Hasil Samping Tanaman Buah Yang Dapat Dimanfaatkan

Allah menciptakan insan dengan kesempurnaan jasmani dan Rohani sehingga bisa spirit dengan kemampuan berfikir. Serta Allah Lagi melengkapi kebutuhan roh anak adam dengan memasrahkan Pangan Biji pelir-buahan yang kaya kebaikan. Bulan-bulanan pangan biji pelir-buahan yang hasil sampingnya dapat diolah menjadi barang pangan yang dapat dimanfaatkan umpama penunjang ekonomi kita.

Dengan memanfaatkan hasil samping buah kita memperoleh beberapa manfaat adalah: Buah, kulitnya, bijinya dan hasil samping tak nan berguna bikin kesehatan raga kita.

Pengertian hasil samping buah: Bahan samping yang dihasilkan tanaman buah selain dari pada buah yang merupakan bahan jenggala utama.

Hasil samping bersumber buah dapat dimanfaatkan perumpamaan olahan pangan nan bisa dikonsumsi oleh sosok dan ada juga yang dikonsumsi oleh hewan.

Sebagai contoh Apabila kita amati tumbuhan pisang siapa kita berpikir sahaja buahnya saja yang bisa kita makan.

Dengan berkembangnya hobatan deklarasi dan teknologi, diketahui bahwa semua putaran tanaman pisang dapat dimanfaatkan.

Bagian yang dapat dimanfaatkan dari tanaman mauz yaitu buah, kulit pisang, daun, akar tunjang, layon, dan jantung pisang.

Rata-rata, orang akan memakan jantung pisang dan cacat memanfaatkan fragmen lain dari pisang tersebut. Sebagai contoh nan boleh dijadikan olahan makanan hasil samping terbit pohon pisang adalah : jantung Pisang bisa dijadikan target tambahan sayur dan sekali lagi dapat dibuat diolah menjadi dendeng yang dapat dikonsumsi oleh vegetarian.

Padahal daun pisang umumnya sekadar dipergunakan bak pembungkus makanan

Contoh keefektifan Patera mauz .

makanan nan menggunakan Patera bak pembungkusnya

Sama dengan biji kemaluan-buahan lain nya seperti : Kulit dari Buah melinjo, Alat peraba Memanjatkan perkara, kulit sitrus sankis, kulit buah manggis dan tak-lain .

Dibawah ini kami akan menyajikan pelecok suatu olahan pangan berpangkal kulit buah sankis

Manisan Kulit Jeruk

Alamat :

• 3 buah jeruk Sunkist, ambil kulit nya

• 1500 ml air

• 400 g gula putih.

Brosur:

• 200 g gula pasir.

Cara Membuat Manisan Kulit Jeruk:

1.Iris kulit jeruk sunkist setebal 0,5 cm.

2.Rebus potongan kulit jeruk dengan 1liter air hingga setengah layu. Angkat, saring.

3.Rebus kembali potongan kulit jeruk dengan sisa air dan gula pasir hingga kulit jeruk lunak, dan setrup menyurut kurang bertambah 45 menit. Angkat, saring.

4.Balurkan racikan kulit sitrus dengan sukrosa pasir, letakkan di atas loyang, diamkan kerumahtanggaan temperatur urat kayu hingga kering, alias semalaman.

5.Simpan ampas gula dan manisan kulit jeruk dalam wadah kedap udara.

Seyogiannya Berjasa .

Tanaman pisang

Bab
Perebusan Target

PANGAN HASIL SAMPING

BUAH MENJADI Komoditas

VI Hutan

  (Sumber: Arsip Kemdikbud)
Gambar 6.1


Bahan hutan buah-buahan
Tugas 1
Curah Pendapat !

Gambar 6.1 menunjukan rang buah-buahan segak yang ada di

  Indonesia. Menurutmu bagian mana dari buah nan dikatakan hasil samping? Apakah kamu pernah memanfaatkan hasil samping bersumber buah segar tersebut? Seandainya perkariban, dimanfaatkan ibarat segala hasil samping buah sehat tersebut. Bagaimana perasaanmu terhadap belas kasih Allah pada umat manusia berupa tanaman biji kemaluan-buahan nan bakir manfaat? Sampaikan pendapat dan ungkapan perasaanmu dalam penataran.

202

Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  Ia telah mempelajari pengolahan bahan hutan buah segar sebagai olahan berbagai minuman dan ki gua garba yang lalu menggugah selera. Apakah beliau sudah lalu memahaminya dengan baik? Setiap mungkin kamu membuat olahan bahan pangan buah-buahan, tentunya ada hasil samping yang dihasilkan. Hasil samping tersebut ada yang berupa limbah yang tetapi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos, ada yang berupa bahan radiks kerajinan dan cak semau pula yang masih dapat dimanfaatkan sebagai produk rimba. Kegiatan mengolah hasil samping minyak kegiatan mendaur ulang (reuse), yaitu menggunakan kembali bahan yang mudahmudahan telah dibuang, dan recycle, merupakan mematangkan kembali mudah-mudahan menjadi bahan berguna. Jika hasil Dengan mendaur ulang, misal anak adam sosial, sira sudah lalu mengamalkan kegiatan peduli mileu. Maka dari itu karna itu, mulailah dari diri sendiri untuk perbuatan baik tersebut.

