Ibu Kota Negara Korea Selatan

Berpangkal Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Daerah Ibu Kota Kebangsaan Seoul


수도권

Seoul-Cityscape-03.jpg
Location of Daerah Ibu Kota Nasional Seoul 수도권
Negara
Korea Selatan


Kota Besar Kota Individual Seoul
Kota MetropolitanIncheon
Suwon
Goyang
Seongnam
Bucheon
Populasi

(1 November 2022)

 • Kota besar

[1]

25.620.000
 • Persentase pecah jumlah penduduk Korea Daksina 49%
SMA = Seoul (10,5 mil.) + Incheon (2,8 mil.) + Gyeonggi (11,3 mil.)
Area Ibu Kota Nasional Seoul
Hangul

수도권

Hanja

首都圈

Alih Leter
Sudogwon
McCune–Reischauer
Sudokwŏn

Daerah Ibu Kota Nasional Seoul
(DINS),
Sudogwon
(Hangul:수도권; Hanja:首都圈; RR:

Sudogwon

; MR:

Sudokwŏn

,

[sʰu.do.ɡwʌ̹n]) atau
Gyeonggi region
(Korean:경기 지방; Hanja:京畿地方;
RR:

Gyeonggi Jibang

;
MR:

Kyŏnggi Jibang

) yaitu area metropolitan Seoul terletak di barat laut Korea Kidul. Disebut sebagai
Sudogwon
(Penyebutan Korea:
[sudok͈wʌn]) dalam bahasa Korea, wilayah ini berisi tiga provinsi administratif yang berlainan; Seoul, Incheon dan Gyeonggi-do .

Distrik Ibu Kota Kewarganegaraan Seoul berpopulasi sekitar 25,6 juta usia (tiap-tiap 2012)
[1]
dan mendapat peringkat laksana daerah metropolitan terbesar kedua di dunia. Daerah ini membuat pusat budaya, komersial, moneter, industri, dan perumahan di Korea Selatan. Kota terbesarnya ialah Seoul, dengan penduduk sekitar 10.490.000 atma, diikuti oleh Incheon, dengan 2,8 juta jiwa.

Geografi dan Iklim

[sunting
|
sunting sumber]

Provinsi Ibu Daerah tingkat Nasional Seoul menempati area persil luas nan relatif menjemukan di selingkung leger Batang air Han. Ampuh beberapa bidang tanah yang paling subur di semenanjung Korea, sungguhpun sekarang relatif terbatas digunakan cak bagi pertanian. Gimpo Plain, salah suatu hamparan nan makin besar di negara itu ialah tingkat persil yang gemuk, meliputi sebagian besar wilayah kota-kota Gimpo dan Bucheon.

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Gambar satelit kewedanan Seoul dan lebih besar

Daerah Ibu Daerah tingkat Nasional Seoul sudah lalu menjadi apartemen bikin sebuah ibu kota Korea selama sekitar 2.000 perian. Lokasi pusat dan lanskap yang relatif kecil-kecil telah memberikan peran daya internal urusan negara.

Daerah Ibu Kota Kewarganegaraan Seoul pertama yang akan dibangun di wilayah ini ialah bahwa mulai sejak Baekje, salah satu Tiga Kekaisaran Korea. Negeri Ibu Kota Nasional Seoul pertama negara dibangun puas 19 SM dan diberi segel Wiryeseong. Hal ini diyakini sudah lalu dibangun di dekat batas antara Seoul dan Kota Gwangju. Namun, Baekje tidak berkecukupan lakukan menahan wilayah ini, dan menyerahkan lembah Sungai Han ke Goguryeo plong abad ke-5. Persil itu kemudian diambil alih oleh Silla pada abad ke-6, di mana titik itu datang bikin memainkan peran terdepan internal kontributif Silla lakukan membangun hubungan dengan Tiongkok.

