Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)


  • Ita Indriani


    Agroekoteknologi

  • Aluh Nikmatullah


    Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Institut Mataram

  • Uyek Malik Yakop


    Programa Studi Agroekoteknologi, Fakultas Perkebunan, Perkumpulan Mataram


Keywords:


Aplikasi, Pupuk, Organik, Domestikasi, Pokok kayu, Ciplukan

Abstract

Tujuan dari pendalaman ini ialah buat mengarifi supremsi berbagai variasi  dan dosis pupuk organik dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan (Physalis angulata L.) selama tahap domestikasi, dilaksanakan pada rembulan Desember 2022 sebatas Bulan Februari 2022 di Dusun Kandong Desa Lajut Kecamatam Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah pada ketinggian 93 m dpl. Pengkajian ini dilakukan dengan metode eksperimental di lapangan dengan media tanam ditempatkan pada polybag. Kerangka percobaan yang digunakan adalah Tulangtulangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor pertama yaitu keberagaman rabuk dengan 3 aras yaitu serabut kandang ayam (J1), jamur kandang kambing (J2) dan pupuk bio-slurry (J3). Faktor kedua adalah dosis cendawan organik yang terdiri atas 3 aras ialah 0,2kg/polybag (D1), 0,4kg/polybag (D2) dan (0,6kg/polybag (D3). Berpokok kedua faktor tersebut terdapat 9 ikatan perlakuan yang diulang sebanyak 5 siapa sehingga didapatkan 45 unit percobaan. Penanda yang diamati merupakan tangga pohon, luas patera, jumlah daun, jumlah cabang fertil, garis tengah pangkal batang, umur terbit, atma panen, besaran biji zakar per tanaman, berat biji kemaluan per tanaman, berat berangkasan basah, dan langka berangkasan sangar. Data hasil percobaan dianalisis mengunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/Anova) plong taraf nyata 5% dilanjutkan dengan uji Beda Substansial Jujur (BNJ) lega taraf riil yang proporsional cak bagi indeks nan berlainan nyata pada uji Anova. Hasil penelitian mengacungkan bahwa terdapat interaksi antara jenis kawul organik (J) dan dosis cendawan organik (D) dalam mempengaruhi jumlah daun plong umur 5 MST dan 6 MST, belaka tidak ada interaksi yang nyata dalam  mempengaruhi parameter pertumbuhan dan hasil yang lainnya. Nikah jenis dan dosis pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman ciplukan merupakan pupuk bio-slurry (J3) dengan dosis 0,6 kg/polybag. Keberagaman pupuk organik tidak berpengaruh riil terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan kecuali pada parameter kuantitas patera jiwa 2 MST, berat buah sendirisendiri tanaman dan berat berangkasan basah. Dosis baja organik berpengaruh nyata terhadap kuantitas daun umur 5 MST, susah berangkasan basah dan berat berangkasan gersang doang tidak berpengaruh nyata terhadap penanda pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan nan lain. Jenis baja organik yang sesuai untuk penjinakan tanaman ciplukan merupakan pupuk serun (J1) dan dosis  yang sesuai merupakan 0,2 kg/polibag (D1).

How to Cite

Ita Indriani, Aluh Nikmatullah, & Uyek Malik Yakop. (2022). Permohonan Rabuk Organik Lega Penjinakan Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.).
Buletin Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek,
1(2), 102-112. https://doi.org/10.29303/jima.v1i2.1425