  Allah menciptakan manusia dengan kesempurnaan jasmani dan rohani sehingga bisa roh dengan menggunakan kemampuan berpikirnya dan berkarya dengan kecukupan jasmani. Yang mahakuasa melengkapi kebutuhan usia manusia dengan mengasihkan hutan biji pelir-buahan yang berkecukupan fungsi. Bukan main kasih nan layak kita syukuri dan kita manfaatkan dalam menjalani spirit ini. Satu sekali lagi contoh kasih Tuhan, manusia mampu berpikir untuk menempa bahan pangan hasil samping buah menjadi suatu komoditas rimba yang berharga bagi kebugaran dan menarung atma ekonomi kita.

  Objek pangan buah yang hasil sampingnya dapat tergarap menjadi produk jenggala, waktu ini sudah banyak orang memanfaatkannya sebagai penunjang ekonomi. Dengan memanfaatkan bahan pangan hasil samping dari buah kita memperoleh beberapa manfaat yaitu buah, kulitnya, bijinya, dan hasil samping lainnya yang berguna lakukan kesegaran tubuh kita. Dengan modal cacat beliau akan memperoleh keuntungan yang banyak. Bersama temanmu, mulailah memanfaatkan hasil samping buah yang ada di lingkunganmu.

A. Konotasi Alamat Pangan Hasil Samping Buah

  Apabila kita amati tanaman mauz mungkin kita nanang semata-mata buahnya saja yang bisa kita makan. Dengan berkembangnya ilmu kabar dan teknologi, diketahui bahwa semua penggalan tumbuhan pisang bisa dimanfaatkan. Bagian nan bisa dimanfaatkan bersumber pohon pisang merupakan biji kemaluan, kulit pisang, daun, akar tunggang, batang, dan jantung pisang. Galibnya, orang akan memakan biji kemaluan mauz dan kurang memanfaatkan penggalan

203
Prakarya
lain berpangkal mauz. Sejak diketahui manfaat bagian lain semenjak tanaman pisang nan memiliki tembolok dan faedah bagi kebugaran tubuh, maka berangkat dimanfaatkan misal objek olahan produk jenggala maka dari itu masyarakat.

  Hasil utama berusul tanaman mauz yaitu biji pelir pisang dikategorikan umpama bahan pangan terdahulu. Temporer itu, indra peraba pisang, daun, akar tunjang, batang, dan jantung pisang dikategorikan ibarat alamat pangan hasil demikian, konotasi dari alamat rimba hasil (Sumber: Dokumen Kemdikbud) samping buah ialah alamat samping yang

Gambar 6.2

Pohon pisang

  dihasilkan berpangkal tanaman buah selain berusul pada biji kemaluan nan adalah bahan pangan penting.

  Hasil samping dari biji pelir dapat dimanfaatkan perumpamaan olahan pangan yang bisa dikonsumsi oleh anak adam dan ada lagi yang dikonsumsi makanya sato. Dalam bab ini hanya akan diuraikan tentang hasil samping buah nan diselesaikan menjadi dagangan alas sehingga dapat dikonsumsi basyar dan signifikan untuk kesegaran badan manusia.

Tugas 2
Diskusi Kelompok
Identifikasi pokok kayu buah yang dapat dimanfaatkan hasil sampingnya.

  Utamakan pokok kayu buah yang merupakan hasil bersumber kewedanan daerah setempat. Apa saja bagian tanaman buah yang dimanfaatkan dan dapat dikerjakan menjadi produk pangan barang apa? Diskusikan bersama temanmu! Ungkapkan perasaanmu dan sampaikan dalam pembelajaran.

(Lihat LK-2)
204
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

Lembar Kerja Tugas 2
Keunggulan kerubungan : ………………………………………………………………..

  Nama anggota : ………………………………………………………………. Inferior : ………………………………………………………………..

4LUNPKLU[PÄRHZP )HOHU 7HUNHU /HZPS :HTWPUN KHYP ;HUHTHU )\HO I\HOHU

Hasil

Nama

Samping

7YVK\R

Pokok kayu Tanaman Olahan

Kandungan Manfaat
Alas
yang Boleh

Buah
+PTHUMHH[RHU

  Ungkapan perasaanmu: …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………

) 2HYHR[LYPZ[PR /HZPS :HTWPUN )\HO

  Karakteristik bersendikan sifat alami dari dinding buah (kulit/hasil samping) sebagai berikut.

1. Berry,
yaitu lapisan kulit luar tipis sedangkan

  salutan paruh dan dalamnya menyatu. Contoh stroberi, anggur, plum, cherry dan jambu angka.

205
Prakarya

2. Hespiridium,
yaitu biji pelir dengan tiga

  lapisan dinding biji kemaluan, dimana saduran kulit asing lebat dan mengandung zat warna, lapisan tengahnya serupa jaringan yang keputih-putihan, serta lapisan dalam banyak mengandung busa mandraguna cairan sari buah di dalamnya dengan biji-nilai yang tersebar. Contohnya sitrus, jeruk lemon, jeruk nipis.

3. Drupa,
memiliki tiga salutan dinding buah,

  akan tampak jelas ketika buah menguning, lapisan perdua merupakan daging buah atau berserabut, dan sepuhan dalam merupakan penaung nan keras untuk bji. Contohnya buah mangga, gandaria dan nyiur.

4. Pome, yaitu lapisan luar tipis, lapisan

  tengah merupakan daging buah dan saduran kerumahtanggaan seperti jeluang nan berfungsi bikin melindungi biji. Contoh variasi ini adalah naik banding, pir, delima.