Setelah jatuhnya Silla, Taejo dari Goryeo mendirikan ibu kota kerajaannya di Kaesong, sekarang sekadar paksina Zona Demiliterisasi. Selama Invasi Mongol ke Korea lega abad ke-12, kursi pemerintah bergeser ke Pulau Ganghwa, hanya selatan ZDK di ii kabupaten metropolis Incheon, di mana serangan pasukan laut Mongol yang ditolak selama sekitar suatu dekade sebelum pangeran secara sukarela menyerahkan diri untuk menghentikan pembantaian Mongol yang dilakukan di semenanjung, privat rangka untuk memikat raja keluar.

Setelah jatuhnya Goryeo di 1394, ibu ii kabupaten bermigrasi ke Seoul (kemudian disebut Hanseong atau Hanyang), tinggal di wilayah yang sepadan. Selama pemerintahan dinasti yunior, sistem luas jalan, gedung administrasi, keraton kerajaan, dan port yang plonco dibangun, dengan cepat meruntun kekayaan pecah seluruh kerajaan. Selama periode Kekaisaran Korea, transportasi umum Hanseong yang ditingkatkan dengan pemasangan trem dan troli ditarik secara manual mirip dengan taksi. Sistem delman mirip dengan nan di Eropa lagi didirikan.

Pasca- aneksasi Jepang-Korea pada waktu 1910, berpalis stempel Hanseong Keijo (Gyeongseong) dan menjawat bagaikan ibu kota kolonial Korea. Setelah pembebasan Korea berpokok Jepang pada hari 1945, keluaran ibu kota kolonial melongok nama menjadi Seoul dan menjadi ibu kota Korea Selatan.

Internal Perang Korea (1950-1953), Kawasan Ibu Kota Nasional menjadi fokus pertempuran sehingga merusak bahwa sebagian berasal Seoul dan daerah sekitarnya diberantas. Seoul secara khas memukul keras, karena bertukar tangan catur kali sepanjang perang.

Selama perdua kedua abad ke-20, Distrik Ibu Daerah tingkat Nasional mulai cepat berkembang andai kekayaan ekonomi Korea Selatan mengalami ekspansi. Populasi diperluas catur kali lipat sejak Perang Korea. Pada tahun 2001, Dermaga Udara Antarbangsa Incheon yang baru mewakili semua penerbangan internasional ke Seoul.

Demografi

[sunting
|
sunting sumber]

Meliputi hanya sekitar 12% dari provinsi negara, Daerah Ibu Kota Nasional Seoul adalah rumah bikin lebih dari 48,2% dari populasi kebangsaan, dan merupakan daerah perkotaan terbesar ketiga di dunia. Persentase ini terus meningkat sejak pertengahan abad ke-20, dan tren ini diperkirakan akan terus berlangsung. Masa ini makin dari sepoteng mulai sejak orang-makhluk nan berpindah berbunga satu negeri ke provinsi lain nan bermigrasi ke kewedanan ibu kota
[2]. Pada tahun 2022, diperkirakan bahwa lebih dari 52% penduduk Korea Selatan akan hidup dalam daerah, maupun 25.520.000 turunan.[3]

Pemerintah

[sunting
|
sunting perigi]

Berbagai lembaga sudah lalu dibentuk lakukan menangani ki aib-masalah antar pemerintah daerah. Proposisi bagi mengkonsolidasikan beberapa alias semua berpokok kota-kota daerah modal ke beberapa kota metropolis sejauh ini belum dilaksanakan.

Pembangunan di kewedanan saat ini diatur oleh Capital Region Readjustment Planning Act (수도권 정비 계획법), mula-mula kali disahkan pada tahun 1982 dan terakhir direvisi pada masa 1996.

Subdivisi

[sunting
|
sunting perigi]

Wilayah Ibu Ii kabupaten Nasional Seoul dibagi di antara kota khusus Seoul, ii kabupaten metropolis Incheon, dan distrik Gyeonggi-do. Seoul mempunyai 25 gu (bangsal pemerintah negeri), Incheon n kepunyaan 8 gu dan 2 daerah, dan Gyeonggi-do memiliki 27 ii kabupaten dan 4 area sebagai subdivisi.

Seoul

[sunting
|
sunting sendang]

Terdapat 25 kawasan di Seoul.

Incheon

[sunting
|
sunting sendang]

Terwalak 8 distrik dan 2 daerah di Incheon.

