Hadits Tentang Menzalimi Orang Lain

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA—Privat Islam, perbuatan zalim adalah menaruh sesuatu ataupun perkara tidak pada tempatnya. Kata ini juga biasa digunakan untuk melambangkan sifat kejam, jahat, tidak berperikemanusiaan. Dalam QS. Ali Imran Ayat 192, Halikuljabbar Swt sudah lalu memberikan peringatan maujud gertakan bakal orang zalim.


“Orang-orang yang berbuat zalim akan mendapat bentakan yang sangat dahsyat yang mestinya menjadi manah kita sebagai orang-bani adam mukmin, sehingga kita hidupnya senantiasa privat ridha Yang mahakuasa Swt,” pembukaan Imran Baehaqi intern Khutbah Jumat yang disiarkan TvMu Channel pada Jumat (10/09).


Anggota Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PP Muhammadiyah ini menyampaikan bahwa beberapa poin akibat melakukan perbuatan zalim. Mula-mula, kezaliman akan mengakibatkan berlakunya azab yang samudra bagi pelakunya. Hal ini seperti ditegaskan dalam QS. Al-Furqan ayat 19 bahwa “barangsiapa yang berbuat zalim, niscaya akan merasakan azab yang terlampau besar.”


Kedua, angkara akan mendapatkan serapah berupa dijauhkannya dari kenikmatan-kenikmatan dan rahmat Allah Swt baik di dunia atau di akhirat. Kejadian ini ditegaskan dalam QS. Ghafir ayat 52 bahwa “(yaitu) masa detik tuntutan maaf tidak berarti untuk orang-orang zalim dan mereka bernasib baik laknat dan tempat lampau nan buruk.”


Ketiga, kebiadaban akan mendapatkan intimidasi doa dari orang nan dizaliminya dan doa khalayak yang terzalimi akan dikabulkan maka itu Allah Swt, sekalipun doa keburukan. Rasulullah Saw pernah bercakap: ”Dan berhati-hatilah terhadap doa anak adam yang terzalimi, karena bukan ada penghalang antara doanya dengan Sang pencipta” (HR. Bukhari dan Mukminat).


Keempat, kelaliman akan mengalami kebangkrutan di hari yaumudin jemah, bila enggak bertaubat kepada Tuhan Swt dan memohon pemaafan kepada orang yang dizalimi ketika di dunia. Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang perkariban berbuat aniaya (zhalim) terhadap kesucian saudaranya atau sesuatu apapun hendaklah dia meminta kehalalannya (maaf) pada hari ini (di manjapada) sebelum datang hari yang ketika itu tak berjasa dinar dan dirham” (HR. Al-Bukhari).


Kelima, kezaliman akan mendatangkan bencana dan malapetaka. Allah Swt berkata privat QS. Al-Hajj ayat 45 bahwa “Maka betapa banyak negeri yang mutakadim Kami matikan karena (warga)nya kerumahtanggaan hal zalim, sehingga runtuh bangunan-bangunannya dan (alangkah banyak pula) sumur yang sudah ditinggalkan dan istana yang jenjang (lain cak semau penghuninya).”


“Bagaimana sikap kita ini? Hendaklah kita seorang lakukan menjauhi perbuatan zalim yang ancamannya seperti itu dahsyat. Terutama zalim kepada Allah dalam bentuk kekufuran dan mewujudkan kerusakan di dunia ini,” ujar Imran.

Hits: 806

Source: https://muhammadiyah.or.id/lima-akibat-berbuat-zalim-menurut-al-quran-dan-hadis/

Posted by: gamadelic.com