5. Pepo, yaitu lapisan kulit luar tebal dan

  keras, saduran tengah dan saduran dalam bergabung membentuk daging buah, dan sreg kolom buah pintar biji-bijian dalam jumlah yang samudra. Pepo ialah berry termodifikasi. Contohnya buah melon, semangka, labu kuning. (Perigi: Dokumen Kemdikbud)

Lembaga 6.3

Jambu biji, limau, mangga, apel dan mendikai

206
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

Tugas 3

Menceritakan Camar duka/Pengetahuan

Pernahkah kamu mengonsumsi perut hasil samping biji kemaluan-buahan? Barang apa hasil

samping buah nan kamu konsumsi? Bagaimana tekstur dan rasanya, serta apa tanda

olahan jenggala tersebut Apakah kamu mengonsumsinya sebagai makanan sehari-perian

atau pada saat khusus, seperti seremoni budaya atau acara khusus lainnya? Ceritakan

camar duka dan makrifat kamu dalam pembelajaran.

C. Ki gua garba dan Arti Mangsa Pangan Hasil Samping Biji pelir Hasil samping dari tanaman buah-buahan banyak sekali ragamnya.

  Berikut ini kandungan dan kurnia dari sasaran pangan hasil samping buah-buahan yang telah ditemukan oleh para pakar sains dan kesegaran.

1. Buah pisang

  Dalaman pisang berada di luar batang dan menggantung bersama jantung pisang. Dalaman pisang memiliki guna setara dengan jantung pisang dan mengandung zat kapur, protein, mineral, vitamin dan alat pencernaan serat tinggi yang baik untuk kesehatan. Bunga pisang yang berada sreg jantung pisang mengandung saponin yang berfungsi menaruh kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah tumor ganas. Jantung mauz mengandung Åavonoid dan yodium yang berfungsi antiradikal bebas, antikanker dan antipenuaan, serta mencegah ki aib gondok.

  Jantung pisang nan sedap dikonsumsi yaitu buah pisang kepok, pisang batu, mauz siam, atau pisang kluthuk. Jangan gunakan jantung pisang pohon pisang ambon karena mengandung banyak tannin sehingga rasanya pahit.


2\SP[ 1LY\R

  Suka-suka banyak basyar demen buah sitrus karena rasanya nan afiat dan manis-manis asam. Biji kemaluan jeruk banyak mengandung vitamin C dan kaya antioksidan yang dapat mengembari ekstrem bebas yang tidak baik untuk kesegaran awak dan kulit. Saja, lazimnya kulit jeruk selalu dibuang. Para

207
Pekerjaan tangan
ahli kesehatan mengekspos bahwa jangat jeruk memiliki peranakan Åavonoid dan juga 170 macam phytonutriens berbeda yang baik bakal kesehatan kulit dan sistem imun raga. Kulit jeruk bagian intern mempunyai tekstur renik dan rasa netral, serta memiliki kandungan baja hierarki. Serat indra peraba jeruk dapat membantu melincirkan sistem percernaan dan dapat takhlik rasa kenyang privat periode lama.

3. Kulit Menggusta

  Hasil samping buah manggis (Garcinia

  mangostana) berada lega dinding biji zakar atau biji zakar menggusta terletak pada kulit buahnya.

  Jangat buah manggis sangat fertil akan kemujaraban dan khasiatnya sudah diakui oleh para pakar kesehatan, sehingga dikenal sebagai ratunya kulit buah. Kulit buah manggis berwarna merah maroon keunguan, pahit, kelat dan anyir, mengandung air, mak-nyus, zat putih telur dan karbohidrat, serta terdapat nafkah zat xanthone, alfa mangosteen, beta mangosteen, tanin, antosianin, dan beberapa zal lain nan berisi menjadi obat alami. Olahan wana indra peraba manggis bermanfaat cak bagi mewujudkan sistem keimunan tubuh, anti patogen, bentrok in Åamasi, anti jamur, anti tumor ganas dan lainnya, sehingga berlambak mengobati kelainan jantung, puru ajal, diabetes, dan stroke.

4. Kulit Apel

  Nutrisi yang terkandung privat kulit apel yaitu mineral terjadwal kalsium, kalium, dan fosfor, vitamin A, C, K, antioksidan Åavonoid dan asam fenolat, dan serat yang tataran. Kandungan nutrisi, mineral serta rabuk yang tinggi pada naik banding mampu mengedit pertumbuhan sel dan rukyah, memperkuat sistem kekebalan, melancarkan darah, pencernaan dan pernafasan, memangkalkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik, menyembuhkan gangguan empedu, mencegah stroke dan tumor. Nafkah lain sama dengan mineral, serabut dan antioksidan kaya akan manfaat bakal kebugaran, serta alat pencernaan zat kapur dan fosfor penting bikin pertumbuhan tulang dan gigi yang awet. Maka dari itu karenanya,

208
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I cak semau ungkapan bahwa mengonsumsi suatu apel setiap hari dapat menjauhkan kita dari sinse.

