Hukum Mengecat Rambut Bagi Wanita

Kendati tampak lebih muda banyak orang mengecat rambutnya untuk menentramkan rambut putih. Adv amat bagaimana hukum mencelup rambut dalam islam ? Hal ini rajin bintang sartan perdebatan karena di satu sisi kita bukan berwenang mengubah ciptaan alias kehendak Almalik yang ada di diri kita, namun di jihat lain tampil rapih dan bersih adalah riuk satu tuntunan sunah. Lalu apakah mengecat atau mengecat rambut itu dibolehkan ?

hukum mewarnai rambut

Syariat Mencelup (Mengecat) Rambut dalam Islam

Hukum mengecat rambut kerumahtanggaan islam diperbolehkan. Keadaan ini khususnya untuk memecahkan penyakit rambut putih yang mengganggu kinerja. Ditambah pula, sebagai umat islam kita diperintahkan bagi selalu berbeda pendapat dengan ahli kitab lain (Ibrani dan Nasrani). Sesuai hadits Nabi Muhammad nan diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berikut ini:

إِنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى لَا يَصْبُغُونَ فَخَالِفُوهُمْ

Sesungguhnya orang-makhluk Ibrani dan Nasrani tak menyemir uban mereka, maka selisilah mereka. (HR. Bukhari dan Mukmin)

Dari hadits di atas, bisa disimpulkan secara jelas bahwa hukum mengecat surai dalam islam ialah diperbolehkan. Dan sebagai umat islam, justru kita dianjurkan lakukan mewarnai rambut ketika ada uban. Tentang uban lain syarat mutlak seseorang bagi menyemir rambutnya. Anak remaja nan belum beruban juga dibolehkan bakal mewarnai bulu mereka. Ini sesuai dengan fatwa Fatwa Lajnah 5/168.

Syarat Mencelup Bulu Sesuai Hukum Islam

Terserah ketentuan atau syarat utama dalam mewarnai rambut, merupakan kita dibolehkan mewarnai bulu dengan warna apa saja kecuali hitam. Ketentuan ini berasal dari salah suatu hukum hukum selam. Hal ini sudah ditegaskan oleh hadits Utusan tuhan Shalallahu ‘Alaihi Wassallam:

يَكُونُ قَوْمٌ يَخْضِبُونَ فِى آخِرِ الزَّمَانِ بِالسَّوَادِ كَحَوَاصِلِ الْحَمَامِ لاَ يَرِيحُونَ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ

Akan ada sekelompok suku bangsa di akhir zaman, yang mereka menyemir rambutnya dengan warna hitam. Seperti bulu ki gua garba merpati. Mereka tidak mendapatkan bau taman firdaus. (HR. Abu Daud, No. 4214)

Selain itu hadits riwayat Padri Mukmin terbit Jabir Bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu sira berujar bahwa Utusan tuhan pernah berkata:

غَيِّرُوا هَذَا بِشَيْءٍ وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ

Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tapi hindarilah corak hitam. (HR. Mukminat)

Kenapa kita tak boleh mewarnai surai dengan warna hitam ?

Pantangan Mengecat Bulu dengan Dandan Hitam

Kenapa kita dilarang mewarnai rambut dengan warna hitam tapi boleh dengan warna lain ? Alasannya karena jika mewarnai bulu dengan warna hitam akan terjadi penyemuan ataupun penipuan turunan yang sudah tidak muda kaprikornus terlihat muda. Singkatnya, warna hitam akan mengelabui individu lain nan menyengaja kita tetap tertumbuk pandangan awet cukup umur, padahal rambut sudah banyak beruban.

hukum mewarnai rambut dalam islam

Kalau kita memakai cat surai hitam bisa jadi orang lain menduga surai kita masih hitam seluruhnya. Hal inilah yang tak diperbolehkan karena sama saja menyilap manusia lain. Berbeda halnya dengan orang yang mewarnai rambut dengan warna biru, bagaimanapun pun pasti insan mengetahui bahwa itu bukan warna rambut aslinya.

Ragam yang sepele lebih-lebih bisa tercatat dosa segara. Menyemir rambut dengan warna hitam sama belaka menyilap bani adam lain. Bagi pelakunya bisa terancam dosa besar dan tidak bisa menyampuk wangi keindraan. Maka bersumber itu berhati-hatilah menggunakan cat bulu.

Anjuran Nabi Muhammad Mengenai Pewarna Surai

Cak semau dua mangsa alami nan minimal baik digunakan untuk mewarnai surai yaitu pacar (hinna’) dan tabo (katm). Peristiwa ini sesuai dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ أَحْسَنَ مَا غَيَّرْتُمْ بِهِ الشَّيْبَ الْحِنَّاءُ وَالْكَتَمُ

Sebenarnya objek yang terbaik nan kalian gunakan untuk menyemir uban merupakan hinna’ (pacar) dan katm (inai). (HR. Abu Daud)

Belaka jika tidak bisa menemukan kedua bahan tersebut, kamu dapat cari alamat enggak sebagaimana al wars (skor nan bisa menghasilkan warna sirah kekuningan) alias zafaron. Tapi seandainya masih susah menemukan korban tersebut, kamu boleh pakai pewarna kimia lainnya di pasaran dengan gubahan terbuat dari alamat yang halal.

Deduksi

Tidak teradat ragu lagi jika dia kepingin ubah penampilan dengan mengecat bulu. Karena hukum mencelup rambut dalam islam adalah boleh. Asalkan, kamu lain mengecat rambut dengan warna hitam karena termasuk dosa besar. Selain itu, bagi anak muda alias istri gelap yang ingin tampil cantik di depan junjungan bisa mendandani dirinya dengan menafsirkan warna rambut. Ini karena untuk mewarnai rambut tidak perlu menunggu punya rambut putih silam.

Source: https://islamkita.co/hukum-mewarnai-rambut/

Posted by: gamadelic.com