Hasil Resensi Buku Kreatif Bertanam Buah Anggur





Meresensi Pusat


“Berkebun SELEDRI”


Titel buku      :  Bertanam Seledri


Keberagaman sendi      :  Nonfiksi


Penulis            :  Ir. Belas kasih    Rukmana


Penerbit           :  KANISIUS


Cetakan           :  10, tahun 2010


Tebal               :  52 halaman


Matra            :  15

x

21 cm


Harga              :  Rp10.000,00






S
eledri ialah salah satu sayuran yang tersohor di dunia. Asal – usul tanaman seledri sudah lalu dikenal 1.000 tahun nan lewat, merupakan sejenis tanaman liar sejati di dataran Asia. Privat buku
Bertanam Seledri
menjelaskan tentang sumber akar – usul tanaman seledri, bahwa tanaman seledri berasal dari daratan Asia, terutama di Mediterania sekitar Laut Tengah. Dan pun menyebutkan adapun jenis – keberagaman dan macam seledri. Jenis – jenis seledri antara tidak seledri daun, seledri rincihan dan seledri berumbi. Seledri termasuk keseleo satu variasi sayuran negeri subtropis yang beriklim tawar rasa. Pohon seledri cocok dikembangkan di daerah nan mempunyai izzah arena antara 1.000 – 2.000 meter di atas permukaan laut, udaranya nan sejuk, serta pas mendapat seri syamsu. Tanah yang paling ideal kerjakan pohon seledri  merupakan harus produktif, gembur, banyak mengandung bahan organik (soren), serta pengelolaan udara dan tata air baik. Anak kunci
Bertanam Seledri
juga terdapat tatalaksana berhuma seledri, hama dan penyakit tanaman seledri, kaidah panen dan pascapanen seledri, serta pemeliharaan tanaman seledri yang bermoral biar hasil memuaskan.






            Melalui sosi ini, Ir. Rahmat Rukmana menunjukkan berbagai jenis serta varietas seledri dan pula mengenai kejadian – hal yang terbiasa dilakukan lakukan bertanam seledri supaya hasil panennya bagus, serta dilengkapi dengan penanganan bagi pascapanen seledri. Di samping itu, buku
Berladang Seledri
 pula menggunakan cover yang bagus dan menyentak  karena bergambar tanaman seledri nan hijau – hijau dan segar. Selain itu, daluang yang digunakan pun kertas yang bagus sehingga kertas tidak mudah koyak.




            Biarpun cover dan kertasnya bagus, akan tetapi lembaga – tulangtulangan dalam buku
Bertanam Seledri
tidak berwarna, hanya ada 4 gambar semata-mata yang bercat. Dan kembali penjilidannya agak enggak rapi serta halaman di bagian tengahnya cak semau yang terlepas. Di samping itu, ada beberapa kata yang sulit dimengerti sehingga pembaca harus memahamkan koteng arti kata dalam muslihat tersebut.




            Sebagai sebuah karya sastra, trik yang ditulis maka dari itu Ir. Pemberian Rukmana cukup menyeret dengan asal – usul tumbuhan seledri dan dengan cara – cara untuk bertegal seledri sehingga dapat ditiru maka dari itu pembaca bakal mengetanahkan seledri yang baik dan benar.














Demikian diskusi buku “Bercocok tanam Seledri”. Moga berguna.

Source: https://julfikaryogi.blogspot.com/2015/02/resensi-buku-bertanam-seledri.html