Gerhana Matahari Terjadi Saat Posisi

Gerhana merupakan salah satu fenomena duaja yang layak menghela, karena fenomena ini melibatkan benda-benda langit yang ada di manajemen surya. Istilah gerhana seorang yaitu gambaran proses terjadinya pergerakan benda langit kedalam sebuah bayangan benda langit lainnya membuatnya tertutup.
Benda langit yang saling meliputi tersebut ialah rawi dan rembulan, sehingga disebut gerhana matahari dan gerhana bulan. Sekadar, lain berarti tidak ada benda langit lain yang tukar menghampari. Akan tetapi, yang dapat terlihat maka itu satelit kita hanya gerhana matahari dan wulan. Sehingga tidak mengerudungi kebolehjadian jika terjadi gerhana di planet bukan atau di tatanan bimasakti lain.

Susunan tata surya kita terdiri dari matahari, planet, sabuk asteroid dan angkin Kuiper yang berderet segeh dengan satelit alami masing-masing bintang beredar. Sisanya ialah benda langit positif bulan, asteroid, komet dan benda langit lainnya yang tersebar di seluruh luar angkasa. Seluruh rangkaian planet dan benda langit lainnya secara permanen bergerak mengitari matahari, sedangkan matahari berotasi pada porosnya sejauh 25 hari.

Mayapada berputar berotasi selama 24 jam dan berevolusi mengelilingi rawi selama 365 ¼ masa ataupun satu tahun. Urut-urutan bumi lakukan berevolusi ini disebut kembali dengan orbit. Bumi enggak doang mengitari syamsu, namun juga dikelilingi maka itu benda enggak lainnya. Benda langit ini adalah bulan yang mengelilingi bumi sejauh 27 ½ waktu.

Karena bulan mengelili mayapada yang juga sedang berputar, menyebabkan wulan membutuhkan waktu yang cukup lama cak bagi sekali lagi ke posisi mulanya. Situasi ini yang terkadang lagi menyebabkan bulan kreatif di satu paralel yang sama dengan mayapada. Fenomena inilah yang disebut dengan Gerhana.


Pengertian Gerhana Matahari

gerhana matahari

Gerhana matahari yakni suatu keadaan dimana bulan berada di tengah-tengah matahari dan bumi, sehingga menyebabkan kurat matahari ke bumi menjadi terhalang. Ini terjadi pada saat bulan senyap, bayanganya yang berbentuk kerucut ini meliputi latar manjapada dan menyebabkan sisi dunia yang tertutup bayangan bulan menjadi ilegal atau gerhana. Itulah alasan mengapa momen terjadi gerhana, bumi menjadi liar seperti detik lilin lebah perian.

Bulan juga memiliki bilang varietas bayangan yang disebut umbra dan penumbra. Umbra ialah sebutan untuk titik tergelap yang mewujudkan kerucut dengan ujungnya menumpu ke dunia. Sedangkan penumbra adalah kewedanan problematis yang sedikit kilap dan bentuknya makin jauh bertambah melebar. Bidang nan gemuk di kawasan umbra akan mengalami gerhana matahari kuantitas. Sementara itu daerah yang kaya di titik penumbra akan mengalami gerhana matahari sebagian.

Kok ukuran bulan bisa menutupi matahari sedangkan ukuran rawi jauh lebih samudra? Alasannya adalah karena jarak bulan ke dunia jauh makin damping dari jarak mentari ke bumi. Bulan mempunyai jarak rata-rata 384.400 km dengan bumi, sementara itu jarak surya dengan marcapada selingkung 149.680.000 km. Faktor ini menjadi alasan wulan boleh menghalangi cerah matahari karena wulan tampak sama besarnya dengan matahari sekiranya dilihat dari bumi.

Buku Terkait Gerhana Matahari

Sihir Gerhana Matahari

Sihir Gerhana - Artikel Pilihan Kompas

GERHANA Syamsu adalah fenomena alam yang jamak terjadi, tetapi pesonanya enggak sangkut-paut padam. Apa perbedaan gerhana matahari besaran, gerhana syamsu cincin, dan gerhana mentari sebagian? Bagaimana terjadinya fenomena itu? Bagaimana menyuji fenomena kalimantang itu tinggal suryakanta tustel dengan pola?