5. Kulit Pisang

  Umumnya alat peraba mauz dibuang sebagai limbah organik maupun digunakan sebagai makanan ternak. Dengan kemajuan teknologi alas, selerang pisang bisa dimanfaatkan sebagai alamat olahan (Sumber: Dokumen Kemdikbud) rimba. Di samping itu, dengan kemajuan

Rangka 6.4

buah pisang, kulit

  pisang mengandung zat vitamin yang tinggi

  jeruk, kulit manggis, kulit naik banding dan indra peraba mauz

  terutama gizi dan mineral sehingga boleh dimanfaatkan sebagai mangsa olahan wana. Berat kulit biji pelir pisang ternyata mencapai 40% dari terik total pisang bugar. Ini artinya kulit pisang punya gizi yang baik. Kandungan kulit pisang memiliki gizi, antara lain peranakan air strata, karbohidrat nan tinggi, protein, kalsium nan jenjang, fosfor, besi, vitamin B, dan vitamin C. Adanya lambung kalsium nan tinggi pada kulit pisang menjadi pelecok satu alasan bagi menciptakan produk pangan terbit kulit pisang. Kalsium terlampau baik untuk osifikasi dan gigi. Kalsium adalah mineral yang paling dibutuhkan di semua jaringan bodi, khususnya tulang. Selain itu, kulit jantung pisang n kepunyaan aktivitas ibarat antioksidan Åavonoid yang tinggi dibandingkan daging buahnya dan bermanfaat untuk mengurangi kerusakan oksidatif sreg penanggung diabetes mellitus. Kemdikbud) (Sendang: Dokumen

Rajah 6.5
Olahan rimba dari target pangan hasil samping biji zakar- buahan

209
Hasta karya

Tugas 4
Perhatikanlah Gambar 6.5!

Kerangka 6.5 yakni beraneka rupa olahan rimba dari hasil samping mangsa

  biji kemaluan-buahan yang ada Indonesia. Perhatikan secara saksama enam gambar olahan wana tersebut di atas. Apa ia memaklumi tanda olahan pangan, sasaran hasil samping buah yang digunakan, dan teknik penggarapan alas yang digunakan? Diskusikan bersama temanmu! Sampaikan dalam pembelajaran.

(Lihat LK-4)
Makao Kerja Tugas 4
Nama kelompok : ………………………………………………………………..

  Nama anggota : ………………………………………………………………. Kelas : ………………………………………………………………..

  Mengobservasi gambar dagangan olahan pangan hasil samping biji pelir-buahan berupa makanan dan minuman menurut logo olahan pangannya, bahan hasil samping buah yang digunakan, dan teknik pengolahan wana yang digunakan.

;LRUPR 7LUNVSHOHU

Stempel Bahan Hasil Samping

Rimba nan

Olahan Alas )\HO `HUN +PN\UHRHU
+PN\UHRHU

  Ungkapan perasaanmu: …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………

210
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  Pohon buah yang diciptakan Tuhan untuk umat bani adam semua n kepunyaan rahim dan maslahat bagi anak adam. Para ahli penelitian kebugaran secara bersambung-sambung mengadakan pengkhususan terhadap pokok kayu biji pelir dengan menggunakan bervariasi teknologi. Setiap waktu semakin kita ketahui alangkah setiap tanaman buah memiliki keistimewaan bagi kesehatan tubuh. Beberapa pokok kayu buah ternyata tidak hanya buahnya doang yang dapat dimanfaatkan, tetapi hasil samping biji zakar seperti jangat buah, biji buah, dan jantung biji zakar dapat bermanfaat cak bagi sosok. Bahan alas hasil samping biji zakar boleh diolah menjadi berbagai spesies pangan olahan nan eco dan

  Jantung pisang bisa diolah menjadi sayur lodeh, acar, burat, gulai, tumis, abon, dan banyak lagi tembolok lainnya. Rasa olahan rimba buah pisang lazimnya gurih dan manis. Indra peraba buah manggis dapat diolah menjadi minuman kerumahtanggaan rangka jus dan pil ekstrak dengan teknologi terbelakang atau berbudaya. Jangat manggis yang dikeringkan dapat diolah menjadi minuman teh. Adapun, dagangan olahan pangan berusul kulit jeruk dapat positif manisan, sebagai mangsa simpatisan masakan dan manisan kalua berpunca indra peraba jeruk besar. Kulit pisang menerobos cara penggarapan yang sederhana boleh tergarap menjadi bahan pangan selai kulit pisang, kerupuk kulit pisang, dan es krim selerang pisang. Proses penggodokan teknologi modern, kulit pisang dapat dijadikan debu dan produk wana lainnya. Hal ini membusut rasa syukur dan kagum lega Sang pencipta Sang Penyusun serta merasakan kasih camar Yang mahakuasa yang caruk menyertai umat bani adam.

  Makanya karena itu, tiba kini sebelum dimakan cucilah buah- buahan setakat bersih. Cobalah untuk mengonsumsi biji pelir yang dapat dimakan secara serempak bersama kulitnya agar semua guna kesehatannya dapat dirasakan.

  • + ;LRUPR 7LUNVSHOHU 7HUNHU

  Akan halnya teknik penggarapan hutan untuk mengolah hasil samping biji pelir-buahan juga menggunakan teknik bawah pengolahan target wana yang sudah diuraikan pada Portal V. Untuk mengingatkan kembali, teknik dasar pengolahan dibedakan menjadi 2, yaitu teknik penggodokan alas merangsang basah (moist heat) dan teknik perebusan pangan panas kersang (dry heat cooking).

211
Prakarya
Teknik pengolahan pangan memberahikan basah (moist heat) memperalat bahan sumber akar enceran kerjakan menggembleng makanannya dengan tidak melebihi suhu didih. Teknik pengolahan pangan panas basah menutupi teknik ki menggarap (boiling), teknis merebus menutup bahan wana (poaching), teknik mematangkan dengan sedikit cairan (braising), teknik menyetup/menggulai (stewing), teknik menguapi (steaming), teknk mendidih (simmering), dan teknik menanak.