Gyeonggi-do

[sunting
|
sunting sumur]

{{Main|Daftar kota dan daerah di Gyeonggi} Terdapat 27 kota dan 4 kawasan di Gyeonggi-do. Berikut adalah tujuh ii kabupaten terbesar berisi beberapa distrik administratif, diurutkan berlandaskan ukuran populasi mereka:

Anyang

[sunting
|
sunting sumber]

Terdapat 2 gu di Anyang (안양; 安養).

  • Dongan-gu (동안구; 東安區)
  • Manan-gu (만안구; 萬安區)

Transportasi

[sunting
|
sunting sumber]

Kota-ii kabupaten daerah ibukota erat dihubungkan oleh kronologi dan kereta api. Banyak kempang kereta jago merah di negara, terutama Gyeongbu Line, mengakhiri di wilayah tersebut. Selain itu, kebutuhan bagi sepur komuter yang dilayani oleh Seoul Metropolitan Subway, yang tidak hanya menerobos Seoul dan Incheon, tetapi sekali lagi melintasi sebagian raksasa kota-daerah tingkat terpencil.

Selain itu, kewedanan ini yakni perhubungan lakukan perjalanan dengan awan dan air. Dua bandara terbesar di negara itu, Lapangan terbang Internasional Incheon dan Dermaga Gegana Internasional Gimpo, keduanya terletak di daerah metropolitan. Feri antarbangsa dan lokal berangkat pecah berbagai terminal feri Incheon bilang kali sehari, di samping itu, volume segara barang internasional melangkaui terminal peti kemas dari Incheon (terutama tercabut ke dan dari Tiongkok).

Seoul Gelang-gelang Expressway (Expressway No.100) menghubungkan kota-kota bintang siarah di sekitar Seoul, Ilsan, Toegyewon, Hanam, Pyeongchon, Songnae, Bundang, Pangyo dan Gimpo.

Galeri

[sunting
|
sunting sumur]

Note

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    Sebuah publikasi pemerintah menyatakan bahwa plong copot 1 November 2022, penduduk “Seoul Metropolis Area” berjumlah 23.616 ribu, yang merupakan besaran berbunga kredit yang diberikan cak bagi Gyeonggi-do (11.270 ribu), Seoul (9.708 mili) dan Incheon (2.638 ribu ), termasuk terpinggirkan.
    Source: “Preliminary Results of the 2022 Population and Housing Census” (PDF). Statistics Korea. 21 January 2022. Retrieved 23 July 2022.

  1. ^

    Korea National Statistical Office (2008-07-22). “e나라지표:수도권 인구 집중 현황” (dalam bahasa Korean).



  2. ^

    Ryu Boseon (류보선) (2005-08-23). “수도권 인구 편중현상 계속” (intern bahasa Korean). Korea National Statistical Office (KNSO) News. Diarsipkan berbunga varian asli copot 2007-09-28. Diakses tanggal
    2014-02-02
    .




  3. ^

    Hong, Yong-deok (홍용덕) (2005-06-01). “각종 분산정책 불구하고 수도권은 ‘인구 블랙홀” (intern bahasa Korean). The Hankyoreh.


Lihat kembali

[sunting
|
sunting sumber]

  • Ilmu permukaan bumi Korea Selatan
  • Demografi Korea Daksina
  • Wilayah ibu kota
  • Daftar wilayah metropolis menurut total warga
  • Daftar kewedanan metropolis di Asia
  • Pencatuan administratif Korea Daksina
  • Penunjuk artikel terkait Korea
  • Seoul Ring Expressway

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumur]

  • Official website of Seoul Metropolitan government
  • Kota besar Air Quality Management Office, in Korean
  • Capital Region Development Institute, in Korean Diarsipkan 2006-05-19 di Wayback Machine.
  • Chosun Ilbo metro news, in Korean Diarsipkan 2022-10-12 di Wayback Machine.
  • [4] Diarsipkan 2006-03-26 di Wayback Machine.



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Ibu_Kota_Nasional_Seoul

Posted by: gamadelic.com