Tahukah kita, saat gerhana syamsu total 11 Juni 1983 melangkaui Nusantara, aparat pemerintah luang riuk kaprah melarang warga mengawasi secara berbarengan? Alhasil, banyak warga mengurung diri di rumah, menutup berdampingan gorden tingkapan dan bab. Apa sekali lagi mitos yang berkembang privat budaya manusia tentang gerhana? Temukan semua jawabannya dalam buku ini, nan merangkum berbagai artikel harian Kompas tentang gerhana.

Gerhana Kembar (Cover Yunior)

Gerhana Kembar (Cover Baru)

Lendy, penyunting gerendel yang berkreasi lega perusahaan penerbitan terkejut ketika tanpa sengaja menemukan naskah bertongkat sendok dan potongan-potongan inskripsi di dalam lemari baju neneknya. Neneknya koteng dalam kejadian sekarat di rumah sakit akibat penyakit tumor ganas nan dideritanya.

Perumpamaan masuk ke dunia nan dulu terkunci rapat, Lendy tenggelam dalam kisah pada skrip itu. Semakin dalam engkau membaca, Lendy semakin optimistis cerita itu adalah kisah maujud. Kisah yang mati-matian disembunyikan oleh neneknya. Narasi yang membelit masa lalu neneknya dan menjadi sejarah berpokok kesanggupan dirinya di dunia. Bersama kisah itu, Lendy menapaktilas kembali semangat serta hubungannya dengan ibunya: mengepas jujur terhadap diri koteng, berani memaafkan, dan berdamai dengan zaman dulu


Proses Terjadinya Gerhana Matahari

solar eclipseSecara sederhana, gerhana mentari terjadi apabila matahari, rembulan dan bumi berada internal satu garis lurus sehingga panah syamsu nan terhalang oleh rembulan dan tidak sampai ke dunia. Terhalangnya kilap matahari ini menyebabkan hadirnya cerminan bulan yang menutupi sebagian wilayah di bumi. Wilayah yang terkatup cerminan bulanlah yang terjadi gerhana.

Bulan membutuhkan periode 29,5 periode cak bagi mengelilingi dunia. Sehingga setiap 29,5 perian sekali bulan kembali di posisi awal yaitu surya, bulan dan bumi setimpal. Namun, tidak cak acap congah privat satu garis harfiah. Sebab, orbit bulan lebih mengsol 5 derajat dengan orbit manjapada.

Sehingga detik surya, wulan dan bumi sejajar, bulan akan menghadap lebih ke atas atau sedikit ke asal dari garis matahari dan bumi. Inilah kok tidak setiap 29,5 masa (1 bulan) terjadi gerhana matahari. Selama gerhana surya berlanjut, bulan menciptakan tiga macam bayangan nan berlainan. Bayangan-paparan ini disebut umbra, penumbra dan antumbra.

Umbra yaitu bayangan pusat yang takhlik kerucut dengan ujung berorientasi bumi. Paparan dimana piringan bulan akan terbantah kian osean daripada piringan matahari. Piringan bulan ini akan tampak lebih samudra dan menutupi seluruh piringan matahari sehingga tidak suka-suka sedikit cuaca pun yang akan terbantah di bumi. Takdirnya cerminan umbra sampai ke bumi maka fenomena inilah yang akan disebut gerhana rawi total.

Antumbra yakni bayangan perpanjangan dari umbra dengan tulangtulangan kerucut dengan ujung yang menjauh terbit bumi. Pada posisi ini piringan wulan tampak jauh lebih katai dari piringan matahari, sehingga masih suka-suka sebagian cahaya surya nan lolos ke marcapada. Cahaya yang lolos ini akan membentuk halangan alias cincin di sisi luar antumbra. Kalau bayangan antumbra ini sampai ke bumi, kondisi ini disebut dengan gerhana matahari cincin.

Penumbra adalah bayangan semu di sekeliling umbra dan umbra. Bayangan ini makin cenderung bumi makin melayang. Kurat syamsu akan terlihat sebagian di titik ini. Paparan penumbra yang sampai ke permukaan bumi disebut gerhana surya sebagian.

Kemiringan orbit bulan akan mempengaruhi apakah paparan wulan ini akan mencapai permukaan bumi atau enggak. Rembulan berevolusi mengelilingi mayapada dengan orbitnya yang berbentuk oval dan bukan halangan. Setimpal halnya dengan orbit bumi terhadap matahari.