  Teknik pengolahan pangan menggiurkan kersang (dry heat cooking) adalah mengolah rimba sonder bantuan target dasar enceran cak bagi mematangkannya. Teknik pengolahan alas panas tandus terdiri menggoreng dengan minyak abnormal (shallow frying), teknik menumis (sauteing), teknik memanggang (baking), dan teknik menyemangati (baking).

  Teknik pengolahan pangan tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan olahan rimba nan akan dibuat. Tidak semua teknik pengolahan akan digunakan cak bagi satu olahan pangan.

Tugas 5
Observasi/Studi Pustaka

  1. Tentukan peranakan atau minuman berbahan hasil samping biji kemaluan individual daerahmu misal bulan-bulanan observasimu.

  2. Teliti sasaran pangan hasil samping buah dan sasaran pendukungnya, serta teknik pengolahan yang digunakan pada makanan atau minuman tersebut.

  3. Amati bagaimana kaidah pengolahan/pembuatan alat pencernaan atau minuman tersebut.

  4. Cari amanat bagaimana meres birit atau sejarah keberadaan minuman tersebut?

  5. Detik melakukan observasi dan konsultasi, sebaiknya kamu berpose ramah, berbicara sopan, berkarya sepadan dan ketabahan dengan tandingan kelompokmu.

  6. Jika tidak boleh melakukan observasi, carilah dari sosi perigi. Perhatikan tata tertib saat melakukan pengkhususan pustaka di taman bacaan!

(Lihat LK-5)
.
212
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

Rayon Kerja Tugas 5
Nama anggota keramaian : ………………………………………………………..
Pemberitaan Pembuatan Karya
1) Perencanaan

  (Identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan)

2) Pelaksanaan

  a) Persiapan (merupakan mereka cipta, seleksi/mendata bahan dan organ, serta presentasi rancangan dan rencana kerja) mendidik bahan)

3) Penyajian/Pengemasan

  (Penataan dan penyediaan)

4) Evaluasi

  (Amatan/evaluasi produk bersumber temperatur, inversi, dan hasil penjualan produk)

E. Pembuatan Pengolahan Alamat Pangan Hasil Samping

)\HO 4LUQHKP 7YVK\R 7HUNHU

  Masih ingatkah kamu dengan tinggi pembuatan suatu penggarapan pangan? Hierarki pembuatan suatu pengolahan wana harus selalu diperhatikan agar produk pengolahan pangan yang dihasilkan tepat dalam penggodokan, nikmat dalam rasa, dan seyogiannya kembali menuding estetika penyajian dan penyediaan. Hal ini dimaksudkan agar dapat menarik bagi konsumen.

  Tetapkan keadaan yang akan dibuat, lalu buatlah rancangan kerja pembuatan penggodokan secara lengkap sesuai tahapan pembuatan pengolahan komoditas pangan. Internal pembuatan penggodokan produk alas seyogiannya teristiadat menuding keamanan pendayagunaan target pangan dan kebersihan n domestik berkarya.

  Adapun takdirnya diaplikasikan ke dalam sebuah contoh tinggi pembuatan ki gua garba/minuman berbahan hasil samping buah menjadi produk pangan, tersaji intern uraian berikut.

213
Pekerjaan tangan

1. Tahapan Penggarapan Mangsa Hutan Hasil Samping Biji pelir Menjadi

4HRHUHU

a. Perencanaan


0KLU[PÄRHZP 2LI\[\OHU

  Sa Ära beruntung bawaan jeruk dari pamannya yang tinggal di kota. Di musim yang bersamaan Sa

  Ära dan temannya mendapatkan tugas untuk membuat satu olahan jenggala dari hasil samping buah. Sa

  Ära dan kelompoknya merencanakan untuk mewujudkan olahan alas mulai sejak kulit sitrus. Tercetus ide untuk takhlik makanan dengan memanfaatkan selerang jeruk yang didapat berusul pamannya. Makanan camilan yang manis dan menyegarkan dapat membangkitkan kehidupan cak bagi berlatih kerubungan. Membentuk manisan dari selerang sitrus menjadi saringan karena bahan hasil samping selerang sitrus sudah ada.

I 7LSHRZHUHHU
1) Langkah
a) Mengidas kulit buah jeruk yang baik, tidak ada bercaknya.

  b) Mencuci peralatan yang dibutuhkan sebelum digunakan.

  c) Mempersiapkan alamat: bahan pangan hasil samping biji zakar dibersihkan dan dicuci; dan sakarosa ditimbang sesuai kebutuhan.

H )HOHU )HOHU
(Sumber: Manuskrip Kemdikbud)

Gambar 6.6

Bahan pembuatan kelua kulit jeruk

214
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  Bulan-bulanan yang diperlukan lakukan pembuatan manisan kulit sitrus yaitu 500 ml air, 100 gr gula dan dua biji kemaluan jeruk yang diambil kulitnya

b) Peranti

  (Sumber: Dokumen Kemdikbud)
Gambar 6.7


Peranti pembuatan manisan kulit sitrus

  Peranti nan dibutuhkan yaitu kuali besi, saringan, talenan, pisau, sendok, daluang tisu deras atau plano roti, plastik sealed, dan kemasan berpangkal kertas.

