Jarak Tempuh Bumi Ke Bulan

Peneliti NASA menilai kecepatan langkah para astronot dalam misi Apollo saat di bulan tak lepas dari desain baju luar angkasa yang digunakan.
Project Apollo Space Program terdiri semenjak 11 penerbangan antariksa nan dimulai dari Oktober 1968 setakat Desember 1972.(dok. nasa.gov)

Jakarta, CNN Indonesia

Satu langkah kecil seorang manusia, menjadi lonjak samudra bagi kemanusiaan,” itulah kalimat legendaris nan keluar dari mulut Neil Armstrong,


astronot

pertama nan melangkahkan kaki di
bulan
.

Sepanjang ini hanyalah Armstrong dan sejumlah koleganya kerumahtanggaan misi Apollo yang digelar bodi luar angkasa Amerika Serikat (AS), NASA, yang telah menjejakkan suku lakukan melangkah di bulan.

Sedikitnya, 12 manusia atau astronot yang sudah melangkah di rembulan. Dan, mereka semua yang berkujut dalam misi Apollo antara 1969-1972.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terbit rekaman video yang kemudian menjadi fenomenal, terlihat tertentang seorang astronot susah sekali cak bagi melangkah sempurna momen di bulan. Namun, riset terbaru NASA menunjukkan bahwa manusia sebetulnya boleh melangkah kian cepat di bulan.

Seperti dikutip dari
Live Science, detik misi Apollo, astronot terpantul ke daratan dengan kecepatan sekitar 2,2 kilometer per jam setiap kali menjejakkan langkah.

N domestik sebuah riset di NASA pada 2022 silam, kecepatan lambat yang dialami para astronot itu terutama karena pakaian asing angkasa mereka yang normatif dan bertekanan tinggi, serta tidak dirancang dengan mempertimbangkan mobilitas.

Para peneliti NASA saat ini berpandangan, jika para ‘moonwalker’ itu mengenakan pakaian astronot nan lebih singset, mereka kali akan merasa lebih mudah untuk mengalir dan, seumpama risikonya, meningkatkan kecepatan.

Pengkajian NASA yang diterbitkan n domestik
Journal of Experimental Biology

menguji seberapa cepat manusia dapat berjalan dan berlari dengan simulasi gravitasi bulan.

Untuk melakukan ini, tim meminta delapan pesuluh (tiga di antaranya adalah astronot) untuk menggunakan treadmill di atas pesawat DC-9, nan ki melarikan lintasan parabola distingtif di Bumi lakukan mensimulasikan gravitasi di bulan hingga 20 ketika sekaligus.

Hasil eksperimen itu menunjukkan bahwa para peserta kaya berjalan setidaknya hingga 5 kilometer sendirisendiri jam sebelum berlari.

Bila dibandingkan dengan anju para astronot misi Apollo, tentunya persiapan para peserta eksperimen itu dua kali lebih cepat.

Sebagai tulisan, kecepatan rata-rata langkah manusia di bumi maksimalnya merupakan 7,2 kilometer per jam.

Photo prise en juillet 1969, au Kennedy Space Center, de l'astronaute Neil A. Armstrong, commandant de la mission spatiale Apollo XI, s'entraÓnant dans le module lunaire de simulation qui le mËnera sur la lune. Picture of the astronaut Neil A. Armstrong, commander for the Apollo XI Moon-landing mission, practicing in a lunar module simulator, Kennedy Space Centyer, July 1969. (Photo by - / NASA / AFP)Neil Armstrong ketika berada di Kennedy Space Center pada 1969 terlampau. (NASA / AFP)

Semenjak eksperimen tersebut, pemeriksa menyibuk kecepatan yang tinggi dengan gravitasi bulan itu tak pembebasan dari bebasnya lengan peserta eksperimen cak bagi diayunkan saat melangkah.

Kampanye pendulum tersebut dinilai mamp menciptakan gaya ke bawah, yang sebagian mengompensasi kekurangan gravitasi. Oleh karena itu, penyelidik NASA memonten pelecok satu alasan kok astronot Apollo sangat lambat di satah bulan yaitu karena mereka tak dapat mengamalkan ini dengan benar karena pakaian mereka yang tebal.

Menanggapi riset tersbet, penasihat sains buat Badan Antariksa Eropa, Aidan Cowley, memonten bkan sekedar arketipe pakaian saja yang mempengaruhi langkah ‘moonwalker’ di bulan. Ada faktor-faktor lain, termasuk logistik nan hars dibawa seperti minuman, makanan, perabot radio, dan yang minimum utama ialah oksigen.

“Akan jauh lebih banyak konglomerat di sana, bahkan takdirnya kamu produktif n domestik kondisi sat per enam gravitasi,” kata sira.

Selain itu, sambungnya, tipografi bulan serta faktor-faktor asing angkasa lain pun tetap menjadi faktor yang menentukan kecepatan langkah seseorang di satelit bumi tersebut.

Dan, mengutip dari situs NASA, berikut belasan moonwalker yang menjadi satu-satunya orang yang telah melangkah di bulan sejak dekade 1960-1970an silam.

* Neil Armstrong-Apollo 11
* Edwin “Buzz” Aldrin-Apollo 11
* Charles “Pete” Conrad-Apollo 12
* Alan Bean-Apollo 12
* Alan B. Shepard Jr-Apollo 14
* Edgar D. Mitchell-Apollo 14
* David R. Scott-Apollo 15
* James B. Irwin-Apollo 15
* John W. Young-Apollo 16
* Charles M. Duke-Apollo 16
* Eugene Cernan – Apollo 17
* Harrison H. Schmitt-Apollo 17.

(kid)



[Gambas:Video CNN]


Source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210404173939-199-625828/berapa-lama-waktu-yang-dibutuhkan-untuk-melangkah-di-bulan

Posted by: gamadelic.com