Sehingga ada hari-musim tertentu nan menjadi jarak terdekat dan jarak terjauh bulan dengan bumi, dan dunia dengan matahari. Variasi jarak ini nan nantinya menentukan lembaga piringan bulan dan syamsu sampai ke permukaan bumi atau tidak.

Jarak terdekat bulan ke bumi yaitu 356.395 kilometer dan jarak terjauh nya yaitu 406.767 kilometer. Jarak bulan ke mayapada yang tidak selalu setimpal membuat besar piringan rembulan yang terbantah di manjapada juga berbeda-beda. Sementara itu, matahari memiliki jarak terdekat dengan bumi ialah 147.091.312 kilometer dan jarak terjauh 152.109.813 kilometer nan kembali membuat diameter piringan surya tidak pelalah sebabat.

Pada saat bumi mewah pada jarak yang jauh bermula mentari namun sangat dekat dengan wulan, momen itulah umbra akan sampai ke latar bumi yang kemudian membentuk jalur gerhana mentari. Untuk mereka yang berlimpah di titik tersebut akan menyaksikan fenomena gerhana syamsu total. Hanya, jika gambaran bulan yang merosot ke marcapada saat bulan sedang dalam jarak terjauhnya dari mayapada maka cerminan yang sebatas ke permukaan manjapada merupakan antumbra.

Bayangan umbra bergerak berusul barat ke timur di permukaan bumi, sedemikian itu pun bumi yang juga bersirkulasi dari barat ke timur paling awal 28 km/menit di khatulistiwa. Padahal kecepatan wulan 61 km/menit lebih cepat dari sebelah barat ke timur. Demes bayangan bulan di permukaan bumi ini juga ditentukan maka dari itu jarak wulan ke bumi. Rata-rata gempal umbra di meres dunia ketika berada di jarak terdekat adalah 267 kilometer.


Durasi Gerhana

Waktu yang dibutuhkan sejauh terjadi gerhana surya ini ditentukan maka dari itu bilang faktor. Jarak bulan dengan bumi berada di jarak terhampir sehingga piringan bulan tampak lebih besar. Sedangkan jarak matahari dengan marcapada berada di posisi terjauh sehingga piringan matahari terpandang lebih kerdil.
Titik pusat gerhana terjadi di dekat zona khatulistiwa sehingga kepantasan manjapada yang berotasi lebih cepat ketimbang rotasi bulan.jalur cerminan gerhana mengirik lurus ke arah timur yang sependapat dengan peredaran bumi. Pada umumnya intern kondisi tersebut gerhana matahari bisa berlangsung setidaknya 7 menit 40 detik.

Fenomena gerhana matahari ini termasuk sesuatu nan menjujut karena pelik terjadi. Gerhana mentari yang pernah terjadi dalam bilang tahun terakhir yaitu lega 22 juli 2009 terjadi gerhana surya total (GMT) yang tampak di sekitar negara India, Bangladesh, China dan Nepal dengan durasi 6 menit 39detik.
Belum lama ini juga terjadi gerhana surya pada 10 Juni 2022 yang terbantah di negara Kanada, Greenland dan Rusia. Gerhana tersebut adalah gerhana matahari cincin yang berlangsung sepanjang 3 menit. Mereka yang subur di wilayah Greenland dapat menyaksikan gerhana matahari cincin jago merah secara utuh. Penjelasan lebih lengkap mengenai fenomena duaja ini juga bisa Grameds temukan pada pokok Bippo dan Kawan-perseroan: Gerhana Syamsu yang diceritakan melewati berjenis-jenis ilustrasi sehingga bertambah menarik!

beli sekarang


Macam-Jenis Gerhana Matahari

Gerhana Matahari dok lapan

Gerhana Mentari dok lapan

Kita sempat bahwa jarak orbit bulan ke bumi dan bumi ke syamsu dapat mempengaruhi besar atau kecilnya bentuk piringan matahari dan bulan. Dimana hal ini akan berpengaruh terhadap bayangan mana yang akan sebatas ke permukaan marcapada, apakah umbra atau antumbra. Kondisi ini juga yang hasilnya akan berwibawa terhadap varietas gerhana matahari yang akan terlihat di mayapada. Berdasarkan kemungkinan ini gerhana syamsu pun dibagi menjadi 4 macam gerhana.