2) Proses Pembuatan

  a) Cuci selerang biji pelir, tetak bagian atas dan pangkal indra peraba jeruk, kemudian buatlah keratan memperalat pisau puas indra peraba jeruk.

  b) Kupas kulit jeruk suatu persatu sesuai keratan.

  c) Buang bagian dalam kulit sitrus yang berwarna putih seperti spons setebal kali.

  d) Tetak kulit sitrus ½ cm secara membujur, berbentuk lidi.

215
Prakarya

  5) Mengetim 300 ml air sebatas mendidih. 6) Masukkan potongan lidi selerang jeruk air dalam air mendidih tersebut.

  7) Menggodok alat peraba jeruk hingga berubah corak dan air dulu separuh.

  8) Tiriskan dan buang airnya. i) Siapkan manci berisi 200 ml air dan masukkan 60 gram gula. j) Kemudian didihkan air serta merta diaduk sehingga gula larut. k) Pasca- air mendidih masukkan kembali hasil rebusan kulit jeruk yang sudah lalu ditiriskan pada kuali besi. l) Rebus hingga air tiris separuhnya. Jangan sebatas air rebusan habis karena sukrosa akan membeku. m) Tiriskan kulit jeruk dengan menggunakan saringan, diamkan beberapa saat sebatas air ter-hormat-benar tiris. n) Siapkan piring dan taruh tisu di atasnya, kemudian letakkan jangat sitrus nan telah direbus dengan air sukrosa di dalamnya.

  Biarkan sepanjang satu lilin lebah sampai selerang jeruk sangar.

216
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  (Sendang: Dokumen Kemdikbud)
Gambar 6.8


Proses pembuatan manisan kulit jeruk

  o) Pasca- ditiriskan pada tisu/plano koran sepanjang suatu lilin batik maka kulit jeruk menjadi kering. p) Siapkan mangkuk dan isi dengan 40 gram gula. q) Tuangkan kulit jeruk nan telah tandus pada mangkuk berisi gula dan campurkan gula dengan kulit sitrus. Kulit sitrus tampak manis dengan sinar gula putih.

c. Pengutaraan dan Pengemasan

  1) Manisan kulit sitrus disajikan pada piring dan untuk penyantapan menggunakan piring mungil dan garpu kerdil. 2) Untuk pengemasan kulit jeruk dapat menggunakan plastik

  sealed dan semoga nampak lebih meruntun dilapisi dengan amplop

  berjendela dengan diberikan label dagangan. Dengan kemasan amplop berjendela akan terlihat produk olahan pangan yang ada di dalamnya.

  (Sumur: Dokumen Kemdikbud)
Gambar 6.9


Penyajian dan pengemasan manisan alat peraba jeruk

217
Prakarya

4) Evaluasi

  Di setiap pengunci pengolahan incaran rimba ujilah hasilnya dengan prinsip menyedang/merasakan makananmu. Bagaimana rasa olahan pangan hasil samping buah manisan kulit jeruk? Penyajian dan penyiapan lagi terbiasa dinilai. Takdirnya suka-suka yang adv minim sesuai buatlah garitan evaluasinya. Gunakan catatan tersebut perumpamaan incaran masukkan dan mangsa pembaruan saat akan membuat makanan olahan sasaran pangan buah menjadi makanan di tidak periode.

Info

  • Fragmen dan jenis selerang buah tertentu yang bisa diolah menjadi olahan pangan.
  • Alat peraba jeruk yang digunakan sebagai bahan olahan pangan yakni biji pelir jeruk nan memiliki alat peraba tebal sebagaimana jeruk sunkist, jeruk bali dan jeruk mandarin.
  • Plong indra peraba pisang biasanya yang digunakan bagaikan incaran olahan wana dari spesies pisang paduka dan pisang ambon.
  • Kerjakan buah mendikai bagian daging putih yang menempel plong buahnya yang dapat tergarap sebagai makanan.

  Bagaimana dengan buah lainnya? Bagian dan variasi kulit buah seperti barang apa yang dapat dimanfaatkan misal olahan pangan?

7LYOH[PRHU 2LZLSHTH[HU 2LYQH
Perhatikanlah! Gunakan celemek. Jaras rambutmu jikalau tataran dan gunakan kulah-kulah •

koki ataupun topi barang apa saja agar lain ada bulu nan terjatuh pada

kandungan saat bekerja. Cuci tangan sebelum berkreasi atau gunakan sarung tangan plastik • jika suka-suka.

  • Hati-hatilah internal bekerja baik saat menggunakan peralatan radikal, listrik, kompor gas/minyak tanah, maupun berpokok belah. Bimbing kebersihan, kerapihan, dan kerja sama saat menciptakan menjadikan olahan • kas dapur dan minuman.

218
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

2. Tahapan Penggodokan Incaran Wana Hasil Samping Biji zakar

Menjadi Minuman

  Berikut ini contoh tahapan pembuatan minuman kebugaran dari selerang menggusta.

a. Perencanaan


0KLU[PÄRHZP 2LI\[\OHU

  Nini Rara mengidap penyakit diabetes. Rara ingin mengepas membuat minuman kesegaran dari hasil samping biji pelir yang dipelajari di sekolah. Alat peraba menggusta menjadi pilihannya karena

  mangosteen, tanin, antosianin, dan bilang zal tidak yang ampuh ibarat obat alami diabetes.

2) Ide/Gagasan

  Minuman kesehatan penyakit diabetes yaitu minuman indra peraba manggis, yang akan kelihatan balasannya jika diminum secara rutin.

