntungkan saja.
– Materialistis, yaitu mengukur suatu sikap dengan materi.
– Hedonism, yaitu sikap bergaya hidup makmur dan porah karena status seseorang di dalam awam diukur berdasarkan kekayaannya.
– Konsumtif, yaitu pola konsumsi yang melebihi batas.
– Sekuler, yaitu menonjolkan sekular dan membenamkan nilai-nilai agama.

3. Terjadi eksploitasi sumber pokok alam yang berdampak lega kerusakan mileu dan polusi limbah industri.

Dengan adanya globalisasi, pastinya banyak industri yang dibangun. Pembangunan pabrik dapat menyebabkan lingkungan menjadi rusak, berbunga mulai alih kepentingan lahan, pemakaian sumber daya alam, hingga pencemaran air dan udara.

Bagaimana, Sobat Pintar? Sudah responsif mengenai globalisasi? dengan memaklumi dampak positif dan destruktif kesejagatan, apa yang agar kalian lakukan sobat? Marilah pelajari materi lengkapnya pada Belajar Berisi.

Sampai jumpa sreg pembahasan deklarasi sosial lainnya, Sobat! Sparing pintar bersama Aku Berilmu!

aplikasi bahas soal geografi

Source: https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/globalisasi-pengertian-karakteristik-contoh-beserta-dampak-positif-dan-negatifnya

Posted by: gamadelic.com