  1.     Gerhana Rawi Total

Gerhana matahari total

Sesuai namanya gerhana matahari jumlah yakni adalah kondisi dimana piringan mentari terkatup besaran makanya piringan rembulan sehingga tidak ada sedikitpun cahaya matahari nan lolos dari piringan rembulan. Fenomena ini terjadi karena surya, bulan dan manjapada bakir kerumahtanggaan suatu garis lurus dengan jarak bulan ke bumi lebih dekat dibandingkan jarak matahari ke bumi. Seolah piringan bulan terbantah lebih besar sebatas mampu menutupi matahari.

  1.     Gerhana Syamsu Ring

Gerhana matahari cincinGerhana matahari cincin ini terjadi apabila posisi syamsu, bulan dan bumi makmur plong suatu garis lurus dengan piringan wulan lebih kecil dari piringan matahari. Peristiwa ini disebabkan jarak bulan ke bumi berada pada jarak terjauhnya sehingga biarpun bulan bakir tepat di depan mentari, tidak seluruh bagian piringan matahari nan tertutup. Masih ada sebagian sinar matahari yang lolos dan membuat lingkaran di bagian asing piringan bulan. Sehingga tampak seperti cincin.

  1.     Gerhana Matahari Hibrida

Gerhana mentari hibrida ini merupakan pergerakan dari gerhana matahari total dan gerhana syamsu cincin. Kondisi ini disebabkan karena perbedaan provinsi di suatu permukaan bumi. puas daerah tertentu gerhana ini muncul sebagai gerhana surya cincin dan pada lokasi tertentu muncul sebagai gerhana matahari total.

  1.     Gerhana Matahari Sebagian

Ketika pada puncak gerhana piringan wulan doang dapat menudungi setengah atau sebagian terbit piringan matahari maka keadaan inilah yang disebut dengan gerhana matahari sebagian. Distrik yang mengalami gerhana matahari sebagian yaitu daerah yang dilewati jalur paparan penumbra. Sreg kolek ini bayangan bulan memang lain plus gelap sehingga sinar matahari masih bisa tertembus adv minim.

Berikut adalah rekomendasi siasat novel dengan kisahan yang menark berkaitan dengan gerhana

Eclipse (Gerhana)

Eclipse (Gerhana)

Beli Buku di Gramedia


Dampak Gerhana Matahari Gelang-gelang

Gerhana matahari cincin adalah hal ketika posisi bulan berada tepat di perdua antara rawi dan bumi. Gerhana keberagaman ini tertumbuk pandangan lebih kecil dibandingkan dengan ukuran dari matahari yang seyogiannya. Saat gerhana surya gelang-gelang terjadi, ada beberapa efek dan dampak nan ditimbulkan.





1. Terjadi Pasang dan Surut Gelombang listrik Air Laut

Saat gerhana matahari gelang-gelang terjadi, biasanya diikuti oleh pasang dan surut berpangkal kondisi air laut.

Namun, hal ini lain bisa diprediksi apakah gerhana matahari ring akan menyebabkan air laut menjadi pasang atau sebaliknya menjadi surut. Sebab, karakteristik pantai di seluruh manjapada berlainan-beda, dengan demikian kondisi pasang dan surut juga akan farik.


2. Terjadi Penurunan Guru Secara Merata

Gerhana matahari cincin juga bisa menyebabkan turunnya suhu kondisi bumi buat temporer. Supaya gerhana matahari cincin bukan mengalami penurunan suhu mencolok layaknya gerhana matahari total, sekadar plong umumnya penghamburan suhu akan terjadi secara merata.


3. Kelembaban Udara Meningkat Saat Gerhana Matahari Cincin Berakhir

Setelah gerhana matahari cincin berakhir, hal itu akan diikuti terjadinya kelembaban suhu udara yang kian tinggi dari kebanyakan. Selain itu, penurunan suhu itu juga akan menimbulkan kecepatan sebelah angin nan akan ikut berubah.