I 7LSHRZHUHHU
1) Persiapan

  Tahap awalan dilakukan dengan membeli buah manggis di pasar saat pagi masa seyogiannya dapat melembarkan buah manggis yang baik. Kumbah peralatan yang dibutuhkan sebelum digunakan untuk membentuk minuman kebugaran.

a) Target

  Bahan yang diperlukan yaitu tiga buah kulit manggis bakal satu beling osean, tiga gelas air, dan madu secukupnya.

  (Sumber: Pertinggal Kemdikbud)

Gambar 6.10 Korban minuman kulit manggis. 219 Prakarya

b) Instrumen

  Perangkat yang diperlukan yakni panci, saringan, pisau dan sendok untuk proses pembuatan. Sedangkan, gelas seumpama gelanggang saji dan botol beling laksana wadah pak.

  (Sumber: Sahifah Kemdikbud)

Gambar 6.11 Alat pembuatan minuman kulit manggis. 2) Proses Pembuatan

  a) Cucilah buah manggis sebelum dibelah. Belah indra peraba manggis dengan kedua tangan yang dikatupkan.

  b) Kerok dengan sendok makan kulit bagian internal buah manggis.

  Jangan kerik terlalu dalam agar tidak mengena bagian nan terlalu pahit-sepat.

  c) Letakkan hasil kerokan alat peraba manggis pada panci.

  (Perigi: Dokumen Kemdikbud)

Gambar 6.12 Proses pembuatan minuman kulit manggis. 220

  Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I d) Tuang 3 gelas air puas panci nan berisi kerokan kulit manggis.

  e) Menjerang air indra peraba menggusta sebatas mendidih dan aduklah.

  f) Terus didihkan air alat peraba menggusta sebatas air tersisa satu beling, terlampau matikan api. Dinginkan akibatnya.

  g) Tuang air kulit manggis yang mutakadim anyep pada gelas dengan cara disaring.

  h) Beri madu secukupnya seyogiannya minuman kulit manggis rasa ki getir sepat dan getik berkurang dan minuman terasa lebih legit.

c. Penyajian dan Pengemasan es batu sekiranya mau diminum dingin.

  2) Untuk pengemasan, bisa menggunakan gelas plastik atau botol. Pada kegiatan ini digunakan jambangan. Sebelum dikemas dengan botol hendaknya jambangan terlebih dahulu disterilisasi seharusnya minuman jangat menggusta memiliki perian simpan yang lama.

(Sumber: Surat Kemdikbud)

Gambar 6.13

Pengajuan dan penyediaan

d. Evaluasi

  Di akhir pembuatan pengolahan bahan pangan hasil samping biji zakar menjadi minuman kulit menggusta, evaluasilah dengan menunangi lawan dan guru cak bagi merasakan hasil pengolahanmu. Jika cak semau yang kurang sesuai buatlah karangan evaluasinya perumpamaan bahan masukkan dan alamat reformasi ketika akan membuat minuman berusul hasil samping buah-buahan lagi.

  Bagaimana menurutmu pembuatan olahan pangan terbit hasil samping biji pelir-buahan menjadi makanan dan minuman tersebut? Sangat menarik, lain? Pasca- anda pelajari secara keseluruhan gerbang ini, engkau dapat mengetahui karakteristik biji kemaluan-buahan, alat pencernaan dan manfaat, cara pengolahan, serta macam-tipe pangan yang bisa

221
Prakarya
dibuat berasal hasil samping buah. Seterusnya diharapkan nantinya kamu dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Coba cari luang perebusan bahan pangan hasil samping biji pelir lainnya. Bersumber kegiatan tersebut rasakan dan renungkan terhadap anugerah dan anugerah Tuhan kepada umat manusia. Ungkapkan perasaanmu terhadap Allah sang penggarap isi alam.

F. Penguraian dan Pengemasan

  Penyajian dan pengemasan menjabat peranan penting privat produksi pengolahan pangan. Mengapa? Dengan penyajian yang menggandeng membeli produk olahan pangan yang dijual. Paket yang baik tidak akan mempengaruhi rasa, tetapi mempunyai faedah sosi simpan produk olahan pangan.

  Lega penyajian dan pengemasan, kriteria pemilahan sasaran dan ketentuan pembuatan kancah mutakadim dijelaskan pada bab V. Qada dan qadar penyajian dan penyiapan untuk produk olahan jenggala hasil samping biji pelir tidaklah berbeda dengan produk olahan pangan buah. Plong prinsipnya penyajian dan penyiapan harus sesuai dengan kebutuhan dan fungsi pecah komoditas olahan pangan tersebut. Selain kualitas pecah olahan jenggala, tampilan bersumber penyajian dan pengemasan akan memberikan karakter lega olahan rimba dan menyerahkan probabilitas ekonomi nan menguntungkan. Kreativitas n domestik penyajian dan penyiapan harus rajin digali untuk dapat menciptakan wadah penyajian dan paket nan inovatif.

Tugas 6
Pembuatan Olahan Pangan (Tugas Kelompok/Individual)

  1. Buatlah makanan atau minuman semenjak sasaran pangan hasil samping buah kreasimu ataupun produk perebusan pangan individual daerahmu.

  2. Tuliskan semua tahapan pembuatan makanan atau minuman dari bahan pangan

hasil samping buah kreasimu secara hipotetis dan menarik. Misalnya, bahan dan

alat nan digunakan, proses pembuatannya, bungkusan atau penyajiannya.

  3. Perhatikan tinggi pembuatan produk, keselamatan kerja, kebersihan, dan bekerjasamalah dengan n partner sekelompokmu.

  4. Seterusnya, ciciplah dagangan olahan yang telah engkau buat, bersama-sama antitesis

maupun guru di sekolah. Catatlah hasil penilaian tandingan dan guru terhadap

makanan atau minuman yang yakni hasil buatan dan kreasi beliau umpama

bahan untuk refleksi/evaluasi diri. (tatap Lembar Kerja Tugas 6 ).

222
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  • Keragaman hasil samping buah-buahan yang terserah di Indonesia.
  • • Kunjungan puas lingkungan sekitar atau melalui sumber/referensi teks

    tentang pengkhususan olahan komoditas pangan pecah bahan hasil samping buah

    yang mutakadim kamu lakukan bersama kelompokmu.

  • Kesulitan yang dihadapi saat mencari deklarasi dan pengamatan.
  • • Pengalaman dalam meneliti pengolahan pangan makanan ataupun minuman

    dari bahan hasil samping biji kemaluan (mulai berbunga perencanaan, anju, dan

    pembuatan) secara mandiri.

  • Penerimaan yang engkau dapatkan/rasakan umpama individu sosial.

Pekerjaan tangan
223
Nama anggota keramaian : ………………………………………………………..
Maklumat Pembuatan Karya

1. Perencanaan

(identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan)

2. Pelaksanaan

  a) Persiapan (yaitu merancang, seleksi/mendata mangsa dan alat, pengajuan rajah dan susuk kerja) mengolah objek)

3. Penyajian/Pengemasan

  (Penataan dan pengemasan)

4. Evaluasi


(Analisis/evaluasi dagangan semenjak guru, tampin dan penjualan produk)

Untai Kerja Tugas 6

9LÅLRZP +PYP

9LU\UNRHU KHU ;\SPZRHU 7HKH :LSLTIHY 2LY[HZ

Dalam mempelajari pengolahan pangan dari bahan buah menjadi ki gua garba

dan minuman, ungkapkan manfaat yang engkau rasakan tentang peristiwa-hal

berikut.

9HUNR\THU

  1. Bahan alas hasil samping buah adalah bahan samping yang dihasilkan dari tumbuhan buah, selain buah yang merupakan bahan pangan utama.

  2. Setiap tanaman buah mempunyai hasil samping biji zakar seperti indra peraba buah, poin buah, patera, dan jantung buah yang bermanfaat kerjakan kesegaran bodi.

  3. Hasil samping buah ada yang berupa limbah nan hanya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos, suka-suka nan berupa sasaran dasar kerajinan dan suka-suka lagi yang masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan wana.

  4. Bahan pangan biji pelir yang hasil sampingnya dapat dikerjakan menjadi komoditas wana, selain berarti bagi kesehatan badan lagi dapat menghasilkan ekonomi.

  5. Karakteristik berdasarkan sifat alami berasal dinding biji kemaluan (kulit/hasil samping) adalah berry, hespiridium, drupa, pome, dan pepo.

  6. Konseptual olahan wana hasil samping buah yaitu jantung mauz dapat diolah menjadi sayur lodeh, acar, boreh, gulai, tumis, dan abon. Kulit biji kemaluan manggis dapat diolah menjadi minuman jus, kekosongan ekstrak, dan minuman teh. Kulit sitrus nan dihasilkan diselesaikan menjadi kelua, sebagai bahan pendukung masakan dan kalua dari kulit jeruk bali. Jangat mauz boleh diolah menjadi bahan pangan selai alat peraba pisang, rambak pisang, es krim kulit pisang, dan tepung selerang mauz

  7. Teknik dasar pengolahan dibedakan menjadi dua, adalah teknik penggarapan hutan panas basah (moist heat) dan teknik penggarapan pangan panas kering (dry heat cooking).

  8. Teknik penggodokan pangan panas basah (moist heat) menunggangi bahan sumber akar cairan untuk ki menggarap makanannya dengan tidak melebihi suhu didih. Yang tertera teknik pengolahan wana panas basah antara tak teknik merebus (boiling), teknis merebus menutup bahan pangan (poaching), teknik ki melatih dengan sedikit cairan (braising), teknik menyetup/menggulai (stewing), teknik menangas (steaming), teknik mendidih (simmering), teknik rebus.

224
Kelas VII SMP/MTs
Edisi Revisi

Semester I

  9. Teknik pengolahan alas panas kering (dry heat cooking) merupakan teknik mengolah pangan minus bantuan alamat pangkal cairan untuk mematangkannya. Teknik ini terdiri atas teknik menggoreng dengan minyak banyak (deep frying), teknik menggoreng dengan petro terbatas (shallow frying), teknik menumis (sauting), teknik memanggang (baking), dan teknik membakar ( grilling ).

  10. Setiap teknik penggarapan pangan digunakan sesuai dengan kebutuhan olahan pangan yang akan dibuat. Tidak semua teknik pengolahan akan digunakan untuk suatu olahan alas.

  11. Tampilan berpokok penyajian dan penyiapan akan memberikan karakter pada olahan pangan dan memberikan prospek ekonomi nan menguntungkan. Kreativitas dalam penyajian dan pengemasan harus cangap digali kerjakan dapat menciptakan wadah penyajian dan cangkang yang inovatif.

225
Prakarya

Source: https://sepuluhteratas.com/hasil-samping-dari-buah-dibawah-ini-tidak-dapat-dimanfaatkan-untuk-dijadikan-makanan-yaitu-buah