4. Terhalangnya Cahaya

Meskipun gerhana matahari gelang-gelang terjadi pada siang hari, kondisi terangnya marcapada akan menghilang beberapa saat akibat gerhana. Alhasil, bumi akan tampak sedikit makin kian palsu. Kemudian, secara perlahan terang bisa masuk kembali secara munjung.


5. Kerusakan Mata

Jangan pernah melihat gerhana mentari dengan mata bugil, ya. Gunakan perabot tunggal atau kacamata penaung agar matamu taat terjaga. Apabila kamu melihat gerhana matahari secara langsung minus perkakas pelindung, kerusakan mata akan kaprikornus keseleo satu dampaknya.


Mitos Gerhana Matahari

Andai publik Indonesia kita terbiasa hidup dengan cerita-cerita mitologi yang legal dituturkan makanya nenek alias ibu bapak pada zaman dahulu. Di awam Jawa koteng sekali lagi ada sejumlah kisahan mitologi adapun fenomena gerhana matahari ini.

1. Mitos Jawa

Di Jawa dipercaya bahwa gerhana matahari ini yakni kejadian dimana matahari dimakan oleh Batara Kala lantaran memiliki dendam terhadap Batara Surya (Dewa Syamsu) dan Batara Soma (Dewa Bulan).
Marahnya Batara Rekata menyebabkan bumi kehilangan cahayanya. Kemudian pada saat itu publik dipercaya harus membunyikan mortar untuk menghasilkan suara mudahmudahan Batara Rasi memuntahkan kembali surya. Keadaan tersebut sempat dipercaya maka itu masyarakat di Jawa dan menjadi cerita turun-temurun.

2. Dapat Menyebabkan Kebutaan

Indonesia lega 11 Juni 1983 sempat mengalami gerhana matahari total yang saat itu teragendakan sebagai durasi terpanjang yang ikatan terjadi di indonesia. Sahaja, umum lega kala itu masih mempercayai mitos ini ditambah pemerintah detik itu mengharuskan warganya bagi masuk ke kerumahtanggaan apartemen dan tidak boleh suka-suka aktivitas di luar.

Pemerintah nan sempat takhlik Komite Gerhana Matahari rasi itu memaparkan alasan bahwa gerhana matahari dapat menyebabkan kebutaan sehingga masyarakat terlazim bersembunyi dan mengerudungi seluruh pintu, jendela, lubang angin agar terhindar dari gerhana.

Namun momen ini masyarakat sudah memaklumi fenomena gerhana matahari ini secara ilmiah dan mengarifi alasan mengapa kita enggak boleh melihat gerhana matahari secara langsung dengan alat penglihatan bugil. Sinar mentari nan berasal bersumber Korona matahari jika dilihat secara langsung memang bertelur buruk bagi pandangan karena mengandung radiasi sinar UV.

Sinar matahari yang dilihat secara langsung dan sering dapat mengakibatkan terbakarnya retina mata karena menyepakati terlalu banyak kilauan. Inilah cak kenapa pekerja luar lapangan seperti mana pembajak dan nelayan lebih mudah rantus katarak karena terpapar sinar matahari dalam jangka waktu nan lama.
Momen gerhana, radiasi yang dihasilkan pecah matahari biarpun haram justru sangat tinggi. Sehingga lamun melihatnya dalam waktu yang singkat akan merusak penglihatan hingga berujung lega kebutaan. Belaka, tak berfaedah kita tidak bisa menyaksikan gerhana matahari.

Untuk menyibuk gerhana matahari secara langsung beliau dapat menunggangi tesmak gerhana nan sudah dirancang khusus untuk menangkal radiasi sinar surya. Selain itu lebih lega dada untuk mencerca gerhana dengan kaidah tidak langsung misal dengan memproyeksikan gerhana pada sebuah cucur. Di era digital sejenis ini lagi sudah banyak TV atau
channel
nan menyisihkan
live streaming
untuk gerhana.

3. Surya Dimakan Khalayak Jahat

Masyarakat lega zaman dahulu beriktikad bahwa terserah makhluk biadab nan gado matahari ketika gerhana syamsu terjadi. Berlandaskan mitos nan beredar di masyarakat, pada zaman dahulu konon terserah bayangan sepasang serigala di langit. Dua jakal itu berburu syamsu, menangkap cahayanya, dahulu terjadilah gerhana.

4. Terjadi Perubahan Sorot Ekstrem

Setelah gerhana terjadi, konon akan muncul embun dan kabut beracun dari langit. Legenda tersebut banyak dipercaya maka dari itu publik Jepang, Alaska, dan Amerika. Faktanya, gerhana matahari enggak menimbulkan perubahan cerah nan ekstrem.
Setelah gerhana terjadi, biasanya langit akan menjadi kian liar berbunga biasanya, hawa udara turun, dan sebelah kilangangin kincir berubah. Secara mahajana tidak ada transisi yang membahayakan makhluk bumi.

5. Gerhana Matahari Bisa Meracuni Nafkah

Kedengarannya memang aneh, semata-mata ternyata banyak anak adam nan optimistis terjadinya gerhana matahari dapat memungkiri makanan menjadi berbisa. Saat peristiwa gerhana berlangsung, kita tidak diperbolehkan makan dan minum. Padahal, radiasi nan terpancar terbit gerhana matahari tidak bisa mengubah campuran n domestik makanan. Selain itu, tingkat radiasi lagi tidak berubah detik terjadinya gerhana.

6. Gerhana Matahari Membahayakan Kandungan

Konon cewek hamil yang mengawasi gerhana mentari akan berada dalam bahaya. Janin yang dikandungnya akan terlahir invalid, buta, bahkan dapat meninggal dunia. Tentatif, kondisi sang ibu baik-baik saja. Karuan sahaja itu tidak ter-hormat.

7. Gerhana Mentari Jadi Stempel Kematian

Sejak berabad-abad silam, banyak yang beriman bahwa gerhana matahari ialah segel mortalitas pencetus masyarakat. Sedangkan, gerhana matahari adalah situasi yang alamiah terjadi. Tidak ada bukti bahwa gerhana rawi adalah hasil pengaruh manusia dan kejadian-peristiwa gaib.

8. Gerhana Rawi Jadi Pertanda Bencana

Langit nan tiba-tiba gelap saat terjadi gerhana matahari cerbak dianggap sebagai tanda-tanda bencana. Padahal, bencana nan terjadi sesudah atau sebelum gerhana rawi hanya kebetulan semata.


Mengenal Gerhana Rawi

Fenomena pataka seperti gerhana matahari in teragendakan keadaan runyam dan besar sehingga menyentak bagi banyak cendekiawan di dunia. Fenomena kalimantang demap menjadi pelajaran bau kencur untuk basyar mudahmudahan makmur berkembang dan lebih memahami duaja ini. Gerhana matahari yang terjadi beberapa siapa dalam beribu-ribu tahun telah menyundut ilmu dan teori-teori baru.

Beberapa cendekiawan menghubungkan gerhana syamsu dengan teori relativitas Albert Einstein yang menyebutkan bahwa benda yang memiliki massa yang samudra dapat ‘membengkokan’ cahaya jika benda tersebut berlimpah di tengah-tengah sumber cahaya dan pengamat.

Teori ini yang kemudian membuktikan kian banyak keadaan nan telah diprediksi Einstein. Ilmuwan lain merupakan Arthur Eddington membuktikan kebenaran teori relativitas dengan menuduh perbedaan jarak tanda jasa-medali di rasi Taurus nan berada di birit rawi saat terjadi gerhana  dan saat tidak ada surya.

Gerhana matahari sebagai fenomena alam selain menerimakan pintasan untuk banyak ilmuwan di bidangnya lagi mampu menyerahkan banyak inspirasi bagi notulis dan memiliki peminatnya sendiri. selain itu momen ini juga ada banyak artikel maupun sosi yang besar perut membahas gerhana matahari. Ada banyak referensi tulisan menarik selingkung gerhana nan dapat kamu baca berpangkal sendisendi inspiratif ini

Artikel Terkait Gerhana Syamsu

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk melampiaskan dalam mengurus persuratan digital Beliau. Klien B2B Taman pustaka digital kami menutupi sekolah, universitas, korporat, sampai arena ibadah.”

logo eperpus

  • Custom batang kayu
  • Akal masuk ke ribuan buku bersumber penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol taman pustaka Beliau
  • Tersedia intern mimbar Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard bakal melihat laporan kajian
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi lega hati, praktis, dan efisien

Source: https://www.gramedia.com/literasi/gerhana-matahari/

Posted by: gamadelic.com